Dalam Upaya Menstabilkan Ekonomi, Kota-kota Besar di Seluruh Tiongkok Mengurangi Penjualan Properti

Tiongkok telah menemukan cara baru untuk mencegah uang mengalir ke luar negeri: dengan membatasi penjualan properti rumah.

Bulan lalu, tujuh ibu kota provinsi dan Chongqing, sebuah kotamadya yang terpusat, melarang pemilik rumah dan investor menjual properti mereka.

Shijiazhuang, ibu kota Provinsi Hebei, telah melarang investor menjual rumah yang baru dibeli hingga lima tahun, sementara Changsha, ibu kota Provinsi Hunan, telah melarang pemilik rumah membeli properti kedua hingga tiga tahun sejak pembelian rumah pertama mereka, menurut juru bicara negara Xinhua News Agency.

Changsha juga membatasi penjualan properti ke penduduk non-lokal menjadi satu unit per orang.

Beberapa kota besar mulai menerapkan pembatasan tersebut di awal tahun. Kini total 41 kota memiliki penjualan rumah terbatas.

Merasakan ketidakstabilan politik rezim tersebut, elit berduit Tiongkok terus-menerus memindahkan kekayaan mereka ke luar negeri. Dengan menghentikan orang untuk menjual rumah mereka, rezim tersebut memastikan bahwa mereka dan modal mereka tetap tinggal, kata komentator urusan Tiongkok saat ini, Zhao Pei.

Zhao juga percaya bahwa tindakan ini adalah upaya rezim menciptakan stabilitas. “Jika orang mulai menjual properti mereka, uangnya akan masuk sirkulasi dan berpotensi menimbulkan inflasi dan harga naik,” katanya. (ran)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine