BOGOR – Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Muhammad Mufti Mubarok menegaskan bahwa sumber air minum dalam kemasan (AMDK) AQUA benar-benar berasal dari pegunungan. Penegasan ini disampaikan usai kunjungan langsung ke salah satu sumber air dan fasilitas produksi AQUA, sekaligus membantah informasi menyesatkan yang beredar di masyarakat.
“Hari ini kami menyaksikan sendiri bahwa AQUA memang air gunung. Prosesnya melalui pengeboran, tetapi sumber airnya tetap dari pegunungan,” kata Mufti di Bogor, Kamis (30/10/2025).
Kunjungan BPKN ini dilakukan untuk memverifikasi langsung klaim sumber air AQUA, menyusul beredarnya informasi yang menyebutkan bahwa bahan baku air produksi AQUA bersumber dari sumur bor. Mufti menjelaskan, hasil peninjauan menunjukkan bahwa sumber air yang diambil berasal dari aliran bawah tanah alami di kawasan pegunungan.
“Metode pengeboran dilakukan sebagai bagian dari proses produksi yang memenuhi standar teknis, bukan berarti air berasal dari sumber buatan atau air tanah biasa. Air diambil dari sumber tanah dalam dengan wilayah yang dikonservasi dengan baik dan berkelanjutan,” jelasnya.
Mufti juga mengapresiasi standar kualitas yang diterapkan AQUA dalam proses produksinya. Dia mengungkapkan, AQUA menerapkan lebih dari 400 parameter uji kualitas air, jauh melebihi ketentuan standar nasional.
“Ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap kualitas dan keamanan produk. Sebenarnya tidak perlu 400, tapi ini dijalankan dan menjadi catatan kami bahwa konsumen harus percaya ini air berkualitas,” ujarnya.
Menanggapi viralnya isu sumber air AQUA, Mufti menilai hal ini terjadi karena kekuatan citra merek AQUA yang sangat melekat di masyarakat. “Ini persoalan iklan sebenarnya. Sekarang kita minum produk air kemasan apa pun tetap dibilang minum AQUA,” katanya.
Ke depan, BPKN berencana melakukan langkah komparatif dengan memeriksa sumber air serupa pada produsen AMDK lain yang mengklaim produknya berasal dari air pegunungan. Hal ini dilakukan untuk memastikan hak-hak konsumen, baik dari sisi informasi maupun kualitas produk, tetap terpenuhi.
“Kami sudah bersurat dan akan melakukan sampling terhadap produk-produk lain. Kalau mereka ingin klaim air gunung, ya harus memenuhi standar yang sama seperti AQUA,” tegas Mufti.
Dengan adanya verifikasi langsung ini, BPKN berharap masyarakat tidak lagi ragu terhadap kualitas dan keaslian sumber air AQUA, sekaligus mengedukasi publik tentang pentingnya memilih produk AMDK yang telah terverifikasi dan memenuhi standar keamanan yang ketat.


