EtIndonesia. Sebuah kebocoran pipa gas alam sepanjang 500 meter di pinggiran Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia, menyebabkan kebakaran besar pada 1 April 2025 pagi. Api berkobar tinggi hingga mencapai kawasan permukiman.
Polisi Selangor mengungkapkan bahwa hingga pukul 12:55 siang, kebakaran telah merusak 49 rumah. Sebanyak 112 warga dievakuasi, dan 63 orang mengalami luka-luka serta telah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.
Api yang membumbung tinggi dapat terlihat dengan jelas bahkan dari pusat kota. Seorang warga yang tinggal 200 meter dari lokasi kejadian mengatakan kepada The Star:
“Tiba-tiba kami mendengar ledakan keras, lalu semuanya menjadi kacau balau.”
“Kami segera berlari keluar rumah, dan melihat tetangga lainnya juga bergegas menyelamatkan diri.”
Insiden ini memaksa warga yang sedang merayakan Idul Fitri untuk meninggalkan rumah mereka.
Video: House severely damaged from gas pipeline explosion and fire in Putra Heights, Malaysia.
— AZ Intel (@AZ_Intel_) April 1, 2025
https://t.co/rh68HCo3nG
Dilaporkan masih ada beberapa orang yang terjebak di dalam rumah, dan tim penyelamat telah dikerahkan untuk mengevakuasi mereka.
Penyebab kebakaran diketahui berasal dari pipa gas yang meledak. Petronas, perusahaan minyak dan gas nasional Malaysia, menyatakan bahwa kebakaran terjadi pada pukul 08:10 pagi dan saat ini katup pipa gas telah ditutup.
Pada konferensi pers pukul 12:55 siang, Polisi Selangor mengonfirmasi bahwa 49 rumah terdampak, 112 warga dievakuasi, dan 63 orang mengalami cedera dengan tingkat luka yang bervariasi.
Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran menyatakan bahwa 33 orang terluka, dengan 6 orang dilarikan ke rumah sakit.
Banyak foto dan video insiden ini beredar di media sosial. Rekaman menunjukkan rumah-rumah yang hancur akibat ledakan, sebuah mobil yang terparkir di pinggir jalan terbakar habis hingga menjadi besi rongsokan, serta atap garasi yang jebol akibat ledakan. Kobaran api besar disertai asap hitam pekat membuat situasi semakin mengkhawatirkan.
Polisi telah meluncurkan penyelidikan terkait insiden ini, sementara Petronas berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut seiring perkembangan penyelidikan. (hui/asr)
Sumber : NTDTV.com