EtIndonesia. Kementerian Pertahanan Afghanistan pada Sabtu (28/12) menyatakan bahwa pasukan Afghanistan menyerang beberapa lokasi di wilayah Pakistan sebagai balasan atas serangan udara mematikan pekan lalu.
Pada Selasa (24/12) lalu, Pakistan melancarkan operasi yang menghancurkan sebuah fasilitas pelatihan di Provinsi Paktika, Afghanistan Timur, dan menewaskan pemberontak. Serangan tersebut menyebabkan puluhan orang tewas, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.
Melalui platform media sosial X pada Sabtu, Kementerian Pertahanan Taliban mengomentari bahwa pasukan Taliban menyerang beberapa lokasi di Pakistan, yang disebut sebagai “pusat dan tempat persembunyian individu yang merencanakan serta mengoordinasikan serangan terhadap Afghanistan”.
Juru bicara Kementerian Pertahanan, Enayatullah Khawarzami, tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai serangan tersebut, termasuk bagaimana serangan dilakukan atau apakah ada korban dari kedua belah pihak.
Namun, media pro-Taliban Hurriyet Daily News mengutip sumber dari Kementerian Pertahanan bahwa serangan tersebut menewaskan 19 tentara Pakistan dan tiga warga sipil Afghanistan. Kementerian Luar Negeri Pakistan belum memberikan komentar.
Rasheedullah Hamdard, seorang penyelenggara, menyatakan bahwa masyarakat di Provinsi Khost, Afghanistan Tenggara, merayakan tindakan balasan Afghanistan.
Ribuan orang berkumpul untuk merayakan kegembiraan mereka dan menjanjikan dukungan kepada militer Afghanistan dalam melawan Pakistan. Khost berbatasan langsung dengan Provinsi Paktika, tempat serangan pekan lalu terjadi.
Hamdard mengatakan: “Mereka semua meneriakkan slogan-slogan kemarahan terhadap tindakan Pakistan, seperti ‘Matilah Pakistan,’” dan menambahkan: “Semua rakyat Afghanistan adalah saudara, sehingga negara dan pemerintah harus menunjukkan kebanggaan atas darah mereka.”
Pejabat Pakistan menuduh Taliban tidak melakukan upaya maksimal untuk menekan aktivitas ekstremis lintas batas, tetapi Pemerintah Taliban membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa mereka tidak mengizinkan siapa pun menggunakan wilayahnya untuk menyerang negara lain.
Kementerian Pertahanan Taliban dalam pernyataan yang diunggah di media sosial X, Sabtu, mengatakan pasukannya menargetkan titik-titik di Pakistan yang “berfungsi sebagai pusat dan tempat persembunyian bagi unsur-unsur jahat dan pendukung mereka yang mengatur dan mengoordinasikan serangan di Afghanistan.” (jhn/yn)