Badai Tropis Cempaka Berlalu, Terbitlah Badai Tropis Dahlia

JAKARTA – Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan berdasarkan pantauan BMKG pada Rabu (29/11/2017) Siklon Tropis “Cempaka” di Selatan Jawa telah melemah menjadi Depresi Tropis (eks-Cempaka) yang bergerak ke arah Barat Daya menjauhi perairan Indonesia.

Berdasarkan pantaun BMKG, dampak dari eks-siklon tropis “Cempaka” memberikan pengaruh terhadap kondisi cuaca di Indonesia, seperti: Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Selatan Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Lombok.

Dwikorita menambahkan bahwa eks-siklon tropis tersebut menyebabkan angin kencang hingga 20 knots (36 km/jam) yang berpotensi di wilayah Selatan Jawa. Sementara untuk kondisi perairan, menyebabkan gelombang tinggi 2.5-4 meter di perairan Selatan Banten hingga Selatan Jawa Tengah, Samudera Hindia Selatan P. Jawa.

Sebelumnya, siklon tropis “Cempaka” mengakibatkan hujan dengan intensitas lebat di wilayah D.I. Yogyakarta dan Pacitan yang mengakibatkan banjir.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, curah hujan di D.I Yogyakarta pada 28 November 2017, 286 mm/hari, sementara di wilayah Pacitan pada 27 November, 383 mm/hari. “Curah hujan yang terjadi tersebut merupakan curah hujan kategori ekstrem (> 150 mm/hari),” paparnya.

Walaupun siklon tropis Cempaka berlalu, bibit siklon tropis di Barat Daya Bengkulu mengalami peningkatan kekuatan menjadi siklon tropis pada pukul 19.00 WIB dengan nama Siklon Tropis “DAHLIA”  berada pada posisi 8.2 LS dan 100.8 BT (sekitar 470 km sebelah Selatan Bengkulu) dengan pergerakkan ke arah Tenggara menjauhi wilayah Indonesia

Lahirnya siklon tropis Dahlia akan berdampak pada peningkatan hujan lebat, tinggi gelombang, angin kencang, maupun potensi kilat/ petir di beberapa wilayah di Indonesia. Dampak yang ditimbulkan seperti:

  • Hujan sedang hingga lebat di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten, dan Jawa Barat bagian Selatan
  • Angin kencang > 20 knots (36 km/jam) di pesisir Barat Sumatera Barat hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.
  • Gelombang laut dengan ketinggian 2.5 – 4.0 meter di Perairan Kep. Nias, Perairan Kep. Mentawai, Samudera Hindia barat Aceh hingga Kep. Mentawai.
  • Gelombang laut dengan tinggi 4.0 – 6.0 meter di Perairan Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Enggano hingga Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia Selatan Banten.

Dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar :

  • Waspada potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor terutama di daerah dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan, lereng-lereng dan pegunungan.
  • Waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun papan reklame/baliho tumbang/roboh serta yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil
  • Tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir.
  • Waspada peningkatan ketinggian gelombang laut yang > 2.5 meter. (asr)

Dampak Mengganas Badai/Siklon Tropis Cempaka, 19 Orang Meninggal Dunia

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dampak siklon tropis Cempaka meluas telah menyebabkan bencana banjir, longsor dan puting beliung yang di wilayah Jawa.

Daerah di DI Yogyakarta, Wonogiri, Pacitan dan Ponorogo adalah daerah yang paling terdampak karena berjarak paling dekat dengan siklon tropis Cempaka.

Pada Selasa (28/11/2017) siklon tropis Cempaka hanya berjarak 32 km sebelah selatan-tenggara Pacitan Provinsi Jawa Timur.

Cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir, longsor dan puting beliung di 28  kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Bali.

Data sementara yang dihimpun Posko BNPB, bencana tersebut terjadi Kabupaten Situbondo, Sidoarjo, Pacitan, Wonogiri, Ponorogo, Magetan, Serang, Cilacap, Sragen, Boyolali, Trenggalek, Sukabumi, Purworejo, Magelang, Tulungagung, Semarang, Klaten, Malang, Wonosobo, Klungkung, Kota Yogyakarta, Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, Bantul, Kudus, dan Sukoharjo.

Data BNPB, Hingga kini banjir masih merendam di beberapa tempat seperti di Pacitan, Magetan, Wonogiri, Klaten dan lainnya.

Dampak bencana banjir dan longsor menyebabkan 19 orang meninggal dunia yaitu 11 orang di Pacitan, 3 orang di Kota Yogyakarta, 1 orang di Bantul, 1 orang di Gunung Kidul, 2 orang di Wonogiri dan 1 orang di Wonosobo.

“Dari 19 orang meninggal dunia tersebut 4 orang adalah korban banjir dan 15 orang korban longsor,” kata Kapusdatin BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya, Rabu (29/11/2017).

Ribuan rumah, ribuan hektar lahan pertanian, dan fasilitas publik terendam banjir. Akvitas masyarakat lumpuh total di Wonogiri, sebagian daerah di Yogyakarta dan Pacitan.

Jalan lintas selatan yang menghubungkan Wonogiri hingga Ponorogo juga lumpuh karena tertutup longsor. Kerugian dan kerusakan ekonomi diperkirakan trilyunan rupiah. Pendataan dampak bencana masih dilakukan BPBD.

Pencarian dan penyelamatan korban longsor di Pacitan masih dilakukan. Beberapa daerah di Pacita  masih terendam banjir dan terisolir karena jalan tertutup longsor.

Bupati Pacitan telah menetapkan tanggap darurat banjir dan longsor. Kebutuhan mendesak adalah perahu karet, alat berat, makanan siap saji, selimut, peralatan kebersihan lingkungan dan sebagainya.

Daerah yang terendam banjir meliputi 13 desa di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Pacitan (Desa Sirnoboyo, Desa Sukoharjo, Desa Kayen, desa kembang, Desa Ploso, Desa Arjowinangun, Desa Sidoharjo), Kecamatan Kebon Agung (Desa Purworejo,  Desa Banjarjo, Desa Kebon Agung), dan Kecamatan Arjosari (Desa Pagutan, Desa Jatimalang, Desa Arjosari). Jalan lintas selatan lumpuh total.

Di Wonogiri banjir meluas di 18 kecamatan. Terdapat 68 lokasi bencana banjir dan longsor. 2 korban longsor telah ditemukan dalam meninggal dunia. Banjir masih menggenangi beberapa wilayah.

Sementara itu bencana di DI Yogyakarta. Banjir terdapat di 84 titik, sedangkan longsor di 93 titik dan puting beliung di 116 titik. Korban telah berhasil ditemukan. Longsor menimbun rumah di Jl Jlagran RT 01 RW 01 Pringgokusuman, Gedongtengen Kota Yogyakarta menyebabkan 3 orang meninggal. Begitu juga korban longsor di Bantul dan banjir di Gunung Kidul.

Penanganan darurat terus dilakukan. BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, Tagana, PMI, NGO, relawan dan masyarakat masih melakukan penanganan darurat. BNPB terus hadir mendampingi BPBD.

Diperkirakan siklon tropis Cempaka akan bergerak menjauhi  wilayah Indonesia pada Kamis (30/11/2017). Namun masih memberikan dampak hujan deras dan gelombang tinggi di wilayah Jawa dan Bali. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir, longsor dan puting beliung. (asr)

Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Agung, 500 Ribu Masker Dibagikan di Bali-NTB

DENPASAR – Kementerian Sosial men-dropping 500 ribu masker ke Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menyusul letusan dan abu vulkanik yang kini masih terus dimuntahkan oleh Gunung Agung.

Pembagiannya, 400 ribu masker disalurkan ke Provinsi Bali, sementara 100.000 ribu sisanya diberikan kepada Provinsi NTB. Sasarannya, adalah para pengungsi dan masyarakat terdampak. Adapun penyaluran dilakukan melalui Dinas Sosial daerah setempat.

“Untuk Bali dropping dilakukan secara bertahap, tahap pertama 200.000 menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan,” ungkap Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Rabu (29/11/2017).

Khofifah mengatakan, penggunaan masker untuk menghindari risiko terkena penyakit berbahaya, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Sampai Rabu (29/11) erupsi fase magmatik disertai kepulan abu tebal menerus mencapai ketinggian 2.000-3.400 meter dari puncak. Kepulan abu dan sinar lava masih terus terlihat dari gunung setinggi 3.142 Mdpl tersebut.

Sementara itu, jumlah pengungsi yang terdata semenjak status Gunung Agung naik dari siaga menjadi awas sebanyak 38.678 jiwa yang tersebar 225 titik pengungsian. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Agung dari level III (siaga) menjadi level IV (awas) pada hari Senin (27/11).

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Kemensos, Margowiyono menghimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya pada radius 8 – 10 kilometer dari kawah Gunung Agung.

“Zona perkiraan berbahaya ini sifatnya bisa berubah bergantung pada arah dan kecepatan angin,” tuturnya.

Diutarakan, Kementerian Sosial terus memantau ketersediaan bahan permakanan para pengungsi. Tim layanan dukungan psikososial (LDP) diterjunkan untuk memberikan trauma healing kepada para pengungsi, utamanya kelompok rentan yaitu lansia, ibu hamil, difabel, dan anak-anak.

“Khusus di Gor Swecapura, Kak Seto dan Kak Henny kami datangkan untuk menghibur anak-anak di pengungsian,” terangnya. (asr)

 

Mirip Film Aksi! Penembak Jitu Lumpuhkan Penyandera Bersenjata Api

0

Aksi pembebasan sandra layaknya di film-film aksi Hollywood terjadi di Kota Reno, Nevada, Amerika Serikat, Selasa (28/11/2017) malam waktu setempat. Polisi berhasil menangkap pelaku penyanderaan hidup-hidup.

Kejadian tersebut bermula ketika seorang tersangka melepas tembakan dengan senjata api. Tersangka melepas tembakan di dekat sebuah apartemen mewah di pusat kota, seperti dikutip The Epoch Times dari media lokal, KTNV.

Beruntung, tidak ada laporan korban luka atau pun tewas dalam insiden tersebut.

https://twitter.com/TrumpEra_2017/status/935728468972666880

Kantor Polisi Reno menge-tweet pada Selasa malam bahwa tersangka berhasil dilumpuhkan dan ditahan.

“Tidak ada lagi ancaman di pusat kota. Harap tetap menghindari area ini saat petugas masih menangani kasus di tempat kejadian. Terimakasih atas kerjasamanya,” tulis akun Twitter Kepolisian Kota Reno.

Pejabat mengatakan bahwa tersangka ditembak dari ‘posisi tinggi’ di dalam Apartemen The Montage. Tersangka sedang menyandera seorang perempuan di dalam ruangan saat dilumpuhkan, seperti dikutip dari The Associated Press (AP).

Penyanderaan telah berakhir pada sebuah ruangan. “Kondisi sudah aman sekarang,” kata perwira kepolisian.

Trooper Chris Kelley, petugas dari Patroli Jalan Raya Nevada mengatakan kepada Reno Gazette-Journal bahwa tembakan terdengar selama kurang lebih 20 menit, lapor AP.

Polisi berada di tempat kejadian di Sierra Street dan Commercial Row. Wilayah pusat kota secara efektif diisolasi saat polisi melakukan operasi penangkapan dan penyelamatan sandra. Polisi meminta warga untuk menghindari daerah tersebut.

News4 seperti dikutip AP juga melaporkan bahwa orang-orang di kasino diminta meninggalkan gedung-gedung dan berjalan-jalan di sekitar kota sekitar pukul 9 malam, waktu setempat.

Insiden tersebut terjadi hampir dua bulan setelah seorang pria bersenjata, Stephen Paddock menembaki kerumunan orang dari sebuah kamar hotel. Peristiwa itu menewaskan 58 orang dan melukai lebih dari 500 orang di dekat Las Vegas.

“Ketika Anda mendengarnya datang dari atas, ini mengingatkan Anda pada penembakan membabi-buta dari Mandalay Bay,” kata Mike Pavicich, seorang saksi mata, yang berada di Reno, menurut WRAL.

“Ini menakutkan, Anda tahu?” Ujar Pavicich. “Ini kota yang sama.” (waa)

Akibat Vulkanik Gunung Agung, Penutupan Sementara Bandara Internasional Ngurah Rai Diperpanjang

Epochtimes.id- Penutupan sementara Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali diperpanjang berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) nomor A4298/17 NOTAMR A4274/17 yang diterbitkan oleh Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI/AirNav Indonesia) pada Rabu (29/11/2017).

Penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai diperpanjang mulai Rabu (29/11) pukul 02:16 WITA sampai dengan Kamis (30/11) pukul 07:00 WITA.

Direktur Operasi AirNav Indonesia, Wisnu Darjono mengatakan rapat dengan stakeholder penerbangan didukung data dari Darwin Volcanic Ash Advisory Center (DVAAC) memutuskan untuk memperpanjang penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai karena area ruang udaranya masih tertutup debu vulkanik.

“Sebaran debu vulkanik masih tetap mengarah ke arah selatan, menyebar dengan kecepatan 15 knots pada ketinggian dari permukaan sampai dengan flight level 20.000 feet,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sedikitnya tujuh rute domestik dan 10 rute internasional air traffic ser-vice (ATS) route terdampak oleh debu vulkanik.

“Bandara Banyuwangi untuk saat ini berada di luar area yang terdampak debu vulkanik dengan jarak 21 nautical miles kondisi masih normal operasi. Begitu pula dengan Bandara Internasional Lombok Praya yang berjarak 26 nautical miles dari area terdampak debu vulkanik, kondisi masih beroperasi normal,” terang Wisnu

Wisnu menegaskan bahwa personel navigasi penerbangan terus bersiaga penuh untuk dapat meminimalisir dampak dari aktivitas Gunung Agung terhadap konektivitas di ruang udara Indonesia.

Pihaknya sejak September lalu telah menyiapkan 10 Bandara alternatif untuk mengantisipasi aktivitas Gunung Agung antara lain Jakarta, Makassar, Surabaya, Lombok, Balikpapan, Solo, Ambon, Manado, Kupang dan Banyuwangi.

Dia menambahkan, pemanduan lalu lintas penerbangan dilakukan sesuai standard operation procedure (SOP) yang berlaku dan menghindari area terdampak debu vulkanik sesuai dengan con-tingency plan yang telah disusun.

“Kami akan terus mengoptimalkan sumber daya manusia, peralatan navigasi penerbangan dan prosedur yang kami miliki untuk dapat meminimalisir dampaknya terhadap penerbangan di ruang udara Indonesia,” simpulnya. (asr)

Jenderal Tertinggi Tiongkok Bunuh Diri di Tengah Penyelidikan Korupsi

0

BEIJING – Seorang jenderal Tiongkok terkemuka yang diteliti karena korupsi telah melakukan bunuh diri, media pemerintah mengatakan pada hari Selasa, perkembangan terakhir dalam kampanye anti korupsi yang telah mengguncang angkatan bersenjata tersebut.

Zhang Yang, mantan anggota Central Military Commission (CMC) yang penuh kekuasaan, sedang diselidiki mengenai hubungan dengan jenderal Guo Boxiong dan Xu Caihou, kantor berita resmi Xinhua.

Penyelidikan terhadap Zhang, 66 tahun, telah memverifikasi bahwa dia “benar-benar melanggar disiplin”, “dicurigai memberi dan menerima suap” dan asal usul sejumlah besar aset tidak jelas, kata Xinhua, mengutip komisi tersebut.

Xinhua menegaskan bahwa pada sore hari tanggal 23 November, Zhang Yang menggantung dirinya di rumah hingga tewas.

Sebuah bunuh diri oleh seorang petugas yang memegang jabatan senior semacam itu jarang terjadi, walaupun para ahli mengatakan bahwa frekuensi pejabat dari berbagai tingkat pemerintahan yang mengambil nyawanya sendiri mungkin meningkat sebagai akibat intensitas tindakan keras korupsi sejak pemimpin Tiongkok Xi Jinping mengambil kekuatan lima tahun yang lalu

Sebuah komentar yang dilakukan di Kementerian Pertahanan dan situs resmi militer mengatakan CMC memutuskan pada 28 Agustus untuk menyelidiki Zhang, yang telah “kehilangan garis dasar moralnya” dan menggunakan bunuh diri sebagai sarana untuk “lolos dari hukuman dari partai dan negara”, sebuah “tindakan yang sangat keji.”

“Mantan jenderal posisi tinggi dan kekuatan besar ini menggunakan cara memalukan ini untuk mengakhiri hidupnya sendiri,” komentar tersebut mengatakan.

“Dia akan menasehati kesetiaan tapi menjadi korup di balik punggung orang lain, tipe orang ‘berwajah dua’,” katanya.

Sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Zhang, yang pernah menjabat sebagai direktur Departemen Kerja Politik militer, telah menjadi subyek untuk penyelidikan, namun pemerintah belum mengumumkannya.

Kejatuhan Zhang terindikasi pada bulan September ketika dia gagal membuat daftar 303 delegasi militer pada kongres utama lima tahunan Partai Komunis Tiongkok, bersama dengan anggota CMC Fang Fenghui lainnya.

Kedua pria tersebut telah diganti pada kongres tersebut, yang diadakan bulan lalu, sebagai bagian dari perombakan kepemimpinan militer, di mana Xi memasang sekutu tepercaya di posisi kunci.

Militer Tiongkok telah menjadi fokus penting perjuangan Xi melawan korupsi.

Perwira dan pensiunan perwira mengatakan korupsi di angkatan bersenjata begitu meluas sehingga bisa merusak kemampuan Tiongkok untuk berperang.

Puluhan petugas telah diselidiki dan dipenjara, termasuk Xu dan Guo, keduanya mantan wakil ketua komisi tersebut, yang dipimpin oleh Xi.

Xu pernah mengelola Departemen Pekerjaan Politik, yang bertanggung jawab untuk memasukkan pemikiran politik dan membuat keputusan personil militer, dan bersama Guo dituduh menerima suap dengan imbalan promosi.

Guo dipenjara seumur hidup tahun lalu. Xu meninggal karena kanker pada tahun 2015 sebelum dia bisa diadili. (ran)

Sementara Belanja Online, Mungkin Anda Membeli Barang Tiongkok yang Tidak Aman Ini

0

Dengan semakin banyaknya konsumen di AS yang bermigrasi dari toko fisik terbuat dari semen dan bata bata beralih ke toko online untuk berbelanja, mereka cenderung menemukan banyak barang Tiongkok, yang telah membanjiri platform ritel online seperti Amazon dan eBay.

Gambaran yang lebih dekat mengenai laporan produk konsumen di tiga propinsi di Tiongkok pada bulan November mengungkapkan bahwa konsumen berisiko tinggi menggunakan barang-barang yang tidak aman-beberapa di antaranya mungkin dijual di situs ritel Amerika.

Di Propinsi Zhejiang di Tiongkok timur, biro propinsi mengenai pengawasan kualitas dan teknis mengumumkan laporan kualitas produk tisu, yang dilaporkan oleh CCTV corong rezim Tiongkok pada 26 November. Dari 88 sampel tisu dan 74 sampel kertas toilet dari berbagai merek domestik, 35 gagal memenuhi standar kualitas. Tiga sampel tisu ditemukan telah menggunakan pulp kertas limbah yang tidak diproses secara ilegal untuk membuat tisu-tisu tersebut, yang terlihat oleh titik-titik residu multiwarna yang muncul di permukaan tisu. Selain itu, sampel ini semuanya mengandung banyak bahan pemutih kimia, yang bisa berbahaya bagi tubuh manusia.

Lima sampel kertas toilet juga ditemukan dengan jumlah bakteri tinggi, jauh lebih tinggi dari tingkat yang diizinkan oleh peraturan. Lima sampel lainnya mengandung lebih banyak partikel kotoran daripada standar nasional yang diizinkan.

Satu masalah umum di antara sampel tisu yang gagal adalah iklan palsu: 13 sampel kekurangan jumlah dari yang tertulis pada kemasannya. Dalam satu contoh, satu pak tisu berlabel yang berisi 500 tisu hanya berisi 132 tisu.

Enam sampel tisu memiliki kekuatan tarik basah yang buruk, yang berarti jaringan mudah terlepas setelah bersentuhan dengan air atau keringat.

Di situs microblogging populer di Tiongkok, Weibo, beberapa netizen marah.

“Apa yang salah dengan negara kita … mengapa tidak ada rasa aman dalam hidup,” tulis seorang netizen dari Propinsi Fujian.

“Saya menggunakan Nepia, tisu merek Jepang. Saya takut menggunakan tisu buatan dalam negeri karena saya mungkin terkena penyakit-penyakit ginekologi … sangat tidak higienis,” tulis seorang netizen dari Propinsi Guangdong.

Yang lain menawarkan saran untuk pemeriksaan keamanan yang lebih baik. “Saya menyarankan lebih banyak tes dilakukan pada tisu yang dijual oleh pengecer e-retail utama [di Tiongkok]. Beberapa jaringan yang dijual di Tmall tidak terlihat berkualitas baik,” tulis seorang netizen dari Propinsi Anhui.

Biro Zhejiang juga mengumumkan pada 10 November bahwa dari 33 perusahaan wallpaper (kertas pelapis tembok), enam wallpaper diproduksi dengan masalah penyerapan air.

Di tempat lain di Tiongkok, menurut sebuah laporan produk konsumen oleh Pemerintah Propinsi Yunnan untuk Industri dan Perdagangan yang dikeluarkan pada 6 November, daftar 145 produk gagal memenuhi standar kualitas nasional, mulai dari deterjen pakaian, cairan dan bubuk, hingga pipa air.

Di antara mereka, 50 item pakaian anak-anak gagal memenuhi standar kualitas, dengan kandungan serat yang tidak memadai, tingkat pH yang tidak tepat, dan label yang tidak sesuai pada tag.

Di Beijing, pemerintah daerah untuk industri dan perdagangan mengumumkan sebuah laporan pada 8 November, yang menyatakan bahwa 13 produk masker wajah ditemukan dengan isu keselamatan, kebanyakan gagal memenuhi standar penyaringan yang dipersyaratkan. Kemudian, pada 22 November, pemerintah mengumumkan bahwa tujuh jenis peralatan pemadam kebakaran yang digunakan oleh pemadam kebakaran setempat – tiga jenis lampu darurat, dua jenis selang kebakaran, satu pemadam api bubuk, dan satu hidran kebakaran – gagal memenuhi standar keselamatan. (ran)

Rabu Dini Hari Korea Utara Kembali Tembakkan Rudal Balistik

Epochtimes.id- Pejabat Korea Selatan mengatakan Korea Utara menembakkan rudal pada Rabu (29/11/2017) dini hari.

Menurut Kantor Berita Yonhap, Pyongyang “melepaskan rudal balistik tak dikenal dari Provinsi Pyongan Selatan Rabu dini hari,” waktu setempat.

Keterangan ini mengutip Kepala Staf Gabungan Korea Selatan untuk mendapatkan informasi tersebut.

“Korea Utara meluncurkan rudal balistik tak dikenal ke arah timur dari sekitar Pyongsong, Provinsi Pyongan Selatan, saat fajar hari ini,” Kepala Staf Gabungan menegaskan.

Tidak jelas ke mana arah rudal itu ditembakkan. Laporan tersebut menyatakan tembakan rudak itu dilesatkan ke timur.

Militer Korea Selatan dan Amerika Serikat sedang menganalisa rincian lebih lanjut.

Ini adalah pertama kalinya Korea Utara meluncurkan rudal sejak pertengahan September.

Pada Selasa lalu, sebuah sumber pemerintah Jepang kepada Reuters mengatakan mereka telah mendeteksi sinyal radio yang mengindikasikan Korea Utara mungkin akan mempersiapkan peluncuran rudal balistik lainnya.

Kantor berita Kyodo Jepang melaporkan (27/11/2017) Senin malam bahwa pemerintah Jepang waspada setelah menangkap sinyal radio semacam itu, menunjukkan peluncuran bisa terjadi dalam beberapa hari.

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa sinyal tersebut mungkin terkait dengan pelatihan militer musim dingin oleh militer Korea Utara.

Korea Utara sedang mengembangkan program senjata nuklir dan misilnya yang melanggar sanksi Dewan Keamanan PBB.

Korut juga tidak merahasiakan rencananya untuk mengembangkan rudal yang mampu mencapai daratan Amerika Serikat. Korut telah menembakkan dua rudal ke Jepang.

Dikonfirmasi tentang laporan media, juru bicara Pentagon Kolonel Robert Manning mengatakan kepada wartawan bahwa Amerika Serikat terus mengawasi Korea Utara dengan sangat teliti. (asr)

Sumber : Reuters/The Epochtimes

Korea Utara Kembali Luncurkan Peluru Kendali Antar Benua

0

EpochTimesId – Korea Utara kembali melakukan peluncuran rudal ke arah Jepang. Peluru kendali itu kali ini jatuh di Laut Jepang, seperti dikutip dari NTD.TV, Rabu (29/11/2017).

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) yakin rudal tersebut termasuk jenis ICBM. Itu adalah jenis peluru kendali balistik antar benua.

Kantor Berita Yonhap mengutip kepala staf militer Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara telah meluncurkan setidaknya satu rudal balistik. Area peluncuran rudal tersebut berada di dekat Pingcheng, South Pingan, Korea Utara, pada 29 November 2017 sekitar pukul 02.17 waktu Beijing.

Militer Korea Selatan sedang bekerja sama dengan militer AS untuk menyelidiki rincian peluncuran. Korea Selatan menyebutkan bahwa rudal itu terbang sejauh sekitar 960 km dengan ketinggian vertikal sekitar 4.500 km.

Media Jepang NHK melaporkan bahwa setelah terbang sekitar 50 menit, rudal itu jatuh di perairan yang berjarak sekitar 210 kilometer dari Prefektur Aomori di zona ekonomi eksklusif Jepang.

Asahi Shimbun Jepang juga mengutip sumber yang mengatakan bahwa rudal tersebut tidak menyeberangi pulau-pulau Jepang, tetapi jatuh sebelum kepulauan, tepatnya di Laut Jepang.

Kantor Berita Reuters mengabarkan bahwa jumlah rudal yang diluncurkan oleh Korea Utara hanya satu buah, namun NHK mengatakan rudal yang diluncurkan ada tiga buah.

Ini adalah provokasi kedua Korea Utara sejak peluncuran terakhirnya yang dilakukan pada 15 September 2017.

Media Jepang dan Korea Selatan mengutip sumber-sumber pemerintah pada hari Selasa (28/11/2017) bahwa sudah terdeteksi adanya indikasi Kim Jong-un dalam waktu dekat akan kembali melakukan uji coba peluncuran rudal.

Sampai saat ini belum dapat dipastikan apakah Provokasi Kim Jong-un ini sebagai tanggapan atas sanksi AS yang bertambah, pembatasan perdagangan Tiongkok-Korea Utara, atau penutupan Jembatan Persahabatan. Aksi itu juga bisa saja untuk menanggapi peniadaan penerbangan Air China ke Pyongyang atau pencabutan ijin usaha restoran Korea Utara dan desakan untuk memulangkan seluruh staf mereka dari Tiongkok. (Gu Yun/Sinatra/WAA)

Tiongkok Cabut Ijin Usaha Restoran dan Usir Pekerja Korea Utara

0

EpochTimesId – Xi Jinping kembali memotong sumber devisa Korea Utara. Kali ini pemimpin Tiongkok itu mencabut ijin usaha restoran negara itu di Tiongkok

Para pelayan wanita yang cantik-cantik ditarik pulang ke Korea Utara karena kebijakan tersebut. Seperti dikutip dari NTDTV, Selasa (29/11/2017).

Restoran Korea Utara merupakan salah satu sumber devisa utama bagi Kim Jong-un. Sehingga pencabutan ijin usaha ini, sama dengan ‘luka dalam yang mengiris daging’.

Menurut ‘Radio Free Asia’, restoran Korea Utara yang bercokol di beberapa kota besar di Tiongkok pernah menjadi sorotan unik masyarakat Tiongkok. Para tamu yang berkunjung selain dapat menikmati masakan khas Korea Utara, juga bisa menyaksikan pertunjukan tari tradisional negara itu.

Para pelayan wanita yang cantik-cantik di sana itu adalah hasil dari seleksi yang ketat di Korea Utara dan sudah dilatih, layaknya ajang pencarian bakat. Mereka semua dipastikan bisa bernyanyi dan menari.

Namun, sebagian besar restoran Korea Utara di Tiongkok sekarang sudah ditutup, dan sebagian besar pelayannya sudah dievakuasi.

Menurut laporan, ‘Pyongyang Koryo Restaurant’ yang terletak di pesisir Sungai Yalu kota Dandong adalah restoran Korea Utara terbesar di Tiongkok. Mereka menempati 5 lantai gedung dengan total luas 8.000 meter persegi lebih dan mempekerjakan total 120 orang warga Korea Utara.

Baru-baru ini di depan pintu restoran yang tertutup tersebut terdapat sebuah tulisan ‘Sedang dalam renovasi’. Tetapi menurut informasi orang dalam, restoran sudah tidak meneruskan usahanya.

Salah seorang pekerja restoran memberitahu RFA, “Kami sedang mengadakan renovasi, tetapi tidak lagi dibuka untuk bisnis”.

Analis berpendapat bahwa hal ini besar kemungkinan berkaitan dengan larangan usaha yang dikeluarkan oleh pihak berwenang Beijing dan ada hubungannya dengan sanksi Dewan Keamanan (DK) PBB.

Sejak tahun 2000, Korea Utara telah membuka sejumlah restoran masakan Korea Utara di kota-kota besar Tiongkok. Restoran-restoran itu ada yang usaha kepemilikan tunggal dan ada pula yang patungan.

Bahkan ada unit koperasi yang usahanya hanya menyediakan pelayan wanita yang cantik-cantik. Restoran Korea Utara mendapatkan sejumlah besar devisa untuk rezim Kim Jong-un.

Namun, akibat Kim Jong-un terus mengabaikan protes masyarakat internasional dan bersikeras melanjutkan provokasi melalui senjata nuklir Sanksi PBB terhadap DPRK semakin meningkat. Seluruh cabang perusahaan di luar Korea Utara akhirnya menjadi sasaran sanksi, dan tentunya termasuk restoran Korea Utara di Tiongkok.

Menurut sebuah pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok bulan September tahun ini, bahwa semua perusahaan Korea Utara di Tiongkok baik yang milik tunggal atau patungan diperintahkan untuk menutup usaha dalam waktu 120 hari sejak dikeluarkannya peraturan.

Izin tinggal para staf restoran asal Korea Utara juga tidak akan diperpanjang lagi. Menurut pengumuman tersebut, semua bisnis Korea Utara termasuk restoran, harus menghentikan kegiatan sebelum akhir bulan Januari tahun depan. Dan semua pekerja asal Korea Utara harus sudah meninggalkan Tiongkok sebelum waktu tersebut.

Selain itu, akibat utusan khusus Xi Jinping menghadapi penyambutan dingin dari pemerintah Korea Utara, pihak berwenang Beijing baru-baru ini menunda penerbangan Air China dari dan ke Pyongyang tanpa batas waktu.

Selain itu, Jembatan Persahabatan yang menjadi penghubung perbatasan, dan telah mempersembahkan lebih dari 70 persen transaksi perdagangan antara Tiongkok dan Korea Utara sudah ditutup sementara.

Pengamat politik, Chen Pokong menilai penutupan jembatan sebagai isyarat bahwa Beijing, tidak sedang bermain-main atau sekedar menggertak. (Zhao Yun/Sinatra/waa)

Tiga Kondisi yang Mendasari Alasan Xi Jinping Menyingkirkan Kim Jong-un

0

oleh Wang He

Epochtimes.id- Pada 24 November, pihak berwenang Tiongkok mengumumkan penutupan sementara Jembatan Persahabatan Tiongkok – Korea Utara.  Ini menandakan bahwa di bawah berbagai tekanan Xi Jinping akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Kim Jong-un, meskipun keputusan ini tidak mudah diambil.

