Kokoon Hotel Surabaya Luncurkan “Heritage Walking Tour”: Menelusuri Jejak Sejarah Tionghoa di Surabaya Utara 

Surabaya, Juni 2025– Kokoon Hotel Surabaya memperkaya pengalaman wisatawan dengan meluncurkan program terbaru bertajuk Heritage Walking Tour. Tur jalan kaki ini dirancang khusus untuk mengajak peserta menjelajahi kawasan bersejarah Tionghoa di Surabaya Utara, menawarkan perspektif unik tentang warisan budaya dan arsitektur yang telah ada sejak abad ke-19. 

Jejak Sejarah dalam 90 Menit

Program Heritage Walking Tour berdurasi 60–90 menit ini menyusuri empat lokasi ikonik yang menjadi saksi perkembangan komunitas Tionghoa di Surabaya: 

1. Klenteng Sukhaloka 

   Klenteng Tri Dharma tertua di Surabaya (berdiri sejak 1821) ini memamerkan arsitektur Tionghoa klasik dan menjadi pusat aktivitas keagamaan. 

2. Rumah Keluarga Han 

   Terletak di Jalan Karet No. 72, bangunan ini dulunya berfungsi sebagai pusat sosial dan keagamaan bagi marga Han. 

3. Pasar Pabean 

   Pasar tradisional yang beroperasi sejak 1849 ini terkenal sebagai pusat rempah dan ikan segar, sekaligus bukti sejarah perdagangan Tionghoa di masa lalu. 

4. Hwie Tiauw Ka 

   Bangunan berusia 200 tahun ini merupakan perkumpulan sosial komunitas Hakka yang masih aktif hingga kini. 

Setelah tur, peserta akan kembali ke Kokoon Hotel Surabaya untuk menikmati refreshment sebagai penutup acara. 

Kombinasi Edukasi dan Wisata

Menurut Tegar Kanugran, Asst. Marcomm Manager Kokoon Hotel Surabaya, program ini bukan sekadar wisata biasa. “Kami ingin tamu memahami Surabaya dari kacamata sejarah yang sering terlupakan. Setiap lokasi memiliki cerita unik tentang peran komunitas Tionghoa dalam membentuk kota ini,” ujarnya. 

Tur ini dipandu oleh pemandu berpengalaman yang akan membagikan fakta menarik, seperti: 

– Peran Pasar Pabean sebagai pusat ekonomi Tionghoa di era kolonial. 

– Arsitektur Klenteng Sukhaloka yang menggabungkan unsur Tionghoa dan lokal. 

Harga dan Aksesibilitas 

Paket tur ditawarkan dengan harga Rp200.000 net per orang (minimal 2 peserta) dan wajib dipesan sehari sebelumnya. Program ini cocok untuk: 

– Wisatawan asing yang ingin mengenal sejarah lokal. 

– Wisatawan domestik pencinta budaya dan arsitektur kuno. 

– Pelajar atau peneliti yang tertarik pada sejarah urban. 

Terletak di kawasan kota tua, Kokoon Hotel Surabaya sendiri adalah bagian dari warisan sejarah. Desain kolonialnya yang dipadukan dengan fasilitas modern menjadikannya basis ideal untuk menjelajahi Surabaya Utara. 

“Hotel kami bukan hanya tempat menginap, tapi juga titik awal untuk meresapi jiwa Surabaya,” tambah Tegar. 

Antusiasme Wisatawan dan Rencana Ke Depan 

Peluncuran program ini telah menarik minat wisatawan, terutama dari kalangan pecinta sejarah. Ke depan, Kokoon Hotel berencana mengembangkan tur serupa dengan tema berbeda, seperti *”Jejak Kolonial Belanda”* atau *”Surabaya Era Revolusi”*. 

“Heritage Walking Tour adalah undangan untuk melihat Surabaya dengan mata yang berbeda,” — Tegar Kanugran, Kokoon Hotel Surabaya. 

Dengan menggabungkan wisata, edukasi, dan pelestarian budaya, program ini tidak hanya memperkaya pengalaman tamu tetapi juga turut menjaga warisan sejarah Surabaya agar tetap hidup bagi generasi mendatang.

Jika ingin bergabung dapat menghubungi Tegar Kanugran/62 822 3217 3536

([email protected]).

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Biksu Menyapu Halaman yang Sama Setiap Hari

Menyapu halaman, mengepel lantai: bagaimana pekerjaan sehari-hari di biara menjadi salah satu praktik meditasi tertua di dunia. Masuklah ke hampir setiap biara Buddha, dan Anda...

Berawal dari Ruang Kelas, Guru Anak Berkebutuhan Khusus Ini Sabet Penghargaan Internasional

oleh: Fadjar Pratikto PEKALONGAN – Ketulusan mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus membawa Angga Pratama Armadi Putra melangkah dari ruang kelas di Kota Pekalongan menuju panggung internasional....

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine