COVID-19 Mengamuk di AS, Penambahan 510.000 Kasus Positif dalam 24 Jam

Li Mei dan Ruili

Pengecualian daratan Tiongkok, lebih dari 282 juta orang di seluruh dunia didiagnosis mengidap Virus Komunis Tiongkok (COVID-19) dan sekitar 5,41 juta meninggal dunia pada Rabu (29/12/2021) dengan Amerika Serikat menambahkan lebih dari 510.000 diagnosis baru dalam sehari. Penelitian terbaru di Afrika Selatan menunjukkan bahwa infeksi Omicron dapat meningkatkan kekebalan terhadap virus Delta.

Menurut statistik dari Universitas Johns Hopkins, lebih dari 512.000 kasus baru dikonfirmasi dalam sehari di Amerika Serikat, rekor tertinggi sejak pandemi dengan 1.762 kasus kematian baru.

CDC mengumumkan pada hari Selasa bahwa pada 25 Desember, Omicron diperkirakan mencapai 58,6% dari varian yang populer di Amerika Serikat.

Ada antrian tes COVID-19 di seluruh Amerika Serikat. Virus ini menyebar dengan cepat, memberi tekanan tambahan pada orang-orang.

Seorang Warga Washington DC, Anne Wilder mengatakan banyak tekanan ekstra. Kakaknya terinfeksi COVID-19 selama liburan. Mereka bertemu seminggu yang lalu, jadi mereka merasakan banyak tekanan ketika mereka mengunjungi anggota keluarga yang sudah lanjut usia.

Maskapai kekurangan staf karena COVID-19. Pembatalan penerbangan berlanjut hingga Rabu 30 Desember.

“Saya sangat tertekan. Bos saya tidak akan senang. Saya seharusnya masuk kerja besok,” kata Sassy Estes, seorang penumpang yang terdampar di bandara.

Sebuah penelitian baru-baru ini di Afrika Selatan menunjukkan bahwa orang yang telah terinfeksi Omicron telah meningkatkan kekebalan terhadap Delta, tetapi infeksi Delta belum tentu kebal terhadap Omicron.

Profesor Alex Segal, Profesor Penelitian Kesehatan Masyarakat Afrika mengatakan, mereka telah mempelajari kekebalan orang yang terinfeksi Omicron ke Delta. Ia menemukan kekebalan telah meningkat.”

Siegel tweeted pada Selasa 28 Desember menyebutkan, bahwa sampel ini memiliki peningkatan 14 kali lipat dalam netralisasi Omicron dan peningkatan 4,4 kali lipat dalam netralisasi Delta pada hari ke-14.

Bintang film Hollywood terkenal Hugh Jackman cuitannya pada Selasa mengonfirmasi ia terinfeksi COVID-19.

“Saya dites positif COVID-19 pagi ini. Gejala saya seperti pilek, tenggorokan gatal, dan hidung meler,” tulisnya. 

Pemain drama panggung Broadway “The Musician” yang dibintangi Hugh Jackman mengumumkan bahwa mereka akan membatalkan pertunjukan lima hari hingga 1 Januari.

Dalam dua minggu terakhir, karena pandemi New York, lusinan pertunjukan Broadway seperti “Hamilton”, “The Lion King” dan “Aladdin” terpaksa dibatalkan. (hui)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine