Hari Jadi KPPU Ke-24 Hadirkan Berbagai Tokoh Bangsa

Jakarta – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) merayakan hari jadinya yang ke-24 dengan tekad untuk memulai transformasi kelembagaan melalui perubahan pola pikir dan kepemimpinan yang berfokus pada pemangku kepentingan utama. Menteri Kabinet Kerja 2014-2019, Ignasius Jonan, dalam perayaan bertema “Persaingan Sehat & Ekonomi Maju Menuju Indonesia Emas” yang berlangsung pada 19 Juni 2024 di Jakarta, menekankan bahwa transformasi kelembagaan harus didasarkan pada urgensi, pembentukan koalisi, penciptaan dan komunikasi visi, serta penggerakan orang lain untuk melaksanakan visi tersebut. Ia juga menyebut pentingnya perencanaan
kemenangan jangka pendek, konsolidasi pengembangan, dan melembagakan pendekatan baru.

KPPU telah mencapai usia 24 tahun pada 7 Juni 2024. Di usia yang matang ini, KPPU menggali berbagai langkah strategis untuk menghadapi tantangan industrialisasi menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu langkah tersebut adalah melalui diskusi terbatas bertajuk “Strategi Pemosisian Persaingan Usaha dalam Industrialisasi Menuju Indonesia Emas” yang melibatkan berbagai pakar untuk
mendapatkan pandangan strategis dalam mempersiapkan transformasi kelembagaan Sekretariat
KPPU.

Ketua KPPU, M. Fanshurullah Asa, menyatakan bahwa KPPU telah memainkan peran penting
dalam perekonomian nasional selama 24 tahun dengan mengawasi persaingan usaha untuk
mewujudkan demokrasi ekonomi yang adil dan kompetitif. “Usia 24 tahun ini adalah momentum untuk
langkah nyata dalam transformasi kelembagaan KPPU,” ujarnya.

Dewan Penasihat KPPU, Fuad Bawazier, menyoroti bahwa banyak regulasi dan lembaga yang
dibentuk pasca reformasi belum dioptimalkan secara efektif. “Kita harus fokus pada optimalisasi apa
yang kita miliki saat ini, sambil mengantisipasi tantangan seperti regulasi persaingan usaha dan
tekanan barang impor,” tegasnya.

Sejalan dengan pandangan tersebut, mantan Ketua KPPU sekaligus Dewan Penasihat, Benny
Pasaribu, menekankan pentingnya peran KPPU dalam mengawal industrialisasi di sektor agro,
kelautan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan sektor digital. “Sektor digital perlu menjadi prioritas
pengawasan KPPU sesuai tren global. Reformasi kelembagaan, seperti pembentukan unit khusus
digital dan perbaikan regulasi, bisa menjadi solusi,” jelas Benny.

Benny juga mengusulkan agar KPPU fokus pada tujuan mensejahterakan rakyat melalui
penegakan hukum yang seimbang. KPPU harus bisa mendorong pertumbuhan pelaku usaha tanpa
mematikan industri kecil. Pendekatan berbasis dampak pada kekuatan pasar perlu dipertimbangkan
dalam proses penegakan hukum. Selain itu, diskusi tersebut menekankan pentingnya peningkatan
sosialisasi dan edukasi oleh KPPU untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha serta pencegahan
dan perubahan perilaku. Benny juga menekankan perlunya perkuatan kelembagaan KPPU melalui
peningkatan jumlah investigator, kesejahteraan, anggaran, dan advokasi Undang-Undang persaingan
usaha.

Diskusi yang menjadi bagian dari perayaan 24 tahun KPPU ini dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua,
dan Anggota KPPU, jajaran Dewan Penasihat dan Dewan Pakar, serta seluruh pegawai KPPU.
Ignasius Jonan, Menteri Kabinet Kerja 2014-2019 serta mantan Direktur Utama PT Kereta Api
Indonesia (KAI), sebagai tamu kehormatan, mengharapkan agar seluruh pegawai KPPU siap
menghadapi berbagai perubahan seiring transformasi kelembagaan yang akan berdampak pada
berbagai aspek baik kelembagaan maupun kepegawaian.(mel)

Seekor Rusa Bermain dengan Kelinci Tertangkap Kamera, Seperti Bambi di Kehidupan Nyata

EtIndonesia. Suatu hari yang menggemaskan di Oregon, seekor bayi rusa dan seekor kelinci melakukan interaksi yang paling manis. Seolah-olah film Bambi menjadi hidup. Selama interaksi, pemilik rumah Christopher Cody Everretts berhasil mengabadikannya dengan kamera.

Pertemuan nyata antara Bambi dan Thumper menjadi babak ajaib di halaman belakang rumahnya. Bayi rusa dan kelinci, yang diberi nama Bambi dan Thumper oleh para penggemarnya, bertemu dalam adegan mengharukan yang tertangkap kamera dan dengan cepat menjadi viral.

Dengan keanggunan alami yang hanya bisa dikoreografikan oleh alam itu sendiri, anak rusa dan kelinci berbulu abu-abu saling mendekat. Keingintahuan tentatif mereka mencerminkan rasa ingin tahu teman-teman baru mereka saat mereka saling mengendus, hidung mereka bergerak-gerak bersamaan. Pada dasarnya, itu adalah adegan langsung dari film klasik seolah-olah Bambi dan Thumper telah keluar dari layar perak dan masuk ke halaman belakang rumah Christopher.

Interaksi mereka sungguh ajaib. Bambi, anak rusa halus dengan mata besar seperti rusa betina, dengan lembut mencakar Thumper, kelinci lucu, yang merespons dengan gerakan hidung menggemaskan dan kedutan di telinganya. Kedua hewan itu berbagi percakapan tanpa suara, pertukaran kepercayaan dan persahabatan yang manis yang berbicara banyak tanpa sepatah kata pun.

Christopher, terpesona dengan pemandangan yang terjadi, tidak dapat mempercayai keberuntungannya.

Videonya, yang dibagikan di media sosial dengan judul: “Jika film Disney dalam kehidupan nyata ini tidak meluluhkan hati Anda, kami tidak tahu apa yang akan terjadi,” dengan cepat menyebar dan menarik hati pemirsa di seluruh dunia. Video tersebut mendapat banyak suka dan berbagi, dengan banyak yang berkomentar tentang kelucuan dan sifat kebetulan dari pertemuan tersebut.

@weatherchannel If this Disney movie in real life doesn’t melt your heart we don’t know what will. #TheWeatherChannel #fyp #weatherchannel #cute #disney #bambi #animals #cuteanimals #caughtoncamera #bunny ♬ original sound – The Weather Channel

Tak ayal, komentar pun mengalir dari orang-orang yang menemukan kegembiraan dan rasa takjub dalam video tersebut.

“Momen seperti inilah yang mengingatkan kita akan hubungan sederhana dan indah dalam hidup,” tulis seorang komentator.

Yang lain menambahkan: “Inilah yang dibutuhkan dunia saat ini – sebuah pengingat akan kepolosan dan keajaiban alam.”

Persahabatan Bambi dan Thumper di kehidupan nyata mengingatkan kita akan keajaiban Disney yang menunggu untuk ditemukan di halaman belakang rumah kita sendiri. Interaksi mereka yang lucu dan mengharukan membuat wajah mereka tersenyum. Lebih jauh lagi, hal ini menghidupkan kembali rasa takjub dan apresiasi anak-anak terhadap alam. Di saat kita semua membutuhkan lebih banyak kegembiraan, duo rusa dan kelinci yang menyenangkan ini telah menunjukkan kepada kita bahwa keajaiban itu nyata, dan terkadang, itu datang dalam bentuk persahabatan berbulu.

Terima kasih Tuhan atas anugerah alam yang berharga dan teman-teman berbulu yang memenuhi hidup kami dengan kegembiraan dan keajaiban. Ciptaan-Nya merupakan bukti kasih dan kreativitas-Nya yang tak terbatas, mulai dari hutan yang megah hingga makhluk terkecil.(yn)

Sumber: godupdates

Ibu dari 13 Anak di Australia Meninggal pada Usia 47 Tahun Setelah Tertular Flu

EtIndonesia. Seorang ibu dari 13 anak di Australia, meninggal setelah berjuang selama dua minggu dalam perawatan intensif setelah tertular flu.

Julie Theobald, 47 tahun, terserang flu parah dan dilarikan ke rumah sakit Melbourne – pertama kali naik pesawat – setelah kondisinya mulai memburuk.

Flu tersebut berubah menjadi pneumonia dan menyebabkan kondisi kesehatan lain yang mendasarinya, kata putrinya, Jessica, dalam GoFundMe.

Theobald berada di unit perawatan intensif selama dua minggu sebelum dia meninggal.

“Ibu meninggalkan 13 anak yang luar biasa, berusia tujuh tahun hingga 31 tahun dan suami setia/Ayah kami, Billy,” kata Jessica.

“Kami semua sangat terkejut dan patah hati mendengar berita ini, kami tidak pernah membayangkan kehilangan ibu kami secepat ini. Ini adalah kesempatan terakhir kami untuk memberinya perpisahan terbaik.”

Jessica mengatakan tidak ada seorang pun yang suka mencari bantuan dan keluarga tersebut tidak berharap untuk mencapai target 13.000 dolar mereka, tetapi mereka berusaha mengurangi beban ayah mereka.

“Tidak ada jumlah yang terlalu sedikit jika kalian mampu membantu dan jika tidak silahkan berbagi kepada orang lain yang mungkin mampu,” pesannya.

Hal ini terjadi setelah penduduk New South Wales (NWS) bulan lalu diperingatkan tentang “tiga ancaman” yaitu meningkatnya deteksi virus flu, Covid, dan pernapasan syncytial virus (RSV).

Laporan Pengawasan Pernafasan Kesehatan NSW yang terbaru merinci peningkatan sebesar 22 persen pada jumlah orang yang datang ke unit gawat darurat rumah sakit karena penyakit mirip flu.

Kepala petugas kesehatan NSW Kerry Chant mengatakan otoritas kesehatan memperkirakan angka flu akan tetap tinggi untuk “beberapa minggu mendatang”.

“Flu meningkat pesat di seluruh negara bagian,” katanya.

Dr. Chant juga mendesak warga Australia yang berusia di atas 65 tahun untuk mendapatkan vaksinasi gratis, dengan hanya 52,4 persen orang dalam kelompok usia tersebut yang saat ini menerima vaksinasi. (yn)

Sumber: news.com

Apa Itu Hipertensi

EtIndonesia. American Heart Association menggambarkan hipertensi sebagai penyakit yang ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam pembuluh darah. Saat kita melakukan pemeriksaan rutin ke dokter, kita bisa mengamati bagaimana perawat mengukur tekanan darah kita, dengan hasil seperti 120 per 70. Tapi apa arti angka-angka ini?

Angka atas, tekanan sistolik, menunjukkan seberapa besar tekanan yang timbul akibat dorongan darah terhadap dinding arteri; dengan kata lain, saat jantung berdetak. Angka yang lebih rendah, disebut tekanan diastolik, adalah besarnya tekanan akibat dorongan darah terhadap dinding arteri saat jantung istirahat.

Ketinggian yang terus-menerus dapat menyebabkan masalah seperti stroke, serangan jantung, gagal ginjal, disfungsi ereksi, dan penyakit kronis lainnya.

Menurut American Heart Association, tekanan darah normal terdiri dari pengukuran sistolik kurang dari 120 mmHg dan pembacaan diastolik kurang dari 80 mmHg.

Bagaimana cara mengontrol tekanan darah saya?

Tips terbaik untuk mengontrol tekanan darah antara lain mengukurnya secara teratur, berolahraga, mengonsumsi makanan rendah garam, menjaga berat badan yang sehat, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi alkohol.

Sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai tekanan darah Anda secara teratur dan meminum obat setiap hari jika diperlukan. Jika Anda mempunyai kekhawatiran, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter perawatan primer Anda, yang dapat membuat diagnosis lebih baik dan memulai pengobatan tepat waktu. (yn)

Sumber: laprensalatina

Mimpi Tiongkok Sedang Kritis

Gambaran kelas menengah Tiongkok yang dulunya optimis dan antusias telah berubah dan banyak yang kini beralih ke kelas miskin–—menyedihkan bagi para pekerja, berbahaya bagi Partai Komunis Tiongkok

Milton Ezrati

Tidak ada satu pun ukuran yang dapat menyimpulkannya, namun bukti yang ada menceritakan sebuah kisah kemerosotan yang menyedihkan. Kelas menengah Tiongkok yang tadinya optimis dan percaya diri mulai kehilangan kekuatan, dalam banyak kasus, kembali jatuh ke jurang kemiskinan.

Masalah ini membuat Partai Komunis Tiongkok menghadapi masalah yang serius. Hal ini meninggalkan kesan bahwa kepemimpinan Tiongkok telah gagal menjunjung tinggi akhir dari kontrak implisit dengan rakyat Tiongkok, di mana rakyat Tiongkok diam-diam akan menoleransi Partai Komunis Tiongkok yang berkuasa, dan Partai Komunis Tiongkok akan memberi kemakmuran untuk mereka.

Sejauh ini, masyarakat mengambil pendekatan pasif terhadap situasi ini dan mengurangi untuk membelanjakan uangnya dan berupaya, melawan segala rintangan, untuk membangun kembali kekayaan. Jika semuanya menuju ke hal-hal yang ekstrem, tidak ada yang tahu bagaimana reaksi rakyat Tiongkok. Lagi pula, banyak kekerasan terjadi selama resesi tahun 2009.

Penyebab utama permasalahan ini adalah krisis properti yang sedang berlangsung di Tiongkok. Krisis properti telah mengganggu perekonomian dan keuangan Tiongkok sejak tahun 2021, ketika pengembang real estate perumahan raksasa Evergrande mengumumkan bahwa pihaknya tidak bisa melunasi kewajiban-kewajiban keuangannya. Gangguan finansial yang disebabkan oleh kegagalan ini dan beberapa kegagalan lainnya setelah bertahun-tahun telah menekan laju pembangunan rumah dan pembelian rumah.

Yang lebih penting bagi kelas menengah adalah bagaimana hal-hal ini telah menekan nilai rumah-rumah yang ada, yang merupakan sumber utama kekayaan rumah tangga bagi kebanyakan rakyat Tiongkok, terutama kelas menengah. Pada  Desember lalu, misalnya, harga rata-rata rumah yang ada di 70 kota menengah dan besar di Tiongkok turun 6,3 persen dari tahun sebelumnya, penurunan paling tajam sejak dimulainya seri data ini pada tahun 2011.

Mungkin bukti yang paling jelas datang dari laporan Kementerian Keuangan terkini mengenai pendapatan pajak penghasilan Beijing. Penerimaan pajak pendapatan pribadi untuk bulan Januari dan Februari, periode terbaru yang datanya tersedia, setara dengan sekitar 362,2 miliar yuan (U$D45,1 miliar). Angka itu adalah 16 persen di bawah tingkat tahun 2023. Yang lebih jelas lagi adalah penjelasan Kementerian Keuangan mengenai mengapa pendapatan turun. Karena orang-orang yang berpenghasilan kurang dari 100.000 yuan (sekitar U$D 634) setahun secara efektif tidak membayar pajak penghasilan pribadi, penurunan penerimaan pajak penghasilan perseorangan mencerminkan pergerakan rumah tangga ke pendapatan di bawah tingkat ini. Dan, karena angka pendapatan tahunan sebesar 100.000 yuan ini juga menandai rendahnya apa yang dianggap sebagai kelas menengah oleh Tiongkok, tidak tercapainya penerimaan pajak juga memberi kesan banyak yang tersingkir dari kelas menengah, sebuah status yang didambakan ini.

Data yang dikumpulkan oleh Bloomberg News mengenai gaji awal di Tiongkok menunjukkan sebuah kisah sedih yang serupa. Gaji awal turun 1,3 persen selama kuartal keempat tahun 2023, periode terkini di mana data tersedia. Itu merupakan yang ketiga penurunan seperempat kali berturut-turut. Data bonus bahkan lebih mengecewakan lagi, rata-rata turun sekitar 17,5 persen dari tahun sebelumnya. Bonus semakin turun di sektor internet dan telekomunikasi, 27 persen, dan selanjutnya masih masuk sektor keuangan, 35 persen.

Mengingat informasi tersebut, tidaklah mengherankan jika penjualan barang mewah mengalami penurunan yang tajam. Gucci melaporkan bahwa penjualan Gucci di Tiongkok telah merosot 20 persen di kuartal ini dari tingkat tahun sebelumnya. Ekspor jam tangan Swiss ke Tiongkok anjlok 25 persen dari angka tahun sebelumnya. Restoran kelas atas di Tiongkok melaporkan penurunan serupa, terutama karena lalu lintas meningkat di restoran kelas bawah. Ada anekdot lain, persediaan piano bekas meningkat begitu tinggi, maka mereka memberikan tekanan yang signifikan terhadap harga. Sebuah piano di rumah merupakan penanda status kelas menengah; kelimpahan persediaan piano menunjukkan berapa banyak kelas menengah yang tersingkir.

Tidak ada satu pun dari gambaran ini yang memberikan sedikit pun semangat untuk prospek ekonomi Tiongkok. Untuk kelas menengah, seperti halnya kelas menengah, temanya adalah tetap tinggal di rumah, memangkas pengeluaran, dan mencoba meningkatkan tabungan. Bagi Xi Jinping dan para pemimpin Tiongkok lainnya, yang secara implisit telah menjanjikan kemakmuran bagi rakyat Tiongkok, gambaran yang mengkhawatirkan ini seharusnya sangat meresahkan. (Vv)

Milton Ezrati adalah editor kontributor di The National Interest, afiliasi dari Center for the Study of Human Capital di University at Buffalo (SUNY), dan kepala ekonom di Vested, sebuah firma komunikasi yang berbasis di New York. Sebelum bergabung dengan Vested, ia menjabat sebagai kepala strategi pasar dan ekonom untuk Lord, Abbett & Co. Dia juga sering menulis untuk City Journal dan menulis blog untuk Forbes. Buku terbarunya adalah “Thirty Tomorrows: The Next Three Decades of Globalization, Demographics, and How We Will Live.”

KTT G7 Berakhir dengan Sikap Tegas terhadap Tiongkok, Sementara Masalah Aborsi Memicu Ketegangan

Para pemimpin G7 menyatakan ‘keprihatinan yang mendalam’ terhadap dukungan Beijing kepada basis industri militer Rusia

Emel Akan – The Epoch Times

BARI, Italia—–KTT G7 dari tujuh negara demokrasi terkaya di dunia disimpulkan pada  15 Juni, menampilkan keputusan dan tindakan terpadu yang menggarisbawahi sikap tegas mereka terhadap Tiongkok dan Rusia.

Saat menghadapi berbagai tantangan global, para pemimpin tersebut menghadapi banyak tantangan perselisihan mengenai isu kontroversial: bagaimana mengatasi aborsi di komunike mereka, yang berfungsi sebagai pernyataan akhir KTT itu.

Pada 13 Juni, para pemimpin G7 berkumpul di resor pantai Borgo Egnazia, selatan Italia untuk pertemuan KTT ke-50 itu.

Komunike yang dirilis tahun ini menandai perubahan penting dari pernyataan bertahun-tahun sebelumnya, yang mencerminkan sikap yang lebih tegas terhadap Tiongkok.

Para pemimpin G7 menyatakan “keprihatinan yang mendalam” terhadap dukungan Beijing terhadap basis industri militer Rusia, mendesak Tiongkok untuk berhenti mentransfer barang-barang yang mempunyai kegunaan ganda, seperti komponen dan perlengkapan persenjataan yang digunakan oleh industri Rusia.

Para pemimpin G7 berjanji untuk terus “mengambil tindakan terhadap aktor-aktor di Tiongkok” yang secara bermakna membantu mesin perang Rusia, termasuk bank-bank dan entitas lainnya.

Komunike tersebut menunjukkan bahwa negara-negara Eropa akhirnya bersedia melakukan sejalan dengan posisi lama Amerika Serikat terhadap Tiongkok, meskipun ketergantungan ekonomi mereka yang tinggi pada negara komunis tersebut. Hal ini mencakup janji untuk mengatasi masalah kelebihan kapasitas industri di Tiongkok, yang menghambat inovasi di negara-negara Barat.

“Kami akan terus-menerus mengambil tindakan, jika diperlukan dan sesuai, untuk melindungi pekerja-pekerja dan dunia usaha kami dari praktik-praktik yang tidak adil,” kata para pemimpin tersebut.

Ketika ditanya mengenai alasan perubahan dalam kebijakan Tiongkok, seorang pejabat senior pemerintah Amerika Serikat mengatakan kepada wartawan bahwa para pemimpin G7 kini memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap ambisi pemimpin rezim Tiongkok Xi Jinping untuk “memulihkan dominasi Tiongkok,” khususnya di kawasan Indo-Pasifik dan berpotensi melampaui itu.

Kemenangan Joe Biden

Ketika para pemimpin G7 pertama kali bersidang, fokus utama mereka adalah menyepakati sebuah rencana untuk menggunakan aset Rusia yang dibekukan untuk memberikan pinjaman kepada Ukraina, sebuah topik yang mendapat perhatian media yang bermakna. Sebelum KTT, para pejabat Amerika Serikat berupaya menurunkan harapan untuk menghindari potensi kekecewaan.

Pada hari pembukaan KTT, penasihat keamanan nasional Jake Sullivan mengatakan kepada wartawan bahwa Amerika Serikat telah “mengerahkan banyak energi dan upaya” terhadap rencana itu.

Setelah para pemimpin menyatakan bahwa mereka akhirnya mencapai sebuah kesepakatan mengenai aset Rusia yang dibekukan, Presiden Joe Biden mengambil kesempatan untuk mengirimkan sebuah pesan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, yang menyatakan, “Dia tidak bisa menunggu kita keluar; dia tidak bisa memecah belah kita.”

Komentar Joe Biden dibuat selama konferensi pers bersama pada  13 Juni dengan rekannya di Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.

Dengan kesepakatan ini, yang spesifikasi teknisnya masih dikembangkan, Presiden Joe Biden juga berkesempatan mengirimkan sebuah pesan kepada para pembayar pajak Amerika Serikat yang lelah mengirim miliaran dolar ke Ukraina. Menurut para pejabat Amerika Serikat, G7 justru “membuat Rusia menanggung akibatnya” atas perang yang terjadi di Ukraina, bukannya para pembayar pajak.

Namun, Presiden Joe Biden tiba di pertemuan KTT dengan tangan kosong dan tidak menawarkan berita positif apa pun mengenai rencana perdamaian di Gaza. Ia memberi pengarahan kepada para pemimpin G7 mengenai negosiasi yang sedang berlangsung selama KTT itu. Sementara itu, ia mengetahui bahwa Hamas telah menolak proposal yang didukung Amerika Serikat.

Pada  13 Juni, ketika wartawan bertanya apakah perjanjian perdamaian untuk Gaza akan tercapai tidak lama kemudian, Presiden Joe Biden berkata, “Tidak,” sambil menambahkan, “Saya tidak kehilangan harapan.”

Selama KTT tersebut, media menyaksikan perubahan suasana hati Presiden Joe Biden karena ia mengkritik seorang reporter yang menanyakan pertanyaan mengenai Gaza selama konferensi pers dengan Presiden Ukraina.

“Saya berharap kalian sedikit bermain sesuai aturan. Saya di sini untuk membicarakan mengenai situasi kritis di Ukraina,” kata Joe Biden kepada wartawan, meminta mereka menunda pertanyaan mereka terkait Gaza untuk ditanyakan nanti.

Dalam pernyataan akhir KTT tersebut, para pemimpin menyatakan kesatuan dalam dukungan mereka untuk gencatan senjata segera di Gaza, pembebasan semua sandera, dan jalan menuju perdamaian untuk solusi kedua negara itu.

Perselisihan Aborsi

Meskipun menunjukkan kesatuan dalam mengatasi berbagai krisis global pada KTT itu, ada satu isu yang memecah persatuan tersebut: aborsi.

Sumber diplomatik yang bocor ke media yakni Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, tuan rumah KTT tersebut, telah berusaha untuk tidak menyebutkan apa pun mengenai aborsi dari deklarasi KTT terakhir.

Presiden Joe Biden dilaporkan keberatan dengan upaya Giorgia Meloni, yang menuntut referensi yang jelas mengenai “hak-hak reproduksi,” setidaknya konsisten dengan komunike tahun lalu.

Ketegangan tersebut terungkap ke publik saat konferensi pers pada  13 Juni ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang menderita kekalahan telak dalam pemilihan umum Uni Eropa baru-baru ini, mengkritik pemerintah Italia karena tidak melindungi hak perempuan untuk melakukan aborsi.

Sebagai tanggapan, Giorgia Meloni menuduh Presiden Prancis tersebut, tanpa mengutip namanya, menggunakan forum G7 sebagai kampanye pemilihan umum untuk mencetak poin-poin politik.

Ketegangan hubungan antara pemimpin Prancis dengan Italia terbukti selama mereka menjabat tangan di KTT itu, di mana sebuah video pertemuan yang segera menjadi viral.

Pemimpin Italia berhasil menghapus penyebutan “akses terhadap aborsi yang aman dan legal” dari pernyataan terakhir, yang menunjukkan pengaruhnya yang kuat sebagai tuan rumah.

Ketika ditanya apakah Presiden Joe Biden puas dengan pernyataan yang disampaikan dalam pernyataan terakhirnya, pejabat tersebut mengatakan bahwa sang presiden “mendukung kata-kata yang tersurat.” (vv)

Pengunduran Diri Putra Mantan Pemimpin Tiongkok Menandakan Kekuatan Fraksi Jiang Zemin yang Memudar

Shawn Lin, Lynn Xu dan Olivia Li – The Epoch Times

Jiang Mianheng, putra tertua mantan pemimpin Partai Komunis Tiongkok Jiang Zemin, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Universitas ShanghaiTech dan ditunjuk sebagai ketua dewan pengurus universitas tersebut minggu lalu. Namun para ahli yakin Jiang Mianheng tidak mengundurkan diri, namun justru diturunkan jabatannya sebagai akibat pembersihan yang terus-menerus dilakukan terhadap fraksi ayahnya.

Pada tahun sebelum pengunduran dirinya, domain yang diminati Jiang Mianheng sudah dibersihkan secara sistematis.

Kabar pengangkatan tersebut tersiar pada  5 Juni, saat pihak Universitas ShanghaiTech memposting sebuah pengumuman sekaligus sebuah surat dari Jiang Mianheng kepada seluruh fakultas, staf, dan mahasiswa yang mengumumkan pengunduran dirinya.

Universitas ShanghaiTech didirikan bersama oleh otoritas kota Shanghai dan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok pada t30 September 2013. Saat itu, Jiang Mianheng menjabat sebagai Wakil Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok dan kepala cabang Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok di Shanghai.

