Baru-baru ini, hujan deras melanda sejumlah wilayah di Provinsi Shandong, Tiongkok. Setelah hujan deras mengguyur Jinan, sebuah video yang memperlihatkan seekor induk anjing liar merintih seperti manusia sambil mencari anak-anaknya menjadi viral di internet. Banyak warganet kemudian teringat pada induk anjing bernama “Wangwang” yang sebelumnya menjadi korban penyiksaan hingga tewas.
EtIndonesia.com Video yang beredar di internet memperlihatkan bahwa setelah hujan deras, air banjir naik dengan cepat dan menenggelamkan pintu masuk sebuah lubang yang menjadi sarang anjing liar. Induk anjing tersebut terendam air dingin sambil terus merintih. Ia berulang kali mengais puing-puing dan batu dengan cakarnya, berusaha menyelamatkan anak-anaknya yang terjebak di dalam.
Tak lama kemudian, induk anjing itu menyelinap masuk melalui celah kecil di bawah pagar.
Suara rintihan induk anjing tersebut terdengar seperti seorang ibu yang sedang panik mencari anaknya. Hal itu membuat banyak warganet tersentuh:
“Kasih sayang seorang ibu memang tidak mengenal spesies! Suara tangisnya benar-benar membuat hati sakit.”
“Begitu mendengar suara tangisan induk anjing itu, saya langsung menangis.”
“Saya menangis lagi setelah melihatnya. Hati seorang ibu ternyata sama saja.”
Menurut keterangan orang yang merekam video tersebut kepada media Tiongkok, induk anjing itu melahirkan empat anak anjing di dalam sebuah bangunan berdinding papan. Celah di bawah bangunan tersebut kemudian terendam banjir sehingga sang induk tidak dapat masuk.
Setelah sebagian air dikeluarkan dan lubang masuk kembali terlihat, induk anjing itu mulai mengeluarkan anak-anaknya satu per satu dengan menggigit dan membawanya menggunakan mulut.
Untungnya, anak-anak anjing tersebut lahir di bagian yang lebih tinggi, di ruang sempit di antara lantai dan bangunan papan, sehingga tidak tersapu banjir. Kabar tersebut membuat banyak warganet akhirnya merasa lega.
Rekaman selanjutnya memperlihatkan induk anjing tersebut masuk ke ruang yang sempit dan berlumpur, mempertaruhkan keselamatannya untuk membawa anak-anaknya keluar satu per satu dan memindahkannya ke tempat yang kering.
Banyak warganet yang setelah melihat video tersebut teringat kembali pada induk anjing “Wangwang” dan anak-anaknya yang sebelumnya menjadi korban penyiksaan hingga tewas.
Komentar warganet antara lain:
“Saya kembali teringat Wangwang 😢😢😢.”
“Awalnya saya ingin mengatakan bahwa suara tangisnya mirip sekali. Dia juga tidak pergi karena ingin melindungi anaknya. Tetapi anak-anaknya tidak berhasil diselamatkan, dan dirinya sendiri juga akhirnya…”
“Dia juga seorang ibu.”
“Wangwang juga seperti ini, melindungi anak-anaknya.”
“Kolom komentar siaran langsung acara malam Qixi benar-benar dipenuhi komentar. Semua orang masih mengingat Wangwang!”
Sumber : NTDTV.com


