Operasi Spionase Partai Komunis Tiongkok di Negara-negara Barat Terungkap

Pinnacle View

Berbagai contoh operasi mata-mata Beijing di luar negeri baru-baru ini terungkap, yang memicu kritik dari masyarakat internasional atas intrusi Partai Komunis Tiongkok ke dalam kedaulatan negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Prancis, dan Australia.

Dalam episode terbaru, para komentator “Pinnacle View” program NTD bahasa Mandarin membagikan pandangannya mengenai topik tersebut.

Memata-matai Para Pembangkang

Dalam wawancara sebelumnya dengan The Epoch Times, seorang mantan mata-mata Tiongkok berbagi mengenai taktik Beijing dalam menargetkan para pembangkang di luar negeri.

Menggunakan nama samaran “Eric,” mata-mata itu mengatakan bahwa ia bekerja untuk Biro Keamanan Politik Kementerian Keamanan Masyarakat Partai Komunis Tiongkok.

Saat belajar di sebuah universitas di Amerika Serikat pada 2007, Eric bergabung dengan sebuah kelompok pro-demokrasi, yang menjadikannya dalam pantauan Partai Komunis Tiongkok. Sekembalinya ke Tiongkok, ia ditangkap dan dipaksa bekerja sebagai mata-mata polisi rahasia di luar negeri untuk rezim Tiongkok.

Eric mulai bekerja sebagai mata-mata pada 2008 dan membelot ke Australia pada tahun 2023.

Di Australia, ia mengungkapkan aktivitasnya di Australia, Kanada, dan Kamboja, serta tempat-tempat lain, kepada pihak berwenang Australia.

Tanggung jawab Eric termasuk mengawasi para pembangkang dan individu yang dianggap sebagai ancaman terhadap Partai Komunis Tiongkok. Eric mengutip beberapa contoh, termasuk Li Guixin, seorang praktisi Falun Gong di Amerika Serikat yang setidaknya mengalami lima kali penangkapan secara sewenang-wenang sebelum melarikan diri ke Thailand pada tahun 2014.

Falun Gong, juga dikenal sebagai Falun Dafa, adalah latihan meditasi yang menggabungkan ajaran moral berdasarkan prinsip Sejati, Baik, dan Sabar. Falun Gong dipraktikkan di seluruh dunia, namun tidak di Tiongkok, di mana diperkirakan 70 juta hingga 100 juta orang berlatih Falun Gong pada tahun 1999, tahun di mana Partai Komunis Tiongkok memulai kampanye penganiayaan terhadap Falun Gong.

Kematian yang Mencurigakan

Contoh lain yang dibagikan oleh Eric melibatkan Hua Yong, seorang kritikus vokal terhadap Partai Komunis Tiongkok yang mendokumentasikan penggusuran penduduk berpenghasilan rendah oleh Beijing. Hua Yong melarikan diri ke Thailand sebelum pindah ke Kanada.

Pada  November 2022, lebih dari setahun setelahnya tiba di Kanada, Hua Yong ditemukan tewas tenggelam yang disimpulkan oleh pihak berwenang Kanada sebagai sebuah kecelakaan kayak.

Eric, yang ditugaskan untuk melacak Hua Yong dan mendapatkan kepercayaannya, mempertanyakan keadaan seputar kematian Hua Yong, menyatakan sang pembangkang itu mungkin telah terbunuh.

Namun, Angkatan Kepolisian Kerajaan Kanada, yang menyelidiki kasus tersebut, menjunjung tinggi temuan pasukan tersebut.

“Investigasi dipimpin oleh bukti-bukti dan saya dapat meyakinkan anda bahwa sebuah penyelidikan yang menyeluruh telah selesai. Tidak ada hal yang menunjukkan kematian ini adalah mencurigakan, meskipun ada kekhawatiran yang diungkapkan oleh orang-orang yang tidak terlibat dalam penyelidikan,” tulis Sersan Staf Angkatan Kepolisian Kerajaan Kanada, Kris Clark dalam sebuah email ke The Epoch Times pada tanggal 17 Mei 2024.

Li Jun, seorang produser TV independen, dapat memahami pengalaman Eric.

“Saat saya di Amerika Serikat, saya juga dihubungi oleh beberapa orang yang mengatakan bahwa mereka telah membentuk kelompok perlawanan bersenjata melawan Partai Komunis Tiongkok,” katanya di program “Pinnacle View” pada tanggal 18 Mei.

Saat itu, Li Jun sedang membuat sebuah program yang mendokumentasikan bagaimana kebudayaan tradisional Tiongkok dibasmi di bawah pemerintahan Partai Komunis Tiongkok.

“Setelah merilis sekitar dua episode, saya mulai menerima pesan terus-menerus di Twitter yang mendesak saya untuk bergabung dengan kelompok perlawanan militer,” kenangnya.

“Pria itu mengatakan bahwa tidak ada gunanya terlibat dalam kegiatan kebudayaan dan jika anda ingin melakukan sesuatu, anda harus terlibat dalam kegiatan-kegiatan militer. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya seorang pendukung perdamaian dan tidak tertarik untuk berperang.”

Mengingat pengungkapan Eric, Li Jun bertanya-tanya mengenai identitas orang yang telah menghubunginya itu.

Penyelamatan Mantan Mata-Mata Partai Komunis Tiongkok di Prancis

Wang Jingyu, seorang pembangkang Tiongkok yang tinggal di Eropa, berbagi pengalamannya mengenai bagaimana ia membantu menggagalkan sebuah upaya baru-baru ini yang dilakukan otoritas Tiongkok untuk memulangkan seorang mantan mata-mata Partai Komunis Tiongkok di Prancis secara paksa.

“Orang yang dimaksud, Ling Huazhan, pernah bekerja untuk Partai Komunis Tiongkok di Jerman,” kata Wang Jingyu di “Pinnacle View.”

“Ling Huazhan mengatakan ia menerima puluhan ribu yuan karena membantu Partai Komunis Tiongkok melakukan beberapa hal buruk. Kemudian, karena alasan yang tidak diketahui, Ling Huazhan menyerahkan diri kepada departemen intelijen Jerman pada bulan Oktober lalu, memberikan bukti kontak-kontak dan mata-mata Partai Komunis Tiongkok di luar negeri,” kenang Wang Jingyu.

Wang Jingyu mengatakan yang membuat marah rezim komunis adalah terungkapnya penyerahan Ling Huazhan ke masyarakat umum, yang mendorong upaya untuk memulangkan Ling Huazhan. Menggunakan metode-metode rahasia, personel Partai Komunis Tiongkok memindahkan Ling Huazhan dari Jerman ke Prancis.

“Saya tahu Ling Huazhan ditahan di Prancis di kantor polisi luar negeri milik Partai Komunis Tiongkok. Saya sudah mengetahui hal ini selama beberapa bulan, tetapi saya tidak pernah mempercayainya,” cerita Wang Jingyu.

“Saya tidak percaya padanya karena setiap kali Ling Huazhan menghubungi saya, ia mengganti akunnya … Ling Huazhan menggunakan banyak akun Twitter untuk mengirim pesan kepada saya, mengatakan bahwa ia memang dipenjara di suatu tempat dan meminta saya untuk menyelamatkannya.”

Pada 20 Maret, Ling Huazhan memberitahu Wang Jingyu bahwa ia akan segera dipulangkan ke Tiongkok dan meminta bantuan.

Awalnya skeptis, Wang Jingyu memutuskan untuk menyelidikinya, berpikir bahwa hasil terburuk adalah membuang-buang uang untuk membeli tiket kereta api.

Pada 21 Maret, Wang Jingyu tiba di Paris, ditemani oleh seorang teman jurnalisnya dari media setempat.

“Satu-satunya informasi yang kami miliki adalah bahwa Ling Huazhan akan berada di bandara sekitar jam 7 pagi waktu pada 22 Maret,” ujar Wang Jingyu.

Di pagi hari, keduanya berkendara ke tempat di mana Ling Huazhan ditahan dan menunggu sampai lebih dari selusin orang mengantarnya keluar.

“Ada tiga kendaraan. Ling Huazhan berada di kendaraan tengah. Dua kendaraan di depan dan kendaraan belakang tampak seperti kendaraan pengawal.”

Wang Jingyu dan temannya memanggil lebih banyak jurnalis untuk meminta dukungan.

“Kami memberitahu para jurnalis yang lain untuk menunggu di bandara terlebih dahulu, dan mereka melihat rombongan itu di sana. Melalui video yang dikirimkan teman reporter saya, saya melihat sekitar belasan orang-orang mengelilingi Ling Huazhan, di mana penjaga-penjaga keamanan di sana mengenakan rompi seragam merah.”

Setelah mencapai bea cukai, Wang Jingyu dan timnya melaporkan situasi tersebut ke polisi Prancis, yang kemudian turun tangan. Ling Huazhan, yang menyadari bahwa ia akan segera naik pesawat ke Tiongkok, kabur. Setelah menghilang sebentar, Ling Huazhan menghubungi Wang Jingyu dari kamar kecil, di mana ia terpojok oleh beberapa orang.

“Setelah kami memastikan lokasinya, kami pergi ke sana dan melihat sebenarnya ada lebih dari 10 orang mengelilingi toilet membentuk setengah lingkaran,” kenang Wang Jingyu.

“Kemudian saya mulai merekam dengan telepon seluler saya. Mereka bahkan merampas telepon seluler saya dan menyerang kami. Kami kemudian memastikan bahwa setidaknya tiga dari petugas yang mengawal Ling Huazhan berasal dari Kedutaan Besar Tiongkok, dan salah satunya adalah seorang pejabat yang sangat tinggi jabatannya di Kedutaan Besar Tiongkok.”

Ling Huazhan akhirnya diselamatkan dengan bantuan polisi Prancis.

Operasi Mata-Mata Besar-besaran oleh Partai Komunis Tiongkok

Guo Jun, pemimpin redaksi The Epoch Times edisi Hong Kong, menyatakan keprihatinannya mengenai operasi Partai Komunis Tiongkok di luar negeri, dan mengingat tindakan-tindakan Partai Komunis Tiongkok di masa lalu menentang Falun Gong.

“Partai Komunis Tiongkok mengerahkan sumber daya yang bermakna untuk melawan kelompok pembangkang, dengan melibatkan tidak hanya Kementerian Keamanan Negara dan Kementerian Keamanan Masyarakat tetapi juga intelijen militer, Departemen Kerja Front Bersatu, Kementerian Luar Negeri, bahkan Kementerian Perdagangan dan  departemen ekonomi dan kebudayaan lainnya.

“Semua entitas ini bertindak sebagai mata-mata spionase atas nama keamanan politik Partai Komunis, menginvestasikan dana besar di dalam operasi-operasinya.” (Vv)

OpenAI Mengganggu Operasi Pengaruh yang Terkait dengan Tiongkok, Rusia, dan Lainnya

Aaron Pai

OpenAI mengumumkan bahwa pihaknya telah mengganggu lima operasi pengaruh dari empat negara dengan menggunakan alat kecerdasan buatan untuk memanipulasi opini publik dan membentuk hasil politik di internet.

Pada  30 Mei 2024, perusahaan tersebut mengatakan bahwa operasi-operasi pengaruh terselubung ini dilakukan dari Rusia, Tiongkok, Iran, dan Israel. Para pelaku di balik operasi-operasi ini menggunakan alat-alat OpenAI untuk menghasilkan komentar, membuat artikel, atau membuat nama palsu atau bios untuk akun media sosial selama tiga bulan terakhir.

Laporan tersebut menemukan bahwa konten yang didorong oleh operasi ini menargetkan berbagai masalah yang sedang berlangsung, termasuk kritik terhadap rezim Tiongkok dari para pembangkang Tiongkok dan pemerintah asing, politik Amerika Serikat dan Eropa, invasi Rusia ke Ukraina, dan konflik di Gaza.

Namun, operasi semacam itu tidak mencapai tujuannya, secara berarti meningkatkan keterlibatan audiens mereka karena layanan perusahaan tersebut, OpenAI mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan ini menemukan tren dari para pelaku ini dengan menggunakan alat-alat kecerdasan buatannya, termasuk pembuatan konten, memadukan materi lama dengan materi baru di antara materi yang dihasilkan kecerdasan buatan dengan jenis konten lainnya, memalsukan keterlibatan dengan membuat balasan untuk postingan sosial konten mereka sendiri, dan peningkatan produktivitas seperti merangkum postingan media sosial.

Jaringan Pro-Beijing

OpenAI mengatakan pihaknya mengganggu operasi Spamouflage, sebuah jaringan disinformasi dan propaganda yang pro-Beijing di Tiongkok. Operasi Tiongkok tersebut menggunakan model kecerdasan buatan OpenAI untuk mencari saran mengenai aktivitas media sosial, meneliti berita, dan peristiwa terkini, dan menghasilkan konten dalam bahasa Mandarin, Inggris, Jepang, dan Korea.

Sebagian besar konten yang dihasilkan oleh jaringan Spamouflage adalah topik-topik yang memuji rezim komunis Tiongkok, mengkritik pemerintah Amerika Serikat, dan menyasar para pembangkang Tiongkok.

Konten tersebut diposting di berbagai platform sosial, termasuk X, Medium, dan Blogspot. OpenAI menemukan bahwa pada tahun 2023, operasi Tiongkok menghasilkan artikel yang mengklaim bahwa Jepang mencemari lingkungan dengan melepaskan air limbah dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima. Aktor dan aktivis Tibet Richard Gere dan pembangkang Tiongkok Cai Xia juga menjadi sasaran jaringan ini.

Jaringan tersebut juga menggunakan model OpenAI untuk men-debug kode dan menghasilkan konten untuk situs web berbahasa Mandarin yang menyerang para pembangkang Tiongkok, yang menyebut mereka “pengkhianat.”

Tahun lalu, Facebook menemukan hubungan antara Spamouflage dengan penegakan hukum Tiongkok, mencatat bahwa kelompok tersebut telah mempromosikan kampanye pro-Beijing di media sosial sejak tahun 2018. Perusahaan tersebut menghapus sekitar 7.700 akun Facebook dan seratus halaman serta akun Instagram yang terlibat dalam operasi pengaruh yang mendorong narasi positif mengenai Beijing serta komentar negatif mengenai Amerika Serikat dan kritik terhadap rezim Tiongkok.

Operasi Rusia, Israel, dan Iran

OpenAI juga menemukan dua operasi dari Rusia, salah satunya adalah Doppelganger. Operasi ini menggunakan alat-alat OpenAI untuk menghasilkan komentar dalam berbagai bahasa dan posting di X dan 9GAG. Doppelganger juga menggunakan alat-alat AI untuk menerjemahkan artikel dalam bahasa Inggris dan Prancis dan mengubah artikel itu menjadi postingan di Facebook.

OpenAI mengatakan yang lainnya adalah jaringan Rusia yang sebelumnya tidak dilaporkan, Bad Grammar, yang beroperasi terutama di Telegram dan berfokus di Ukraina, Moldova, Amerika Serikat, dan negara-negara Baltik. Bad Grammar menggunakan alat-alat OpenAI untuk men-debug kode untuk sebuah bot Telegram yang secara otomatis memposting informasi mengenai platform ini. Kampanye ini menghasilkan komentar politik singkat dalam bahasa Rusia dan Inggris mengenai perang Rusia-Ukraina dan politik-politik Amerika Serikat.

Selain itu, perusahaan induk ChatGPT menemukan satu operasi dari Israel yang berkaitan dengan perusahaan pemasaran politik yang berbasis di Tel Aviv, STOIC dan lainnya dari Iran. Keduanya menggunakan ChatGPT untuk menghasilkan artikel-artikel. Iran mempublikasikan konten tersebut di sebuah situs web terkait dengan situs web pelaku ancaman Iran, sementara Israel memposting komentar-komentarnya di berbagai platform, termasuk X, Facebook, dan Instagram.

Sementara itu, pada  29 Mei 2024, Facebook merilis laporan triwulanan yang mengungkapkan  bahwa konten menipu yang “kemungkinan mirip yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan” telah diposting di platform Facebook.

Laporan tersebut mengindikasikan bahwa Meta mengganggu enam operasi-operasi pengaruh rahasia di kuartal pertama, termasuk satu jaringan yang berbasis di Iran dan satu lagi dari STOIC, perusahaan Israel.

OpenAI meluncurkan ChatGPT ke publik pada tanggal November 2022. Chatbot tersebut dengan cepat menjadi sebuah fenomena global, menarik ratusan juta pengguna yang terkesan dengan kemampuannya menjawab pertanyaan dan terlibat dalam beragam topik.

OpenAI menarik perhatian teknologi global tahun lalu ketika Dewan Direksi OpenAI tiba-tiba memecat CEO Sam Altman. Langkah ini mendapat reaksi keras dari seluruh dunia, sehingga memaksa Dewan Direksi OpenAI untuk mempekerjakan Sam Altman kembali dan mengakibatkan pengunduran diri sebagian besar anggota dewan dan terjadi pembentukan dewan baru. (vv)

Bagaimana Puasa Intermiten dan Pacing Protein Dapat Menurunkan Berat Badan dan Kesehatan Usus yang Lebih Baik

EtIndonesia. Melakukan pacing protein — mengatur konsumsi protein secara merata sepanjang hari — dan puasa intermiten — membatasi waktu makan pada waktu tertentu — lebih baik untuk kesehatan usus, penurunan berat badan, dan respons metabolik daripada hanya membatasi kalori, menurut sebuah studi baru dari Arizona State University.

27 wanita dan 14 pria yang kelebihan berat badan atau obesitas dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok makan makanan yang menyehatkan jantung dengan pembatasan kalori, sementara yang lain mengikuti rencana pembatasan kalori yang menggabungkan puasa intermiten dan pacing protein.

Kedua kelompok dipantau selama delapan minggu untuk perubahan dalam berat badan, komposisi tubuh, bakteri usus, dan kesehatan metabolik mereka.

Peserta yang mengikuti diet puasa intermiten dan pacing protein secara signifikan mengurangi gejala usus mereka, meningkatkan bakteri usus yang menguntungkan, kehilangan lebih banyak berat badan, dan mengurangi lebih banyak lemak tubuh.

Kelompok yang melakukan puasa/pacing rata-rata mengurangi 8,81% dari berat badan awal mereka, sementara mereka yang menjalani diet pembatasan kalori hanya kehilangan rata-rata 5,4%. Kelompok pembatasan kalori juga menerima berita yang lebih buruk tentang kesehatan metabolik mereka.

Sebagai bagian dari temuan, yang diterbitkan minggu lalu di jurnal Nature Communications, para peneliti menentukan bahwa protokol puasa intermiten meningkatkan mikroba usus yang menguntungkan yang terkait dengan tubuh yang ramping dan kesehatan yang lebih baik, sambil meningkatkan kadar protein dalam darah yang terkait dengan penurunan berat badan.

“Mikrobioma usus yang sehat sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, terutama dalam mengelola obesitas dan penyakit metabolik,” kata Karen Sweazea, peneliti utama studi ASU.

“Bakteri usus mempengaruhi bagaimana kita menyimpan lemak, menyeimbangkan kadar glukosa dan merespons hormon yang membuat kita merasa lapar atau kenyang,” lanjutnya. “Gangguan pada mikrobiota usus dapat menyebabkan peningkatan peradangan, resistensi insulin, dan penambahan berat badan, yang menekankan peran penting kesehatan usus dalam mencegah dan mengelola gangguan metabolik.”

Puasa intermiten telah dikaitkan dengan penurunan berat badan, risiko lebih rendah dari diabetes tipe 2 dan penyakit jantung, lebih sedikit peradangan, dan fungsi kekebalan tubuh yang lebih baik. Namun, penelitian juga meragukan manfaat yang diklaim.

Satu studi besar baru-baru ini menemukan bahwa mereka yang membatasi makan mereka pada jangka waktu kurang dari delapan jam sehari lebih mungkin meninggal karena penyakit kardiovaskular daripada orang yang makan selama 12-16 jam sehari. Para ahli medis juga memperingatkan bahwa puasa intermiten tidak untuk semua orang.

Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda memiliki diabetes, batu ginjal, refluks gastroesofagus, atau kondisi medis lainnya sebelum memulai rencana puasa intermiten. (yn)

Sumber: nypost

Pensiunan Kolonel Angkatan Darat AS : Alien Sedang Berinteraksi dengan Manusia

oleh Li Zhaoxi

Banyak ilmuwan percaya bahwa kehidupan asing mungkin ada di alam semesta, mantan kolonel Angkatan Darat Amerika Serikat, Karl Nell, mengatakan bahwa kecerdasan non-manusia tidak hanya ada, tetapi juga telah tiba di Bumi dan terus berinteraksi dengan manusia.

Nell menyampaikan pernyataan tersebut dalam obrolan langsung pada konferensi SALT iConnections pada 20-21 Mei, yang disebut sebagai konferensi “inovasi disruptif” di bidang keuangan dan geopolitik.

Nell mengutip pengalamannya sebelumnya dengan Satuan Tugas Fenomena Udara Tak Teridentifikasi (UAP) Pentagon dalam membuat klaim ini. Dia sebelumnya menyarankan agar pemerintah setuju untuk menyembunyikan informasi rahasia dalam jangka waktu tertentu dan menyatakan bahwa kegagalan untuk mengungkapkan informasi tersebut dapat menyebabkan konsekuensi “bencana”.

Interaksi antara kecerdasan non-manusia dan manusia bukanlah hal baru dan sedang berlangsung, ungkap Nell. “Kecerdasan non-manusia” adalah istilah yang baru-baru ini digunakan para pejabat ketika berbicara tentang kemungkinan adanya kehidupan di luar bumi.

Nell bertugas di Angkatan Darat selama bertahun-tahun, bekerja di perusahaan dirgantara dan menjabat sebagai direktur gugus tugas UAP, yang menyelidiki anomali di Pentagon.

Dia bukan satu-satunya tokoh tinggi yang memberikan kesaksian tentang keberadaan UAP, termasuk mantan Wakil Menteri Pertahanan Christopher Mellon dan pensiunan Laksamana Angkatan Laut Tim Gallaudet, yang juga membuat banyak klaim serupa seperti Nell.

Ketertarikan terhadap UFO dan alien telah meningkat sejak mantan pejabat intelijen David Grusch menyatakan bahwa Pentagon sedang melakukan program rahasia pemulihan UFO.

Grusch mengatakan dia mendengar cerita yang dapat dipercaya tentang program pemulihan UFO dari pejabat yang dia ajak bicara selama bertugas di gugus tugas UAP. Ia mengatakan rencana tersebut tidak hanya dirahasiakan dari publik Amerika tetapi juga dari Kongres.

Pentagon membantah tuduhan tersebut. Saat ini, Kantor Penyelesaian Anomali Global (AARO) yang bertanggung jawab atas penyelidikan laporan UAP, mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa UAP secara mendasar adalah kehidupan asing, dan tidak ada rencana untuk mendapatkan teknologi asing yang dipulihkan

Namun, UAP tampaknya muncul lebih sering. Baru-baru ini, terjadi peningkatan besar dalam kejadian UAP di sekitar New York, dengan banyak insiden yang dilaporkan.

Pada  27 Mei, Amerika Serikat memperingati Memorial Day, dan akhir pekan lalu, berbagai acara terkait diadakan di seluruh negara. Tim penerbangan “Blue Angels” Angkatan Laut Amerika Serikat melakukan pertunjukan udara di Long Island, New York pada tanggal 26 Mei, dan selama pertunjukan itu, seseorang melihat objek terbang tak dikenal melintas.

Menurut video yang diperoleh TMZ, sebuah bola kecil terbang melewati jet tempur Boeing F/A-18 Super Hornet di atas Pantai Jones. Benda tak dikenal tersebut hanya muncul dalam rekaman sekitar satu milidetik.

Namun rekaman gerak lambat menunjukkan UFO meluncur tepat di depan pesawat dan kemudian terbang keluar dari bingkai. Menurut laporan yang disampaikan ke Pusat Pelaporan UFO Nasional, ketinggian pesawat tersebut kira-kira 36.500 hingga 41.000 kaki.

Dengan kecepatan yang luar biasa dari objek terbang tak dikenal ini dan tanpa meninggalkan jejak saat melaju maju, saat ini belum jelas apa sebenarnya objek tersebut. (Hui)

Permintaan Terakhir Seorang Ayah yang Sekarat Menjadi Kenyataan Saat Dia Mengantar Putrinya ke Pelaminan di Kapel Rumah Sakit

EtIndonesia. Sebuah keinginan terakhir kalinya seorang ayah telah menjadi kenyataan ketika dia bisa mengantar putrinya ke pelaminan untuk hari istimewanya.

Selama lebih dari setahun ini, Abraham Arceo telah berjuang melawan kanker pankreas tahap 4.

Sebelum meninggal, Abraham ingin menemani putrinya ke pelaminan di pernikahannya yang akan datang.

Brittny Arceo berencana untuk menikahi pasangannya dalam sebuah upacara menjelang akhir Juni, tetapi dengan kondisi kesehatan ayahnya yang memburuk, pengantin perempuan harus membuat keputusan.

Brittny berbicara dengan seorang perawat di Rumah Sakit St. Joseph di Orange, Cali, tentang menyelenggarakan pernikahan lebih awal daripada nanti, dan staf dengan senang hati memenuhinya.

Pasangan California memutuskan untuk menyelenggarakan hari istimewa mereka di dalam kapel rumah sakit agar Abraham bisa mengantar putrinya ke pelaminan.

Berbicara tentang ayahnya, Brittny mengatakan kepada WKYT: “Dia jujur pahlawanku, dan aku selalu mengaguminya, sejak aku masih kecil. Jadi, bahkan dengan pertarungan ini… dia begitu berarti bagiku.”

Dia menambahkan: “Aku sangat senang bahwa dia akan dapat menjalani momen ini dan dapat mengantarku karena aku tahu itu yang dia inginkan. Dia hanya ingin aku bahagia.”

Hari istimewa itu berlangsung pada Kamis (23 Mei), dan itu tentu saja adalah sebuah acara yang penuh emosi.

Brittny berjalan ke pelaminan ditemani oleh ayahnya, yang menggunakan kursi roda dengan seorang perawat di belakangnya mendorong tiang infus dengan obat dan cairan.

Membahas pernikahan, istri Abraham, Cecilia Arceo, mengatakan kepada WKYT: “Sangat emosional. Ini benar-benar sangat sulit belakangan ini, tetapi kami hanya senang mereka bisa melakukan ini untuk kami.

“Ini sangat berarti bagi Brittny, bagi saya. Hanya ingin memastikan dia bisa melihat putrinya menikah.”

Rekaman menunjukkan Abraham menyaksikan prosesi emosional bersama pengantin dan keluarga terdekat mereka.

Kita bahkan melihat pengantin pria mencium pengantin perempuan, dengan sang ayah bangga melihat.

Dan ketika upacara berakhir, sekelompok anggota keluarga, teman, perawat, dokter, dan staf rumah sakit bertepuk tangan untuk pasangan pengantin baru.

Abraham juga mendapat tepuk tangan saat dia menyaksikannya mengetahui keinginan terakhirnya telah menjadi kenyataan.(yn)

Sumber: unilad

Dialog Menteri Pertahanan AS-Tiongkok : AS Memperingatkan PKT untuk Tidak Melakukan Provokasi Militer di Selat Taiwan

Pada  Jumat 31 Mei, menteri pertahanan AS dan Partai Komunis Tiongkok mengadakan pembicaraan di Singapura. Merespon provokasi militer Partai Komunis Tiongkok di Selat Taiwan, Amerika Serikat kembali mengeluarkan peringatan.  Selain itu, terungkap ada laporan terbaru yang mengungkapkan bahwa generasi merah kedua pemimpin Partai Komunis Tiongkok  mendorong pemimpin Partai Komunis Tiongkok  untuk memulai perang di Selat Taiwan, dengan tujuan untuk merebut kekuasaan dari tangan pemimpin saat ini

Tang Rui dan koresponden khusus Luo Ya – NTD

Pada Jumat, selama KTT “Dialog Shangri-La” di Singapura, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin bertemu dengan Menteri Pertahanan Partai Komunis Tiongkok Dong Jun. Ini adalah pertemuan tatap muka pertama antara menteri pertahanan AS dan PKT sejak November 2022 .

Risalah pertemuan yang dirilis Pentagon pada  Jumat menunjukkan bahwa Austin menekankan pentingnya menjaga komunikasi militer langsung antara Amerika Serikat dan Tiongkok dan menyatakan keprihatinan serius terhadap aktivitas provokatif Partai Komunis Tiongkok baru-baru ini di sekitar Selat Taiwan.

Mark, seorang blogger militer terkenal: “Saya pikir apakah itu Selat Taiwan atau rangkaian pulau pertama, ini terkait dengan hampir seluruh industri manufaktur, termasuk pelayaran komersial, yang memainkan peran penting dalam skala internasional. Jadi, Amerika Serikat tidak mungkin mengabaikan hal ini, konflik dan perang bisa terjadi begitu saja.”

Pada saat yang sama, Austin juga menekankan bahwa Partai Komunis Tiongkok tidak boleh menggunakan transisi politik Taiwan dan proses demokrasi yang normal dan rutin ini sebagai alasan bagi Partai Komunis Tiongkok untuk menerapkan tindakan pemaksaan.

Mark: “Bagi Xi Jinping, salah satu tujuannya adalah menyatukan Taiwan dengan kekerasan, atau menyerang dan menduduki Taiwan. Jadi, siapa pun yang berkuasa, itu mungkin hanya alasan baginya, tetapi dari tindakan baru-baru ini di Taiwan. PKT, Dilihat dari kinerjanya, sebenarnya  tertarik untuk meredakan hubungan dengan Amerika Serikat, jadi dia tidak ingin memberikan reaksi yang terlalu drastis saat Lai Qing-te menjabat.

Yuan Hongbing, seorang cendekiawan hukum yang tinggal di Australia berkata: “Inti dari reunifikasi yang diserukan oleh PKT adalah tirani PKT, yang menggunakan terorisme negara totaliter dan otoriter untuk menghancurkan kedaulatan rakyat yang kini dimiliki oleh Taiwan yang bebas dan demokratis.”

Pada  23 Mei, hari ketiga setelah Presiden Taiwan Lai Ching-te menjabat, PKT tiba-tiba mengumumkan latihan militer di sekitar Taiwan. Meskipun tidak menggunakan peluru tajam, latihan  ini  dituduh sebagai tindakan provokatif.

Blogger Mark merespon: “Setelah Lai Qing-te menjabat kali ini, meskipun PKT mengatakan mereka melakukan latihan keliling Taiwan, intensitas dan skalanya lebih rendah dari sebelumnya. Itu hanya latihan keliling Taiwan, namun nyatanya tidak melakukan latihan tembak-menembak, juga tidak meluncurkan rudal. Latihan militer PKT di sekitar Taiwan sebenarnya lebih bersifat politis dan propaganda serta tidak terlalu praktis.”

Pengamat percaya bahwa meskipun Partai Komunis Tiongkok memiliki ambisi untuk mencaplok Taiwan, perselisihan internal terus berlanjut karena pemimpin Partai Komunis Tiongkok Xi Jinping telah memonopoli kekuasaan dan sering memecat pejabat senior militer.

Baru-baru ini, Yuan Hongbing, seorang cendekiawan hukum yang tinggal di Australia, mengutarakan bahwa generasi kedua Partai Komunis Tiongkok telah mengubah strateginya dan mendorong Xi untuk melancarkan perang di Selat Taiwan. Tujuannya adalah untuk merebut kekuasaan Xi Jinping.

Yuan Hongbing mengungkapkan: “Generasi kedua pemimpin PKT berpikir bahwa mereka dapat mendorong Xi Jinping untuk menuju ke jalan kehancuran sendiri, mendorongnya untuk memulai perang di Selat Taiwan. Sekali perang dimulai di Selat Taiwan, Xi Jinping pasti akan kalah, dan mereka dapat menghancurkan pemerintahan Xi Jinping melalui kudeta istana atau kudeta militer sebelum perang dimulai.” (Hui)

Kapal Selam Nuklir Tiongkok Tenggelam, 55 Orang Tewas? Biro Keamanan Nasional Taiwan: Insiden  Tersebut Memang Terjadi

NTD

Tahun lalu, media mengungkapkan bahwa kapal selam nuklir Partai Komunis Tiongkok tenggelam, mengakibatkan kematian 55 perwira dan tentara di dalamnya. Dalam hal ini, pemerintah Taiwan baru-baru ini menyatakan bahwa kecelakaan memang terjadi dan “kita semua mengetahui lokasi selanjutnya dari kapal selam tersebut”. Ini adalah pertama kalinya pejabat Taiwan mengkonfirmasi adanya kecelakaan di kapal selam Tiongkok

Pada 29 Mei, dalam pertemuan Komisi Luar Negeri dan Pertahanan Nasional Taiwan, Kepala Biro Keamanan Nasional Tsai Ming-yan mengungkapkan informasi tersebut.

Pada hari itu, anggota parlemen dari Partai Progresif Demokratik Wang Ding-yu mengajukan beberapa pertanyaan, salah satunya tentang tenggelamnya kapal penarik “Lianhe Qirui” berbobot lebih dari 4000 ton milik Tiongkok  pada  24 Mei di Laut Timur, dan apakah Biro Keamanan Nasional memiliki pemahaman atau penilaian tentang kejadian tersebut.

Tenggelamnya Kapal tunda ini terjadi pada saat latihan militer Partai Komunis Tiongkok di sekitar Taiwan. Oleh karena itu, penyebab kejadian tersebut memicu spekulasi dari dunia luar, dan mereka menduga apakah hal tersebut ada kaitannya dengan latihan militer Partai Komunis Tiongkok.

Tsai Ming-yan menyatakan bahwa perhatian terhadap masalah ini disebabkan oleh dua faktor: sensitivitas waktu (selama latihan militer Tiongkok terhadap Taiwan) dan lokasi tenggelamnya kapal, setelah dibandingkan, ternyata posisi tenggelamnya kapal berada di luar area latihan militer Tiongkok terhadap Taiwan. Mengenai penyebab kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan. Tsai Ming-yan menyatakan bahwa tidak hanya insiden kapal selam yang tenggelam, ada juga insiden lain yang terjadi di Tiongkok  dalam waktu dekat. Selama latihan militer Tiongkok terhadap Taiwan, sebuah drone jatuh di sebelah barat daya Taiwan, dan drobe tersebut kemungkinan diluncurkan dari sebuah kapal.

Wang Dingyu juga menyebutkan bahwa “Daily Mail” Inggris melaporkan pada Oktober tahun lalu bahwa menurut laporan rahasia Inggris, Sebuah kapal selam nuklir Komunis mengalami kegagalan besar dan tenggelam di Laut Kuning pada Agustus tahun lalu. Sebanyak 55 perwira angkatan laut dan tentara di dalamnya mungkin tewas. dan bertanya kepada Biro Keamanan Nasional apakah mereka mengetahui situasi selanjutnya.

Mengenai hal ini, Tsai Ming-yan menjawab “Sejujurnya, saya tahu, saya mengerti.” Dia secara umum menyimpulkan bahwa ini mungkin bukan kecelakaan kapal selam yang serius, tetapi ada beberapa insiden yang terjadi. Biro Keamanan Nasional memiliki informasi mengenai posisi kapal selam kelas “atas” 093 setelah insiden tersebut.

Ini adalah pertama kalinya pejabat Taiwan mengkonfirmasi bahwa kapal selam nuklir PKT memang mengalami kecelakaan pada tahun lalu.

Pada Oktober tahun lalu, “Daily Mail” Inggris mengutip laporan rahasia dari Kementerian Pertahanan Inggris yang mengatakan bahwa pada  21 Agustus 2023, kapal selam bertenaga nuklir Partai Komunis Tiongkok “093-417” bertabrakan dengan angkatan laut Partai Komunis Tiongkok saat menjalankan misi. Penghalang rantai dan jangkar yang digunakan untuk menjebak kapal selam Amerika Serikat dan sekutunya menyebabkan kegagalan besar pada sistem oksigen kapal selam, yang mengakibatkan kematian seluruh 55 awak kapal karena hipoksia, termasuk 22 perwira, 7 taruna, dan 9 bintara dan 17 pelaut.

Belakangan, penggemar militer memotret sejumlah besar kapal penyelamat yang berkumpul di perairan barat daya Taiwan dan dekat laut lepas Shantou, Tiongkok. Namun, Partai Komunis Tiongkok secara resmi membantah rumor kecelakaan kapal selam tersebut, dan Kementerian Pertahanan Inggris juga menolak berkomentar mengenai hal tersebut.

Ketika Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan ditanya tentang kecelakaan yang melibatkan kapal selam Komunis Tiongkok, Kementerian Pertahanan Taiwan tidak memberikan jawaban yang jelas, hanya mengatakan bahwa “masalah tersebut sensitif dan tidak dapat diungkapkan.” (Hui)

Ikan yang Dipercara Sebagai Pertanda Bencana Muncul di Pesisir Pantai di Vietnam

EtIndonesia. Seekor ikan oarfish sepanjang 4,5 meter, yang dikenal sebagai “ikan gempa bumi,” baru-baru ini ditemukan di Hue, sebuah kota pesisir di Vietnam tengah.

Selain menarik kerumunan besar, beberapa orang berspekulasi bahwa ikan tersebut mungkin menjadi pertanda bencana alam.

Setelah ditemukan, warga dilaporkan melakukan upacara di pantai dan mengubur ikan oarfish raksasa tersebut.

Menurut laporan media Vietnam, ikan laut dalam ini terdampar pada 17 Mei.

Meskipun nelayan yang menemukannya berusaha mengembalikannya ke laut, sayangnya ikan tersebut mati.

Setelah mendengar berita tersebut, banyak orang bergegas ke lokasi dan mengeluarkan ponsel mereka untuk mengambil foto ikan laut dalam yang langka ini.

Ikan tersebut begitu besar sehingga memerlukan beberapa orang untuk membawanya.

Warga setempat kemudian melakukan upacara pemakaman ikan sesuai dengan adat tradisional.

Ikan oarfish merupakan salah satu spesies ikan terpanjang, dapat mencapai panjang hingga 16 meter dan berat hingga 200kg. Ikan ini juga jarang muncul di permukaan laut.

Dalam mitologi, ikan ini sering dianggap sebagai pertanda gempa bumi dan bencana. Namun, beberapa ilmuwan mengatakan bahwa kepercayaan ini tidak berdasar.

Seorang pemimpin lokal mencatat bahwa nelayan terbiasa menyebut ikan oarfish sebagai ‘ikan naga’ dan percaya bahwa ikan ini akan membawa keberuntungan setiap kali muncul. (yn)

Sumber: mustsharenews

Gunungapi Ibu Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Teramati Capai 7.000 Meter

HALMAHERA BARAT – Gunungapi Ibu di Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada pukul 12.35 WIT atau 10.35 WIB. Erupsi itu ditandai dengan adanya muntahan kolom abu setinggi kurang lebih 7.000 meter dari kawah puncak utama dalam durasi kurang lebih 10 menit.

Hal demikian diungkapkan oleh Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Minggu (2/6/2024).  

Secara visual, kolom abu erupsi Gunungapi Ibu tidak terlalu terlihat dengan jelas dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Ibu karena tertutup kabut dan awan tebal. Namun kolom abu tampak terlihat membumbung tinggi ke angkasa dari Desa Duono.

Adapun pada erupsi tersebut, Gunungapi Ibu memuntahkan material berupa abu beserta pasir vulkanik. Pada saat erupsi, angin bertiup ke arah barat, akibatnya muntahan material vulkanik tersebut terbawa oleh angin hingga turun ke wilayah Pos PGA termasuk lokasi pengungsian warga di lapangan Desa Gam Ici, yang memang bersebelahan dengan pos tersebut.

Pada saat siaran pers ini dibuat, Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat tengah menuju lokasi terdampak untuk melakukan monitoring dan hal yang yang dianggap perlu dalam penanganan darurat.

Situasi cukup kondusif pada saat terjadi erupsi dan tidak ada kepanikan warga. Kendati demikian, warga telah diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan dan tetap berlindung di dalam rumah selama hujan abu bercampur pasir masih terjadi. BNPB dan BPBD juga mengimbau warga menggunakan masker yang sebelumnya telah dibagikan kepada mereka sebagai antisipasi dan mengindari adanya gangguan pernafasan. (asr)

Manulife Indonesia Umumkan Peningkatan Total Aset 5,8% pada 2023

JAKARTA —PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (“Manulife Indonesia”) telah mengumumkan laporan keuangan (audited) untuk tahun 2023, dengan peningkatan total aset sebesar 5,8 persen. Aset perusahaan meningkat dari Rp60,1 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp63,7 triliun pada tahun 2023. Mencatatkan laba komprehensif lebih dari Rp1,3 triliun, Peningkatan sebesar 225 persen dibandingkan dengan Rp407 miliar di tahun 2022, dan menghasilkan lebih dari Rp9,5 triliun pendapatan premi bersih.

Komitmen Manulife Indonesia terhadap nasabah terbukti dengan total pembayaran klaim sebesar Rp7,9 triliun kepada kurang lebih 21.000 nasabah, atau setara dengan Rp21,6 miliar per hari atau Rp899 juta per jam.

“Pada tahun 2023, Manulife Indonesia berfokus untuk memperkuat kemampuan distribusi dan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabah, sambil memastikan bahwa kami menjalankan bisnis sesuai dengan peraturan. Hal ini memungkinkan kami untuk mempererat hubungan dengan para nasabah dan menghasilkan kinerja keuangan yang kuat meskipun menghadapi tantangan ekonomi. Strategi pengelolaan investasi memungkinkan kami untuk menumbuhkan total aset dan pendapatan premi kami tetap kuat,” kata Ryan Charland, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia.

Manulife Indonesia melaporkan rasio Risk-Based Capital (RBC) sebesar 676 persen, secara signifikan melebihi persyaratan peraturan pemerintah sebesar 120 persen dan meningkat dari 587 persen pada tahun 2022.

Manulife Aset Manajemen Indonesia (“MAMI”), bisnis manajemen aset perusahaan, menunjukkan ketangguhannya di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan. Afifa, CEO & Presiden Direktur MAMI, berkomentar, “Di tengah kenaikan suku bunga global yang berdampak pada pasar keuangan global dan domestik, MAMI tetap menjadi manajer investasi terbesar di Indonesia dengan total dana kelolaan sebesar Rp101,6 triliun, menjadikannya satu-satunya manajer investasi di Indonesia yang memiliki dana kelolaan lebih dari seratus triliun rupiah. Kami tetap berkomitmen untuk menjaga kepercayaan investor dan membantu nasabah mencapai tujuan investasi mereka, seperti menabung untuk masa pensiun.” (aml)

Miliarder Merencanakan Perjalanan Kapal Selam ke Situs Bangkai Titanic Setelah Bencana Tahun Lalu Karena Alasan Khusus Ini…

EtIndonesia. Seorang miliarder AS sedang bersiap untuk ekspedisi kapal selam laut dalam ke lokasi bangkai kapal Titanic, menyusul insiden tragis yang melibatkan OceanGate tahun lalu.

Raja real estate dari Ohio, AS, Larry Connor, akan melakukan perjalanan berbahaya yang secara tragis merenggut nyawa lima orang di kapal selam Titan pada bulan Juni tahun sebelumnya.

Mereka yang hilang termasuk CEO OceanGate Stockton Rush, 61 tahun, miliarder Inggris Hamish Harding, 58 tahun, pakar Titanic Paul-Henri Nargeolet, 77 tahun, miliarder Inggris-Pakistan Shahzada Dawood, 48 tahun, dan putranya Suleman yang berusia 19 tahun.

Kekhawatiran telah muncul mengenai keselamatan kapal selam, yang dirancang oleh perusahaan Rush, OceanGate, dan banyak ahli memperingatkan bahwa kapal tersebut berpotensi berbahaya dan ‘kecelakaan menunggu untuk terjadi’.

Saat turun, Titan mengalami ‘ledakan’ yang dahsyat karena tekanan air yang sangat besar dan kegagalan material, yang mengakibatkan kematian semua penumpang dan menyebabkan guncangan secara global.

Meskipun ada kekhawatiran yang meluas tentang penggunaan kapal selam setelah bencana tersebut, Connor yang berusia 74 tahun sangat ingin turun 12.400 kaki untuk menjelajahi reruntuhan Titanic yang terkenal di dasar Samudera Atlantik.

Dia berkolaborasi dengan Patrick Lahey, salah satu pendiri Triton Submarines, untuk usaha ambisius ini dan akan melakukan perjalanan dengan kapal selam dua orang senilai 20 juta dolar yang diberi nama Triton 4000/2 Abyssal Explorer.

Huruf “4000” pada namanya menandakan bahwa kapal selam tersebut dapat menyelam hingga kedalaman 4000 meter, melampaui kedalaman tempat istirahat Titanic yang mencapai 3800 meter.

Pengusaha Connor, yang juga memegang sertifikasi sebagai astronot swasta dari NASA, menegaskan bahwa kapal tersebut dirancang untuk melakukan beberapa pelayaran laut dalam dan percaya bahwa pelajaran penting telah diperoleh dari kekurangan OceanGate.

Dalam sebuah diskusi dengan Wall Street Journal, raksasa real estate ini berbagi motivasinya dalam perjalanan ini: “Saya ingin menunjukkan kepada orang-orang di seluruh dunia bahwa meskipun lautan mempunyai kekuatan yang luar biasa, lautan bisa menjadi hal yang indah dan menyenangkan serta benar-benar mengubah hidup jika Anda lakukan dengan cara yang benar.”

“Patrick telah memikirkan dan merancang ini selama lebih dari satu dekade. Namun kami tidak memiliki bahan dan teknologinya.

“Anda tidak mungkin bisa membangun kapal selam ini lima tahun yang lalu.”

Connor mengungkapkan bahwa proyek ambisius mereka benar-benar dimulai tak lama setelah bencana kapal selam Titan, ketika dia menelepon rekannya Lahey dan mengusulkan pembuatan kapal selam yang lebih tangguh yang dapat bertahan dalam perjalanan.

Duo ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa menyelam ke reruntuhan Titanic dengan kapal selam dapat dilakukan tanpa bencana.

Pemimpin Kapal Selam Triton, Lahey menyebutkan bahwa teman miliardernya mendesaknya untuk membangun sebuah kapal yang dapat ‘menyelam ke [kedalaman setingkat Titanic] berulang kali dan dengan aman’, sekaligus ‘menunjukkan kepada dunia’ bahwa perusahaannya mampu menghadapi tantangan tersebut.

Mereka menyebut kapal selam OceanGate yang bernasib buruk itu sebagai sebuah ‘kapal yang aneh’.

Lahey, orang pertama yang menyelam ke Challenger Deep dua kali bersama seorang rekannya, sebelumnya memimpin operasi penyelamatan terdalam di dunia pada kedalaman 10.927 meter di bawah Palung Mariana, bersama Connor.

Dia juga mengkritik standar industri yang ditetapkan oleh kapal selam Rush, dan menggambarkan praktik mendiang insinyur tersebut sebagai ‘cukup predator’.

Meskipun Connor dan Lahey belum menentukan kapan mereka berencana untuk melakukan perjalanan ke Titanic, komunitas global kemungkinan akan memantau dengan cermat perjalanan mereka jika perjalanan tersebut dilanjutkan. (yn)

Sumber: thoughtnova

Karyawan SK Hynix Tiongkok Bocorkan Rahasia dan Digugat di Pengadilan Korea Selatan

Seorang karyawan wanita asal Tiongkok di perusahaan pembuat chip Korea Selatan, SK Hynix, berinisial A, ditangkap dan didakwa pada akhir April lalu karena diduga membocorkan informasi teknis inti kepada Huawei dan saat ini tengah menjalani persidangan di pengadilan

Shang Yan/Chang Chun – NTD

Tim Investigasi Keamanan Teknologi Industri dari Lembaga Kepolisian Gyeonggi Selatan Korea Selatan mengumumkan pada  28 Mei bahwa seorang wanita Tiongkok berusia 30-an, A, ditangkap pada akhir  April karena dicurigai melanggar “Undang-Undang Pencegahan dan Perlindungan Kebocoran Teknologi Industri” Korea Selatan. Jaksa telah mendakwanya, dan seluruh kasusnya sedang disidangkan di Pengadilan Distrik Suwon Cabang Yeoju.

Wanita A tersebut diduga membocorkan informasi teknis inti mengenai pengurangan tingkat kerusakan chip kepada produsen peralatan telekomunikasi Tiongkok, Huawei. Dia bergabung dengan SK Hynix pada  2013, dan telah bekerja di departemen yang bertanggung jawab untuk menganalisis chip yang rusak sejak tahun 2020 hingga 2022, A menjabat sebagai pemimpin tim di cabang SK Hynix di Tiongkok, yang bertanggung jawab untuk menegosiasikan transaksi korporat pelanggan. Pada Juni 2022, A langsung beralih pekerjaan ke Huawei setelah kembali ke Korea Selatan.

Menurut penyelidikan, A menggunakan lebih dari 3.000 lembar kertas A4 untuk mencetak informasi tentang solusi masalah proses semikonduktor inti sebelum meninggalkan perusahaan. SK hynix melarang karyawan menggunakan USB dan perangkat lain karena alasan keamanan, dan mencatat serta mengelola hasil cetakan secara detail, termasuk apa yang dicetak, siapa yang mencetak, dan bagaimana file tersebut digunakan. Meskipun A meninggalkan catatan pencetakan, tidak diketahui tujuan pencetakan dokumen tersebut. Polisi percaya bahwa dia memindahkan dokumen cetak tersebut ke luar perusahaan secara bertahap, tetapi A membantahnya.

SK hynix melihat sesuatu yang tidak biasa dan segera melaporkan kasus tersebut. Polisi melancarkan penyelidikan ketat terhadap tersangka spesifik A dan menangkapnya di bandara ketika dia memasuki negara tersebut pada akhir April.

Disebut “hasil” (Yield) mengacu pada proporsi produk berkualitas di antara semikonduktor yang diproduksi. Semakin tinggi hasil, semakin tinggi pula produktivitasnya. Namun, karena semikonduktor terdiri dari sirkuit halus, setiap cacat kecil selama proses produksi akan mempengaruhi produk. Oleh karena itu, meningkatkan hasil sangat penting bagi industri semikonduktor dan cara meningkatkan hasil juga merupakan teknologi yang penting .

Huawei sebelumnya meluncurkan Mate 60 Pro baru yang dibekali chip Kirin 9000S yang diproduksi oleh SMIC. Karena pengendalian, SMIC tidak dapat memperoleh mesin EUV. Diperkirakan SMIC menggunakan peralatan DUV lama untuk memproduksi chip 7 nanometer. Reuters mengutip beberapa lembaga penelitian yang memperkirakan bahwa tingkat hasil proses 7 nanometer SMIC kurang dari 50% dari standar industri adalah 90% atau lebih tinggi.

Yu Weixiong, seorang peneliti di Anderson Forecast Center di University of California, AS: “Satu tamparan tidak akan membuat perbedaan, yang ada adalah penawaran dan permintaan. Hal ini telah terjadi sejak lama, terutama perusahaan-perusahaan Tiongkok yang paling bertanggung jawab atas hal ini. . Di masa lalu, ada karyawan asing yang melakukan hal-hal ini. Sekarang mereka sebagian besar adalah karyawan Tiongkok. Dipikir mereka semua melakukannya karena alasan egois mereka sendiri. Mereka ingin meningkatkan kompensasi, mendapatkan promosi. Jika mereka tertangkap, mereka akan hancur dan bahkan masuk penjara.”

Ini adalah kasus terbaru kebocoran teknologi perusahaan Korea Selatan ke Tiongkok. Pada  Desember tahun lalu, Pengadilan Distrik Pusat Seoul di Korea Selatan menyetujui penangkapan Kim, mantan pejabat Samsung Electronics. Dia diduga mentransfer secara ilegal teknologi inti DRAM 18 nanometer ke produsen chip Tiongkok, Changxin Memory. Pada Juni, Choi, seorang eksekutif terkenal di industri semikonduktor Korea Selatan, didakwa. Dia dituduh memulai sebuah perusahaan yang menggunakan cetak biru desain pabrik Samsung dan rahasia teknik lainnya untuk mencoba membangun pabrik chip di Tiongkok. Choi telah bekerja untuk Samsung dan SK Hynix, dua raksasa chip besar Korea Selatan selama total 28 tahun.

Lai Jianping, mantan pengacara Beijing dan ketua Front Demokratik Kanada berkata: “PKT adalah rezim otoriter yang sudah ketinggalan zaman dan lebih rendah dari rezim lain. Ia tidak dapat menciptakannya sendiri. Ia tidak memiliki kemampuan dan menginginkannya. Namun, karena dari diplomasi prajurit serigala, ia ingin terlibat dalam konfrontasi dengan seluruh dunia. Jika orang tidak bersedia menjual atau menukar hak kekayaan intelektual tersebut dengan Anda melalui metode yang normal, sah dan masuk akal, maka mereka hanya dapat melakukan pencurian.  Ini memiliki dampak yang besar, dan sekarang seluruh dunia dapat melihatnya dengan jelas.  Bagi orang Tionghoa, Ini jelas bukan hal yang baik, ini adalah pengaruh yang sangat buruk dan akan mempengaruhi masa depan dan nasib banyak orang Tionghoa.

“Lingkungan makro masyarakat Tiongkok yang diciptakan oleh kediktatoran satu partai Partai Komunis Tiongkok tidak kondusif bagi apa yang disebut inovasi. Dalam skala besar, perusahaan ini mengandalkan cara-cara tidak bermoral dan ilegal seperti pencurian untuk mempertahankan daya saingnya, yang kini telah menarik perhatian dan penolakan dari banyak negara,” tutupnya. (hui)

Insiden Lompat Jembatan di Tiongkok Sering Terjadi Membuat Orang-orang Putus Asa Kepada Pemerintah

Perekonomian daratan Tiongkok  sedang mengalami resesi, masyarakat berjuang untuk bertahan hidup dan insiden orang melompat dari jembatan dan sungai sering terjadi di berbagai tempat. Beberapa orang mengatakan bahwa pemerintah tidak peduli dengan kehidupan serta kematian rakyat

Tang Ying, Xiong Bin dan Shu Can – NTD

Baru-baru ini, insiden lompat jembatan terjadi secara intensif di banyak tempat di Tiongkok. Di Kota Taiyuan, Provinsi Shanxi, 11 orang melakukan bundir dengan melompat dari jembatan dalam 13 hari. Pemerintah di banyak tempat segera mengerahkan penjaga jembatan tambahan untuk mencegah orang melakukan bundir dengan melompat dari jembatan.

Jiang, seorang warga Chongqing, mengatakan kepada NTD bahwa konflik sosial di daratan Tiongkok kini sangat serius dan stabilitas ada di mana-mana serta biaya untuk menjaga stabilitas terlalu tinggi.

“Di sini, di Chongqing, seseorang telah melompat dari Jembatan Sungai Yangtze. Sekarang ada orang yang berjaga setiap 50 meter di jembatan untuk mencegah orang lain melompat lagi,” ujarnya.

Jiang menyebutkan jalan-jalan komersial di Chongqing yang sebelumnya makmur kini ditutup secara serentak. Orang-orang di seluruh dunia tidak lagi bermain-main dengan Tiongkok. Pemerintah menganjurkan apa yang disebut siklus besar, yaitu menutup negaranya.

Sun, seorang pensiunan karyawan di Shanxi, mengatakan bahwa banyak pabrik di daerahnya  tutup, para bos terlilit hutang dan para karyawan tidak dapat mendapatkan pekerjaan setelah di-PHK.

Sun, berkata: “Saya mendengar bahwa di antara selusin orang yang melompat dari jembatan di Taiyuan, beberapa di antaranya adalah bos. Enam atau beberapa di antaranya adalah bos. Mereka mungkin bangkrut.”

Sun menuturkan meskipun dia sudah pensiun, dia merasa tidak ada harapan lagi dalam hidupnya.

Sun mengungkapkan, diKarena perekonomian sedang menurun, pembayaran (pensiun) mungkin berhenti suatu hari nanti. Selain itu, anak-anaknya sudah pergi bekerja, ia khawatir mereka semua akan di-PHK.

Li, yang bekerja sebagai guru di Fujian, mengatakan bahwa perekonomian nasional saat ini sedang tidak baik,  dia serta istrinya merasakan banyak tekanan ketika mereka pergi bekerja. Bahkan, anak-anak muda kelahiran 1990-an  tidak mampu menikah dan tidak berani punya anak.

Li  berkata: “Banyak perusahaan tidak dapat terus beroperasi,  semua lapisan masyarakat berada dalam keadaan putus asa. Ia berkecimpung dalam industri pendidikan dan pelatihan, kondisinya juga tidak baik.”

Yu, seorang warga Guangdong, mengatakan kepada NTD bahwa Partai Komunis Tiongkok memalsukan data ekonomi. Data resmi menjadi semakin baik, namun kenyataannya perekonomian Tiongkok semakin buruk. Di jalanan para pejalan kaki komersial tempat dia tinggal, hanya sedikit orang yang memasuki toko sepanjang hari.

 Yu menceritakan : “Dalam tiga bulan terakhir, berapa banyak orang yang melakukan bundir dengan melompat dari gedung dan jembatan,  berapa banyak orang yang melakukan tindakan gila-gilaan untuk membalas masyarakat dan memukul orang-orang di jalanan. Di permukaan dikarenakan faktor ekonomi, tetapi sebenarnya  adalah faktor politik. Perekonomian menjadi semakin buruk karena faktor politik.”

Yu mengatakan bahwa mereka yang melakukan bundir dengan melompat dari jembatan semuanya putus asa terhadap pemerintahan partai Komunis Tiongkok.

“Tidak ada cara untuk bertahan hidup. Tidak ada cara lain. Pemerintah sama sekali tidak peduli dengan Anda. Pemerintah tidak peduli dengan kehidupan dan kematian rakyat,” ujarnya. (Hui)

Israel Usulkan Tiga Tahap Gencatan Senjata, Biden Serukan Diterima,  Hamas Mempertimbangkannya

NTD

Untuk mengakhiri perang Israel-Hamas, Presiden AS Joe Biden  pada Jumat (31 Mei) mengatakan bahwa Israel telah mengusulkan proposal gencatan senjata baru di Gaza dengan imbalan pembebasan sandera.  Biden meminta Hamas  menerima tawaran tersebut. Sementara itu, Hamas mengatakan pihaknya akan “secara aktif mempertimbangkannya.”

Perundingan gencatan senjata di Gaza yang dimediasi oleh Mesir dan Qatar  terhenti. Kini Israel dan Hamas saling menuduh pihak lain tidak mencapai kemajuan. Menghadapi tekanan pada tahun pemilu, Biden berkata: “Sudah waktunya perang ini berakhir.”

Israel telah melakukan operasi militer terhadap kota selatan Rafah di Gaza selama beberapa minggu. Kantor Berita Central News Agency (CNA) melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mendapat tekanan di dalam dan luar negeri atas meningkatnya jumlah korban tewas di Gaza dan fakta bahwa para sandera belum dibebaskan.

Setelah Biden mengusulkan rencana gencatan senjata, kantor Netanyahu menyatakan pada  31 Mei bahwa Israel telah memberi wewenang kepada perunding untuk mengusulkan perjanjian gencatan senjata di Gaza.

Usulan terbaru dari 0000Biden dibagi menjadi tiga tahap, yang berbeda dengan usulan sebelumnya. Ketika para pihak menyelesaikan ketiga tahap tersebut, gencatan senjata akan terus berlanjut.

Hamas kemudian mengatakan pihaknya “secara aktif mempertimbangkan” rencana gencatan senjata Israel yang diumumkan oleh Biden.

Agence France-Presse telah mengumpulkan elemen-elemen kunci:

Fase 1: gencatan senjata selama 6 minggu dan pembebasan sandera

Biden mengatakan Fase 1 mencakup “gencatan senjata komprehensif dan menyeluruh” yang akan berlangsung selama enam minggu dan  pasukan Israel menarik diri dari “semua wilayah yang dihuni di Gaza.”

Hamas juga akan membebaskan “sejumlah” sandera yang ditahan selama serangan terhadap Israel pada 7 Oktober tahun lalu, termasuk perempuan, orang lanjut usia, dan korban luka. Jenazah beberapa sandera yang terbunuh juga akan dikembalikan.

Biden mengatakan sandera warga Amerika yang ditahan oleh Hamas juga akan dibebaskan, dan menambahkan, “Kami ingin mereka pulang,” sebagai imbalan atas pembebasan ratusan tahanan Palestina.

Warga sipil Palestina akan diizinkan untuk kembali ke “rumah dan lingkungan” mereka di seluruh Gaza, termasuk di utara, yang telah hancur akibat pemboman Israel selama berbulan-bulan.

Dalam hal bantuan kemanusiaan, jumlah truk yang memasuki Gaza setiap hari akan “meningkat” menjadi 600 unit dan komunitas internasional akan menyediakan ratusan ribu tempat penampungan sementara dan unit perumahan. Selama enam minggu pertama, Israel dan Hamas akan “berkonsultasi mengenai pengaturan yang diperlukan untuk mencapai Fase 2 yang mengakhiri permusuhan secara permanen.”

Biden menegaskan, jika perundingan berlanjut, gencatan senjata juga akan diperpanjang. Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar sebagai mediator akan bekerja keras untuk memastikan gencatan senjata diperpanjang.

Fase 2 Israel Menarik Diri dari Gaza

Pada tahap kedua dari rencana tersebut, pasukan Israel akan menarik diri sepenuhnya dari Gaza, yang akan berlangsung sekitar enam minggu. Hamas akan membebaskan “semua sandera yang tersisa”, termasuk tentara laki-laki Israel, yang masih hidup. Hal ini merupakan hambatan utama dalam perundingan Hamas di masa lalu.

Mengutip usulan Israel, Biden mengatakan bahwa jika kedua belah pihak mematuhi perjanjian tersebut, mereka dapat bergerak menuju “penghentian permusuhan secara permanen.”

Fase 3 Membangun Kembali Gaza

Dengan dukungan Amerika Serikat dan komunitas internasional, rencana rekonstruksi dan stabilisasi besar-besaran di Gaza akan diluncurkan. Biden mengatakan rumah, sekolah, dan rumah sakit akan dibangun kembali. Ia juga akan bekerja sama dengan mitra regional untuk memastikan hal ini terjadi “tanpa membiarkan Hamas mempersenjatai kembali.”

Seorang pejabat senior AS mengatakan tahap rekonstruksi akan memakan waktu tiga hingga lima tahun. Jenazah terakhir dari setiap sandera yang terbunuh akan dikembalikan pada Tahap 3.

Apa yang harus dilakukan jika terjadi kesalahan? Biden mengatakan Israel dapat melanjutkan operasi militer jika Hamas “gagal memenuhi komitmennya dalam kesepakatan tersebut.”

Namun demikian, Biden menambahkan bahwa Mesir dan Qatar akan berupaya untuk memaksa Hamas mematuhi ketentuan perjanjian tersebut dan  Amerika Serikat akan memantau Israel. (Hui)