EtIndonesia.com Catatan terbaru menunjukkan bahwa infiltrasi Partai Komunis Tiongkok (PKT) terhadap Amerika Serikat semakin serius, terutama melalui pemanfaatan sistem universitas untuk menjalankan kegiatan spionase.
Jonathan Gilliam, mantan agen Biro Investigasi Federal (FBI) dan mantan anggota pasukan khusus Angkatan Laut AS, Navy SEAL, baru-baru ini menerima wawancara eksklusif dengan NTD. Ia menyerukan agar Kongres AS menyelidiki secara menyeluruh pendanaan dan jaringan akademik di berbagai universitas, sehingga jaringan infiltrasi PKT benar-benar dapat diputus.
“Subversi bukan sekadar upaya untuk secara terbuka mendorong perubahan, melainkan juga menggunakan cara-cara tersembunyi untuk menyusup ke bidang-bidang yang sangat penting bagi pengaruh, pengawasan, dan kendali nyata,” katanya.
“Di bidang-bidang ini, PKT dapat menerapkan kebijakan dari tingkat bawah ke atas, hingga pada akhirnya mampu menjangkau tingkat Presiden AS, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, atau senator,” ujarnya.
Gilliam memperingatkan bahwa dalam strategi infiltrasi “dari bawah ke atas” ini, sistem universitas yang minim pengawasan telah menjadi celah yang paling mudah dimanfaatkan oleh PKT.
“Sistem universitas merupakan kedok akademis elitis yang memungkinkan rezim jahat mengirimkan secara diam-diam, dan terkadang bahkan secara terbuka, orang-orang yang ingin mereka manfaatkan, mata-mata, atau individu-individu berbahaya ke berbagai belahan dunia. Universitas adalah sistem yang minim pengawasan,” katanya.
Gilliam mengungkapkan bahwa universitas telah menjadi salah satu jalur tersembunyi yang digunakan PKT untuk melakukan “infiltrasi personel”.
“Salah satu sumber terbesar imigran ilegal di Amerika Serikat adalah warga Tiongkok yang tinggal di berbagai wilayah di seluruh negeri. Selain itu, ada pula sejumlah orang dari Tiongkok yang masuk ke Amerika Serikat melalui jalur lain dan dianggap masuk secara legal,” ujarnya.
Apa yang kita lihat di kampus-kampus Amerika adalah jalur lain untuk membawa orang-orang Tiongkok masuk, lalu memperoleh kendali dan dominasi. Hal ini mencerminkan siapa PKT sebenarnya.”
Menghadapi infiltrasi sistematis tersebut, Gilliam menyerukan agar Kongres AS segera melakukan penyelidikan menyeluruh untuk menelusuri sumber sebenarnya di balik universitas-universitas tersebut.
“Kongres AS sedang mempertanyakan sistem universitas. Menurut saya, yang seharusnya dilakukan Kongres adalah menyelidiki atau mengadakan dengar pendapat mengenai seluruh universitas di Amerika Serikat maupun di berbagai belahan dunia,” katanya.
“Dengan demikian, masyarakat dapat melihat ke mana asal-usul pendanaan dan personel yang masuk ke universitas tersebut jika ditelusuri hingga ke sumbernya. Kemungkinan besar, sumber-sumber itu berasal dari PKT, Rusia, dan Iran. Mereka juga merupakan pihak-pihak yang sama yang menimbulkan masalah di berbagai belahan dunia,” ujarnya.
Laporan: Steve Lance, reporter NTD, Washington, Amerika Serikat.


