Komunisme Menyusup ke Amerika Serikat, Analis: Merebut Kekuasaan dengan Kemasan Sosialisme

EtIndonesia.com  Dalam beberapa waktu terakhir, kekuatan sosialisme demokratik di Amerika Serikat berulang kali mencatat terobosan dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat di sejumlah negara bagian, sehingga pengaruhnya semakin meluas. 

Para analis menilai, sebagian politisi sengaja mengaburkan posisi mereka mengenai sosialisme dan menggunakan slogan seperti demokrasi dan kesetaraan untuk membungkus gagasan-gagasan radikal. Tujuannya, menurut mereka, adalah masuk terlebih dahulu ke dalam sistem politik Amerika, kemudian secara bertahap mendorong agenda politik tersebut.

Kasus terbaru terjadi di Florida. Politisi progresif Angie Nixon secara mengejutkan memenangkan nominasi Partai Demokrat untuk kursi senator. Pada saat yang sama, jumlah anggota organisasi Democratic Socialists of America (DSA) telah melampaui 120.000 orang, menjadikannya salah satu organisasi sosialis terbesar di Amerika Serikat.

Pada 19 Agustus, The Hill menerbitkan sebuah komentar yang menyebut bahwa kekuatan sosialis secara bertahap memasuki politik Amerika dengan menggunakan strategi “membuat orang percaya bahwa mereka tidak ada.”

Artikel tersebut mengatakan bahwa platform politik DSA cukup radikal. Organisasi itu disebut mendukung pembentukan apa yang disebut “Republik Sosialis Demokratik”, termasuk menghapus Electoral College, Senat, jabatan presiden, dan Mahkamah Agung, kemudian membangun kembali sistem politik yang disebut “sistem unikameral” atau parlemen satu kamar.

Namun, persoalannya adalah bahwa gagasan-gagasan tersebut jarang secara terbuka dibahas dalam kampanye sejumlah kandidat. Bahkan ketika media menanyakan apakah para kandidat mendukung gagasan tersebut, sebagian memilih menghindar atau sengaja mengecilkan hubungan mereka dengan DSA.

The Hill menyatakan bahwa para kandidat berusaha mengurangi penonjolan identitas sosialis mereka selama kampanye, dengan terlebih dahulu mendapatkan suara pemilih dan kemudian masuk ke dalam sistem politik.

Terkait hal tersebut, Dr. Wang Juntao mengatakan bahwa bahaya sosialisme tidak hanya terletak pada aspek ekonomi, tetapi juga pada konsentrasi kekuasaan yang dapat mengarah pada korupsi dan pemerintahan totaliter. Menurutnya, sistem politik yang telah lama diterapkan Partai Komunis Tiongkok (PKT) merupakan contoh konsentrasi kekuasaan yang sangat tinggi.

“Pada kenyataannya, semua negara yang menerapkan sosialisme telah mengalami kegagalan, sedangkan negara-negara yang mengikuti kapitalisme ala Amerika justru berhasil. Tanpa kebebasan, masyarakat pada akhirnya akan dengan cepat mengalami stagnasi. Monopoli kekuasaan akan menyebabkan korupsi. Karena itu, karakteristik sosialisme adalah membangun sistem totaliter,” ujar Wang Juntao, Ketua Komite Nasional Partai Demokrasi Tiongkok. 

Para analis menilai, hal yang benar-benar perlu diwaspadai adalah ketika seseorang menyembunyikan agenda sosialisme radikal di balik layar, kemudian mengemasnya dengan istilah demokrasi, kesetaraan, dan kemajuan untuk mengurangi kewaspadaan masyarakat dan memperoleh kekuasaan politik.

“Lebih tepatnya, sosialisme di Amerika bukan sedang bangkit dengan cepat, melainkan sedang berjuang dalam kondisi sekarat. Sejak awal 1990-an, setelah berakhirnya Perang Dingin, dunia Barat memasuki era globalisasi ekonomi,” ujar Komentator isu terkini Lan Shu. 

“Nilai-nilai yang dianggap sesuai dengan era globalisasi ekonomi tersebut adalah pluralisme, inklusivitas, dan kesetaraan. Namun, seiring dunia Barat semakin jelas melihat bahwa PKT sedang menjadi ancaman keamanan terbesar bagi dunia, serta model PKT mengalami kegagalan dengan cepat dalam beberapa tahun terakhir, hal itu juga berarti bahwa kekuatan politik di Amerika yang menyebut dirinya sosialis tersebut telah berada di ujung jalan. Pada akhirnya, mereka akan terkubur bersama dengan berakhirnya era globalisasi ekonomi,” ujarnya. 

Laporan New Tang Dynasty Television oleh Yi Xin dan Qiu Yue.

INSPIRASI ERABARU

Bagaimana Topi Biasa Menjadi Simbol Jabatan dalam Sejarah Tradisional Tiongkok

Topi kasa hitam pada awalnya hanyalah penutup kepala sehari-hari yang dikenakan baik oleh rakyat biasa maupun para juru tulis. Dibutuhkan waktu sekitar seribu tahun—serta...

3 Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Otak yang Hanya Membutuhkan Beberapa Menit Sehari

Banyak orang paruh baya dan lanjut usia mulai mengenali momen-momen kecil yang menimbulkan keraguan. Anda hendak keluar rumah, tetapi tidak menemukan kunci. Sebuah nama...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine