oleh Qiao An
Sebuah kecelakaan lalu lintas serius terjadi di India pada 2 Juni malam. Di mana 3 rangkaian kereta api bertabrakan dan tergelincir keluar rel, menyebabkan sedikitnya 207 orang tewas dan 900 orang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Malam itu sekitar pukul 19.20 waktu India, terjadi tabrakan kereta api di kawasan Balasore, Odisha, India.
Pradeep Jena, Kepala Sekretaris negara bagian Odisha mengatakan : “Dalam kecelakaan berdarah dan tragis yang melibatkan dua rangkaian kereta api penumpang dan satu rangkai kereta barang, di antaranya 7 buah gerbong Coromandel Express mengalami keluar rel”.
Salah satu kereta yang bertabrakan adalah Coromandel Express tujuan Kolkata – Chennai. Kedua kereta penumpang tergelincir dan terbalik. Pejabat setempat khawatir jumlah korban tewas akan terus bertambah.
Saksi mata kecelakaan mengatakan : “Ketika kecelakaan itu terjadi, ada 10 sampai 15 orang yang menindih saya dan semuanya berantakan, badan saya tertindih mereka, tangan dan bagian belakang leher saya terluka”.
Reporter bertanya : Ada berapa orang yang meninggal ?
Saksi mata menjawab : “Ketika saya keluar dari gerbong, saya melihat ada orang yang kehilangan lengan, ada yang kehilangan kaki, ada orang yang wajahnya berubah bentuk, mengerikan”.
Setelah kecelakaan itu, Perdana Menteri India Narendra Modi men-tweet belasungkawa kepada para korban, selain juga telah berbicara langsung dengan Menteri Perkeretaapian untuk menilai tingkat keparahan kecelakaan itu. Selain itu, perdana menteri juga berjanji untuk memberikan semua kemungkinan penyelamatan kepada mereka yang terkena dampak.
Menteri Perkeretaapian India juga men-tweet pesan bahwa Pasukan Tanggap Bencana Nasional, Dinas Penyelamat pemerintah negara bagian, dan Angkatan Udara India semuanya telah dikerahkan untuk membantu upaya penyelamatan. (sin)