Pembelot Korea Utara Berharap Masalah HAM Dibahas Selama Pertemuan Tingkat Tinggi Antar-Korea

Epochtimes.id- Pembelot Korea Utara, Ji Seong Ho, yang datang ke Korea Selatan pada 2006, berharap isu-isu hak asasi manusia di Korea Utara akan dibahas dalam pertemuan antar Korea pada akhir pekan ini.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in akan duduk bersama di desa gencatan senjata perbatasan Panmunjom pada Jumat, 27 April 2018.

Kedua Kepala Negara akan membahas berbagai masalah, termasuk program senjata nuklir Korea Utara.

Ji mengatakan dia berharap masalah hak asasi manusia akan menjadi salah satu poin diskusi.

“Orang-orang [di Korea Utara] tidak dapat berbicara [mengenai masalah hak asasi manusia], mereka mungkin akan menghadapi kematian jika mereka menyatakan pandangan mereka. Orang-orang di luar Korea Utara harus memberi tahu dunia tentang hak asasi manusia mereka dan mudah-mudahan mengarah pada perubahan,” katanya.

Ji yang sekarang memimpin, Action and Unity for Human Rights (NAUH) adalah sebuah kelompok yang menyelamatkan dan memukimkan kembali pengungsi Korea Utara.

Dia mengatakan pembelot memiliki harapan bahwa KTT dapat mengarah pada penyatuan semenanjung Korea sehingga mereka dapat mengunjungi kembali rumah dan keluarga mereka di Utara.

“Para pembelot Korea Utara memiliki harapan hari penyatuan akan datang lebih cepat (melalui KTT ini) sehingga mereka dapat pergi ke tanah air [Korea Utara] dan menemui orang-orang yang mereka cintai,” kata Ji.

Ji adalah seorang pengemis anak yang disiksa dan kelaparan di Korea Utara yang berhasil melarikan diri dari negara itu setelah dia ditabrak kereta api ketika mencoba mencuri batu bara.

Ji, yang kehilangan tangan dan kaki kirinya setelah dia jatuh dari kereta pengangkut barang.

Sosok pria ini muncul di pidato Negara Presiden AS Donald Trump pada Februari. Dalam satu momen emosional, ia mengangkat tongkatnya setelah Trump menyebutkannya selama berpidato.

Ji juga mengadakan pertemuan empat mata dengan Trump.

Jumlah total pembelot Korea Utara di Korea Selatan mencapai 31.339 jiwa pada akhir Desember 2017. (asr)

The Epochtimes