Jiang Mianheng berperan penting dalam pendirian Universitas ShanghaiTech dan pernah menjabat sebagai presiden perdana Universitas ShanghaiTech sejak saat itu.

Komentator berita terkini Chen Pokong percaya bahwa Jiang Mianheng, anak seorang pemimpin elit Partai Komunis Tiongkok, tidak akan mengundurkan diri atas kemauannya sendiri, dan bahwa ia pasti telah dipaksa untuk tersingkir dari posisinya.

Pengumuman Universitas ShanghaiTech itu menyatakan bahwa Jiang Mianheng mengundurkan diri “dengan persetujuan dan izin dari Pemerintah Kota Shanghai dan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok.” Namun, menurut Chen Pokong, Pemerintah Kota Shanghai tidak pernah bisa bersuara dalam menentukan penunjukan atau pengunduran diri anak-anak elit Partai Komunis Tiongkok.

“Hanya ada satu orang yang dapat membuat keputusan akhir mengenai masalah ini, dan dia adalah Xi Jinping,” kata Chen Pokong dalam program YouTube-nya. 

“Sejak Xi Jinping merasa tidak nyaman dengan anak-anak dari semua mantan pemimpin dan tetua politik, Xi Jinping harus mengambil tindakan pencegahan tertentu untuk mengendalikan kelompok orang ini. Khususnya, sisa-sisa faksi Jiang Zemin memiliki pengaruh yang besar dan mungkin menimbulkan ancaman bagi Xi Jinping.”

Menurut Tang Jingyuan, komentator berita terkini, penurunan pangkat Jiang Mianheng adalah tanda berkurangnya kekuasaan Jiang Mianheng di Shanghai.

“Jiang Mianheng dicopot lebih dari sekedar jabatannya sebagai presiden–—bahkan tidak ada satu gelar ‘kehormatan’ diberikan kepadanya,” kata Tang Jingyuan. “Ia digulingkan ke suatu posisi [yang pada kenyataannya] setara dengan petugas urusan sekolah, atau ‘pengurus rumah tangga’, secara efektif mempermalukan Jiang Mianheng di bawah pemimpin-pemimpin Partai Komunis Tiongkok saat ini.

“Selain itu, Jiang Mianheng telah ‘ditunjuk’ dan tidak bisa menolak. Dugaan saya adalah Jiang Mianheng dalam masalah besar.”

Dalam surat pengunduran dirinya, Jiang Mianheng mengaku tidak akan lagi menjabat sebagai presiden karena ia telah menyelesaikan dua kali masa jabatan 10 tahun dan menginjak usia 70 beberapa tahun yang lalu.

Menurut Chen Pokong, surat pengunduran diri Jiang Mianheng mungkin saja sebuah sindiran terhadap Xi Jinping yang juga sudah menyelesaikan dua masa jabatan namun tidak ada niat untuk menyerahkan kekuasaannya kepada penggantinya.

Jiang Mianheng, 73 tahun, pernah menjabat sebagai Direktur Shanghai Metallurgical Institute dan juga wakil komandan proyek luar angkasa berawak seperti Shenzhou 5.

Sebagai pewaris mantan pemimpin Partai Komunis Tiongkok yang terkenal kejam, keluarga Jiang Mianheng dan antek-anteknya, yang berbasis di pusat ekonomi internasional Shanghai, menguasai industri dan teknologi militer terkemuka di Tiongkok yang mencakup penerbangan, telekomunikasi, keuangan, penelitian biologi, rumah sakit, transportasi, olahraga, dan masih banyak lagi.

Menurut Tang Jingyuan, kepemimpinan Partai Komunis Tiongkok saat ini telah lama memantau kelompok keluarga Jiang Mianheng dan kekayaan mereka yang luar biasa sebagai target utama kampanye anti-korupsi rezim Tiongkok. Tang Jingyuan menambahkan bahwa ia telah belajar dari seorang sumber eksklusif bahwa putra Jiang Mianheng, Jiang Zhicheng, juga berada di bawah pengawasan ketat ketika ia kembali ke Shanghai dari luar negeri untuk menghadiri pemakaman kakeknya, Jiang Zemin, yang meninggal pada 30 November 2022.

Pembersihan yang Meluas 

Jiang Mianheng adalah perwakilan hukum Shanghai Union Investment Company Ltd., anak perusahaan Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara cabang Shanghai. Investasi perusahaan ini mencakup teknologi tinggi, penerbangan, telekomunikasi, keuangan, dan berbagai bidang lainnya. Namun, kepentingan-kepentingan Jiang Mianheng di bidang-bidang ini telah didistribusikan kembali dan dibersihkan secara ekstensif selama setahun terakhir.

Pada tanggal 25 April, Chen Demei, mantan Wakil Presiden Shanghai Automotive Industry Corp., yang pensiun pada tahun 2023 setelah 11 tahun bekerja di perusahaan tersebut, dibawa pergi untuk diselidiki.

Shanghai Automotive Industry Corp., didirikan oleh Jiang Zemin pada masa jabatan, adalah situs utama yang menarik bagi keluarga Jiang dan geng Shanghai.

Jiang Mianheng terdaftar sebagai direktur perusahaan tersebut di dalam sebuah dokumen internal tertanggal Maret 2007.

Pada  November lalu, Zhou Jun, Presiden Shanghai Industrial Investment (Holding) Co. Ltd., ditempatkan dalam penyelidikan; ia kemudian disingkirkan dari posisinya pada bulan Maret. Anak perusahaan Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara cabang Shanghai, Shanghai Industrial, terlibat dalam bidang biomedis, industri kebudayaan, dan investasi keuangan dan memiliki beberapa perusahaan tercatat di bawah naungannya.

Menurut rilis-rilis publik dari Komisi Pusat Inspeksi Disiplin, Bai Tinghui, ketua Partai dan Direktur Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara cabang Shanghai, ditangkap pada  September dan didakwa pada bulan April dengan tuduhan korupsi di bidang transportasi Shanghai dan sistem konstruksi perkotaan Shanghai, sebuah kawasan yang sangat erat kaitannya dengan keluarga Jiang.

“Jatuhnya Bai Tinghui mungkin terkait dengan korupsi di sektor transportasi dan sistem konstruksi perkotaan Shanghai, di mana Jiang Miankang, putra kedua Jiang Zemin, adalah salah satu orang terkemuka secara de facto dan penerima manfaat terbesar,” komentator Urusan Tiongkok, Li Yanming mengatakan kepada The Epoch Times edisi bahasa Mandarin.

Baru-baru ini, Komisi Pusat Inspeksi Disiplin mengumumkan bahwa Lin Shoufu, wakil manajer umum departemen layanan darat China Eastern Airlines Group yang berbasis di Shanghai, sedang diselidiki. Pusat utama grup ini, Bandara Internasional Shanghai Pudong dan Bandara Internasional Shanghai Hongqiao, dioperasikan oleh Shanghai Airport Group, di mana Jiang Mianheng menjadi anggota dewan direksi.

Menurut rilis publik dari Komisi Pusat Inspeksi Disiplin, setidaknya 15 pejabat Shanghai lainnya dicopot dari jabatannya dari  20 Mei hingga 4 Juni.

Jatuhnya Direktur Otoritas Olahraga 

Dunia olahraga, yang telah menawarkan lahan subur bagi faksi Jiang untuk mencari keuntungan, adalah wilayah lain di mana kekuasaan Jiang secara aktif dibasmi oleh kepemimpinan Partai Komunis Tiongkok, seperti yang terlihat dalam pemecatan massal pejabat senior di bidang olahraga.

Menurut pemberitahuan resmi negara, Gou Zhongwen, anggota Komite Tetap Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok, ditangkap pada tanggal 30 Mei. Gou Zhongwen juga adalah Direktur Administrasi Umum Olahraga dan Presiden Komite Olimpiade.

Pria berusia 67 tahun ini awalnya merupakan pejabat teknis yang bekerja di Kementerian Industri Mesin dan Elektronika, Kementerian Industri Elektronika, dan Kementerian Industri Informasi sebelum ia tiba-tiba naik  menjadi Wakil Walikota Beijing pada  2008 dan kemudian menjadi kepala administrasi olahraga pada  2016.

Li Yanming percaya bahwa kebangkitan politik Gou Zhongwen ada hubungannya dengan Jiang Zemin; di dalam kalangan politik, Gou Zhongwen dikenal sebagai agen Jiang di dunia korupsi olahraga.

Pengawas Disiplin Partai menargetkan pejabat setingkat menteri tersebut pada awal Maret lalu.

Tahun lalu, beberapa bawahan Guo Zhongwen dicopot dan diselidiki atas “pelanggaran-pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum” di sektor olahraga, termasuk Cao Weidong, sekretaris partai Universitas Olahraga Beijing.

Liu Aijie, mantan ketua Asosiasi Dayung Tiongkok; Hu Guangyu, wakil direktur Departemen Politik dan Hukum Jenderal untuk Administrasi Olahraga Tiongkok; dan Chen Yingbiao, yang bertanggung jawab atas tim sepak bola wanita Tiongkok selama bertahun-tahun.

Jiang Mianheng Absen Dari Acara-Acara Penting Sejak  Mei

Sebelum perubahan posisinya, Jiang Mianheng tidak hadir beberapa peristiwa penting.

Pada  1 Juni, Wakil Walikota Shanghai Xie Dong mengunjungi Universitas ShanghaiTech untuk melakukan inspeksi. Ketua partai Universitas ShanghaiTech, Li Ruxin, dan wakil ketua partai Universitas ShanghaiTech, Wu Qiang, hadir, tetapi Jiang Mianheng tidak hadir. Ini merupakan perubahan yang nyata dari tahun sebelumnya, ketika Jiang Mianheng secara pribadi menemani Xie Dong selama melakukan inspeksi di Universitas ShanghaiTech.

Jiang Mianheng juga absen pada  28-29 Mei saat Presiden Grenoble INP Vivien Quema dan Wakil Presiden Urusan Internasional Lorena Anghel mengunjungi Universitas ShanghaiTech untuk pertukaran-pertukaran bilateral.

Laporan media pemerintah sebelumnya mengindikasikan bahwa Jiang Mianheng menghadiri kunjungan penting lainnya, seperti kunjungan yang dilakukan Teng Jin Guang, Presiden Universitas Politeknik Hong Kong, pada  12 April; Stephen Spinelli, Presiden Babson College, pada  November; dan Feridun Hamdullahpur, Presiden Universitas Waterloo, pada  Desember 2019. (Vv)

Orangtua dari Bayi Kembar Siam yang Berpeluang Kurang dari 24 Jam untuk Hidup Menjelaskan Mengapa Mereka Tidak Mau Memisahkannya

EtIndonesia. Orangtua dari sepasang kembar siam, yang dulunya divonis dokter berpeluang hidup hanya 24 jam, telah menjelaskan keputusan mereka untuk tidak memisahkan mereka.

Ibu dan ayah Chelsea dan Nick Torres, dari Blackfoot, Idaho, terkejut ketika mereka mengetahui pada tahun 2016 bahwa mereka mengandung anak kembar siam.

Dokter memperingatkan pasangan tersebut bahwa anak perempuan mereka hanya memiliki peluang lima persen untuk hidup lebih dari satu hari – sehingga membuat orangtua harus menghadapi keputusan sulit apakah akan melanjutkan kehamilan atau tidak.

Berbicara di saluran YouTube Truly, Nick mengakui: “Pada awalnya kami mengira aborsi akan menjadi pilihan terbaik. Tidak ada seorang pun yang ingin menggendong anak mereka selama sembilan bulan hanya untuk membuat mereka meninggal.”

Namun, setelah mempertimbangkan pilihan mereka, orangtuanya memutuskan untuk melahirkan bayi perempuan tersebut, meski mereka tidak mau terlalu berharap dan tidak pernah membelikan pakaian apa pun untuk bayi yang baru lahir tersebut.

Akibatnya, mereka ‘sangat tidak siap’ – meski senang – ketika kedua gadis kecil itu, Callie dan Carter, menantang rintangan dan berhasil bertahan hidup.

Tujuh tahun kemudian, kedua saudara perempuan ini terbiasa hidup sebagai kembar siam yang terhubung dari tulang dada ke bawah.

Baik Callie dan Carter memiliki jantung dan perut masing-masing, tetapi mereka berbagi hati, saluran usus, dan kandung kemih. Setiap kembaran dapat mengendalikan dua lengan, dan satu kaki.

Meskipun ada kemungkinan untuk memisahkan anak kembar siam, Chelsea menjelaskan bahwa orangtuanya tidak berencana untuk melakukan operasi seperti itu terhadap Callie dan Carter karena menimbulkan sejumlah risiko.

“Satu-satunya cara kami melakukannya adalah jika ada masalah kesehatan atau jika mereka ingin berpisah,” jelas sang ibu. “Kami ingin mereka memahami risikonya.”

Namun untuk saat ini, Chelsea meyakinkan si kembar ‘bahagia dengan apa yang mereka alami’.

Nick menambahkan: “Mereka tidak takut melakukan apa pun.”

Tahun lalu, Chelsea mengatakan kepada East Idaho News bahwa dia ingin putrinya ‘diperlakukan seperti anak-anak lainnya karena mereka memang demikian’.

“Saya hanya ingin orang-orang tahu bahwa mereka hanyalah dua anak normal,” katanya. “Mereka berada dalam situasi yang tidak biasa, tapi perlakukan saja mereka secara normal.

“Mereka bersekolah, menjalani terapi fisik, melakukan aktivitas normal, dan mengendarai sepeda.”

Callie dan Carter, yang menggunakan kursi roda untuk bepergian, baru saja menyelesaikan kelas satu dan mengatakan kepada penerbit bahwa mereka ‘sangat menyukai sekolah’.

“Kami punya banyak teman,” kata Carter.(yn)

Sumber: unilad

Rumah Sakit Tiongkok Banjir Pasien, Namun Tidak Mampu Membayar Penuh Gaji Ahli dan Staf Medis

oleh Xiong Bin dan Zhou Tian

Sampai saat ini pasien penderita virus komunis Tiongkok (COVID-19) masih membanjiri rumah-rumah sakit di Tiongkok, namun demikian, rumah sakit masih tidak mampu membayar penuh gaji para ahli dan staf medisnya meski penghasilan rumah sakit melonjak. Hal ini disebabkan karena alasan seperti tunggakan penggantian biaya dari asuransi kesehatan kepada pihak rumah sakit, dan adanya pungutan keuntungan rumah sakit oleh pemerintah, sehingga gaji para dokter dan staf medis menjadi korban.

Dilaporkan NTDTV.com, Selasa (18/6/2024), seorang dokter menyampaikan keluhannya lewat media “Toutiao” : “Karena dana asuransi kesehatan belum dibayarkan kepada rumah sakit, sehingga beberapa rumah sakit akar rumput mulai gagal membayar gaji. Akibat meningkatnya biaya asuransi kesehatan jadi banyak warga sipil tidak mampu lagi membelinya dan memilih tidak meneruskan asuransi. Ditambah lagi dengan melesunya pasar perumahan, pemerintah daerah tidak mempunyai dana untuk melunasi tagihan asuransi kesehatan”. Ada perawat yang menuliskan komentarnya : “Jumlah penggantian dari perusahaan asuransi kesehatan menurun, jadi pihak rumah sakit terpaksa harus menambal kekurangan itu”.

Dokter internis di Provinsi Hunan bernama (samaran) Zhao Xin mengatakan bahwa, meskipun rumah sakit dibanjiri pasien tahun ini, namun dana penggantian dari perusahaan asuransi kesehatan belum juga dilunasi, sehingga gaji mereka semua dipotong.

Zhao Xin mengeluh : “Rumah sakit kita ini kecil, tetapi kasus infark miokard dan infark serebral cukup banyak, umumnya meninggal karena kanker di usia paruh baya, lanjut dan juga yang masih muda. Semuanya menunggak, jumlah bonus jadi mengecil, juga lebih sedikit orang yang dipromosikan”.

Dokter spesial anak di Mongolia Dalam bernama (samaran) Li Mei mengatakan kepada reporter “NTDTV” bahwa epidemi masih belum mereda, dan pasien anak-anak yang menderita demam dan pilek semakin membludak, namun rumah sakit bahkan tidak mampu membayar gaji, apalagi bonus.

Li Mei mengatakan : “Saya seorang dokter anak. Pasien saya selalu banyak, dan banyak anak perlu dirawat di rumah sakit. Tempat tidur di bangsal umum sudah sangat terbatas. Yang paling parah adalah tempat di bangsal ICU yang sudah tidak lagi menampung. Saya sudah 3 bulan tidak menerima gaji, tetapi belum ada kabar beritanya. Jika hal ini terus berkembang akan sulit juga buat saya untuk tetap bertahan. Rekan saya banyak juga yang sudah mengundurkan diri. Saya adalah dokter di rumah sakit bersalin swasta, merasakan penurunan penghasilan karena pasien bersalin semakin berkurang”.

Mr. Jiang, warga Anhui mengatakan bahwa putranya adalah seorang pegawai rumah sakit tersier, dengan gaji pokok RMB. 5.000,- lebih, di masa lalu plus bonus bisa membawa pulang RMB.10.000,- lebih setiap bulannya.

Mr. Jiang mengatakan : “Gaji pokok tidak berubah, namun bonus kinerja bisa dikurangi sampai 30% atau 70%, tidak pasti. Padahal banyak sekali pasien yang berobat ke rumah sakit tersier. Ada juga anak-anak yang sakitnya parah, dan mengantri untuk berobat dari pukul 6 pagi, tetapi baru mendapat giliran di sore harinya, sampai anaknya ambruk sebelum menemui dokter, tetapi ruang ICU penuh, bagaimana ? Tidak diragukan lagi penghasilan rumah sakit diambil oleh pemerintah”.

Baru-baru ini, banyak staf medis yang memposting informasi yang mereka peroleh antara lain : Beberapa rumah sakit telah memotong gaji staf medis sebesar 30%, dan ada pula yang memotong sampai 50%.

Mrs. Wang, seorang warga Provinsi Anhui mengatakan bahwa rumah sakit tersier terbesar di tempatnya sudah mulai memotong gaji ahli dan staf medisnya sejak paruh kedua tahun lalu. Dokter bedah yang berpenghasilan tinggi mengalami pemotongan gaji sebesar 30%, sehingga banyak dokter mengundurkan diri.

Mrs. Wang mengatakan : “Rumah sakit penuh sesak. Dokter dari rumah sakit tersier terkemuka di wilayah kami tinggal mengungkapkan, bahwa pemerintah mengambil semua keuntungan bulanan dan hanya mengembalikan 15% kepada rumah sakit. Karena itu rumah sakit tidak mampu membayar gaji atau bonus para ahli dan staf medisnya, dan menyebabkan tidak sedit perawat yang mngundurkan diri. Selain itu juga menetapkan bahwa dokter tidak boleh membuka resep obat-obatan yang tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan, tidak boleh memberikan obat mahal, yang melebihi 2,- atau 3,- yuan. Katanya ini berlaku secara nasional. Bukankah ini berarti dana asuransi kesehatan buat masyarakat Tiongkok sudah habis terpakai ?” (sin)

Banyak Orang yang Bepergian Melakukan Tindakan Takhayul yang Sama Sebelum Naik Pesawat

EtIndonesia. Bepergian bisa jadi mengasyikkan. Kegembiraannya memang nyata, namun bagi banyak orang, hal ini juga menimbulkan sedikit kecemasan. Untuk mengatasi perasaan ini, mereka sering kali mengandalkan takhayul dan ritual, yang ternyata tersebar luas di seluruh dunia. Berapa banyak dari takhayul ini yang Anda kenali atau bahkan ikuti sendiri?

Bawang Putih di Koper

Di Bosnia, merupakan tradisi untuk memasukkan bawang putih ke dalam koper sebelum memulai perjalanan. Bawang putih diyakini membawa keberuntungan dan membantu menghindari komplikasi di perbatasan dan selama imigrasi. Entah itu aromanya atau bawang putihnya, wisatawan di Bosnia sangat menganut praktik ini.

Duduk di Koper

Di Rusia, beberapa pelancong mempunyai takhayul tentang duduk di koper mereka sebelum melakukan perjalanan. Tindakan ini diyakini membawa keberuntungan dan menjamin kelancaran perjalanan. Meski terkesan hanya sekedar istirahat, para pelancong ini turut serta dalam tradisi yang sudah berlangsung lama.

Uang Tambahan di Dalam Tas

Orang Philipina sering kali menyimpan uang ekstra di tas atau koper mereka, bukan untuk keperluan belanja. Keyakinannya, jika uang ini tidak disentuh selama perjalanan, maka akan membawa berkah rezeki yang bertambah sepanjang tahun. Takhayul ini menghubungkan keberuntungan secara langsung dengan kemakmuran finansial.

Menuangkan Air

Di Serbia, menuangkan air ke belakang seseorang yang akan bepergian adalah hal yang umum sebagai takhayul. Ritual ini dipercaya dapat menarik keberuntungan dengan melambangkan kelancaran dan keberuntungan dalam perjalanan. Meskipun mungkin tampak tidak biasa bagi sebagian orang, tradisi ini memiliki arti penting budaya di Serbia.

Diam Sebelum Keberangkatan

Di India, memanggil seseorang saat hendak berangkat berwisata diyakini membawa sial. Sebaliknya, jika ada sesuatu yang penting yang perlu dikomunikasikan, biasanya mereka akan mengejarnya dan menyampaikan pesan secara langsung. Tradisi ini bertujuan agar musafir berangkat tanpa gangguan apa pun, yang dianggap dapat menangkal kesialan.

Orientasi Tempat Tidur

Di Tiongkok dan Jepang, penempatan tempat tidur di kamar hotel mengikuti prinsip Feng Shui. Di Jepang, tempat tidur idealnya diposisikan menghadap selatan, timur, atau barat, tetapi tidak pernah menghadap utara. Hal ini karena tempat tidur yang menghadap ke utara dianggap menarik dewa kematian, mencerminkan takhayul yang mengakar dalam kepercayaan budaya yang memengaruhi bahkan detail terkecil dalam perjalanan.

Takhayul dalam Angka

Salah satu takhayul yang masih ada adalah ketakutan terhadap angka 13, yang dikenal sebagai triskaidekaphobia. Untuk mengakomodasi penumpang yang percaya takhayul, banyak maskapai penerbangan yang tidak menggunakan baris 13 di pesawat mereka. Demikian pula di Italia, angka 17 dihindari karena angka Romawinya, XVII, dapat diatur ulang menjadi “vixi”, yang berarti “Saya telah hidup” dalam bahasa Latin, yang berarti kematian. Contoh-contoh ini menggambarkan bagaimana keyakinan budaya memengaruhi praktik bahkan dalam konteks modern seperti perjalanan udara.

Sentuhan Universal

Salah satu ritual takhayul yang paling umum dilakukan para pelancong adalah menyentuh bagian luar pesawat sebelum naik ke pesawat. Tindakan yang tampaknya kecil ini dilakukan oleh banyak penumpang di seluruh dunia. Sebuah diskusi baru-baru ini di Reddit menggarisbawahi prevalensi tradisi ini.

Seorang pengguna berbagi: “Setiap kali saya terbang, saya punya kebiasaan menyentuh bagian luar pesawat sebelum naik ke pesawat. Apakah ada orang lain yang melakukan ini?” Tanggapan yang diberikan sangat positif, dan banyak yang mengaku bahwa mereka melakukan ritual ini demi rasa tenang dan aman.

Bagi sebagian pelancong, menyentuh bagian luar pesawat sebelum naik ke pesawat merupakan salah satu cara untuk menjalin koneksi dengan pesawat yang akan mengangkut mereka ribuan kaki di atas permukaan tanah. Seperti yang dikatakan seseorang: “Hanya ingin tahu seperti apa rasanya pesawat yang akan membawa saya sejauh 30.000 kaki ke angkasa.” Meskipun isyarat ini tidak memiliki dasar ilmiah untuk menjamin keselamatan, namun hal ini memberikan kenyamanan psikologis bagi banyak penumpang.

Psikologi Dibalik Takhayul

Takhayul menawarkan rasa kendali dalam situasi di mana orang mungkin merasa tidak berdaya. Ritual seperti menyentuh pesawat atau membawa jimat keberuntungan membantu meredakan kecemasan terkait penerbangan.

Menurut Dictionary.com, takhayul didefinisikan sebagai “kepercayaan atau gagasan yang tidak didasarkan pada akal atau pengetahuan”. Definisi ini menyoroti sifat takhayul yang tidak rasional, namun manfaat psikologisnya tidak dapat disangkal. Mereka bertindak sebagai mekanisme penanggulangan, memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan dalam situasi yang tidak pasti.

Peran Takhayul dalam Perjalanan

Takhayul, meskipun sering dianggap tidak rasional, memiliki pengaruh besar terhadap cara seseorang mendekati dan memandang perjalanan. Mereka menawarkan rutinitas terstruktur dan rasa kendali dalam lingkungan yang tidak dapat diprediksi. Seperti yang dijelaskan oleh seorang wisatawan: “Jika perjalanan sebelumnya berhasil, saya mencoba mengulangi kondisi yang sama sedekat mungkin. Jadi, jika saya memegang label bagasi, mengingat koin keberuntungan saya, dan mengemas koper saya dengan cara yang sama, maka mungkin aku akan melakukan perjalanan menyenangkan lainnya.”

Kesimpulan

Takhayul perjalanan, entah itu menyentuh pesawat atau membawa bawang putih, menjadi ritual yang menenangkan bagi banyak pelancong. Praktik-praktik ini, yang beragam dan terkadang eksentrik, memberikan kepastian psikologis dan perasaan terkendali di tengah pengalaman terbang yang biasanya penuh tekanan. Entah berakar pada tradisi budaya atau keyakinan pribadi, takhayul tetap menjadi aspek penting dalam perjalanan, menyoroti keinginan universal akan kenyamanan dan keamanan saat dihadapkan pada ketidakpastian. (yn)

Sumber: thoughtnova

Pakar Memperingatkan Tentang Bahaya Kesehatan dari Minum Air Kemasan Botol yang Telah Hangat

EtIndonesia. Dengan datangnya bulan-bulan musim panas dan suhu yang mulai naik, menjadi lebih penting dari sebelumnya untuk tetap terhidrasi dengan baik.

Tidak ada salahnya memastikan Anda memiliki akses ke air di mana pun Anda pergi untuk menghindari terlalu haus, tetapi Anda harus berhati-hati terhadap bahaya jika air tersebut telah hangat.

Menurut Sarah Lawson, seorang ahli keamanan pangan dari Storage Box Shop, yang memperingatkan tentang mengonsumsi sebotol air yang telah dibiarkan di bawah sinar Matahari.

Dia mengatakan: “Jangan minum air botol yang telah dibiarkan di bawah sinar matahari atau di lingkungan yang panas, seperti di dalam mobil.

“Pemanasan dapat menyebabkan bahan kimia berbahaya larut dari plastik ke dalam air.

“Menjaga hidrasi itu penting, tetapi minum air yang telah dibiarkan dalam panas tidak aman. Selalu jaga air botolan Anda tetap dingin untuk melindungi kesehatan Anda.”

Berikut ini penjelasan ilmiahnya, ketika botol air Anda memanas, dapat mengakibatkan bahan kimia dari plastik masuk ke dalam air, dan bahan kimia ini berbahaya untuk diminum.

Bahan kimia tersebut termasuk Bisphenol A (BPA), yang kebanyakan ditemukan dalam kemasan makanan dan botol plastik, serta phthalate yang digunakan untuk membuat plastik lebih fleksibel dan transparan.

Dengan larutnya bahan kimia tersebut ke dalam air jika menjadi hangat, dapat mengakibatkan masalah kesehatan seperti sakit perut atau sakit kepala, sementara bahan kimia juga dapat membuat Anda merasa pusing, yang tentunya tidak diinginkan pada hari yang panas.

Dalam beberapa kasus, mengonsumsi bahan kimia dapat mempengaruhi hormon tubuh Anda, karena studi menunjukkan bahwa phthalate dapat memiliki efek ini pada makhluk hidup.

Menurut National Institute of Environmental Health Sciences, phthalate ‘terkait dengan masalah perkembangan, reproduksi, otak, sistem kekebalan, dan masalah lainnya’.

Oleh karena itu, ada baiknya mencari air yang dingin, atau mengambil langkah-langkah untuk menjaga botol air Anda tetap dingin dan terlindung dari sinar Matahari.

Meneguk minuman pilihan Anda untuk hidrasi memang baik, tetapi Anda juga harus memperhatikan wadahnya.

Alasan minum air hangat dapat memiliki beberapa bahaya kesehatan bukan karena airnya hangat, tetapi karena apa yang dilakukan panas terhadap wadahnya.

Jika minuman Anda berada dalam botol plastik, hal ini dapat menyebabkan beberapa masalah karena Anda bisa saja meneguk plastik bersamaan dengan air Anda.

Dalam satu liter air botol diperkirakan terdapat sekitar 240.000 partikel plastik, dibandingkan dengan rata-rata hanya 5,5 partikel plastik dalam air keran. (yn)

Sumber: ladbible

Vietnam Membangun Pulau dengan Sangat Cepat di Laut Tiongkok Selatan Saat Ketegangan dengan Tiongkok Meningkat

Alex Wu

Vietnam membangun pulau-pulau buatan dengan kecepatan yang mencapai rekor di Laut Tiongkok Selatan seiring dengan meningkatnya ketegangan dengan rezim komunis Tiongkok di perairan yang disengketakan tersebut, demikian menurut sebuah wadah pemikir Amerika Serikat (AS).

Vietnam telah membangun 692 hektar pulau baru melalui pengerukan dan penimbunan sejak November 2023, demikian ungkap Asia Maritime Transparency Initiative yang berbasis di Washington, Amerika Serikat, dalam sebuah laporan.

Jumlah lahan baru ini hampir sama dengan gabungan dua tahun sebelumnya-404 hektar yang dibuat dalam 11 bulan pertama 2023 dan 347 hektar 2022, demikian ungkap laporan pada 7 Juni tersebut.

Tiongkok telah membangun pulau-pulau di Laut Tiongkok Selatan sejak 2013 di perairan yang diklaimnya sebagai wilayah kedaulatannya, termasuk berbagai daerah di mana Vietnam juga telah membangun pulau dalam beberapa tahun terakhir.

Tiongkok menegaskan bahwa mereka memiliki hak eksklusif atas lebih dari 80 persen wilayah Laut Tiongkok Selatan – yang meliputi 1,4 juta mil persegi di Samudra Pasifik yang menyimpan hingga 22 miliar barel minyak dan 290 triliun kaki kubik gas alam.

Meskipun Tiongkok mengklaim kedaulatan atas perairan tersebut, dengan mengutip klaim historis sembilan garis putus-putus di Laut Tiongkok Selatan, Filipina, Brunei, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia juga mengklaim kedaulatan atas zona ekonomi eksklusif di Laut Tiongkok Selatan. Beberapa di antaranya tumpang tindih satu sama lain dan dengan sembilan garis putus-putus milik partai komunis Tiongkok dan demarkasi 11 garis putus-putus milik Taiwan (Republik Tiongkok).

Dalam beberapa tahun terakhir, rezim Tiongkok telah meningkatkan agresinya di Laut  Tiongkok Selatan terhadap Vietnam dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Pada tahun 2019, kedua negara mengalami kebuntuan selama berminggu-minggu di dekat blok minyak lepas pantai di perairan yang disengketakan.

perebutan Kepulauan Paracel Vietnam
Sebuah kapal penjaga pantai Tiongkok (kiri) diblokir oleh tiga kapal penjaga pantai Vietnam dekat rig pengeboran minyak Tiongkok di perairan yang disengketakan di Laut China Selatan pada 15 Mei 2014. (Hoang Dinh / Nam / AFP / Getty Images)

Pada tahun 2023, Vietnam memprotes larangan penangkapan ikan secara sepihak oleh Tiongkok di perairan Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan.

Selain membangun pulau-pulau buatan untuk ekspansi militer, Partai Komunis Tiongkok (PKT) yang berkuasa telah mengusir kapal-kapal nelayan asing dan menggunakan meriam air untuk menyerang negara lain sejak meningkatkan agresinya di Laut Tiongkok Selatan tahun lalu.

Peraturan baru Coast Guard yang mulai berlaku pada l 15 Juni memungkinkan Pasukan Penjaga Pantai rezim komunis untuk secara sewenang-wenang menangkap siapa saja yang dianggap berada di wilayah perairannya dan menembaki berbagai kapal asing. Pengumuman ini telah membuat negara-negara tetangga cemas.

Para menteri luar negeri ASEAN dalam sebuah pernyataan yang jarang terjadi pada  Desember 2023, menyerukan penyelesaian damai atas sengketa di Laut Tiongkok Selatan. Sementara itu, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia telah meningkatkan upaya untuk melaksanakan proye  minyak dan gas lepas pantai mereka sendiri di perairan tersebut, sembari memperkuat kerja sama keamanan maritim dengan Filipina.

Menanggapi agresi PKT, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. telah memperluas pangkalan militer Amerika Serikat di Filipina dan menghadiri KTT A.S.-Jepang-Filipina yang pertama di Washington pada April. Pada bulan yang sama, ribuan tentara AS dan Filipina mengadakan latihan di Laut Tiongkok Selatan. Filipina juga berencana untuk menandatangani Perjanjian Akses Timbal Balik dengan Jepang pada akhir tahun ini, yang memungkinkan pasukan menggelar latihan di negara masing-masing.

Mengenai perkembangan terbaru di Laut Tiongkok Selatan, Ma Chun-wei, profesor di Institut Urusan Internasional dan Strategi di Universitas Tamkang di Taiwan, mengatakan kepada The Epoch Times bahwa PKT terutama menggunakan “Inisiatif Sabuk dan Jalan” untuk menyelesaikan perselisihan dengan beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia dan Indonesia, yang relatif jauh dari Tiongkok.

“Tetapi lebih agresif terhadap Vietnam dan Filipina. Filipina dan Vietnam berharap bahwa ASEAN akan memiliki perjanjian Laut Tiongkok Selatan yang sama untuk melawan PKT, dan mereka mengandalkan intervensi negara-negara di luar kawasan itu, terutama Amerika Serikat,” kata Ma.

Garis 9 Putus-Putus , Garis 11 Putus-Putus, Vietnam

Klaim sembilan garis putus-putus Tiongkok didasarkan pada garis putus-putus asli 11 garis putus-putus di wilayah perairan Laut Tiongkok Selatan milik Republik Tiongkok (1911-sekarang). Setelah kekalahannya dalam Perang Dunia II pada tahun 1945, Jepang menyerahkan wilayah yang didudukinya selama perang, termasuk Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut Cina Selatan, tempat Dinasti Qing Tiongkok dan Republik Tiongkok mendirikan garnisun dan memiliki kendali administratif.

11 garis putus-putus asli Republik Tiongkok, termasuk Teluk Tonkin, mulai Januari 1947. (Sekretariat Pemerintah Provinsi Guangdong, Republik Tiongkok/Domain publik)

Setelah kembalinya kedaulatan atas pulau-pulau tersebut, Yuan Eksekutif Republik Tiongkok pada tahun 1947 secara resmi merilis peta berjudul “Posisi Kepulauan Laut Tiongkok Selatan”, yang menunjukkan 11 garis putus-putus wilayah laut di sekitar gugusan pulau yang menjadi bagian dari Tiongkok.

Pada tahun 1948, pemerintah Republik Tiongkok menyatakan hak atas sumber daya maritim di pulau-pulau dan terumbu karang yang berada di dalam garis tersebut. Ketika rezim komunis mengambil alih daratan Tiongkok dan mendirikan Republik Rakyat Tiongkok pada tahun 1949, rezim tersebut mengakui garis tersebut.

Selama Perang Vietnam pada tahun 1957, dengan semangat “persahabatan dan persaudaraan,” pemimpin PKT saat itu, Mao Zedong dan Zhou Enlai, secara diam-diam menandatangani perjanjian dengan Vietnam Utara, negara komunis lainnya, dengan menghapus dua garis putus-putus untuk memberi Vietnam Teluk Tonkin dan Bach Long Vi – pulau yang paling penting secara strategis di Laut Tiongkok Selatan. Pada tahun 1975, Vietnam komunis mengambil alih Vietnam Selatan, di mana Prancis mengalihkan klaim kedaulatannya atas Kepulauan Spratly yang didudukinya selama penjajahan Indocina dan perairan serta pulau-pulau di sekitarnya setelah Perang Dunia II. Vietnam yang komunis mewarisi klaim kedaulatan atas Kepulauan Spratly yang disengketakan sejak saat itu.

Republik Rakyat TIongkok telah menggunakan sembilan garis putus-putus dari area berbentuk U di Laut Tiongkok Selatan untuk menandai wilayah maritimnya, termasuk semua pulau dan terumbu karang di dalamnya, sementara pemerintah Republik Tiongkok, yang mundur ke Taiwan, telah mempertahankan garis putus-putus 11.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Republik Tiongkok di Taiwan telah menegaskan kembali kedaulatan teritorial di Laut Tiongkok Selatan sambil mengadopsi pendekatan yang lebih kooperatif dengan negara-negara lain untuk memastikan kebebasan navigasi dan mempromosikan kolaborasi.

Asia Tenggara Versus PKT

Mengenai sikap Vietnam, Ma mengatakan: “Vietnam sedikit lebih rumit. Vietnam selalu memiliki kebijakan luar negeri yang tidak memihak. Tetapi tanggapan Vietnam terhadap masalah-masalah sulit [perselisihan dengan Tiongkok], termasuk Teluk Tonkin, mirip dengan Filipina, yaitu mencari kerja sama dengan negara-negara besar di luar kawasan ini, termasuk Amerika Serikat dan Prancis.”

Chung Chih-tung, asisten peneliti di Institut Penelitian Pertahanan dan Keamanan Nasional Taiwan, mengatakan kepada The Epoch Times bahwa PKT telah mengangkat masalah kedaulatan Laut Tiongkok Selatan ke tingkat keamanan nasional.

“Hal ini tentu saja memiliki efek jera sampai batas tertentu. Namun di sisi lain, reaksi dari negara-negara lain juga akan menjadi lebih besar, sehingga menyulitkan [PKT] untuk keluar dari situasi tersebut.”

“Ini benar-benar menghasilkan efek negatif yang sangat besar. PKT secara terang-terangan menunjukkan hegemoni agresifnya dan cukup berhasil menyatukan negara-negara di seluruh wilayah Laut Tiongkok Selatan untuk bekerja sama dan melawan Tiongkok (PKT). Hal ini menegaskan bahwa Tiongkok (PKT) tidak bangkit secara damai dan merupakan sebuah ancaman.”

Song Tang dan Yi Ru berkontribusi dalam laporan ini. 

Putin Tiba di Pyongyang, Hubungan Erat Rusia – Korea Utara Menimbulkan Kekhawatiran

 oleh Chen Yue dan Chi Xiao

Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan kunjungan kenegaraan ke Korea Utara. Sebelumnya, kedua negara tersebut telah mengumumkan rencana menandatangani mekanisme perdagangan dan penyelesaian transaksi keuangan guna menghindari “kendali Barat”. Hubungan yang semakin erat antara Rusia dengan Korea Utara telah memicu kekhawatiran internasional mengenai keamanan di Semenanjung Korea dan variabel perang Rusia – Ukraina.

Pada Rabu (19 Juni) dini hari waktu setempat, Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di Bandara Pyongyang, Korea Utara yang mendapat sambutan langsung dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Ini juga merupakan kunjungan kedua Putin ke Korea Utara setelah berselang 24 tahun.

Kremlin sebelumnya melaporkan bahwa Putin akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Utara atas undangan Kim Jong-un dan akan mengadakan pembicaraan dengan Kim Jong-un selain menandatangani perjanjian kemitraan strategis antara Korea Utara dengan Rusia untuk melawan sanksi Barat.

Hubungan antara Korea Utara dengan Rusia yang semakin erat telah menarik perhatian komunitas internasional.

Pada Selasa (18 Juni), Pentagon menyebutkan bahwa hubungan yang semakin erat antara Moskow dan Pyongyang menimbulkan kekhawatiran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Patrick Ryder mengatakan : “Kerja sama yang semakin erat antara Rusia dengan Korea Utara harus dijadikan perhatian, terutama bagi mereka yang tertarik untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea”.

Dia menekankan bahwa Amerika Serikat tetap berfokus terhadap perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik, dan memperingatkan Korea Utara untuk tidak mengabaikan sanksi internasional dan memasok senjata kepada Rusia untuk digunakan dalam perang melawan Ukraina.

Sebelumnya pada hari itu, Sekretaris Jenderal NATO Stoltenberg dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengadakan konferensi pers bersama, memperingatkan bahwa Rusia mungkin memberi senjata canggih atau membantu program senjata nuklir Korea Utara, yang akan mengancam keamanan regional.

Sekretaris Jenderal NATO Stoltenberg mengatakan : “Telah jelas terbukti dalam perang di Ukraina bahwa Iran, Korea Utara dan Tiongkok sedang mendukung dan mendorong perang agresif Rusia di Ukraina”.

Stoltenberg mengatakan bahwa fakta membuktikan bahwa keamanan Eropa erat kaitannya dengan Asia.

Menteri Luar Negeri AS Blinken mengatakan, kunjungan ke Korea Utara ini mencerminkan keputusasaan Putin.

“Rusia sangat ingin mengembangkan dan memperkuat hubungan dengan negara-negara yang dapat terus menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk melanjutkan perangnya di Ukraina”, kata Antony Blinken.

Blinken mengatakan cara tercepat untuk mengakhiri perang Rusia – Ukraina adalah dengan memutus sumber bahan bakar. (sin)

Tata Surya Kita Akan Segera Memiliki Planet Kesembilan, dan Bukan, Itu Bukan Pluto

EtIndonesia. Mungkin ada planet kesembilan di tata surya kita yang menunggu untuk ditemukan, dan itu bukan Pluto.

Tata surya kita mempunyai delapan planet, namun dalam beberapa tahun terakhir, para astronom berteori bahwa mungkin ada planet kesembilan yang bersembunyi di tata surya kita dan belum dapat kita lihat.

Itu karena jaraknya yang sangat jauh dari Matahari, penerangannya akan redup dan seperti menemukan jarum di tumpukan jerami; teleskop saat ini mungkin juga tidak dapat mendeteksinya.

Namun teleskop baru yang akan mulai melihat ke langit keajaiban tata surya kita pada tahun 2025 mungkin dapat mendeteksinya jika Teleskop Subaru Jepang di Hawaii tidak dapat mendeteksinya.

Para ahli mengatakan kepada Live Science bahwa teleskop baru di Observatorium Vera C. Rubin di Chili dapat menemukan planet kesembilan yang sulit dipahami, yang dijuluki Planet Sembilan, dalam beberapa tahun ke depan atau mengesampingkannya selamanya.

Mike Brown, astronom di Caltech, mengatakan: “Sangat sulit menjelaskan tata surya tanpa Planet Kesembilan, namun tidak ada cara untuk 100 persen yakin sampai Anda melihatnya.”

Karena Matahari dari jaraknya mungkin terlihat tidak lebih dari apa yang dilihat bintang-bintang di Bumi, maka ada spekulasi bahwa Matahari mungkin merupakan raksasa gas atau es.

Selain Pluto, yang diturunkan dari sebuah planet menjadi planet kerdil pada tahun 2006, tidak ada planet yang ditemukan di luar Neptunus atau Sabuk Kuiper, yang merupakan cincin besar yang terdiri dari asteroid, komet, dan planet kerdil yang mengorbit Matahari di luarnya.

Pada tahun 2004, para ilmuwan menemukan Sedna, sebuah planet kerdil yang potensial di luar sabuk tersebut, memiliki orbit yang aneh mengelilingi matahari yang mengisyaratkan adanya massa besar lainnya yang menariknya secara gravitasi.

Sebuah studi tahun 2014 menemukan objek serupa di Sabuk Kuiper memiliki orbit yang mirip dengan Sedna dan lebih banyak lagi yang ditemukan sejak saat itu.

Hipotesis Planet Sembilan diterbitkan oleh Brown dan Konstantin Batygin pada tahun 2016.

“Pada awalnya, kami tidak mengatakan ada planet karena kami pikir itu adalah hal yang konyol,” kata Brown kepada Live Science.

“Tetapi kami mencoba banyak hal berbeda untuk menjelaskan apa yang kami lihat, dan tidak ada yang berhasil.

“Perkiraan terbaik kami adalah ukurannya sekitar tujuh kali lebih besar dari Bumi.”

Astronom lain dilaporkan mengatakan “sangat mungkin” ada planet kesembilan, namun ada juga yang tidak yakin. (yn)

Sumber: indy100