Akibat perang Korea, kedua bangsa bertetangga ini membentuk ‘aliansi darah. Mao Zedong, Deng Xiaoping, Jiang Zemin dan Hu Jintao pernah memiliki hubungan dekat dengan keluarga dari 2 generasi Kim, yakni Kim Il-sung dan Kim Jong-il. Apalagi saat ini, Korea Utara sudah menjadi salah satu dari sedikit negara komunis di dunia.

Maka takut menjadi lawan politik serta pengaruh psikoanalisis tentang komunisme dari Xi Jinping sendiri, telah membawa dampak pada  kebijakan Tiongkok – Korea Utara, sehingga selama ini selalu berada dalam status konflik. ‘Sulit dipelihara tetapi juga sulit diputus’.

Ketika lonceng tahun 2018 tak lama lagi akan berdentang, mengapa Xi Jinping bertekad membuat keputusan ini ? Tentu saja karena adanya desakan kondisi.

Kondisi pertama, Ketidakakuran antara Xi Jinping dengan Kim Jong-un, karena Kim Jong-un lebih memilih bergandengan tangan dengan kekuatan dalam dari Partai Komunis Tiongkok yang menentang Xi Jinping, dan menggunakan alasan uji coba nuklir dan peluncuran rudal untuk membantu mereka mengacaukan situasi politik rezim Xi Jinping.

Setelah Kim Jong-il meninggal pada bulan Desember 2011, Kim Jong-un menjadi pemimpin generasi ketiga klan keturunan Korea Utara. Hal yang tidak umum adalah bahwa kedua pemimpin tersebut sampai sekarang belum pernah bertemu muka. Bahkan Xi mulai menjauhi Kim Jong-un.

Sebagai contoh, Xi mengunjungi Korea Selatan pada awal masa kepresidenannya. Xi Jinping juga tidak mengundang Kim Jong-un saat parade militer di Beijing tahun 2015. Malahan Park Geun-hye yang menjadi tamu VIP. Ini membuat Kim marah. yang terakhir adalah Kim menolak untuk menemui utusan khusus Xi.

Di pihak PKT, Xi Jinping dengan nada tinggi terus menumbangkan kekuatan ‘harimau’, perselisihan berlangsung sangat sengit. Untuk waktu yang lama, PKT dan kelompok Jiang Zemin telah mengadopsi kebijakan pura-pura tidak tahu tetapi diam-diam mendukung untuk menjadikan Korea Utara sebagai pion yang dapat dimanfaatkan demi kepentingan mereka.

Oleh karena itu Jiang dan Zeng (Qinghong) bergabung dengan rezim Korea Utara untuk melakukan uji coba nuklir, meluncurkan rudal dan manuver lainnya pada saat-saat penting dalam upayanya untuk mempengaruhi situasi politik Tiongkok.

Ada contoh umum kerjasama antara kelompok Jiang dengan rezim Kim Jong-un, yaitu pada 25 Juli 2013 ketika wakil kepala negara Tiongkok Li Yuanchao mengunjungi DPRK, dia mengatakan bahwa hubungan antara Tiongkok dengan DPRK tidak lagi ‘sekutu darah’ kecuali hubungan antara negara biasa. Tapi ucapan itu langsung digulingkan oleh kelompok Jiang, Liu Yunshan.

Bulan Oktober 2015, ketika Liu Yunshan mengambil bagian dalam upacara peringatan ulang tahun ke 70 berdirinya Partai Buruh Korea Utara, dalam pertemuannya dengan Kim Jong-un, dia mengutarakan hal prinsip dari Jiang Zemin soal hubungan kedua negara adalah “Sesuai tradisi yang ada, bersama menghadapi masa depan, mempererat persahabatan antar negara tetangga, memperkuat  kerjasama.”

5 tahun kemudian, setelah sejumlah besar kekuatan kelompok Jiang dilumpuhkan, perselisihan terbuka antara Xi dengan kelompok Jiang setiap saat bisa terjadi.  Dan Kim Jong-un pun sudah kehilangan wali di kalangan pemimpin atas PKT yang bisa menyuarakan isi hatinya. Saat ini, Xi memiliki lebih banyak ruang dan warna yang lebih pribadi dalam menentukan kebijakan terhadap Korea Utara.

Kondisi kedua, kebijakan Trump membuat DPRK menjadi beban strategis PKT

Awal tahun 2017, Trump menduduki jabatan presiden AS. Ia lalu melakukan perombakan besar terhadap kebijakannya dengan DPRK dan RRT.

Pertama, Trump dengan tegas menolak ‘Penangguhan Ganda’ (yaitu AS menghentikan latihan militer dengan Korea Selatan dan DPRK menghentikan uji coba nuklir), dan menuntut agar isu nuklir DPRK diselesaikan dengan segera dan menyeluruh.

Pada tahun 1994, Amerika Serikat dan DPRK mencapai kesepakatan melalui “Persetujuan Kerangka Kerja untuk Isu Nuklir Korea Utara,” dan Amerika Serikat kemudian memberikan bantuan berupa makanan dan energi untuk menggantikan janji DPRK menghentikan pengembangan senjata nuklir. Pada kenyataannya kesepakatan tersebut tidak dijalankan.

Dalam laporan ‘Bantuan untuk Korea Utara’ yang dikeluarkan Kongres AS pada bulan Juni 2016 disebutkan bahwa sejak tahun 1995-2010, bantuan berupa bahan makanan, energi, obat-obatan yang telah diberikan AS kepada DPRK total berjumlah USD.1.312.850.000 tetapi DPRK justru berkembang menjadi negara yang memiliki senjata nuklir. Trump berjanji tidak akan mengulangi kejadian ini.

Kedua, PKT dan DPRK perlu ‘diikat jadi satu’, hal penyelesaian isu nuklir DPRK harus disertakan dalam kebijakan AS terhadap RRT.

PKT di satu sisi terus memberikan dukungan demi kekuasaan rezim Kim. tetapi di satu sisi mengklaim bahwa ia memiliki keterbatasan dalam mempengaruhi DPRK sebagai alasan untuk melepas tanggung jawab.

Trump tidak lagi mau tertipu oleh kelicikan PKT, dalam praktek kebijakan ia langsung memberikan tekanan pada bagian fatal : “Jika Tiongkok bermaksud untuk membantu, tentunya baik. Jika tidak, kita akan mengambil tindak penyelesaian masalah tanpa bantuan mereka !” Trump juga mengatakan bahwa jika masalah DPRK sudah terpecahkan, maka transaksi dagang dengan AS akan menjadi lebih baik buat Tiongkok.

Dalam perjalanan Trump berkunjung ke Asia pada awal bulan Nopember, tiga kelompok tempur kapal induk dengan cara langka melakukan manuver di perairan Lautan Pasifik bagian barat. Ini baru pertama kalinya terjadi sejak tahun 2007. Selain bertujuan untuk memberi peringatan kepada Korea Utara juga memamerkan kekuatan kepada PKT.

Pada tingkat strategis, sejak memasuki abad ke-21, sebagai tanggapan atas perluasan pengaruh kekuasaan Tiongkok, Amerika Serikat hendak ‘kembali ke Asia’. Dan administrasi Trump kemudian mengubahnya menjadi ‘strategi Indo-Pasifik’.

Jadi isu nuklir DPRK kemudian dijadikan titik tumpu yang sangat baik bagi Amerika Serikat dalam memasukkan tata letak strategis substantif untuk menahan perluasan kekuatan PKT. Trump mengubah strategi penenangan AS yang sudah ditrapkan bertahun-tahun dan Tiongkok sekarang menghadapi tekanan strategis yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kondisi ketiga, masyarakat Tiongkok umumnya berpersepsi negatif terhadap rezim Kim

Kediktatoran keluarga Kim dan penderitaan rakyat Korea Utara membuat masyarakat Tiongkok marah kepada rezim Kim  dan bersimpati kepada rakyat Korea Utara. Apa yang dialami rakyat Korea Utara hari ini adalah apa yang dirasakan masyarakat Tiongkok kemarin (Revolusi Kebudayaan). Penulis selama studi pascasarjana pada akhir tahun 1990an, pernah mendengar seorang profesor mengatakan bahwa rezim Kim di Korea Utara adalah ‘zombie politik’.

Kondisi DPRK semakin memburuk setelah Kim Jong-un berkuasa. Bahkan pejabat dalam sistem pemerintahan Tiongkok dan para ilmuwan telah secara terbuka mengkritik Korea Utara, membahas soal kemungkinan runtuhnya rezim. VOA menyebutnya hal ini sebagai perubahan tren pembahasan.

Sebagai contoh : Profesor Zhang Ruhui dari Sekolah PKT yang menulis sebuah artikel di mana dia mengatakan bahwa jangan membiarkan masalah nuklir Korea Utara berubah menjadi beban yang harus dipikul rakyat Tiongkok. Selagi AS masih bersedia memperhatikan isu nuklir Korea Utara, Tiongkok harus mengambil kesempatan untuk menyelesaikan masalah yang terus mengganjal tersebut.

Keberadaan isu nuklir Korea Utara selain menjadi ancaman dan kerugian yang diakibatkan oleh nuklir itu sendiri, namun juga membuat Tiongkok tidak lagi dapat mempertahankan hak dan kepentingannya sendiri di Asia Timur Laut.

Lagi, seperti yang dikatakan oleh Shen Zhihua, direktur Pusat Sejarah Perang Dingin Internasional di East China Normal University dalam kuliah di Universitas Studi Bahasa Asing : “Hari ini, Korea Utara sebenarnya telah menjadi musuh potensial dan Korea Selatan sebenarnya bisa menjadi teman bagi Tiongkok.”

“Sekarang beberapa orang dalam partai telah mengemukakan konsep ‘Tidak perpecahan, Tidak berperang, Tidak memasalahkan’ dengan maksud ingin mempertahankan status quo. Tetapi sesungguhnya mempertahankan status quo justru merugikan Tiongkok.”

“Semenanjung Korea memang dalam keadaan terbelah. Masing-masing pihak menghendaki persatuan tetapi ingin ‘saling mencaplok’. Jadi bahaya eskalasi perang tetap tinggi. Sehingga keadaan itu perlu secepatnya diubah, bukan dipertahankan.”

Dalam kondisi seperti ini Xi Jinping terpaksa berulang kali mempertimbangkan untuk membuat keputusan apakah sudah saatnya untuk menyingkirkan Kim Jong-un.

Tentu saja, Xi juga mengajukan syarat kepada Amerika Serikat yaitu, pengungkapan oleh media perlu melibatkan ketiga poin berikut : 1. Tidak menumbuhkan rasa permusuhan rezim Korea Utara terhadap Beijing, AS tidak diperkenankan untuk menempatkan militernya di daerah perbatasan Tiongkok – Korea Utara. 2. Tidak menyebabkan polusi nuklir di tiga propinsi timur laut Tiongkok. 3. Tidak menimbulkan arus pengungsi masuk wilayah Tiongkok.

Akan sangat menguntungkan bagi Xi Jinping bila ia benar-benar bisa melepas beban dengan menyingkirkan rezim Korea Utara sekarang. (Sinatra/asr)

Sumber : Epochtimes.com

Badai Cempaka Melanda, AirNav Terus Awasi Ketat Jalur Penerbangan

Epochtimes.id- Hingga kini penutupan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai masih berlangsung hingga Selasa (28/11/2017). Hal ini mengacu pada penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) nomor A4274/17 mengenai perpanjangan penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali dari semula sampai Selasa (28/11) pukul 07.00 WITA menjadi sampai dengan Rabu (29/11) pukul 07.00 WITA.

Perpanjangan penutupan ini turut dipengaruhi oleh penyebaran abu vulkanik yang disebabkan siklon tropis.  BMKG mendeteksi siklon tropis yang tumbuh sangat dekat dengan pesisir selatan Pulau Jawa dengan nama “Cempaka”.

Sehingga, dengan adanya siklon Tropis Cempaka di wilayah perairan sebelah selatan Jawa Tengah akan mengakibatkan perubahan pola cuaca di sekitar lintasannya termasuk angin kencang hingga 30 knot.

“Dengan adanya siklon tropis cempaka, maka mengakibatkan angin di atas Bali berbelok ke arah Se-latan, sehingga abu vulkanik menutupi jalur pemanduan lalu lintas pesawat udara dan  ruang udara di atas bandara I Gusti Ngurah Rai,” kata Direktur Operasi AirNav Indonesia, Wisnu Darjono dalam keterangannya, Rabu (28/11/2017).

Menurut Wusnu, keadaan penyebaran abu vulkanik akibat siklon tropis cempaka dapat berlangsung selama dua hingga empat hari ke depan.

Adapun, pemanduan lalu lintas penerbangan dilakukan sesuai SOP dan menghindari area sebaran abu vulkanik sesuai dengan contingency plan.

Selain itu, evaluasi status bandara baik pembukaan maupun penutupan akan kita laksanakan secara terpadu dengan instansi terkait secara berkala. Menurut Wisnu, penutupan bandara ini berdampak pada pembatalan penerbangan baik penerbangan Internasional maupun Domestik.

“Data yang masuk sementara ini terdapat 419 penerbangan dengan 5 jalur penerbangan domestik dan 6 jalur pen-erbangan internasional yang terkena dampak dari penutupan ini,” paparnya.

Adapun rincian 419 penerbangan tersebut antara lain 84 kedatangan penerbangan internasional, 92 keberangakatan penerbangan internasional, 120 kedatangan penerbangan domestik dan 114 keberangkatan penerbangan domestik.

Sehubungan dengan ditutupnya Bandara Bali, bandar udara alternatif untuk pengalihan pendaratan berdasarkan ketersediaan parking stand hingga siang ini adalah Bandar Udara Sultan Hasanuddin Ujung Pandang , Bandar Udara Praya Lombok , Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandar Udara Adisutjipto Yogyakarta, Bandar Udara Juanda Surabaya , Bandar Udara Ahmad Yani Semarang,  Bandar Udara El Tari Kupang dan Bandar Udara Sam Ratulangi Manado. (asr)

Siapa yang Bertanggung Jawab Atas Meledaknya Ekonomi ?

Oleh Valentin Schmid

PDB naik 3 persen pada kuartal ketiga, S&P 500 naik 15 persen tahun ini, dan tingkat pengangguran berada pada posisi terendah yang tidak terlihat sejak awal 2000-an. Adegan ini diperuntukkan bagi pendukung kedua partai politik, dan presiden saat ini dan mantan presiden, untuk keluar dan mengklaim bahwa mereka adalah orang yang melakukannya.

Presiden Donald Trump sering tweet tentang pasar saham dan mengambil kredit untuk kinerja yang layak. Di sisi lain, pendukung Obama mengklaim bahwa Trump hanya menuai keuntungan dari kebijakan pemerintah sebelumnya. Kedua kubu tersebut kehilangan gambaran yang lebih besar.

Presiden Tidak Mempekerjakan

Meski Trump mengelola bisnis yang sukses dengan ribuan karyawan, itu bukan bisnisnya yang mempekerjakan lebih dari 1 juta pekerja non-pertanian tahun ini. Juga bukan pemerintahan secara keseluruhan, karena jumlah orang yang dipekerjakan oleh pemerintah federal, negara bagian, dan pemerintah daerah hampir rata pada tahun 2017.

Presiden Barack Obama bahkan mempekerjakan 17,4 juta pekerja non-pertanian sejak Maret 2010, bagaimanapun, dia tidak pernah menjalankan bisnis, dan walaupun dia meningkatkan pekerjaan di badan sipil federal, jumlah total pekerja pemerintah tetap datar selama masa jabatannya juga.

Sebagai gantinya, perusahaan swasta seperti UPS, Macy’s, dan United Health Group masing-masing menambahkan lebih dari 20.000 pekerjaan di tahun 2016, dan jutaan bisnis kecil dengan kurang dari 500 pekerja yang bertanggung jawab untuk mempekerjakan lebih banyak karyawan.

