ETIndonesia. Pesawat Boeing 737-800 milik KLM Royal Dutch Airlines tergelincir dari landasan pacu di Bandara Oslo Torp Sandefjord, Norwegia, pada pada Minggu (29/12/2024), setelah melakukan pendaratan darurat akibat mengalami masalah.
Pesawat dengan penerbangan KL1204 itu terbang dari Oslo, Norwegia menuju Amsterdam, Belanda.
Pesawat keluar dari landasan pacu setelah mendarat, tergelincir ke area berumput. Beruntung, semua 182 orang di dalam pesawat—176 penumpang dan 6 kru—selamat tanpa cedera.
Para penumpang telah dievakuasi dari pesawat. Tim darurat segera merespon di lokasi kejadian. Penumpang dan kru saat ini menerima bantuan ketika investigasi atas insiden ini terus dilakukan.
Pesawat dengan nomor penerbangan KL1204 tersebut dialihkan ke Bandara Sandefjord Torp, sekitar 110 kilometer dari Bandara Oslo, setelah sebelumnya lepas landas dari Oslo.
Keputusan mendarat di Bandara Torp dilakukan setelah pesawat mengalami kerusakan pada sistem hidroliknya, yang diyakini pihak berwenang menjadi salah satu penyebab insiden ini.
Menurut pernyataan dari KLM, meskipun pendaratan darurat berhasil dilakukan, pesawat kehilangan kendali setelah menyentuh landasan pacu dan tergelincir ke sisi kanan landasan.
Pihak maskapai mengonfirmasi bahwa tidak ada cedera akibat insiden ini, namun investigasi sedang berlangsung untuk menentukan penyebab pasti kerusakan sistem hidrolik tersebut.
#KL1204 pic.twitter.com/PB4t8OMphx
— Antony Ochieng,KE✈️ (@Turbinetraveler) December 28, 2024
Insiden ini menjadi kecelakaan penerbangan ketiga dalam kurun waktu 24 jam, setelah kecelakaan tragis di Korea Selatan yang menyebabkan 179 orang diperkirakan tewas.
Selain itu, penerbangan Air Canada juga terpaksa melakukan pendaratan darurat pada hari yang sama akibat kerusakan roda pendarat di Bandara Internasional Halifax Stanfield.
Sementara investigasi berlanjut, pihak berwenang sedang menyelidiki kemungkinan kerusakan sistem hidrolik yang berkontribusi pada kecelakaan di Oslo Torp. (asr)