EtIndonesia. Serangkaian kebakaran hutan besar terjadi di berbagai wilayah Korea Selatan. Salah satu yang paling tragis adalah kebakaran di kuil kuno Yunansa di Provinsi Gyeongsang Utara, yang telah berusia lebih dari 1.000 tahun dan kini hangus terbakar.
Sejak 21 Maret sore, kebakaran hutan melanda beberapa daerah, termasuk:
- Sancheong-gun (Provinsi Gyeongsang Selatan)
- Uiseong-gun (Provinsi Gyeongsang Utara)
- Ulju-gun (Ulsan)
- Gimhae (Provinsi Gyeongsang Selatan)
Pemerintah setempat menyatakan keadaan darurat di wilayah tenggara negara itu. Kebakaran telah menghanguskan 5.142 hektare hutan, setara dengan 7.205 lapangan sepak bola.
Hingga 23 Maret pukul 13.00, kebakaran di Sancheong-gun telah menyebabkan 4 orang tewas dan 6 lainnya luka-luka. Selain itu, 49 bangunan di Sancheong-gun dan Uiseong-gun hancur atau rusak, serta lebih dari 1.000 warga di daerah terdampak harus mengungsi.
Di antara bangunan yang terbakar, Kuil Yunansa, kuil Buddha bersejarah dari zaman Kerajaan Silla (57 SM – 935 M), juga terbakar habis pada 21 Maret.
Rekaman video yang beredar di internet menunjukkan kobaran api yang sangat besar dengan asap tebal membumbung tinggi, sementara para biksu terlihat berusaha menyelamatkan benda-benda berharga dari kuil tersebut.
Foto-foto yang diambil oleh media setempat memperlihatkan bahwa setelah kebakaran, kuil tersebut telah berubah menjadi puing-puing.
Menurut laporan Yonhap News Agency, kebakaran menyebabkan seluruh kompleks Kuil Yunansa musnah, dan hutan di sekitarnya juga mengalami kerusakan parah.
Bangunan utama yang hangus meliputi:
- Balai Daeungjeon (Aula Utama Buddha)
- Balai Samseonggak (Balai Tiga Dewa)
- Dua asrama biksu
- Ruang penyimpanan persembahan
Namun, para biksu berhasil menyelamatkan beberapa artefak berharga, yang telah dipindahkan ke museum sebelum api melahap bangunan tersebut. (Hui)