“Semua tindakan rasional berada di tempat pertama tindakan individu. Hanya pemikiran individu tersebut. Hanya alasan-alasan individu tersebut. Hanya tindakan-tidakan individu tersebut,” ekonom Austria terkenal, Ludwig von Mises, pernah menulis di awal abad ke-20.

Jadi, individu-individu yang meningkatkan kemampuan mereka, mencari pekerjaan, atau mendirikan bisnis sendiri. Dan itu adalah pribadi, individu-individu yang bekerja untuk perusahaan besar atau yang bertanggung jawab atas perusahaan kecil yang mempekerjakan mereka.

Hal yang sama berlaku untuk pertumbuhan PDB dan kinerja pasar saham: Ini adalah sektor swasta yang sebagian besar bertanggung jawab, terutama karena pengeluaran pemerintah langsung sebagai bagian dari PDB telah menurun sejak lonjakan darurat di tahun 2009.

Kebijakan yang Tepat

Presiden tidak mempekerjakan; mereka tidak menghasilkan; mereka tidak menjual.  Namun, keterlibatan pemerintah dalam ekonomi swasta, baik melalui redistribusi kekayaan, pengeluaran langsung, atau peraturan, adalah masih penting dan mempengaruhi cara individu-individu tersebut dapat mengejar tujuan ekonominya.

Dalam skema besar pengelolaan ekonomi, penting untuk dicatat bahwa jabatan presiden adalah jabatan yang relatif lemah, walaupun mendapat sebagian besar perhatian media. Dengan Partai Republik yang telah mengedalikan Kongres, Obama berhasil menyelesaikan sedikit dari tujuan yang dinyatakannya, kecuali berlakunya Undang-Undang Perawatan Terjangkau ketika Demokrat masih memiliki mayoritas, dan juga rencana undang-undang  Dodd-Frank yang tidak pernah dilaksanakan sepenuhnya.

Meskipun memiliki mayoritas kecil di Kongres, Trump sejauh ini tidak dapat memperoleh konsensus tersebut yang dia butuhkan untuk inisiatif utama seperti reformasi pajak dan pencabutan Undang-Undang Perawatan yang Terjangkau.

“[Presiden], bagaimanapun, hanya akan menjadi presiden dan kekuatan sepihaknya akan terbatas. Untuk sebagian besar hal yang ingin dilakukannya, dia membutuhkan Kongres untuk ikut,” tulis George Friedman dari firma riset Geopolitical Futures.

Namun, meski Trump masih menunggu kemenangan legislatif besar, dengan reformasi perpajakan mulai mendekat, sentimen bisnis dan konsumen mulai merosot sejak pemilihannya. Indeks manajer pembelian bisnis terkemuka, serta kepercayaan konsumen, berada pada level tertinggi, sebagian karena Trump berjanji untuk menerapkan kebijakan pro-pertumbuhan seperti pemotongan pajak dan juga deregulasi.

Kedua inisiatif tersebut akan mengurangi pengaruh pemerintah dalam ekonomi dan memberi lebih banyak kekuatan dan sumber daya kepada para individu, menurut von Mises. Dan siapa yang tidak senang memiliki lebih banyak sumber daya dan kebebasan?

Dengan menggunakan salah satu dari sedikit kekuatan sepihak kepresidenan, Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif pada bulan Januari yang mewajibkan badan-badan federal untuk mencabut dua peraturan untuk setiap usulan yang baru. Gedung Putih juga membatalkan lebih dari 800 peraturan yang diajukan yang diajukan oleh pemerintahan Obama yang akan meninggalkan tugas.

Dalam menghadapi pemotongan pajak yang dijanjikan, manajer pengelola investasi global, Mark Hart, dari Corriente Advisors menganggap deregulasi adalah faktor penting yang bertanggung jawab atas optimisme bisnis di bawah Trump.

“Bisa dibilang sebenarnya bukan agenda legislatif Trump yang menggembirakan pasar. Saya pikir itu lebih fokus pada deregulasi,” katanya kepada RealVisionTV. “Cabang eksekutif memiliki lebih banyak kekuasaan dan kontrol atas birokrasi-birokrasi daripada yang mereka lakukan tentang membuat perundang-undangan. Jadi dia bisa mempengaruhi perubahan melalui deregulasi melalui perubahan yang mengendalikan birokrasi-birokrasi. Dan diperkirakan antara $1,7 triliun dan $1,8 triliun per tahun [hilang] karena peraturan.”

Sebagai contoh, saham keuangan meroket setelah pencairan Dodd-Frank menjadi kecil kemungkinannya setelah pemilihan Trump.

Tapi banyak kebijakan Trump yang lain, baik eksekutif maupun legislatif, belum diimplementasikan, jadi sulit baginya untuk mengambil tindakan penuh untuk menambahkan produksi dalam bentuk PDB atau pendapatan perusahaan yang lebih tinggi sekarang ketika ada kebijakan yang memiliki efek menggantung terhadap ekonomi tersebut.

Namun, agenda deregulasi dan reformasi yang dijanjikan bersifat pro-pertumbuhan dan oleh karena itu mendorong sentimen bisnis, yang tercermin pada kenaikan pasar saham dan aktivitas yang lebih tinggi karena orang dan perusahaan merasa bahwa investasi mereka sekarang akan dihargai di masa depan setelah kebijakan tersebut diterapkan.

Program dan peraturan keluaran pemerintah Obama, serta Undang-Undang Perawatan Terjangkau, tidak bersifat pro-pertumbuhan, kebijakan sisi penawaran dengan ukuran apapun, dan sulit untuk menemukan bukti bahwa mereka memiliki dampak positif yang langgeng pada ekonomi yang hanya akan ikut bermain. setelah dia meninggalkan tugas.

Tentu saja, terlepas dari kegagalan penandatanganan program seperti Solyndra, langkah-langkah stimulus di awal periode pertamanya menghentikan ekonomi dari kehancur an setelah krisis keuangan 2008. Namun, seiring dengan intervensi semua pemerintah di pasar tersebut, ini terjadi pada harga tahun-tahun dari pertumbuhan yang lamban, $9 triliun pada pertambahan hutang pemerintah, dan kepercayaan bisnis dan konsumen yang tidak bersemangat. Ketika semua dikatakan dan dilakukan, Obama adalah satu-satunya presiden yang tidak pernah memiliki satu tahun pertumbuhan PDB di atas 3 persen.

Faktor yang berbeda

Selain aktor swasta, undang-undang federal, dan perintah eksekutif, ada beberapa faktor utama yang mempengaruhi perekonomian. Yang satu adalah Federal Reserve. Dengan mengendalikan uang dan kredit melalui sistem perbankan, ia menggunakan kontrol atas ekonomi tersebut, dimana individu-individu tidak dapat melarikan diri.

Bersama dengan lembaga-lembaga keuangan yang mengendalikannya, ia terutama bertanggung jawab terhadap penyebab krisis subprime yang mempengaruhi sektor ekonomi yang sehat sekalipun. Kemudian memastikan bailout sektor keuangan dan ekonomi dengan mendistribusikan triliunan pinjaman dan jaminan kepada perusahaan keuangan, dan dengan membeli sebagian besar dari hutang pemerintah Treasury Obama yang diterbitkankan dengan bantuan dari Kongres yang dikuasai partai Republik.

Ini melumasi roda bisnis pribadi dan mendorong pengambilan risiko oleh aktor swasta yang tahu Fed akan datang untuk menyelamatkan mereka jika ada krisis lain. Dan bahkan selama tahun pertama pemerintahan Trump dan yang diduga berada dalam siklus kenaikan suku bunga, ia menurunkan kenaikan tingkat bunga lebih lama dari yang diantisipasi; Indeks kondisi keuangan oleh Federal Reserve Bank of Chicago tetap berada dalam wilayah yang longgar.

Khusus untuk pasar saham, kebijakan uang mudah ini adalah faktor utama yang mengangkat S&P 500 dari level terendah 756 pada Maret 2009 menjadi 2.578 pada bulan November 2017 karena metrik valuasi yang meluas dan pendapatan mengalami stagnasi, terutama di tengah masa kepresidenan Obama.

Bagaimanapun, dengan menjaga hutang buruk, mendorong pemborosan pemerintah dan keuangan, dan membiarkan pemain-pemain buruk lepas ketergantungan tersebut, Fed juga turut bertanggung jawab atas lambannya pertumbuhan di bawah Obama, karena ini telah menghalangi pasar untuk membebaskan diri dari hutang buruk dan perusahaan yang buruk dan memulai segar

Dan untuk hasil positif di bawah Trump, mungkin saja kita sekarang melihat tingginya siklus dobrakan bombastis dari Fed yang terkendali, dengan dobrakan berikutnya segera menyusul. Jangan salahkan Trump untuk saat itu.

Faktor eksternal lainnya, yang sering diabaikan namun memainkan peran utama dalam pemulihan setelah krisis keuangan, adalah keputusan Tiongkok untuk menghabiskan triliunan guna merangsang ekonominya, meningkatkan permintaan akan ekspor bahan baku dan teknologi ke Tiongkok dari sebagian besar negara berkembang.

Kita ingin mengatakan bahwa seorang presiden menyebabkan ekonomi meledak. Tapi dalam ekonomi yang relatif bebas dan saling terkait secara global, tidak ada satu orang pun yang dapat bertanggung jawab atas segala hal. Sebagai gantinya, tindakan-tindakan dari jutaan orang berbeda yang membuat atau menghancurkan ekonomi – dan kesejahteraan kita. (ran)

Xi Jinping Lemahkan Liga Pemuda Partai Komunis dan Potensi Faksi Lawan

0

Liga Pemuda Komunis, sebuah kunci perlengkapan tetap Partai yang telah lama dianggap sebagai batu loncatan bagi pejabat Komunis yang baru mulai, baru-baru ini melihat pijakan politiknya semakin melemah.

Organisasi ini diperuntukkan bagi remaja berusia 14-28 tahun untuk belajar tentang ideologi Partai.

Pada 20 November, pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT) Xi Jinping mengumumkan pada sebuah pertemuan reformasi Partai bahwa China Youth University of Political Studies (Universitas Pemuda Tiongkok untuk Studi Politik), sebuah sekolah yang didirikan pada tahun 1948 dan dikelola oleh Liga Pemuda dan Kementerian Pendidikan Tiongkok, akan meninggalkan sistem pendidikannya, merevisi metode pengajarannya, dan meningkatkan pelatihan politiknya, menurut sebuah laporan oleh juru bicara rezim Tiongkok Xinhua.

Pengumuman tersebut sejak itu telah ditafsirkan oleh media Tiongkok yang mengartikan bahwa Liga Pemuda baru saja terpotong dari kekuatan politiknya. Pengumuman reformasi terakhir tersebut muncul atas adanya kritikan tajam dari Xi tentang organisasi tersebut, yang digariskan dalam buku barunya yang diterbitkan pada bulan September, “Discussion Excerpts on Work by the Youth League by Xi Jinping.”

Dalam buku tersebut, Xi menyebut Liga Pemuda sebagai “cangkang kosong” sebuah organisasi yang meneriakkan “slogan-slogan kosong.” Dan pemimpin Tiongkok bahkan memperingatkan Liga Pemuda: “Jangan berpikir untuk mendapatkan promosi setiap saat, dan jangan berfantasi tentang menjadi penerus [untuk kepemimpinan Partai],” menurut sebuah berita pro Xi di luar negeri DW News.

Kemunduran Liga Pemuda diperburuk lagi ketika Xinhua mengumumkan bahwa China CYTS Tours, sebuah perusahaan wisata yang didirikan di bawah China Youth Travel Group, yang 100 persen dimiliki oleh Liga Pemuda dan dianggap sebagai sapi perahnya, diskors sambil menunggu pemberitahuan lebih lanjut mengenai perubahan kepemilikannya.

Media Tiongkok telah lama berspekulasi bahwa China Youth Travel Group akan kehilangan cengkeramannya terhadap China CYTS Tours. Menurut Xinhua, Grup Perjalanan tersebut saat ini hanya memiliki 17,17 persen saham China CYTS Tours.

Tendangan ganda pada Liga Pemuda tidak mengejutkan sama sekali. Pada bulan Agustus 2016, Xi telah mengumumkan langkah-langkah untuk mereformasi Liga Pemuda. Secara keseluruhan, tampak bahwa restrukturisasi Partai yang lebih luas sedang berlangsung.

Liga Pemuda telah menghasilkan banyak pemimpin terkenal di rezim tersebut, oleh karena itu pengamat politik merujuk pada adanya “tuanpai,” atau Fraksi Liga Pemuda di Partai tersebut. Mantan pejabat tinggi Hu Yaobang, Zhao Ziyang, Hu Jintao, dan Li Keqiang saat ini adalah mantan Liga Pemuda. Kebanyakan dari mereka terkait dengan fraksi tuanpai.

Namun menurut Li Datong, mantan editor China Youth Daily, surat kabar resmi untuk Liga Pemuda, tuanpai tidak lebih dari sekedar “zombie politik.” Akibatnya, reorganisasi Liga Pemuda yang sukses dapat memberdayakan Xi untuk melaksanakan sebuah perombakan Partai dan menghadapi sedikit perlawanan dari faksi lawan politik.

Ada tanda-tanda bahwa kader Partai yang memiliki ikatan dengan Liga Pemuda tidak akan bersikap baik di bawah jajaran kepemimpinan baru Xi, yang diperkenalkan pada bulan Oktober setelah Kongres Nasional ke-19. Qin Yizhi, mantan sekretaris pertama Liga Pemuda, yang diturunkan jabatan sebagai wakil direktur Administrasi Umum Pengawasan Mutu, Inspeksi, dan Karantina. Yang Yue, mantan sekretariat Liga Pemuda dari tahun 2001 sampai 2005, dan wakil gubernur propinsi Propinsi Jiangsu saat ini, tidak disebutkan namanya pada Komite Sentral ke-19 Partai Komunis, sebuah badan yang terdiri dari 200 pejabat partai elite plus, meskipun dia adalah anggota alternatif untuk Komite Sentral ke-18. (ran)

Konyol! Seorang Pengutil Ditembak Satpam Mall Usai Cabut Pistol Mainan

0

EpochTimesId – Penembakan dilaporkan terjadi di sebuah Mall di Arlington, Texas, Amerika Serikat pada akhir pekan kemarin, seperti dikutip The Epoch Times dari media setempat.

Polisi Arlington mengkonfirmasi melalui media NBC5 di Dallas, bahwa memang benar ada sebuah kasus penembakan di sebuah mall yang terletak di Interstate 20, Cooper Street.

Insiden tersebut bermula, ketika seorang petugas keamanan atau Security Parks Mall mendapat laporan adanya kasus pencurian di salah satu toko dalam mall tersebut.

Ketika satpam itu berhasil mengidentifikasi pelaku pengutilan, dia pun berusaha mengkonfirmasi kepada terduga pelaku. Namun, terduga itu justru berusaha lari dari petugas.

Ketika tiba di lantai yang semakin ramai karena menjadi lokasi kios-kios food court, terduga merogoh dan mengeluarkan sebuah pistol palsu.

Petugas keamanan yang mengejarnya kemudian spontan menarik pistol dan melepas tembakan. Dia menembak terduga pelaku pengutilan beberapa kali dan kemudian menabrak tersangka, untuk menangkapnya.

Tersangka itu lalu dibawa ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka tembak. Seperti dikutip The Epoch Times dari media lokal jaringan NBC.

“Ini terjadi saat mal sangat sibuk, ada banyak pengunjung mall yang menonton,” kata Letnan Christopher Cook. “Tapi untungnya tidak ada orang lain yang terluka dalam insiden ini.”

https://twitter.com/SifuentesX/status/934919321394040832

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul empat sore waktu setempat. Star-Telegram melaporkan bahwa pengunjung mal tersebut sempat dievakuasi setelah insiden itu.

Senjata api memang sensitif di Amerika Serikat, bahkan sebuah pistol mainan bisa membuat masyarakat trauma. Pasalnya, sejumlah kasus penembakan memakan tidak sedikit korban jiwa di Negeri Paman Sam itu. (waa)