Tokyo Menuntut Penjelasan Beijing Terhadap Zona Larangan Navigasi yang Termasuk Yurisdiksi Jepang

oleh Chi Qianli dan Tang Jie’an 

Tiongkok secara sepihak menetapkan pemberlakuan “zona larangan terbang” di wilayah udara utara Taiwan pada 16 April. Sekarang mereka mengumumkan bahwa akan ada tambahan berupa “larangan berlayar” di laut selama 6 jam pada hari itu. Hal ini selain mendapat protes dari Wakil Presiden Eksekutif Yuan Republik Tiongkok, Jepang yang zona ekonomi eksklusifnya juga terkena larangan navigasi menuntut Beijing memberikan penjelasan.

Setelah Kementerian Perhubungan Republik Tiongkok melayangkan protes terhadap PKT yang secara sepihak menetapkan “zona larangan terbang” di wilayah udara utara Taiwan, Beijing kemudian mempersingkatnya dari 3 hari menjadi 27 menit. Namun, keesokan harinya, Beijing kembali mengumumkan larangan navigasi maupun memasuki wilayah yang digambarkan dengan 4 titik di Laut Tiongkok Timur pada 16 April selama enam jam dari pukul 09.00 hingga 15.00, katanya mungkin ada puing-puing roket yang jatuh.

Cheng Wen-tsan, Wakil Presiden Eksekutif Yuan mengatakan : “Kami telah memahami situasi keseluruhan sebelumnya, juga telah mengajukan protes. Saya pikir komunitas internasional juga sangat prihatin terhadap hal ini. Apa yang dilakukan PKT sekarang adalah bahwa sektor maritim dan penerbangan mengadopsi pendekatan yang berbeda. Meskipun demikian, kami pasti akan memastikan keamanan laut dan penerbangan, yang merupakan tindakan pencegahan yang diperlukan”.

PKT menggunakan peluncuran satelit meteorologi pada 16 April sebagai alasan untuk menetapkan wilayah kendali di laut dan udara, sedangkan wilayah yang terkena larangan navigasi yang baru ditambahkan termasuk zona ekonomi eksklusif Jepang. Dalam hal ini, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hiroichi Matsuno menuntut Beijing memberikan penjelasan dan dapat memastikan keselamatan pelayaran kapal.

Hiroichi Matsuno mengatakan : “Kami telah mengkonfirmasi bahwa wilayah tersebut termasuk bagian dari zona ekonomi eksklusif Jepang. Kami telah mengajukan permintaan lain dan ingin (Tiongkok) memberikan penjelasan, termasuk tidak mempengaruhi keselamatan Jepang dan pelayaran kapal lainnya, serta membuat komitmen yang wajar terhadap hak dan kewajiban Jepang sebagai negara pantai”.

Pada 16 April, Menteri Luar Negeri AS Blinken juga akan melintasi udara zona larangan tersebut, terbang dari Vietnam ke Jepang guna menghadiri pertemuan para menteri luar negeri G7. Kelompok Partai Progresif Demokratik Yuan Legislatif Taiwan mengadakan konferensi pers yang meminta Beijing agar tidak menggertak Taiwan dengan aksi tak bernilai yang malahan membuat dunia semakin membencinya.

Cheng Yun-peng, sekretaris jenderal Liga Partai Progresif Demokratik mengatakan : “Bahkan jatuhnya sampah luar angkasa yang termasuk ilmiah, dapat dihitung waktu orbit, dan ruang lingkup yang akan terpengaruh olehnya, Itu saja mereka tarik panjangnya waktu hingga 3 hari. Hal mana jelas akan berdampak negatif terhadap penerbangan sipil dan keamanan maritim dari berbagai negara termasuk Taiwan. Melaluinya tidak mudah kita melihat bahwa ini bukanlah masalah ilmiah, tetapi masalah politik”.

Kementerian Perhubungan Taiwan melalui sebuah pernyataan yang disampaikan sehari sebelumnya menyebutkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan pemberitahuan tentang penerbangan dan kapal pada 13 April malam, mengakui bahwa operator transportasi laut dan udara harus menghindari area di mana PKT melakukan aktivitas luar angkasa. Demikian pula Administrasi Penerbangan Sipil dan Biro Pelabuhan juga akan memantau wilayah laut dan udara sekitar 24 jam sehari untuk menjaga keselamatan navigasi. (sin)

Kerusakan dan Korban Jiwa Dampak Gempa M 6,6  Laut Jawa di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali

ETIndonesia-  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan koordinasi dengan beberapa BPBD pascagempa dengan magnitudo (M)6,6 yang terjadi pada Jumat (14/4), pukul 16.55 WIB. Perkembangan terkini hingga hari ini, Sabtu (15/4), pukul 09.00 WIB, empat rumah rusak akibat fenomena geologi tersebut. 

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari merilis bahwa Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menginformasikan empat rumah rusak akibat gempa. Sebanyak 2 unit rumah rusak di Provinsi Jawa Barat, dengan rincian 1 rusak berat di Desa Banjar, Kecamatan Banjar dan 1 lainnya rusak ringan di Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. 

Sedangkan di Provinsi Jawa Timur, 2 rumah juga terdampak guncangan gempa. Dua rumah mengalami kerusakan dengan tingkat sedang, masing-masing di Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember dan lainnya di Desa Panggul, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. 

Sementara itu, BPBD Provinsi Bali mengkonfirmasi adanya 1 warga meninggal dunia saat gempa terjadi. Korban meninggal yang berusia 5 tahun di Desa Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, diduga terkejut saat guncangan terjadi.  

Pemutakhiran parameter Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan magnitudo gempa M6,9. Gempa yang berpusat di 65 km barat laut Tuban, Jawa Timur, berada pada kedalaman 643 km. Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa berada di laut dan tidak berpotensi tsunami. 

Berikut ini informasi yang diterima Pusdalops BNPB dari sejumlah BPBD. Guncangan gempa dirasakan warga Kota Banjar, Jabar, selama 3 hingga 5 detik. 

Pada wilayah Kabupaten Jember, warga merasakan gempa dengan durasi yang sama, sekitar 3 hingga 5 detik. BPBD melaporkan situasi di tengah masyarakat tidak ada kepanikan. 

Di wilayah Kota Surabaya, BPBD menginformasikan guncangan gempa pada intensitas lemah, sekitar 1 hingga 2 detik. Situasi aman terkendali dan tidak ada kepanikan warga.

Sedangkan di sejumlah wilayah, seperti Kabupaten Tuban, Kabupaten Rembang dan Kabupaten Blora, BPBD masih melakukan pemantauan di wilayahnya. 

Berdasarkan analisis BMKG, fenomena yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat adanya aktivitas deformasi _slab pull_ pada lempeng Indo-Australia, yang tersubduksi hingga di bawah Laut Jawa. Analisis selanjutnya, mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki pergerakan turun atau _normal fault_.

Dilihat dari parameter MMI atau modified Mercalli intensity, gempa bumi berdampak dan dirasakan warga di daerah Kuta dengan skala V MMI. Sedangkan di Karangkates, Trenggalek, Gianyar, Tulungagung, Trengalek, Nganjuk, Pacitan, Kediri, Tuban, Garut, Mataram, intensitas yang dirasakan pada skala IV MMI. Di wilayah Pelabuhan Ratu, Labuan, Tabanan, teridentifikasi intensitas pada III MMI. 

Semakin tinggi tingkat skala MMI, dampak gempa dapat berpotensi tinggi. BMKG mendeskripsikan V MMI sebagai getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun.

BMKG melaporkan tidak ada gempa susulan atau _aftershock_ yang terdeteksi sampai dengan Jumat sore (14/4), pukul 17.30 WIB.  (asr)

Apple Terus Menarik Diri dari Tiongkok, Mengalihkan Produksi MacBook ke Thailand

oleh Chen Ting

Seorang sumber yang mengetahui masalah mengatakan, bahwa karena ketidakpastian geopolitik, Apple sedang bernegosiasi dengan pemasok untuk memproduksi MacBook di Thailand dan terus mengalihkan kapasitas produksinya keluar dari Tiongkok.

Menurut laporan “Nikkei Asia”, sumber mengatakan bahwa Apple telah memproduksi Apple Watch secara massal di Thailand selama lebih dari setahun, yang menunjukkan bahwa Thailand dan bahkan Asia Tenggara secara keseluruhan semakin penting sebagai basis produksi alternatif di luar dari Tiongkok.

Pemasok yang terlibat dalam negosiasi adalah pelanggan lain yang sudah memiliki basis produksi di Thailand dan saat ini sedang mendiskusikan kemungkinan memproduksi komponen dan perakitan MacBook secara lokal, kata sumber tersebut.

“Idealnya, Apple akan meminta kami untuk mengikuti contoh pemasok lain dan mendirikan pabrik MacBook di Vietnam, tetapi kami menawarkan alternatif pembuatan produk di pabrik  kami yang ada di Thailand, di mana masih banyak kapasitas yang tersisa yang dapat dimanfaatkan”, kata salah seorang eksekutif dari perusahaan pemasok.

“Karena MacBook awalnya akan dirakit di Vietnam, kami juga dapat menyediakan komponen dari pabrik Thailand… Itu hanya butuh waktu 2 atau 3 hari untuk pengiriman logistik dan urusan bea cukai”, kata eksekutif tersebut.

Seorang eksekutif dari perusahaan pemasok lain mengatakan, bahwa perusahaannya sedang membangun pabrik baru di Thailand untuk dapat memproduksi perangkat elektronik Apple termasuk MacBook dan lainnya. Pembangunan pabrik tersebut akan selesai pada tahun ini.

Seorang eksekutif dari perusahaan pemasok ketiga mengatakan bahwa perusahaannya telah menyiapkan jalur produksi percobaan untuk MacBook di Thailand, tetapi perusahaan juga sedang mencari lahan di Vietnam sebagai rencana cadangan.

Nikkei Asia melaporkan sebelumnya bahwa mulai paruh pertama tahun ini, perusahaan Apple berencana untuk memproduksi MacBook secara massal di Vietnam, ini adalah produk unggulan Apple pertama yang diproduksi di luar Tiongkok.

Tidak mudah bagi Apple dan pemasoknya untuk memindahkan produksi dari Tiongkok karena mereka telah menghabiskan puluhan tahun membangun rantai pasokan yang besar di Tiongkok. Namun, ketegangan antara AS dan Tiongkok memaksa produsen untuk merestrukturisasi rantai pasokan mereka, sebuah tren yang tampaknya sedang meningkat.

Dalam beberapa tahun terakhir, Apple secara bertahap mengalihkan beberapa kapasitas produksi AirPods, Apple Watch, iPad, dan MacBook ke Vietnam utara. Nikkei Asia menganalisis jumlah pemasok Apple di Vietnam meningkat dari 14 pada tahun 2018 menjadi 25 pada tahun 2021.

Eddie Han, analis senior di Isaiah Research mengatakan bahwa karena kenaikan biaya tenaga kerja dan tanah di Vietnam utara, setahu dirinya, beberapa pemasok sudah mulai mencari tanah di Vietnam tengah.

Hari Sabtu lalu, Mike Gallagher, Ketua Komite Seleksi Persaingan Strategis Antara Amerika Serikat dan Partai Komunis Tiongkok (Select Committee on the Strategic Competition Between the United States and the Chinese Communist Party), mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg bahwa Apple berada di posisi jantung dalam “pemisahan selektif” antara AS dengan Tiongkok.

Mike Gallagher mengatakan : “Apple berada di jantung aspek paling kompleks dari persaingan ini, dan perusahaan dengan kehadiran signifikan di Tiongkok mau tak mau harus menghadapi kenyataan, bahwa beberapa bentuk pemisahan ekonomi selektif tidak dapat dihindari.”

“Tindakan itu (decoupling) akan terus berlanjut”, kata Gallagher. (sin)

Boeing Menunda Beberapa Pengiriman 737 MAX Karena Suku Cadang dari Pemasok yang Tidak Sesuai

NTD

Boeing mengatakan pada Kamis (13 April) bahwa mereka telah menghentikan pengiriman beberapa pesawat tipe 737 Max karena pemasangan suku cadang dari pemasok yang tidak sesuai kriteria. Hal mana berpotensi mempengaruhi produksi jenis pesawat tersebut dengan implikasi pengiriman ke maskapai penerbangan di seluruh dunia.

Boeing mengatakan bahwa saat perusahaan pemasok Spirit AeroSystem memasang 2 perlengkapan pada pesawat berbadan sempit tertentu, mereka menggunakan perlengkapan yang proses pembuatannya “non-standar”, sehingga menghasilkan prosedur pemasangan yang tidak sesuai persyaratan. Padahal badan pengawas memiliki peraturan ketat tentang pemasangan suku cadang.

Boeing mengatakan bahwa masalah itu mungkin akan berpengaruh terhadap jadwal sejumlah besar pesawat Boeing 737 MAX yang belum terkirim, atau mengurangi jumlah pengiriman Boeing 737 Max yang rencananya akan dikirim dalam waktu dekat.

Masalah ini berdampak besar terhadap pengiriman pesawat keluarga 737 MAX oleh Boeing, termasuk pesawat jenis MAX 7, MAX 8 dan MAX 8200, serta pesawat pengintai maritim P-8 Poseidon, 737 Generasi Baru (737 NG).

Harga saham perusahaan Boeing langsung turun lebih dari 5% dalam perdagangan setelah jam kerja karena berita tersebut, sementara harga saham Spirit AeroSystems turun lebih dari 11%.

Namun, Boeing menegaskan bahwa ini bukan masalah keselamatan, sehingga bagi pesawat yang sedang beroperasi tidak perlu khawatir.

Boeing mengatakan bahwa kasus tentang masalah produksi dan akan memeriksa jet untuk menemukan dan mengganti suku cadang yang “non-standar” telah diberitahukan kepada Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA). (sin)

Ekonom Milton Ezrati: Renminbi Masih Harus Menempuh Jalan Panjang untuk Menjadi Mata Uang Cadangan Internasional

0

oleh Li Mei dan Gao Yu, reporter dari NTDTV

Brasil menyelesaikan sebagian perdagangannya dalam Renminbi. Apakah renminbi, yang terus-menerus menantang status dolar AS, akankah berhasil? Milton Ezrati, kepala ekonom di Global Financial Integrated Communications, memaparkan pendapatnya 

Brasil baru-baru ini mencapai kesepakatan dengan Tiongkok untuk melakukan penyelesaian perdagangan dalam RMB, sementara China National Offshore Oil Corporation baru saja menyelesaikan transaksi pembelian pertama gas alam cair (LNG) impor yang diselesaikan dalam mata uang RMB, menargetkan UEA.

Milton Ezrati, kepala ekonom di Vested berkata : ” Tiongkok telah mencoba melakukan hal ini selama bertahun-tahun, dan mereka akan terus melakukannya. Mereka telah menggunakan Belt and Road dan kontrak-kontrak lainnya untuk membuat [negara-negara lain] menandatangani perjanjian bilateral dengan Tiongkok  untuk berdagang dalam Renminbi.

Bahkan, mereka mencoba mengangkat RMB menjadi mata uang internasional. Hal ini telah berhasil sebagian besar, tetapi saya harus segera menambahkan bahwa ini adalah perjanjian bilateral, ini adalah perjanjian perdagangan. Renminbi masih harus menempuh jalan panjang sebelum menjadi mata uang cadangan internasional seperti dolar AS.”

Dia juga menunjukkan bahwa RMB memperluas pasar untuk penggunaannya melalui kontrak, tetapi sebaliknya tidak ada pijakan atau pasar untuk perdagangan.

Milton Ezrati: “Jika Inggris berbisnis dengan India, dia menggunakan mata uang dolar AS, kontrak keuangan dalam mata uang dolar AS, dan tidak ada cara untuk melakukannya dengan RMB Tiongkok. Bahkan jika  Tiongkok mencoba untuk membangun dirinya sendiri, mereka tidak memiliki pasar keuangan untuk mendukungnya. Jika Anda adalah mata uang cadangan dunia, seperti dolar AS, maka pedagang di seluruh dunia akan memegang mata uang Anda karena mereka harus melakukannya untuk melakukan bisnis. Jika mereka memegang mata uang Anda, mereka akan mencari tempat untuk menginvestasikannya. Jika Anda memiliki RMB, Anda pasti ingin mencari tempat untuk berdagang. Bagaimana cara menghasilkan uang dengan berinvestasi menggunakan ? Apakah aman untuk berdagang?

Milton Ezrati: “Tidaklah menarik ketika Partai Komunis Tiongkok  mengontrol arus masuk dan keluar uang dan kemudian menetapkan dirinya sebagai mata uang cadangan, dan kemudian mengumumkan kepada orang-orang bahwa Anda harus meminta izin kepada kami sebelum dapat mentransfer uang. Jadi mereka harus membuka pasar keuangan mereka untuk menjadi mata uang cadangan. Partai Komunis tidak akan melakukan itu.”

Namun, Ezrati juga menunjukkan bahwa jika situasi Brasil dan Uni Emirat Arab terjadi dalam hubungan bilateral, Amerika Serikat akan mengalami kesulitan menjatuhkan sanksi kepada Tiongkok dalam insiden tertentu, tetapi itu masih dapat dilakukan, karena diplomasi harus bergantung pada masing-masing negara untuk bergabung menjatuhkan sanksi. (Hui)

Setelah Membaca Artikel Master Li Hongzhi,  Seniman Bela Diri: Mengungkap Misteri Pembentukan Benda Langit Kosmik

0

oleh Chen Huimo dan Li Jingjing dari NTDTV Asia-Pacific TV di Taipei, Taiwan

Pendiri Falun Gong, Master Li Hongzhi, menerbitkan sebuah artikel awal tahun ini yang berjudul “Mengapa Ada Umat Manusia“, yang  membangkitkan pemikiran  mendalam dari semua lapisan masyarakat.  Lin Chi-Hsien  adalah seorang seniman bela diri Taiwan dan instruktur klub seni bela diri universitas. Ia mengatakan setelah membacanya, artikel tersebut mengungkapkan rahasia alam semesta dan misteri pembentukan benda langit di alam semesta.

” Artikel master Li terdiri dari 2.700 kata. Setelah membacanya, Anda akan menemukan bahwa dia benar-benar membocorkan banyak rahasia. Misalnya, bagaimana bumi kita terbentuk, dan bagaimana manusia datang ke bumi. Sebenarnya, semua hal ini adalah untuk kita, ketika kita mengetahui kebenaran, kita harus waspada, dan kemudian mengetahui apa yang harus kita lakukan, agar selaras dengan jalan yang benar ini,” kata Lin Chi-Hsien.

