Seorang Wanita Memotret Fenomena Langka Berupa Pilar Awan di Pegunungan

EtIndonesia.com Baru-baru ini, seorang wanita di Kota Shaoguan, Provinsi Guangdong, Tiongkok, secara tidak sengaja merekam fenomena alam langka berupa pilar awan saat sedang berwisata di daerah pegunungan. Sebuah kolom awan raksasa tampak menjulur lurus dari langit hingga ke puncak gunung, menciptakan pemandangan yang sangat spektakuler.

Pada 20 Juni, wanita bermarga Zhou tersebut mengunggah video di media sosial dan menceritakan bahwa ia melihat fenomena awan yang tidak biasa ketika sedang berlibur di kawasan pegunungan Shaoguan.

Dalam video tersebut terlihat langit di atas pegunungan tertutup awan tebal. Di antara lapisan awan itu muncul sebuah kolom awan besar yang hampir tegak lurus memanjang ke arah permukaan bumi, sehingga tampak sangat mencolok dan mengesankan.

“Saya tidak tahu apakah ini yang disebut ‘naga mengisap air’ (long xi shui). Lokasi kami terpisah beberapa pegunungan dari tempat fenomena itu terlihat. Cuaca di daerah pegunungan memang sangat berubah-ubah; dalam sehari bisa berganti dari cerah ke hujan berkali-kali,” katanya. 

“Awalnya saya melihatnya dari kejauhan dan mengira mata saya salah melihat, jadi saya spontan mengeluarkan ponsel dan memperbesar kamera untuk memastikan apa yang sebenarnya saya lihat,” ujarnya. 

Dalam budaya tradisional Tiongkok, naga dipercaya sebagai makhluk yang mengendalikan awan dan hujan. Istilah “naga mengisap air” mengacu pada kepercayaan bahwa naga menyerap air dari bumi ke langit sebelum menurunkan hujan. Di kalangan masyarakat, fenomena tersebut sering dianggap sebagai pertanda baik yang melambangkan datangnya hujan.

Zhou juga mengatakan bahwa awan-awan lain yang muncul hari itu berukuran sangat besar. Saat ia melihat pilar awan tersebut, cuaca sedang cerah tanpa angin maupun hujan, sehingga ia tidak mengetahui mengapa fenomena unik itu bisa muncul.

Banyak warganet mengungkapkan kekaguman terhadap keajaiban alam. Salah satu komentar menyebut bentuk awan itu mirip “jamur raksasa yang tumbuh di langit.”

Ada juga yang bercanda dengan mengatakan bahwa mungkin ada “seorang pertapa sedang berlatih menjadi makhluk abadi di pegunungan,” sambil menulis, “Saudara seperguruan, tunggu sebentar!”

Laporan disusun oleh wartawan Luo Tingting; editor : Wen Hui – NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Biksu Menyapu Halaman yang Sama Setiap Hari

Menyapu halaman, mengepel lantai: bagaimana pekerjaan sehari-hari di biara menjadi salah satu praktik meditasi tertua di dunia. Masuklah ke hampir setiap biara Buddha, dan Anda...

Berawal dari Ruang Kelas, Guru Anak Berkebutuhan Khusus Ini Sabet Penghargaan Internasional

oleh: Fadjar Pratikto PEKALONGAN – Ketulusan mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus membawa Angga Pratama Armadi Putra melangkah dari ruang kelas di Kota Pekalongan menuju panggung internasional....

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine