SURABAYA — Di tengah berkembangnya bisnis kuliner dan tren kedai kopi di Surabaya, dukungan perbankan menjadi salah satu faktor penting untuk memperkuat daya saing pelaku usaha. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas sinergi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk sektor food and beverage (F&B). Salah satunya melalui kunjungan BRI Branch Office (BO) Surabaya Diponegoro ke Homer Coffee yang baru membuka usahanya di Jalan Opak, Surabaya.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya BRI untuk membangun kedekatan dengan pelaku usaha lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis UMKM agar semakin berkembang dan berkelanjutan. Dalam kesempatan itu, tim BRI BO Surabaya Diponegoro disambut langsung oleh salah satu pemilik Homer Coffee, Dhana.
Branch Manager BRI BO Surabaya Diponegoro, Eli Sanjoyo mengatakan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, BRI berupaya hadir sebagai mitra usaha yang tidak hanya menyediakan layanan perbankan, tetapi juga mendukung pengembangan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM termasuk pengusaha F&B.
“BRI terus berkomitmen menjadi mitra bagi pelaku usaha. Kami ingin pelaku usaha tidak hanya mendapatkan akses layanan perbankan, tetapi juga mampu berkembang, naik kelas, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujar Eli.
Menurut Eli, penguatan UMKM membutuhkan dukungan yang menyeluruh, mulai dari akses pembiayaan, pendampingan usaha, peningkatan kapasitas, hingga perluasan akses pasar. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengelola bisnis secara lebih optimal dan menangkap peluang pertumbuhan di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.
Sektor F&B, termasuk bisnis kedai kopi, menjadi salah satu bidang usaha yang memiliki potensi untuk terus berkembang seiring dengan perubahan gaya hidup dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk serta pengalaman kuliner. Namun, pelaku usaha juga perlu memperkuat pengelolaan bisnis, kualitas produk, pelayanan, dan strategi pemasaran agar mampu mempertahankan pelanggan sekaligus memperluas pasar.
Melalui sinergi dengan pelaku usaha seperti Homer Coffee, BRI BO Surabaya Diponegoro berupaya memperkuat hubungan dengan UMKM di wilayah operasionalnya. Kedekatan tersebut juga menjadi sarana untuk memahami kebutuhan pelaku usaha sehingga dukungan perbankan dapat semakin relevan dengan tahap perkembangan bisnis masing-masing.
“Melalui sinergi yang baik, kami berharap semakin banyak UMKM yang memanfaatkan layanan dan program BRI untuk mengembangkan usahanya. Dengan UMKM yang semakin kuat, ekonomi daerah juga akan tumbuh lebih baik,” kata Eli.
BRI berharap dukungan yang berkelanjutan dapat membantu UMKM meningkatkan kapasitas bisnis, memperkuat daya saing, serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan demikian, pertumbuhan pelaku usaha lokal diharapkan tidak hanya berdampak pada keberlangsungan bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah.