Dia tertarik dengan ajaran Konfusianisme, Buddhisme, Taoisme, dan agama Buddha. Setelah membaca artikel dari pendiri Falun Gong, Li Hongzhi, mengenai “Mengapa Ada Umat Manusia”, ia merasa bahwa Master Li tidak hanya mengungkapkan misteri penciptaan langit, tetapi juga misteri alam semesta.

Lin Chi-Hsien : “Membuat kita dengan jelas mengatakan bahwa alam semesta kita diciptakan dengan cara ini, dan kemudian bumi adalah benda angkasa yang diciptakan oleh Sang Pencipta untuk membiarkan para dewa datang ke suatu tempat di luar dunia Fa, tempat yang tidak bertuhan, Benda angkasa ini sendiri tidak dapat bergerak secara mandiri, perlu bekerja sama dengan beberapa mekanisme kehidupan, dan inilah cara kita manusia untuk hidup di sini. Di masa lalu, banyak ilmuwan telah mempelajari bagaimana bumi diciptakan, tapi saya pikir tidak sejelas artikel dari Master Li ini. Ada kemungkinan bahwa inilah yang telah ditetapkan Tuhan dalam ketidakjelasan, bahwa ini adalah jalan surgawi yang alami, dan bahwa kita benar-benar harus kembali ke jalan surgawi yang alami ini dan mengikuti pergerakannya, dan melakukan apa yang harus kita lakukan dan katakan dengan tepat.”

Lin Chi-Hsien menyadari pentingnya asal-usul manusia dan kehidupan setelah kematian.

Ia berkata : “Di masa lalu kita tidak begitu jelas tentang fakta bahwa mungkin ada Sang Pencipta di alam tertinggi.  Pada kenyataannya, Dia adalah pemimpin para dewa, Dia mungkin adalah  yang mengizinkan para dewa menciptakan bumi ini, dan pada saat yang sama Dia juga mengizinkan jiwa para dewa  datang ke bumi kita, yang mungkin merupakan proses menjadi manusia setelah  kehidupan demi kehidupan. Hal yang paling utama adalah memungkinkan manusia dan para dewa memiliki penebusan, dan kemudian memiliki cara untuk kembali ke jalan surgawi. Jadi kita lahir di lingkungan ini, dan kita harus benar-benar memahaminya, daripada membicarakannya, seolah-olah mengeluh pada diri kita sendiri, bagaimana saya bisa berada di level yang begitu rendah, tetapi sebenarnya, ini adalah kesempatan untuk berkultivasi.”

Lin Chi-Hsien menggarisbawahi di artikel: “Sang Pencipta  telah memilih orang-orang seperti ini untuk diselamatkan.” Dia sangat tersentuh.

Lin Chi-Hsien : “Disebutkan di dalamnya, artinya, apa yang kita ciptakan dalam hidup kita akan membentuk karma, dan  akan mempengaruhi kehidupan kita selanjutnya dan seterusnya. Sebenarnya, ini bukanlah tujuan akhir. Tujuan akhir kita adalah apa pun yang kita lakukan, tidak peduli di lingkungan seperti apa Anda tinggal, Anda harus menjaga kebaikan dan menolong orang lain. Dengan cara ini, Anda akan menghapus dosa-dosa Anda dan meningkatkan berkah Anda. Bukan berarti saya harus melakukannya kebaikan selama sisa hidup saya, tetapi suatu hari, Ketika saya memiliki kesempatan untuk kembali ke surga , saya akan memiliki cara untuk ke sana.”

Lin Chi-Hsien berkata bahwa setiap kali dia membaca artikel ini, dia akan mendapatkan pengalaman baru, dan merekomendasikannya kepada semua orang untuk membaca artikel ini. (Hui)

Laporan Universitas Stanford: Kecerdasan Buatan Mengancam “Bencana Nuklir”

oleh Li Zhaoxi

Sejak tahun 2022, teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah berkembang pesat, mulai dari Google DeepMind yang memprediksi struktur hampir semua protein yang diketahui dalam tubuh manusia hingga peluncuran alat bantu AI generatif OpenAI, DALL-E dan ChatGPT, tetapi banyak ahli yang mengkhawatirkan AI dapat memberikan dampak yang buruk bagi dunia.

Menurut laporan tahunan tentang teknologi AI yang dirilis awal April ini oleh Institut Kecerdasan Buatan Universitas Stanford, 36% peneliti yang ikut serta dalam survei tersebut mengatakan bahwa dampak AI tidaklah positif, dan memperingatkan bahwa keputusan yang diambil oleh AI dapat menyebabkan ‘bencana tingkat nuklir’.

Walaupun sebagian besar peneliti mengatakan bahwa dampak bersih dari kecerdasan buatan dan pemrosesan bahasa alami (cabang ilmu komputer yang terkait dengan pengembangan AI) akan positif di masa depan, masih ada kekhawatiran bahwa teknologi ini akan segera mengembangkan kemampuan yang berpotensi berbahaya dan penjaga gerbang tradisional tidak lagi sekuat dulu.

Menurut laporan tersebut, sekitar tiga perempat peneliti pemrosesan bahasa alami mengatakan bahwa teknologi AI dapat segera memicu “perubahan sosial  revolusioner”.

“Karena hambatan teknis untuk membuat dan menerapkan sistem AI generatif telah menurun secara dramatis, masalah etika seputar AI menjadi lebih menonjol bagi publik,” kata laporan tersebut.

Selama beberapa bulan terakhir, sebagian besar kekhawatiran tentang AI berfokus pada dampak destruktif teknologi tersebut terhadap masyarakat. Menurut laporan penelitian Goldman Sachs bulan lalu, sebanyak 300 juta pekerjaan di AS dan Eropa berisiko jika AI generatif mencapai potensi penuhnya, dengan pekerjaan hukum dan administratif yang paling berisiko.

Selain itu, AI generatif telah menimbulkan kekhawatiran tentang ketidakakuratan teknologi tersebut. Produk AI Microsoft dan Google sering kali membuat pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan.

Pada saat yang sama, perkembangan AI yang cepat berarti bahwa perusahaan dan individu yang tidak berinovasi dengan berani mungkin akan tertinggal, dan teknologi ini akan segera dikembangkan ke tingkat yang tidak terbayangkan.

Menurut laporan dari Stanford University, 57% peneliti mengatakan bahwa pada tingkat perkembangan AI saat ini, teknologi ini bergerak dari AI generatif menuju penciptaan kecerdasan umum buatan. Kecerdasan umum buatan (AGI) adalah sistem kecerdasan buatan yang dapat secara akurat meniru atau bahkan melampaui kemampuan otak manusia.

Sekitar 58 persen peneliti Stanford yang disurvei mengatakan AGI merupakan “perhatian penting”. Jika AGI benar-benar menjadi kenyataan, kemungkinan besar itu akan menjadi momen penting dalam sejarah dan perkembangan manusia, tetapi ketika manusia kehilangan kendali atas perkembangan teknologi, kecerdasan buatan akan memperoleh kecerdasan manusia super.

Survei ini menemukan bahwa para ahli dari Stanford University paling khawatir bahwa penelitian AI saat ini terlalu berfokus pada peningkatan dan pencapaian tujuan, dan gagal untuk mencakup pertimbangan lain di berbagai bidang penelitian. Seiring dengan berlanjutnya penelitian mengenai dampak  lebih besar dari teknologi AI, para ahli lainnya juga menyuarakan kekhawatiran yang sama, dan meminta para pengembang besar untuk memperlambat laju pengembangan AI.

Maret lalu, 1.300 penandatangan bergabung dalam sebuah surat terbuka, termasuk Elon Musk dan Steve Wozniak, yang menyerukan larangan selama enam bulan bagi perusahaan-perusahaan AI untuk mengembangkan versi yang lebih kuat. (Hui)

Elon Musk Mengakui Twitter PHK 80% Karyawannya

Li Xin

CEO Twitter Elon Musk mengonfirmasi pada  Selasa (11/4/2023) bahwa ia telah memberhentikan sekitar 80 persen stafnya sejak mengambil alih perusahaan.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC di kantor pusat Twitter di San Francisco, California, pada Selasa malam, Musk mengatakan bahwa platform media sosial tersebut kini hanya mempekerjakan 1.500 orang, dibandingkan dengan kurang dari 8.000 orang saat ia mengambil alih tahun lalu, yang setara dengan pemangkasan sekitar 80 persen dari jumlah pekerjanya.

Musk mengatakan kepada BBC bahwa ketika dia mengambil alih Twitter, perusahaan menghadapi “situasi arus kas negatif US$ 3 miliar”, yang menyebabkan Twitter dapat hidup selama “empat bulan saja”, jadi dia harus mengambil “tindakan drastis” yakni  PHK massal.

“Masalahnya, jika kita tidak segera memotong biaya, perusahaan akan bangkrut,” kata Musk.

“Ini bukan masalah peduli dengan orang lain (atau) tidak peduli dengan orang lain. Ini seperti, jika seluruh kapal tenggelam, maka tidak ada yang memiliki pekerjaan. Musk membela langkahnya.”

“Apa yang akan Anda lakukan? Jika Anda hanya punya waktu empat bulan untuk hidup, 120 hari, dan Anda akan mati dalam 120 hari, apa yang ingin Anda lakukan?” katanya kepada BBC. 

Ketika ditanya apakah sulit untuk memecat begitu banyak orang, Musk menjawab bahwa hal itu “sama sekali tidak menyenangkan” dan bisa jadi “menyakitkan”. Dia menambahkan bahwa dia tidak akan memberi tahu semua orang secara pribadi tentang keputusan untuk memecat mereka karena “tidak mungkin berbicara dengan begitu banyak orang secara langsung.”

Musk membeli Twitter senilai $44 miliar pada Oktober lalu, namun pendapatan perusahaan anjlok karena beberapa pengiklan menarik diri. Merespon kondisi ini, Musk dengan cepat melakukan perubahan besar-besaran di Twitter, termasuk pemecatan para eksekutif, pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, dan kebijakan baru mengenai cara memverifikasi atau menandai akun pengguna.

Dia mengatakan kepada BBC bahwa upaya pemotongan biaya yang agresif telah membuahkan hasil, dengan Twitter sekarang “kira-kira” mencapai titik impas dan pengiklan kembali ke platform tersebut.

“Jika semuanya berjalan dengan baik, arus kas kami bisa positif untuk kuartal ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa platform Twitter saat ini mencatat rekor jumlah pengguna.

Miliarder ini juga mengoperasikan SpaceX dan Tesla, produsen mobil listrik. Dia mengatakan bahwa dirinya belum memikirkan siapa yang akan menggantikannya sebagai kepala eksekutif Twitter. Dia sebelumnya mengatakan bahwa akhir tahun ini akan menjadi “waktu yang tepat”  mencari CEO baru  Twitter.

Wawancara ini dilakukan melalui obrolan suara Twitter Spaces, yang menarik perhatian lebih dari tiga juta orang. (Hui)

Penduduk India Menyalip Tiongkok pada April, Penurunan Penduduk Daratan Pertama dalam 61 Tahun Terakhir

Yu Liang dan Zhang Yuexin

Otoritas Tiongkok mengumumkan pada tahun lalu bahwa penduduk Tiongkok tumbuh negatif untuk pertama kalinya dalam 61 tahun terakhir, dan situasinya menjadi lebih buruk. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan akhir tahun lalu bahwa penduduk India akan melebihi 1,42 miliar pada 14 April tahun ini, menyalip Tiongkok sebagai negara dengan penduduk terpadat di dunia.

Pada akhir tahun lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan bahwa total populasi India akan melebihi 1,42 miliar pada tanggal 14 April, menggantikan Tiongkok sebagai negara dengan populasi terbanyak di dunia. Populasi India telah tumbuh lebih dari 200 juta dalam 12 tahun terakhir.

Menurut Biro Statistik Nasional Tiongkok (NBSC), tingkat kelahiran di daratan Tiongkok telah mencapai titik terendah baru yaitu 6,77 per 1.000 pada tahun 2022, turun dari 7,52 per 1.000 pada tahun 2021. Pada akhir tahun lalu, populasi Tiongkok turun sekitar 850.000 menjadi 1,41 miliar, penurunan terbesar sejak 1961.

Para ahli mengatakan bahwa penurunan penduduk terutama disebabkan oleh kebijakan satu anak dari Partai Komunis, yang diterapkan antara tahun 1980 dan 2015, yang menyebabkan distorsi dan ketidakseimbangan yang serius dalam struktur populasi. 

Pada tahun 1989, kepala departemen kebidanan sebuah rumah sakit di Beijing pernah menyampaikan: “Di rumah sakit, kami dapat menyediakan berbagai macam alat kontrasepsi, seperti pil KB, IUD, dan lain-lain.

Kebijakan satu anak yang diterapkan Partai Komunis Tiongkok selama beberapa dekade telah menyebabkan masyarakat yang menua, hancurnya lingkungan ekonomi  dan meningkatnya biaya pernikahan, pengasuhan anak, dan pendidikan bagi kaum muda, banyak di antara mereka yang mana bahkan tidak jadi menikah atau melahirkan.

Menurut data pencarian Baidu, jumlah pencarian kereta bayi di Tiongkok turun 41% pada tahun 2018, sementara jumlah pencarian botol susu turun sepertiganya. Namun, jumlah pencarian untuk panti jompo melonjak delapan kali lipat tahun lalu.

Sejak tahun 2016, Partai Komunis Tiongkok (PKT) telah menerapkan kebijakan dua dan tiga anak, tetapi tidak berhasil. Tiga tahun pengendalian epidemi yang ketat dan langkah-langkah pembersihan telah menambah masalah demografis Tiongkok.

Di India, yang terjadi justru sebaliknya, dengan Google menunjukkan peningkatan 15% dari tahun ke tahun dalam pencarian botol bayi dan hampir lima kali lebih banyak pencarian tempat tidur bayi pada tahun 2022. (Hui)

Apakah Olahraga Membantu Menurunkan Berat Badan?

Nick Fuller

Tak heran jika olahraga menjadi salah satu hal pertama yang kita lakukan saat memutuskan untuk menurunkan berat badan.

Kita langsung mendaftar keanggotaan gym dan berkomitmen untuk berjalan-jalan ekstra misalnya dengan anjing kesayangan. Pasalnya, kita  percaya bahwa jika  berolahraga dengan cukup, angka pada timbangan akan menurun.

Mungkin juga tak mengherankan, banyak dari kita yang berkecil hati saat mengikuti rutinitas ini selama berbulan-bulan dan tak melihat perubahan apa pun pada timbangan. Inilah mengapa saya sering ditanya: Apakah olahraga membantu Anda menurunkan berat badan, atau hanya diet saja?

Seperti semua hal yang berkaitan dengan penurunan berat badan, jawaban singkatnya adalah: Rumit.

Apa yang Dikatakan Penelitian Tentang Olahraga dan Berat Badan?

Ada banyak penelitian selama 70 tahun terakhir yang meneliti peran olahraga dalam manajemen berat badan. Penelitian terbaru tentang topik ini sebagian besar menemukan bahwa olahraga saja memiliki dampak minimal terhadap penurunan berat badan.

Ini termasuk meta-studi yang meneliti semua penelitian yang relevan di bidang ini, yang menemukan bahwa mereka yang berolahraga saja mengalami penurunan berat badan yang minimal dibandingkan dengan mereka yang berolahraga dan juga mengurangi asupan energinya.

Sebuah studi tahun 2018 menemukan bahwa penurunan berat badan secara substansial tidak mungkin terjadi jika peserta mengikuti pedoman minimum untuk aktivitas fisik. Pemerintah Australia menetapkan 150 menit aktivitas fisik sedang atau 75 menit aktivitas fisik berat setiap minggu. Keseluruhan volume latihan harus jauh di atas tingkat minimum yang direkomendasikan untuk mencapai penurunan berat badan secara signifikan tanpa diet.

Penelitian menunjukkan bahwa Anda perlu melakukan sekitar 60 menit aktivitas sedang per hari untuk mencapai penurunan berat badan yang signifikan.

Namun sebelum Anda membatalkan keanggotaan gym, kita juga perlu mempertimbangkan penelitian cukup banyak yang menegaskan bahwa sangat penting untuk fokus pada olahraga sebagai bagian dari program penurunan berat badan.

Olahraga Membantu Menjaga Berat Badan dalam Jangka Panjang

Olahraga akan memperbaiki komposisi tubuh Anda dan mencegah penurunan otot. Tingkat metabolisme kita – berapa banyak energi yang kita bakar saat istirahat – ditentukan oleh berapa banyak otot dan lemak yang kita miliki, dan otot lebih aktif secara metabolik daripada lemak, yang berarti otot membakar lebih banyak kilojoule [kalori].

Mengandalkan diet saja untuk menurunkan berat badan akan mengurangi otot dan lemak tubuh, sehingga memperlambat metabolisme Anda. Jadi, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda telah memasukkan olahraga yang cukup dan tepat ke dalam rencana penurunan berat badan Anda untuk mempertahankan cadangan massa otot Anda.

Memasukkan latihan ketahanan yang membangun kekuatan juga penting. Ini tidak berarti Anda harus berada di gym setiap hari. Cukup dua hari per minggu dan dalam kenyamanan rumah Anda sendiri sudah cukup.

Penelitian menegaskan bahwa latihan resistensi volume sedang (tiga set dengan sepuluh pengulangan untuk delapan kali latihan) sama efektifnya dengan latihan resistensi volume tinggi (lima set dengan sepuluh pengulangan untuk delapan kali latihan) untuk mempertahankan massa dan otot ketika Anda mengikuti diet yang menggabungkan pembatasan kalori sedang.

Studi juga menunjukkan aktivitas fisik dan olahraga memiliki efek substansial dalam mencegah kenaikan berat badan setelah penurunan berat badan. Sebuah studi jangka panjang menemukan bahwa mereka yang mempertahankan tingkat olahraga yang tinggi (menghabiskan lebih dari 10.500 kilojoule atau 2.500 kalori setiap minggu, misalnya dengan berjalan kaki 75 menit per hari) mempertahankan penurunan berat badan yang jauh lebih besar daripada peserta yang berolahraga lebih sedikit.

Olahraga Memiliki Manfaat Kesehatan Secara Keseluruhan

Sebelum Anda mulai melihat hasil olahraga pada timbangan, Anda hampir pasti akan merasakan banyak manfaat kesehatan fisik dan mental yang didapat dari olahraga.

Bahkan olahraga ringan pun dapat mengurangi kemungkinan Anda terkena penyakit seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga sama pentingnya dengan penurunan berat badan untuk meningkatkan kesehatan, karena sebagian besar penanda risiko diabetes dan penyakit jantung yang terkait dengan obesitas dapat diperbaiki dengan olahraga, bahkan jika Anda tidak menurunkan berat badan.

Seseorang yang aktif secara fisik dengan obesitas dapat dianggap sehat secara metabolik jika mereka mempertahankan tekanan darah, kolesterol, dan kadar insulin yang baik. Ada bukti bagus yang menunjukkan bahwa risiko kematian dini yang terkait dengan obesitas sebagian besar berkurang atau dihilangkan dengan tingkat kebugaran sedang hingga tinggi.

Selain meningkatkan kesehatan Anda, olahraga teratur juga memiliki manfaat fisik lainnya, seperti meningkatkan kekuatan dan mobilitas. Olahraga juga mengurangi tingkat stres, dan bahkan olahraga ringan pun dapat mengurangi gejala depresi, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan kualitas tidur.

Hal ini, pada gilirannya, akan membantu Anda mengatur pola makan dengan lebih baik, dengan peningkatan suasana hati yang membantu Anda memilih makanan lebih sehat dan mencegah pilihan makanan yang impulsif.

Intinya?

Olahraga akan membantu Anda menurunkan berat badan dan mencegah Anda menambah berat badan-hanya saja, olahraga tidak akan membantu Anda mencapai target penurunan berat badan secara terpisah.

Olahraga adalah salah satu pilar utama manajemen berat badan jangka panjang. Olahraga memainkan peran penting dalam penurunan dan pemeliharaan berat badan, seperti halnya pola makan dan pilihan tidur.

Untuk mendorong lebih banyak berolahraga, lakukan sesuatu yang Anda sukai. Pastikan untuk menyertakan variasi, karena selalu melakukan rutinitas harian yang sama adalah cara yang pasti untuk membuat Anda bosan dan menyerah.

Nick Fuller, pemimpin program Penelitian Charles Perkins Centre, Universitas Sydney

Artikel ini diterbitkan ulang dari The Conversation di bawah lisensi Creative Commons. Baca artikel aslinya.

Gempa M 6,6 Mengguncang Tuban, Jawa Timur

ETIndonesia –  Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa di Tuban, Jawa Timur, Jumat (14/04/2023) pukul 16.55 WIB. Gempa ini terjadi dengan kekuatan Magnitudo 6,6. 

“Gempa Dirasakan Magnitudo: 6.6, Kedalaman: 632 km, 14 Apr 2023 16:55:44 WIB, Koordinat: 6.29 LS-111.92 BT (Pusat gempa berada di laut 68 km BaratLaut Tuban,” demikian ditulis dari akun twitter BMKG. 

Sementara itu, Plt Kapusdatinkom BNPB, Abdul Muhari mengatakan pihaknya masih terus berkoordinasi atas dampak gempa tersebut. 

“BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD provinsi/kabupaten/kota untuk memantau dan melakukan kaji cepat situasi/dampak untuk menentukan tindak tanggap darurat sekiranya diperlukan,” ujarnya. (asr)

Korea Utara Meluncurkan Rudal Balistik Jarak Menengah, Hokkaido Mengeluarkan Perintah Evakuasi

NTD

Korea Selatan dan Jepang telah melaporkan bahwa Korea Utara meluncurkan sebuah rudal balistik jarak menengah ke Laut Cina Timur sekitar pukul 07.00 pagi (13/4/2023), dan Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada mengatakan bahwa rudal tersebut tidak mendarat di wilayah Jepang.

“Setidaknya satu rudal balistik, kemungkinan kelas ICBM, ditembakkan dari pedalaman Korea Utara sekitar pukul 07.22 hari ini, dengan arah yang cukup tinggi ke arah timur. Kami telah mengonfirmasi bahwa rudal balistik yang diluncurkan itu tidak mendarat di wilayah kami dan belum mengonfirmasi apakah rudal itu mendarat di ZEE kami. Rincian lebih lanjut sedang dianalisis,” kata Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada.

Di Sapporo, Hokkaido, 13 April 2023, pejabat pemerintah Hokkaido berkumpul untuk mengumpulkan informasi sebagai tanggapan atas peringatan dari sistem peringatan darurat Jepang (J-Alert). (STR/JI Press/AFP melalui Getty Images)

Pada pukul 7:26 pagi, Kementerian Pertahanan Jepang mengeluarkan peringatan darurat J-Alert untuk daerah Hokkaido dan sekitarnya, mengatakan bahwa Korea Utara mungkin akan meluncurkan rudal balistik dan mendesak orang-orang untuk berlindung di gedung-gedung yang kokoh atau ruang bawah tanah.

Kemudian pada pukul 8:16 pagi, pemerintah Jepang mengoreksi sistem informasi darurat (Em-Net) dengan mengatakan bahwa “J-Alert yang dikeluarkan pada pukul 7:55 pagi dan Em-Net pada pukul 7:56 pagi hari ini menginformasikan bahwa salah satu rudal balistik yang ditembakkan Korea Utara mungkin telah mendarat di sekitar Hokkaido, namun kemudian mengonfirmasi bahwa tidak ada kemungkinan rudal balistik tersebut mendarat di dalam dan di sekitar Hokkaido.”

Sekitar pukul 8.19 pagi, kementerian pertahanan Jepang mengumumkan lagi bahwa rudal balistik yang diluncurkan oleh Korea Utara telah jatuh, tetapi tidak mengatakan di mana rudal itu mendarat.

Militer Korea Selatan kemudian mengatakan bahwa Korea Utara mungkin telah meluncurkan rudal balistik “tipe baru” hari ini dengan menggunakan bahan bakar padat yang canggih, yang mana merupakan terobosan teknologi yang mungkin terjadi dalam program senjata terlarang di negara itu.

AS mengutuk keras uji coba rudal balistik jarak jauh Korea Utara dan menuduh Pyongyang memicu ketegangan regional.

“Presiden (Biden) dan tim keamanan nasionalnya bekerja sama dengan sekutu-sekutu kami untuk menilai situasi ini,” ujar Adrienne Watson, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, dalam sebuah pernyataan. Ia menambahkan bahwa peluncuran tersebut merupakan “pelanggaran mencolok terhadap berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB… dan berpotensi merusak situasi keamanan di wilayah tersebut.

“Pintu diplomatik tidak tertutup. AS akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan tanah air AS dan sekutu-sekutu kami di Korea dan Jepang,” kata Watson. (Hui)

Masalah Macron Pro-Beijing Terus Bergejolak, Anggota Parlemen Global Bersama-sama Mengutuknya

Setelah kunjungannya ke Tiongkok, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Eropa tidak boleh terlibat dalam konflik antara Amerika Serikat dan Tiongkok atas Taiwan dan harus menghindari menjadi bawahan Amerika Serikat. Pernyataan ini segera dikecam oleh opini publik internasional.  Para anggota parlemen di seluruh dunia menandatangani sebuah surat yang menyatakan bahwa Macron tidak mewakili Eropa

Epoch Times

Sebuah wawancara dengan media Perancis dalam penerbangan pulang dari kunjungannya ke Tiongkok, Emmanuel Macron mengatakan bahwa Eropa harus menghindari ditarik ke dalam konflik AS-Tiongkok atas masalah Taiwan, dan menekankan bahwa Eropa harus otonom secara strategis dan tidak boleh menjadi bawahan AS.

Sebagai respon, lebih dari 30 anggota parlemen kelas berat dari 15 negara di seluruh dunia mengeluarkan pernyataan bersama pada 10 April, menekankan bahwa pernyataan Macron tidak mewakili Eropa dan bahwa suara rakyat Taiwan harus dihormati.

Para anggota parlemen ini berasal dari Inter-Parliamentary Alliance on China (IPAC). Dalam sebuah pernyataan, mereka menunjukkan bahwa anggota IPAC  kecewa dengan pidato Macron dan mengutuk “pernyataan yang dinilai tidak tepat dari Macron tidak hanya mengabaikan peran penting Taiwan dalam ekonomi global yang semakin merusak dekade upaya internasional untuk menjaga perdamaian di Selat Taiwan.”

Pernyataan tersebut menekankan bahwa pidato Macron “sangat tidak berhubungan” dengan perasaan anggota parlemen di seluruh Eropa dan bahkan dunia. Lebih dari 30 anggota IPAC “disatukan oleh keyakinan bahwa setiap upaya sepihak untuk mengubah status quo harus dilawan dan bahwa suara demokrasi rakyat Taiwan harus dihormati”.

Pernyataan tersebut juga mengatakan bahwa anggota IPAC akan “melakukan segala sesuatu yang mungkin untuk memastikan bahwa sikap provokatif Beijing terhadap Taiwan menerima tanggapan yang layak dari komunitas internasional”.

Pernyataan bersama ini ditandatangani oleh anggota parlemen kelas berat dari 15 negara, termasuk Prancis, Swedia, Lithuania, Jerman, Jepang, Australia, Ukraina, dan perwakilan Parlemen Eropa untuk hubungan dengan Tiongkok.

Secara terpisah, Norbert Roettgen, anggota senior komite urusan luar negeri Bundestag Jerman, mengatakan dalam sebuah tweet bahwa Macron telah berhasil mengubah perjalanannya ke Tiongkok menjadi “kudeta PR” yang mendukung Xi Jinping dan bencana”kebijakan luar negeri Eropa”. Dia menambahkan bahwa presiden Prancis “semakin mengasingkan dirinya di Eropa”.

Senator Amerika Serikat Marco Rubio  memposting video di Twitter pada 9 April, menunjukkan pernyataan mengganggu dari Macron.

Rubio bertanya, “Apakah Macron berbicara untuk seluruh Eropa? Apakah Macron adalah pemimpin tertinggi Eropa sekarang? Apakah dia pemimpin paling kuat di Eropa sekarang?”

“Jika ya, maka kita perlu melakukan beberapa perubahan. Pertama: Eropa, dan Prancis khususnya, sangat bergantung pada Amerika Serikat selama 70 tahun untuk memperkuat pertahanannya,” kata Rubio.

Reinhard Buetikofer, kepala delegasi Parlemen Eropa untuk hubungan dengan Tiongkok, mengutuk kunjungan Macron ke Tiongkok pada tanggal 10 April lalu sebagai kunjungan yang “membawa bencana”.

Dia men-tweet bahwa Borrelli (Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Borrelli) harus fokus pada empat pesan kepada Beijing, yaitu bahwa “kami sangat menentang perubahan sepihak terhadap status quo di Selat Taiwan, terutama penggunaan kekuatan; kami memperingatkan (Beijing) bahwa Uni Eropa menentang dukungan lebih lanjut dari Tiongkok terhadap perang agresif Rusia terhadap Ukraina; kami akan memperkuat instrumen ekonomi yang tidak beresiko untuk mengurangi ketergantungan sepihak terhadap Tiongkok; dan hak asasi manusia tidak dijual dan kami akan terus mengekspos kekejaman hak asasi manusia PKT dalam kontak bilateral dan multilateral.”

Selama kunjungannya ke Beijing, Macron menerima sambutan yang meriah dari pemimpin Partai Komunis Tiongkok, Xi Jinping, yang menerimanya di Beijing pada sore 6 April. Dalam sebuah langkah yang jarang terjadi, melakukan perjalanan ke selatan dari Beijing untuk bertemu dengannya secara informal di Guangzhou pada  7 April ketika Macron tiba di Guangdong. Pada saat yang sama, Macron juga menerima pesanan dalam jumlah besar dari Beijing.

Menurut kantor berita Xinhua milik Partai Komunis Tiongkok, pada  6 April, kepala negara Tiongkok dan Perancis menyaksikan penandatanganan sejumlah dokumen kerjasama bilateral. Diantaranya, produsen pesawat terbang Prancis, Airbus, mengumumkan pada hari yang sama bahwa mereka telah menandatangani perjanjian pembelian massal dengan Tiongkok untuk 160 pesawat, senilai total sekitar US$20 miliar.

Penerbit senior Yan Chungou berkomentar, “Kunjungan Macron ke Tiongkok ini hanyalah sebuah sandiwara, dengan Prancis yang mendapatkan pemanis ekonomi dan Xi Jinping yang gagal membalikkan tren permusuhan internasional, hanya sebuah kegembiraan yang kosong. (hui)