Ledakan Besar di Shijiazhuang, Hebei, Tiongkok  — Diduga Mobil Putih Bermuatan Bahan Peledak Tabrak Mal

Video yang beredar menunjukkan terjadinya ledakan besar di pusat perbelanjaan Yidong Shopping Center di Kota Shijiazhuang, Provinsi Hebei, Tiongkok. Warganet menyebutkan adanya korban luka dan tewas. Diduga pelaku melakukan aksi “balas dendam terhadap masyarakat” dengan mengendarai mobil sedan putih yang membawa bahan peledak dan menabrakkan diri ke mal tersebut.

EtIndonesia.  Pada 3 April 2025, banyak video beredar di media sosial Tiongkok yang menunjukkan terjadinya ledakan dahsyat di sekitar kawasan Sky Garden, Shijiazhuang. Ada yang menyebut ledakan terjadi langsung di Sky Garden, sementara yang lain mengatakan lokasinya di pusat perbelanjaan Yidong yang berdekatan.

Dalam salah satu video, terdengar sirene meraung di jalanan, dan asap tebal akibat ledakan membumbung di antara gedung-gedung tinggi. Seorang petugas keamanan terdengar berteriak melalui walkie-talkie: “Di bawah tanah, di bawah tanah!”

Video lain memperlihatkan beberapa mobil pemadam kebakaran terparkir di depan gedung besar bertanda “Yidong Shopping Center”, dan ambulans yang lalu lalang mengevakuasi korban luka. Kaca jendela di dekat area parkir hancur berkeping-keping akibat ledakan.

Pemerintah PKT Belum Umumkan Informasi Resmi

Hingga saat ini, pemerintah Partai Komunis Tiongkok (PKT) belum mengeluarkan pernyataan resmi, diduga untuk menjaga stabilitas sosial (dalam istilah pemerintah disebut “weiwen”). Namun berbagai informasi telah beredar di kalangan warga:

  • Ada yang mengatakan seorang pemilik properti meledakkan kantor pengelola gedung sebagai aksi balas dendam.
  • Ada juga yang menyebut mobil putih tersebut membawa bahan mudah terbakar dan meledak di basement.
  • Sumber lain mengatakan bahwa mobil tersebut penuh dengan kembang api dan detonator, lalu sengaja ditabrakkan ke dalam mal.

Video Mobil Putih Diduga Dihapus dari Internet

Video yang menampilkan mobil putih tersebut diduga sudah disensor atau dihapus dari internet, namun masih ada tangkapan layar yang beredar. Dalam salah satu gambar, tampak sebuah mobil sedan putih berada di dalam lobi mal, tepat di depan toko sepatu bermerek “Camel”. Pintu mobil terbuka, namun tidak terlihat penumpang di dalamnya. Gambar lain menunjukkan seorang petugas keamanan sedang memeriksa mobil tersebut.

Tangkapan layar selanjutnya menunjukkan toko “Camel” tersebut hancur total akibat ledakan, dengan puing-puing berserakan di seluruh area.

Menurut informasi publik, merek Camel dimiliki oleh Guangdong Camel Apparel Co., Ltd., yang dikenal dengan produk sepatu kulit pria kelas atas. Alamat toko Camel di Yidong Shopping Center sesuai dengan lokasi dalam tangkapan layar: Lantai 1, No. 386, Jalan Zhayingnan, Distrik Yuhua, Kota Shijiazhuang.

Ledakan Ganda dan Dugaan Aksi Balas Dendam

Seorang warga lokal mengatakan bahwa terjadi dua ledakan berurutan, yang langsung membuat kerumunan orang panik dan berlarian keluar dari gedung. Namun, belum jelas apakah itu dua ledakan di lokasi yang sama atau dua lokasi berbeda yang meledak secara bersamaan.

Di platform Douyin (TikTok versi Tiongkok), beberapa komentar warga lokal menyatakan bahwa ini adalah aksi balas dendam terhadap masyarakat. Salah satu komentar menyebutkan bahwa ada 11 korban tewas dan luka-luka dalam kejadian tersebut.

Komentar lain menyebutkan, “Terakhir kali kejadian seperti ini terjadi adalah tahun 2001.”

Kilas Balik Ledakan Shijiazhuang 2001

Menurut data publik, pada 16 Maret 2001, seorang pria bernama Jin Ruchao melakukan aksi balas dendam terhadap masyarakat dengan meledakkan beberapa gedung tempat tinggal di Kota Shijiazhuang. Ia menempatkan bahan peledak sebelumnya dan meledakkannya dari jarak jauh. Pemerintah PKT menyebutnya sebagai “Insiden Ledakan Besar 3.16 Shijiazhuang”, yang menewaskan 108 orang dan melukai 38 lainnya. 

Sumber : NTDTV.com 

FOKUS DUNIA

NEWS