Warga Tiongkok Ditangkap karena Mencuri Intelijen Militer Korsel, Latihan Militer Gabungan AS-Filipina-Jepang Membuat PKT Was-was

Militer Korea Selatan pada 3 April  mengungkapkan bahwa seorang warga negara Tiongkok ditangkap karena mencuri informasi militer Korea. Sementara itu, Jepang  untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam latihan gabungan “Balikatan” antara Amerika Serikat dan Filipina, menunjukkan penguatan aliansi AS-Jepang dan peran yang semakin besar Jepang dalam menjaga keamanan kawasan Indo-Pasifik.

EtIndonesia. Media Korea pada Kamis 3 April mengutip pernyataan militer Korea Selatan bahwa Komando Kontra Intelijen Militer Korea telah menangkap seorang warga negara Tiongkok dan seorang tentara aktif Korea Selatan. Keduanya dituduh melanggar Undang-Undang Perlindungan Rahasia Militer.

Pada awal 2024, warga Tiongkok tersebut menyusup ke dalam grup obrolan yang terdiri dari beberapa tentara aktif Korea Selatan, lalu melakukan percakapan pribadi satu per satu dengan mereka. Ia berusaha mendapatkan informasi militer rahasia Korea dengan iming-iming uang dalam jumlah besar. Tentara Korea yang tertangkap tersebut telah beberapa kali membocorkan informasi internal, termasuk rencana latihan militer gabungan AS-Korea, kepada orang tersebut.

Baru-baru ini, warga Tiongkok yang terlibat ditangkap saat memasuki Korea Selatan. Pihak Korea menemukan bahwa ia menerima perintah dari atasannya di Tiongkok, yang kemungkinan besar adalah personel militer dari Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA). Kasus ini masih dalam penyelidikan.

Publik internasional menyadari bahwa tindakan ekspansionis dan intimidatif PKT di wilayah Selat Taiwan, Laut Tiongkok Selatan, dan Laut Tiongkok Timur semakin meningkat, bersamaan dengan aktivitas mata-mata dan operasi “persatuan front” (united front).

Menanggapi latihan militer gabungan PKT baru-baru ini di sekitar Taiwan, pemerintah Jepang menyatakan keprihatinan yang mendalam. Media juga mengungkap bahwa Jepang akan untuk pertama kalinya mengirim pasukan sebagai “mitra penuh” dalam latihan gabungan Balikatan antara AS dan Filipina yang akan berlangsung bulan ini.

Para analis menilai bahwa latihan militer gabungan ini akan meningkatkan kemampuan operasi lintas domain ketiga negara, membentuk sistem pertahanan terpadu dari Kepulauan Barat Daya Jepang hingga Laut Tiongkok Selatan—yang dianggap sebagai langkah nyata untuk menghalangi ambisi strategis PKT. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

FOKUS DUNIA

NEWS