Trump Bersiap Tinggalkan Penyatuan Layanan Pos dengan Tiongkok di Tengah Sengketa Perdagangan

WASHINGTON – Amerika Serikat mengumumkan pada 17 Oktober bahwa mereka sedang mempersiapkan untuk menarik diri keluar dari perjanjian pos internasional yang memungkinkan Tiongkok untuk mengirim paket-paket ke Amerika dengan harga diskon. Langkah yang dapat meningkatkan sengketa perdagangan dengan Tiongkok.

Presiden Donald Trump berpendapat bahwa Universal Post Union yang berusia 144 tahun menguntungkan Tiongkok dan negara-negara lain dengan mengorbankan bisnis AS, membuatnya lebih murah untuk mengirim paket dari Beijing ke New York, dibandingkan dari San Francisco ke pantai Timur AS, yang khususnya menguntungkan produsen-produsen Tiongkok. Para pejabat mengatakan perjanjian tersebut digunakan oleh para pengirim fentanyl narkotika ke AS dari Tiongkok.

AS bersedia merundingkan kembali perjanjian tersebut pada tahun depan namun akan meninggalkan penyatuan tersebut jika tidak ada kesepakatan yang bisa dicapai, kata pejabat-pejabat tersebut.

Langkah tersebut disambut baik oleh Asosiasi Produsen Nasional AS (U.S National Association of Manufacturers), yang menyebut perjanjian pos yang ada telah “ketinggalan zaman” di era e-commerce dan pada saat dominasi manufaktur Tiongkok.

“Para produsen dan pekerja manufaktur di Amerika Serikat akan sangat diuntungkan dari pengaturan yang diperbarui dan jauh lebih adil dengan Tiongkok,” kata Jay Timmons, presiden asosiasi produsen, dalam sebuah pernyataan.

AS dan Tiongkok sudah terkunci dalam perang dagang. Amerika Serikat telah mengenakan tarif sekitar $250 miliar untuk barang-barang Tiongkok, dan Beijing telah menanggapi dengan menargetkan sekitar $110 miliar untuk produk AS.

Dua ekonomi terbesar dunia tersebut sedang dalam pertentangan atas tuduhan-tuduhan AS bahwa Tiongkok menggunakan praktik-praktik predator untuk menantang dominasi teknologi Amerika. Ini termasuk meretas ke komputer perusahaan-perusahaan AS untuk mencuri rahasia dagang dan memaksa perusahaan-perusahaan Amerika untuk menyerahkan teknologi ke Tiongkok dengan imbalan akses ke pasar Tiongkok. (ran)

Rekomendasi video:

Dilema Tiongkok Hadapi Dialog Dagang Amerika Serikat

https://www.youtube.com/watch?v=2dUZ68R81Eg

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine