Tank Buatan Tiongkok Tiba-Tiba Meledak, 2 Orang Tewas dan 1 Luka Parah dalam Latihan Militer Bangladesh

EtIndonesia.com  Sebuah tank Type 59 buatan Tiongkok tiba-tiba mengalami ledakan dahsyat saat latihan militer di Bangladesh. Insiden tersebut menyebabkan dua tentara Bangladesh tewas di tempat dan seorang perwira mengalami luka parah. Perwira yang terluka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Proses kecelakaan tersebut terekam secara lengkap dan videonya dengan cepat beredar luas di internet.

Sejumlah pihak menganalisis bahwa tank tersebut telah digunakan dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, proses modernisasinya melibatkan banyak struktur mekanis, yang diduga dapat menimbulkan persoalan kualitas. Warganet pun menyindir dengan mengatakan bahwa produk buatan Tiongkok bisa meledak.

Saat tank menembakkan peluru, bagian kabin pengemudi dan menara tank tiba-tiba dilalap kobaran api besar dan asap tebal. Para awak tank terlempar ke udara akibat ledakan sebelum jatuh dengan keras ke tanah. Pemandangan tersebut sangat mengerikan.

Direktorat Hubungan Masyarakat Kementerian Pertahanan Bangladesh (ISPR) menyatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu (9 September). Saat itu, pasukan sedang melakukan latihan menembak dengan peluru tajam di lapangan tembak terbuka di Chittagong. Setelah itu, tiba-tiba terjadi ledakan di dalam tank, yang mengakibatkan dua personel Angkatan Darat Bangladesh tewas dan seorang perwira mengalami luka parah.

Militer Bangladesh mengatakan akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan, apakah disebabkan oleh masalah kualitas atau kesalahan pengoperasian, sehingga tragedi serupa dapat dicegah agar tidak terjadi lagi.

Tank yang mengalami kecelakaan tersebut adalah tank Type 59 buatan Tiongkok. Tank ini merupakan tank generasi pertama yang dikembangkan oleh rezim Komunis Tiongkok, berdasarkan tank T-54A buatan Uni Soviet.

Berdasarkan rekaman kecelakaan yang beredar, sejumlah pihak menganalisis bahwa kerusakan tersebut kemungkinan berkaitan dengan laras meriam, bagian belakang meriam, sistem pengisian amunisi, atau sistem amunisi di dalam menara tank.

Analisis tersebut menyebutkan bahwa karena tank ini telah lama digunakan dan memiliki banyak struktur mekanis, persoalan kualitas mungkin menjadi salah satu faktor penyebabnya.

“Ketika penembakan dilakukan, di dalam laras akan muncul gas bersuhu dan bertekanan sangat tinggi. Proses pembuatan laras itu sendiri memiliki persyaratan yang sangat ketat. Misalnya, jika terdapat retakan atau masalah kualitas pada laras, hal itu dapat dengan mudah menyebabkan laras meledak,” kata Komentator urusan militer dari kanal Military Intelligence Bureau, Zhou Ziding. 

“Jika sambungan pada bagian tertentu tidak cukup rapat, kecelakaan serupa juga dapat terjadi. Jadi, menurut saya, insiden kali ini mungkin berkaitan dengan modernisasi tank Type 59 milik Bangladesh, karena proses tersebut melibatkan banyak struktur mekanis, termasuk penyambungan struktur mekanis lama dan baru serta perubahan konstruksi. Karena kualitasnya tidak cukup stabil, akhirnya terjadi ledakan pada laras,” ujarnya. 

Analisis lebih lanjut menyebutkan bahwa peralatan militer PKT dalam penggunaan nyata berulang kali memperlihatkan persoalan kualitas dan kinerja. Hal tersebut dinilai berkaitan dengan korupsi sistemik dalam rezim Komunis Tiongkok serta keterbatasan teknologi.

“Alasan mereka (rezim Partai Komunis Tiongkok) dapat memproduksinya terutama karena pada tahun-tahun sebelumnya, ketika negara-negara Barat masih memiliki angan-angan untuk mereformasi sistem politik Tiongkok, mereka memanfaatkan celah tersebut untuk memperoleh teknologi dari Barat melalui berbagai cara, kemudian membawanya kembali ke Tiongkok dan mengembangkan apa yang disebut sebagai ‘menyalip di tikungan,” ujar Komentator urusan politik dan militer Lan Shu. 

“Ditambah lagi dengan korupsi sistemik dalam keseluruhan sistem Komunis Tiongkok. Dalam proses pelaksanaannya, para pejabat di berbagai tingkatan melakukan pengurangan bahan dan kualitas. Akibatnya, banyak produk buatan Tiongkok yang tampak canggih dan mengesankan, terutama produk yang berkaitan dengan teknologi tinggi, termasuk peralatan militer, justru mengalami berbagai persoalan ketika digunakan dalam praktik,” jelasnya. 

Reporter NTD Chen Yue dan Chang Chun, melaporkan.

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine