Dragon SpaceX Berhasil Merapat! Lebih dari 2.000 Kg Pasokan Tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional

Wahana antariksa Dragon milik SpaceX berhasil menyelesaikan proses docking dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Kamis, 15 Oktober 2026 pagi.

Wahana tersebut membawa lebih dari 6.300 pon (sekitar 2.858 kilogram) pasokan dan peralatan penelitian ilmiah. Muatannya mencakup retina buatan, jaringan jantung hasil rekayasa 3D, serta bahan-bahan penting untuk penelitian penyakit Alzheimer dan berbagai penyakit lainnya. Proses docking berlangsung menarik. 

EtIndonesia.com Dalam rekaman terlihat wahana Dragon milik SpaceX perlahan mendekati Stasiun Luar Angkasa Internasional. Setelah melakukan serangkaian penyesuaian, wahana tersebut akhirnya berhasil merapat dengan lancar.

Pada Kamis pukul 10.27 waktu setempat di Amerika Serikat bagian timur, Dragon berhasil merapat ke modul Harmony di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Wahana ini mengirimkan lebih dari 6.300 pon pasokan berupa makanan, kebutuhan sehari-hari, peralatan penelitian ilmiah, dan berbagai perlengkapan lainnya untuk para astronaut.

Ini juga merupakan misi ke-35 SpaceX dalam menjalankan misi pengiriman pasokan ke stasiun luar angkasa untuk NASA.

Di antara muatan yang dikirim kali ini, yang paling menarik perhatian adalah rangkaian panel surya generasi baru terakhir untuk Stasiun Luar Angkasa Internasional. Panel tersebut diperkirakan akan dipasang pada akhir tahun ini guna menyediakan pasokan listrik tambahan bagi stasiun tersebut.

Selain itu, Dragon juga membawa sejumlah peralatan penelitian berteknologi tinggi. Di antaranya adalah penelitian untuk memproduksi retina buatan dengan memanfaatkan kondisi mikrogravitasi di luar angkasa, serta model jaringan jantung tiga dimensi yang digunakan untuk menguji obat-obatan baru.

Wahana Dragon kali ini diluncurkan dari Florida pada 13 Oktober. Wahana tersebut diperkirakan akan berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional hingga pertengahan November. Setelah itu, Dragon akan membawa sampel penelitian ilmiah kembali ke Bumi dan mendarat di laut lepas pantai California.

Laporan Liu Jiajia dari Amerika Serikat, NTD Television.

INSPIRASI ERABARU

Terjebak dalam Kesibukan: Mengapa Tak Punya Waktu Justru Menjadi Kebanggaan, dan Bagaimana Membebaskan Diri

Oleh Shoba Rajamani  Jika Anda bertanya kepada teman atau rekan kerja tentang kabar mereka, kemungkinan besar Anda akan mendapatkan jawaban satu kata yang sama: “Sibuk!” Kesibukan...

Bukan Sekadar Sensasi Terbakar, Makanan Pedas Punya Sejumlah Manfaat bagi Tubuh

Makanan pedas sering digambarkan sebagai makanan yang “panas”, dan hal ini mungkin berkaitan dengan pengaruhnya terhadap tubuh. Ahli gizi Barat akan menjelaskan bahwa cabai bekerja...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine