Grand Mercure Malang Mirama Perluas Layanan Kuliner lewat Paket Outside Catering

MALANG — Grand Mercure Malang Mirama, hotel premium pertama dari jaringan Accor di Kota Malang, resmi memperluas layanan kulinernya dengan menghadirkan paket outside catering. Layanan ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin menyelenggarakan berbagai acara di luar hotel dengan standar penyajian dan layanan setara hotel berbintang.

Paket outside catering tersebut dirancang untuk mengakomodasi beragam kebutuhan acara, mulai dari kegiatan korporasi seperti rapat dan pertemuan bisnis, hingga acara sosial dan perayaan keluarga. Melalui layanan ini, hotel membawa konsep dapur profesional ke lokasi pilihan pelanggan, baik di rumah, kantor, maupun tempat lain.

Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama, Sugito Adhi, mengatakan bahwa layanan ini lahir dari perubahan kebutuhan konsumen yang semakin mengutamakan fleksibilitas dan kenyamanan.
“Kami memahami bahwa kenyamanan menjadi prioritas utama. Dengan layanan outside catering, pelanggan tidak perlu lagi memikirkan detail operasional karena seluruh standar kualitas dapur dan layanan hotel kami hadir langsung di lokasi acara,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh aspek layanan dikelola secara terintegrasi oleh tim hotel, mulai dari perencanaan menu, penyediaan peralatan makan, hingga dukungan staf pelayanan. Hotel juga menyediakan opsi dekorasi tematik yang dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan acara.

Dari sisi keamanan pangan, pengolahan makanan dalam layanan outside catering ini mengikuti standar sanitasi yang ketat. Sugito menegaskan bahwa menu yang berasal dari Trimurti Restaurant telah mengantongi sertifikasi halal, sehingga memberikan jaminan tambahan bagi konsumen terkait kebersihan dan keamanan makanan.

Dengan menghadirkan layanan outside catering, Grand Mercure Malang Mirama memperluas perannya tidak hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai penyedia solusi kuliner untuk berbagai kebutuhan acara di Kota Malang dan sekitarnya. Langkah ini mencerminkan adaptasi industri perhotelan terhadap perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin dinamis.

ARTOTEL Harmoni Jakarta Hadirkan Nuansa Budaya Imlek lewat Sajian Kuliner Tematik

JAKARTA — Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, ARTOTEL Harmoni Jakarta memperkenalkan konsep kuliner tematik bertajuk The Feast of Fortune yang menggabungkan tradisi perayaan Imlek dengan pendekatan kuliner modern. Peluncuran menu tersebut digelar di Eatspace, area restoran hotel yang berlokasi di kawasan Pecinan Jakarta.

Peluncuran menu diawali dengan prosesi Yi Sang, ritual khas Imlek yang melambangkan doa untuk kesehatan dan kemakmuran. Prosesi ini diikuti oleh para tamu undangan dengan mengaduk dan mengangkat hidangan bersama-sama, menciptakan suasana kebersamaan yang menjadi ciri perayaan Tahun Baru Imlek.

General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta, Arbiter Gerhard, menyampaikan bahwa konsep kuliner ini dirancang tidak hanya sebagai jamuan makan, tetapi juga sebagai pengalaman budaya.
“Melalui The Feast of Fortune, kami ingin menghadirkan perayaan Imlek yang lebih dari sekadar makan bersama. Mengingat lokasi hotel berada di kawasan Pecinan, pendekatan budaya menjadi bagian penting dari konsep yang kami hadirkan,” ujarnya.

Rangkaian acara peluncuran juga dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai yang berkeliling area restoran, menghadirkan hiburan interaktif bagi para tamu. Atraksi tersebut memperkuat nuansa perayaan sekaligus merefleksikan simbol keberuntungan yang lekat dengan tradisi Imlek.

Dari sisi kuliner, The Feast of Fortune dikemas dalam format buffet Imlek dengan beragam hidangan khas Tionghoa. Salah satu menu yang menjadi sorotan adalah bebek panggang khas oriental yang disajikan bersama pilihan menu otentik lainnya. Sajian tersebut dirancang untuk dinikmati secara bersama, sejalan dengan nilai kebersamaan dalam perayaan Imlek.

Melalui pengenalan konsep kuliner tematik ini, ARTOTEL Harmoni Jakarta menempatkan perayaan Imlek sebagai ruang pertemuan antara tradisi dan gaya hidup urban. Inisiatif tersebut sekaligus mencerminkan peran hotel sebagai bagian dari dinamika budaya kota, khususnya dalam merawat tradisi melalui pendekatan yang relevan bagi masyarakat modern.

Mercure Surabaya Grand Mirama Siapkan Perayaan Imlek 2026 Bertema Tahun Kuda Api

SURABAYA — Menyambut Tahun Baru Imlek 2026 yang berada di bawah naungan Shio Kuda Api, Mercure Surabaya Grand Mirama menyiapkan sebuah perayaan budaya yang menggabungkan tradisi, hiburan, dan kuliner khas Tionghoa dalam satu rangkaian acara. Perayaan bertajuk Eternal Lunar Grace: Fire Horse Ascension tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16 Februari 2026 di Grand Ballroom hotel tersebut.

Mengusung simbol Kuda Api yang merepresentasikan energi, keberanian, dan transformasi, perayaan Imlek ini dirancang sebagai ruang kebersamaan bagi keluarga dan komunitas untuk menyambut pergantian tahun dengan nuansa hangat dan sarat makna budaya. Konsep ini mencerminkan upaya hotel dalam menghadirkan perayaan Imlek yang tidak sekadar meriah, tetapi juga kontekstual dengan nilai tradisi.

Cluster General Manager Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi, mengatakan bahwa perayaan Imlek menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi.
“Melalui perayaan Eternal Lunar Grace, kami ingin menghadirkan pengalaman Imlek yang hangat dan bermakna. Ini menjadi momen bagi para tamu untuk menyambut Tahun Kuda Api dengan semangat baru, sekaligus merayakan kebersamaan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, hotel juga menghadirkan prosesi Yu Sheng dengan tradisi Lo Hei, ritual khas Imlek yang melambangkan harapan akan kemakmuran dan keberuntungan. Prosesi ini dilakukan secara bersama-sama oleh para tamu, menciptakan interaksi kolektif yang menjadi ciri khas perayaan Tahun Baru Imlek.

Rangkaian hiburan turut melengkapi malam perayaan, mulai dari pertunjukan barongsai, bian lian, liang liong, hingga wushu dan tari modern. Sejumlah musisi dan pengisi acara turut dihadirkan untuk membangun suasana Imlek yang semarak. Penyanyi Marbecca, salah satu penampil dalam acara tersebut, menyebut Imlek sebagai perayaan yang erat dengan nilai kebersamaan dan optimisme.
“Imlek selalu identik dengan harapan baru. Saya berharap penampilan saya bisa menjadi bagian dari suasana sukacita dalam menyambut tahun yang baru,” katanya.

Selain hiburan, perayaan Imlek di Mercure Surabaya Grand Mirama juga dilengkapi dengan sajian set menu khas Tionghoa yang dirancang khusus untuk dinikmati secara bersama. Sejumlah door prize dan hadiah undian turut disiapkan sebagai bagian dari rangkaian acara malam Imlek.

Melalui penyelenggaraan perayaan ini, Mercure Surabaya Grand Mirama menunjukkan peran hotel tidak hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai ruang perayaan budaya dan sosial di tengah kota. Perayaan Imlek 2026 ini menjadi salah satu contoh bagaimana tradisi dapat dikemas secara modern tanpa meninggalkan nilai-nilai yang melekat di dalamnya.

Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya Hadirkan Konsep Kuliner Laut Asia untuk Ramadan 2026

SURABAYA — Menyambut bulan suci Ramadan 2026, Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya menghadirkan program berbuka puasa dengan pendekatan kuliner tematik bertajuk Treasure From The Asian Seas. Program ini digelar di Palazzo Restaurant dan menitikberatkan pada sajian seafood khas Asia sebagai menu utama berbuka.

Konsep yang diusung menampilkan live seafood station, di mana tamu dapat memilih hidangan laut segar yang dimasak langsung dengan berbagai pilihan saus bercita rasa Asia. Pendekatan ini memberikan pengalaman berbuka puasa yang lebih personal sekaligus menekankan kualitas bahan dan proses pengolahan.

General Manager Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya, Ari Perdana, mengatakan bahwa program Ramadan tahun ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan pengalaman berbuka puasa yang lebih dari sekadar variasi menu.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang tidak hanya berfokus pada ragam hidangan, tetapi juga pada kualitas rasa, kesegaran bahan, serta interaksi langsung antara tamu dan dapur melalui konsep live cooking,” ujarnya.

Selain sajian kuliner, program Ramadan di hotel bintang empat yang berlokasi di pusat Kota Surabaya ini juga dilengkapi dengan hiburan musik serta aktivitas menjelang waktu berbuka. Menurut pihak manajemen, elemen tersebut dihadirkan untuk menciptakan suasana kebersamaan yang tetap selaras dengan nuansa Ramadan.

Respons pengunjung pun beragam. Liris, salah satu tamu Palazzo Restaurant, menilai konsep berbuka puasa dengan menu seafood memberikan alternatif menarik di tengah dominasi hidangan Ramadan yang cenderung seragam.
“Pilihan seafood-nya segar, bisa memilih saus sesuai selera, suasananya juga nyaman. Cocok untuk berbuka bersama keluarga maupun rekan kerja,” katanya.

Program berbuka puasa Ramadan di Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya dijadwalkan berlangsung mulai akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026. Kehadiran konsep kuliner tematik ini mencerminkan upaya industri perhotelan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang relevan dengan selera masyarakat urban, tanpa meninggalkan esensi kebersamaan Ramadan.

Kisah Nyata Inspiratif: Penderitaan Adalah Sebuah Kalung

EtIndonesia. Ada seorang perempuan yang dengan berani memperlihatkan “luka” dalam hidupnya kepada dunia. Bukan untuk dikasihani, melainkan untuk menginspirasi. Dan justru karena keberaniannya itu, dia mendapatkan tepuk tangan dan bunga dari banyak orang.

Saat berusia 13 tahun, dia menjalani operasi tulang belakang pertamanya. Dokter menanamkan batang logam dan penyangga besi di punggungnya. Sejak saat itu, dia mulai memanjangkan rambutnya—bukan demi gaya, melainkan untuk menutupi bekas luka operasi di punggungnya.

“Bekas luka itu tidak akan pernah hilang. Dia selalu ada. Itulah kelemahanku,” ujar Jeanette Lee. Setiap kali teringat akan bekas lukanya, perasaannya selalu terpuruk.

 “Aku sangat sensitif terhadap punggungku. Bahkan jika ada orang berdiri di belakangku, aku merasa tidak nyaman. Saat makan pun aku selalu memilih duduk membelakangi tembok. Aku sendiri tidak tahu mengapa,” katanya.

“Dia selalu menjadi perempuan paling mencolok di arena,” tulis James, kolumnis BBC.
Rambut panjang hitam menjuntai, atasan hitam tanpa lengan, sarung tangan hitam khusus, celana kulit ketat, serta sepatu hak tinggi runcing berwarna hitam—penampilannya tampak garang dan memikat. Namun sebenarnya, itu bukan sekadar gaya “cool”, melainkan cara untuk menutupi kekurangannya.

“Aura dan sisi sensual yang kumiliki sekarang berasal dari latihan biliar yang keras,” katanya.
“Biliar adalah olahraga yang emosional, teknis, dan penuh keanggunan. Aku menyukainya, itulah sebabnya aku terus bertahan hingga hari ini.”

Dalam masa panjangnya melawan penyakit, dia bertemu dengan pria yang kemudian menjadi suaminya, George Billey. Saat itu dia berusia 25 tahun dan telah bermain biliar selama 7 tahun. Dia mulai memahami bahwa bagi seorang perempuan, keluarga juga merupakan simbol kesuksesan—namun hal itu sama sekali tidak menghalanginya untuk terus bersinar di meja biliar.

Namun justru perempuan yang selama ini begitu menutupi bekas lukanya itu, suatu hari membuat keputusan yang mengejutkan dunia.

Sebuah majalah mode ternama dunia merilis seri pemotretan terbaru para selebritas. Untuk pertama kalinya, dia tidak lagi merasa malu dengan tubuh yang pernah dioperasi. Rambut hitam panjang yang biasa menutupi punggungnya kini diangkat. Dia dengan berani memperlihatkan bekas lukanya kepada publik.

Ketika wartawan bertanya dari mana keberanian itu datang, dia menjawab: “Setiap perempuan memiliki luka. Ada yang di tubuh, ada yang di hati. Penderitaan itu tidak menakutkan. Jika kamu mampu mengendalikan dan menaklukkannya, penderitaan justru akan menjadi sebuah kalung—yang membuatmu semakin indah.”

Dialah Jeanette Lee, juara dunia biliar wanita yang sangat dicintai para penggemar—sosok legendaris di meja biliar yang penuh percaya diri dan bercahaya, dikenal dengan julukan “Black Widow” (Janda Hitam).

Banyak kisah tentang dirinya terdengar nyaris tak masuk akal—namun semuanya nyata.Konon dia pernah berlatih biliar selama 37 jam berturut-turut hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Dia juga menggunakan plester plastik untuk mengikat posisi tangannya siang dan malam demi menjaga presisi.

Setiap malam sebelum tidur, dia membutuhkan satu jam penuh hanya untuk mengoleskan obat, lalu meminta suaminya memijat tubuhnya.

“Aku hanya ingin menikmati kebahagiaan bermain biliar dan berolahraga bersama keluargaku,” katanya.  “Aku harus melakukan yang terbaik—melakukannya untuk semua orang yang sedang menderita. Lee, kamu hebat!”

Dia tidak tumbang. Justru dalam penderitaan, dia terus bangkit berkali-kali. Penderitaan menempa tekad dan keyakinannya jauh lebih kuat daripada batang logam dan penyangga besi di punggungnya.

Hasilnya pun nyata.

Kurang dari satu tahun sejak bergabung dengan Women’s Professional Billiard Association (WPBA) Amerika Serikat, dia sudah masuk dalam 10 besar pemain biliar profesional wanita dunia.

Pada tahun 1994, dia meraih gelar juara Baltimore Championship dan Washington Championship di nomor 8-ball. Setelah itu, satu demi satu trofi 9-ball berhasil dia bawa pulang. Tahun 1996, dia menjuarai WPBA Player of the Year dan menduduki peringkat dunia nomor satu.

Sebagai atlet biliar wanita keturunan Asia, pencapaian ini bukanlah hal yang mudah. Hingga hari ini, dia telah menjadi ikon dan simbol kelas dunia dalam cabang biliar 9-ball wanita.

Warna hitam membuatnya tampak indah. Namun penderitaanlah yang membuatnya melampaui sekadar keindahan.(jhn/yn)

Di Balik Keluarga Ming: Sebuah Keluarga Membangun Kerajaan Penipuan dan Membayarnya dengan Nyawa Mereka

EtIndonesia. Sebelas individu dijatuhi hukuman mati pada bulan September setelah dinyatakan bersalah atas kejahatan, termasuk penahanan ilegal, pembunuhan, dan penipuan, menurut Proyek Pelaporan Kejahatan Terorganisasi dan Korupsi.

Sebelas anggota geng kriminal keluarga Ming, yang menjalankan pusat penipuan ala mafia di Myanmar, telah dieksekusi oleh Tiongkok, media pemerintah melaporkan pada hari Kamis.

Sebelas individu dijatuhi hukuman mati pada bulan September setelah dinyatakan bersalah atas kejahatan, termasuk penahanan ilegal, pembunuhan, dan penipuan, menurut Proyek Pelaporan Kejahatan Terorganisasi dan Korupsi.

Siapa Keluarga Ming?

Mereka termasuk di antara apa yang disebut empat keluarga di Myanmar utara. Sindikat kejahatan ini dituduh menjalankan ratusan kompleks yang terlibat dalam prostitusi, penipuan internet, dan produksi narkoba. Anggota mereka memegang posisi penting baik di pemerintahan lokal maupun milisi yang bersekutu dengan junta penguasa Myanmar, lapor CNN.

Keluarga Ming, yang beretnis Tionghoa, menjalankan kompleks penipuan yang luas di wilayah otonom Kokang di Negara Bagian Shan, Myanmar, dekat perbatasan Tiongkok.

Mengapa Mereka Dieksekusi?

Geng penipuan di Asia Tenggara mencuri lebih dari 43,8 miliar dolar setiap tahunnya, menurut Institut Perdamaian Amerika Serikat. Setelah bertahun-tahun mendapat perhatian media internasional dan keluhan dari kerabat pekerja pusat penipuan yang diperdagangkan, Beijing menindak kompleks penipuan tersebut pada tahun 2023.

Pada tahun yang sama di bulan November, Tiongkok mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk anggota keluarga tersebut, dengan tuduhan penipuan, pembunuhan, dan perdagangan manusia. Mereka juga menawarkan hadiah antara 14.000 dolar dan 70.000 dolar untuk penangkapan mereka.

Pengadilan Menengah Rakyat Wenzhou di Provinsi Zhejiang menghukum 16 anggota sindikat keluarga Ming karena menyebabkan kerugian finansial melebihi 1,4 miliar dolar. Mereka juga dinyatakan bersalah atas peran mereka dalam lebih dari selusin kematian orang, beberapa di antaranya adalah warga negara Tiongkok, yang mencoba melarikan diri dari kompleks tempat mereka dipaksa bekerja.

Sementara 11 orang dijatuhi hukuman mati langsung, lima lainnya mendapat hukuman mati yang ditangguhkan. Dua terdakwa mengajukan banding terhadap keputusan tersebut, dan kasus tersebut dikirim ke pengadilan tertinggi Tiongkok, Mahkamah Agung Rakyat, yang menguatkan putusan awal.

Ming Xuechang, yang memimpin kelompok tersebut dan juga menjabat sebagai anggota parlemen negara bagian, meninggal karena bunuh diri sebelumnya saat berada dalam tahanan. Putranya, seorang pemimpin di Pasukan Penjaga Perbatasan Kokang yang bersekutu dengan junta, Ming Guoping, dan cucunya, Ming Zhenzhen, termasuk di antara orang-orang yang dieksekusi.

Kerajaan Ming

Dipimpin oleh Ming Xuechang, keluarga Ming telah lama dikaitkan dengan Vila Harimau Bersembunyi, sebuah kompleks terkenal di Kokang. Pada puncaknya, kelompok tersebut memiliki 10.000 orang yang melakukan penipuan dan kejahatan lainnya.

Kompleks penipuan keluarga tersebut memikat ribuan orang, terutama warga Tiongkok, dengan janji pekerjaan bergaji tinggi, hanya untuk kemudian memenjarakan mereka. Para pekerja dipaksa untuk menjalankan penipuan “penyembelihan babi” yang rumit, di mana mereka perlahan-lahan mendapatkan kepercayaan para korban sebelum menipu mereka, lapor BBC. Penyiksaan adalah hal yang umum.

Pada Oktober 2023, selama dugaan upaya pelarian, para penjaga membunuh beberapa warga negara Tiongkok di Crouching Tiger Villa. Hal ini memaksa pihak berwenang Tiongkok untuk mengambil tindakan.

Dampak Eksekusi

Meskipun angka pastinya tetap dirahasiakan, Tiongkok mengeksekusi lebih banyak orang daripada negara mana pun di dunia, lapor BBC. Tindakan negara terhadap keluarga Ming menunjukkan sikap yang lebih keras terhadap kelompok-kelompok penipuan yang beroperasi di Myanmar.

Di Myanmar, kelompok-kelompok penipuan telah lama dilindungi oleh korupsi dan pelanggaran hukum di wilayah perbatasan negara itu. Perang saudara yang menghancurkan yang melanda negara itu telah digunakan oleh sindikat kejahatan untuk mengkonsolidasikan posisi mereka.(yn)

Aksi Pemulangan Jenazah Prajurit Rusia–Ukraina, Ukraina Menerima Seribu Jenazah Tentara

Rusia dan Ukraina pada Kamis (29 Januari) melakukan pertukaran tawanan perang dan pemulangan jenazah prajurit yang gugur. Otoritas Kyiv menyatakan bahwa Ukraina telah menerima 1.000 jenazah dari Rusia, sementara Moskow mengatakan jenazah-jenazah tersebut adalah tentara Ukraina yang tewas dalam pertempuran melawan pasukan Rusia. Di sisi lain, Rusia menerima kembali 38 jenazah prajuritnya dari pihak Ukraina.

EtIndonesia. Menurut laporan Agence France-Presse (AFP), sejak Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022, pertukaran tawanan perang dan jenazah prajurit yang gugur menjadi salah satu dari sedikit bentuk kerja sama yang masih bertahan antara Kyiv dan Moskow.

Lembaga Ukraina bernama “Markas Koordinasi Penanganan Tawanan Perang” (Coordination Headquarters for the Treatment of Prisoners of War) menyatakan melalui media sosial:

“Hari ini (29 Januari) telah dilakukan operasi pemulangan jenazah. Seribu jenazah yang diklaim pihak Rusia sebagai milik Pasukan Pertahanan Ukraina telah dikirim kembali ke Ukraina.”

Penasihat Kremlin Vladimir Medinsky mengonfirmasi pertukaran tersebut dan menyatakan bahwa Rusia juga telah menerima 38 jenazah prajurit Rusia yang gugur. Ia mengatakan bahwa pertukaran ini dapat terlaksana berkat kesepakatan yang dicapai oleh delegasi Ukraina dan Rusia di Istanbul pada tahun lalu.

Perang akibat invasi penuh Rusia ke Ukraina akan segera memasuki tahun keempat. Berdasarkan laporan penelitian terbaru dari lembaga pemikir Amerika Serikat, jumlah korban militer Rusia diperkirakan mencapai hingga 1,2 juta orang, sementara pihak Ukraina diperkirakan sekitar 500.000 hingga 600.000 orang.  Angka-angka tersebut mencakup prajurit yang tewas, terluka, maupun hilang.

Sumber : NTDTV.com

Drone Rusia Manfaatkan Starlink untuk Menyerang, Ukraina Bekerja Sama dengan SpaceX untuk Mengatasinya

EtIndonesia. Ukraina menemukan bahwa Rusia semakin sering memanfaatkan teknologi jaringan Starlink untuk melancarkan serangan drone jarak menengah dan jarak jauh. Drone Rusia yang dilengkapi perangkat Starlink bahkan dapat menghindari sistem gangguan elektronik Ukraina, sehingga tingkat kesulitan pertahanan meningkat drastis. 

Saat ini, Ukraina tengah bekerja sama dengan SpaceX milik Elon Musk untuk mencari solusi penanggulangan.

Drone Rusia Gunakan Starlink untuk Menyerang, Kyiv Bekerja Sama dengan Musk

Rekaman memperlihatkan sebuah drone mengunci target dan perlahan mendekat. Ini adalah cuplikan serangan drone “Shahed” Rusia terhadap helikopter militer Ukraina di wilayah Kropyvnytskyi, Ukraina tengah, pada tanggal 24 bulan ini.

Sekilas, serangan tersebut tampak biasa. Namun penasihat teknologi Kementerian Pertahanan Ukraina sekaligus pakar militer radio, Serhii Beskrestnov, menilai berdasarkan analisis video bahwa drone tersebut mampu mencari target secara otomatis, dan di lokasi kejadian tidak terdeteksi adanya jaringan radio drone lain. Karena itu, ia menyimpulkan bahwa Rusia memanfaatkan jaringan Starlink milik Elon Musk.

Beskrestnov menyatakan, drone Rusia yang dipasangi terminal Starlink dapat dikendalikan secara manual sambil terbang rendah, dan hampir tidak terpengaruh oleh gangguan sinyal konvensional, sehingga tingkat kesulitan pertahanan meningkat tajam. Ia memperingatkan bahwa jenis serangan seperti ini telah terjadi ratusan kali.

Lembaga pemikir Washington, Institute for the Study of War (ISW), juga baru-baru ini melaporkan bahwa militer Rusia secara jelas semakin bergantung pada teknologi Starlink untuk memperpanjang jarak tempur drone bunuh diri mereka, serta meningkatkan kemampuan menghadapi peperangan elektronik Ukraina. 

Laporan tersebut menyebutkan bahwa sejak September tahun lalu, Rusia telah memasang perangkat Starlink pada drone “Shahed” dengan jangkauan efektif lebih dari 1.000 mil.

Menteri Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov, pada Kamis mengkonfirmasi bahwa Ukraina juga sedang bekerja sama dengan SpaceX untuk mencari cara mencegah drone Rusia menggunakan jaringan satelit Starlink.

Pada awal pecahnya perang Rusia–Ukraina secara menyeluruh pada tahun 2022, SpaceX atas permintaan Ukraina membuka layanan Starlink di negara tersebut, namun tidak menyediakan jaringan Starlink di wilayah Rusia.

Perundingan Damai Rusia–Ukraina: Masalah Wilayah Masih Sulit

Sementara itu, terkait perundingan damai Rusia–Ukraina, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Rabu mengatakan dalam sidang dengar pendapat Kongres bahwa perbedaan terkait wilayah masih menjadi isu yang sedang diupayakan untuk diselesaikan oleh semua pihak, dan ia mengakui bahwa masalah tersebut “memang sangat rumit”.

“Saya pikir satu masalah yang tersisa masih adalah persoalan wilayah yang sudah dikenal semua pihak, khususnya klaim teritorial atas Donetsk. Saya tahu kedua belah pihak sedang berupaya keras untuk mendamaikan pandangan masing-masing. Ini masih merupakan jembatan yang belum bisa kita seberangi. Perbedaan masih ada, tetapi setidaknya kita sudah berhasil mempersempit cakupan masalah menjadi satu isu inti,” kata Rubio. 

Setelah pertemuan tiga pihak AS–Rusia–Ukraina akhir pekan lalu, baik Rusia maupun Ukraina menyatakan kesediaan untuk melanjutkan dialog. Rubio mengatakan Amerika Serikat mungkin akan mengirim perwakilan untuk mengikuti perundingan lanjutan, namun menantu Presiden Trump, Kushner, serta utusan khusus Witkoff tidak akan hadir.

Laporan gabungan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Yi Jing.

Dalam Pernikahan, Ada Satu Bentuk Ketulusan yang Disebut “Menjaga Rahasia”

EtIndonesia. Pria itu kehilangan pekerjaannya.  Namun, dia tidak memberi tahu istrinya. Setiap hari dia tetap berangkat dan pulang tepat waktu. Dia tak lupa mengarang cerita untuk menutupi kenyataan.

Katanya, kepala bagian yang baru sangat ramah, mahasiswi baru yang masuk ke kantor tampak polos dan manis…

 Sang istri mencubit telinganya sambil tertawa : “Hati-hati kamu.”

Saat dia hendak keluar rumah, istrinya menariknya sebentar, membantu merapikan kerah kemejanya.

Pria itu membawa tas kerjanya, naik bus, turun setelah tiga halte. Dia duduk di bangku taman, wajahnya murung, menatap burung-burung merpati yang berkerumun di alun-alun.

Menjelang sore, dia mengganti raut wajahnya dengan senyum, lalu pulang.

Dia mengetuk pintu dan berseru lantang : “Aku pulang!”

Dia melakukan itu selama lima hari.

Lima hari kemudian, dia mendapatkan pekerjaan harian di sebuah pabrik semen kecil.

Lingkungannya buruk. Debu beterbangan, membuat tenggorokannya selalu kering. Pekerjaannya berat. Saat bekerja, tubuhnya basah oleh keringat.

Kepala regu berkata :  “Sudahlah, jangan kerja di sini. Badanmu tidak kuat.”

Pria itu menjawab :  “Aku bisa.”

Dia menggertakkan gigi. Kedua kakinya bergetar pelan.

Tubuhnya dipenuhi debu tebal, seperti patung tanah liat yang letih dan bergerak.

Selesai kerja, dia mandi seadanya di pabrik, lalu mengenakan kembali setelan jas yang rapi, berpura-pura ringan, dan pulang.

Dia mengetuk pintu, berseru seperti biasa : “Aku pulang!”

Istrinya berlari membukakan pintu.

Aroma daun bawang di seluruh rumah membuat hati pria itu terasa tenang.

Di meja makan, istrinya bertanya : “Pekerjaanmu lancar?”

Dia menjawab : “Lancar. Mahasiswi baru itu masih polos.”

Istrinya pura-pura kesal, namun tetap mengambilkan sepotong jamur kuping untuknya.

Istrinya berkata :  “Air sudah panas, mau mandi?”

Dia menjawab: “Sudah. Tadi sauna bareng teman-teman kantor.”

Istrinya bersenandung pelan sambil membereskan piring.

Pria itu berpikir :  Untung… hampir saja ketahuan.

Dengan tubuh yang sangat lelah, dia mencuci muka, menggosok gigi, lalu langsung tertidur.

Dia bekerja di pabrik semen itu lebih dari dua puluh hari. Akhir bulan semakin dekat.

Dia tak tahu apakah upah kecil itu bisa terus membohongi istrinya.

Suatu malam setelah makan, istrinya tiba-tiba berkata : “Kamu sebaiknya berhenti dari perusahaan itu. Aku dengar ada perusahaan lain yang sedang mencari pegawai. Aku sudah tanya-tanya, semua syaratnya cocok denganmu. Besok coba melamar, mau?”

Pria itu sangat gembira, namun berpura-pura bertanya: “Kenapa harus pindah?”

Istrinya menjawab :  “Ganti suasana itu baik. Lagipula, fasilitasnya cukup bagus.”

Keesokan harinya, pria itu melamar dan langsung diterima.

Malam itu, dia memasak banyak hidangan dan minum banyak anggur.

Dia tahu, sebenarnya semua ini tak pernah benar-benar bisa disembunyikan dari istrinya.

Mungkin sejak hari pertama dia bekerja di pabrik semen. Mungkin sejak hari dia kehilangan pekerjaannya. Istrinya sudah tahu segalanya.

Apakah tatapan matanya yang menghindar telah membocorkannya? Apakah tubuhnya yang kelelahan?  Atau karena istrinya melihat dari jendela bahwa dia naik bus ke arah yang berlawanan? Atau mungkin karena sikap “ceria” yang dia buat terlalu dibuat-buat dan berlebihan?

Dia bisa mengarang cerita, namun dia tak bisa membohongi istri yang begitu peka.

Sebenarnya, jika seseorang benar-benar mencintai pasangannya, apa yang bisa disembunyikan?

Dia teringat, selama lebih dari dua puluh hari itu, setiap hari di meja makan selalu ada telur goreng dengan jamur kuping.

Dia tahu, jamur kuping baik untuk membersihkan paru-paru. Pria yang bekerja di tengah debu
memang membutuhkan itu.

Kadang-kadang istrinya juga memaksanya minum dua sendok sirup pir.

Kini dia sadar, itu semua adalah perhatian yang direncanakan dengan diam-diam.

Dan selama hari-hari itu, istrinya tak lagi memaksanya menemaninya menonton drama televisi, karena dia tahu betapa lelahnya pria itu.

Kini pria itu benar-benar yakin:  istrinya sudah lama mengetahui rahasianya.

Dia hanya memilih diam, melakukan semua hal yang perlu dilakukan, tanpa pernah membuka rahasia itu.

Seorang pria yang kariernya tengah berada di puncak, tiba-tiba menganggur dan jatuh miskin— itu adalah sebuah rahasia.

Rahasia pria itu,  dan juga rahasia istrinya.

Dia harus menahan rasa sakit dan menjaga mulut rapat-rapat. Dia tak boleh membiarkan siapa pun tahu— termasuk pria yang menciptakan rahasia itu sendiri.

Pria itu berdiri di balkon menatap pemandangan malam kota. Akhirnya, setetes air mata jatuh.

Dalam kehidupan pernikahan, ada satu bentuk keharuan yang disebut saling mencintai, ada satu bentuk keharuan yang disebut saling menopang dalam suka dan duka.

Namun sesungguhnya,  ada satu bentuk keharuan lain yang lebih sunyi— menjaga rahasia demi cinta 

“Sangat Berbahaya bagi Mereka”: Trump Memperingatkan Inggris Agar Tidak Berbisnis dengan Tiongkok

EtIndonesia. Presiden AS, Donald Trump memperingatkan bahwa “sangat berbahaya” bagi sekutunya, Inggris, untuk berbisnis dengan Tiongkok. Pernyataannya muncul saat Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer mengunjungi Beijing untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping.

Saat menghadiri pemutaran perdana film dokumenter tentang Ibu Negara Melania Trump, istrinya, wartawan menanyakan reaksinya terhadap Inggris yang “berbisnis” dengan Tiongkok. Trump menjawab dengan mengatakan: “Yah, sangat berbahaya bagi mereka untuk melakukan itu.”

Para pemimpin Barat semakin mengejar hubungan yang lebih dekat dengan Tiongkok di tengah kekhawatiran atas ketidakpastian AS. Dalam perkembangan terkait, seorang perdana menteri Inggris telah mengunjungi Tiongkok untuk pertama kalinya dalam delapan tahun.

Starmer bertemu dengan Xi dan pejabat Tiongkok lainnya dan menandatangani perjanjian kerja sama.

Merujuk pada penentangan Trump terhadap kesepakatan Inggris dengan Tiongkok, Starmer mengatakan bahwa tidak bijaksana bagi Inggris untuk “mengabaikan kenyataan”.

Dia mengatakan kepada Sky News, “Tiongkok adalah ekonomi terbesar kedua di dunia. Bersama Hong Kong, Tiongkok adalah mitra dagang terbesar ketiga kami. Dan melalui kunjungan ini, kami telah membuka banyak peluang untuk lapangan kerja dan penciptaan kekayaan.”

Kementerian Luar Negeri Beijing menanggapi komentar Trump dengan mengatakan: “Tiongkok bersedia memperkuat kerja sama dengan semua negara dalam semangat saling menguntungkan dan hasil yang saling menguntungkan.”

Ketika Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengunjungi Tiongkok bulan ini untuk perjanjian perdagangan dan pariwisata, Trump mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada impor dari Kanada.

Setelah pernyataannya tentang Inggris, Trump juga mengatakan: “Menurut saya, akan lebih berbahaya bagi Kanada untuk berbisnis dengan Tiongkok. Kanada tidak berjalan dengan baik. Mereka berjalan sangat buruk, dan Anda tidak dapat melihat Tiongkok sebagai jawabannya.”

Starmer akan melanjutkan perjalanan Asia-nya dengan singgah sebentar di Jepang pada hari Sabtu untuk bertemu dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi dari Jepang.(yn)

Kerendahan Hati dan Karunia

EtIndonesia. Pada suatu masa, hiduplah seorang nabi tua yang mengutus murid-muridnya untuk berlatih dan menempuh perjalanan spiritual ke berbagai tempat.

Salah satu muridnya, setelah melalui latihan keras yang panjang, berhasil menguasai sebuah kemampuan luar biasa—  dia mampu berjalan di atas permukaan air.

dia pun merasa sangat bangga.

Di hadapan murid-murid lain, dia bercerita dengan penuh semangat dan rasa percaya diri, lalu dengan wajah berseri-seri bertanya kepada sang nabi tua: “Guru, bagaimana menurut Anda? Bukankah kemampuanku ini luar biasa? Bukankah yang lain seharusnya banyak belajar dariku?”

Nabi tua itu tidak berkata apa-apa.

Dia justru mengajak semua murid pergi ke tepi sungai, memanggil sebuah perahu, dan mengajak mereka menyeberang bersama-sama menggunakan perahu itu.

Tak seorang pun tahu apa maksud sang nabi.

Setibanya di seberang, nabi tua itu bertanya kepada pendayung perahu:  “Berapa ongkosnya?”

“Dua keping uang,” jawab si pendayung.

Mendengar itu, sang nabi tua tersenyum, lalu menoleh kepada murid yang tadi begitu sombong dan berkata: “Anak muda, kemampuan baru yang begitu kau banggakan itu, ternyata nilainya hanya dua keping uang saja.”

Mendengar perkataan itu, wajah murid tersebut langsung memerah karena malu.

Sejak saat itu, dia semakin giat melatih karakter dan kerendahan hatinya. Beberapa tahun kemudian, dia pun tumbuh menjadi pribadi yang mampu sekaligus rendah hati.

Kerendahan hati adalah kebajikan yang sering kali justru kurang dimiliki oleh orang-orang berbakat.

Tuhan menganugerahkan kepada setiap orang karunia dan talenta yang berbeda-beda: ada karunia menulis, karunia berkhotbah, karunia mengajar, karunia bermusik,  bahkan karunia berbicara dalam bahasa tertentu.

Jika kita memiliki karunia-karunia itu, tentu patut bersyukur. Namun jangan sekali-kali merendahkan orang lain yang tidak memilikinya.

Karena mampu melakukan sesuatu tidak berarti kita lebih tinggi atau lebih mulia dari orang lain. Kemampuan itu hanyalah hadiah dari Tuhan.

Tuhan memberikan karunia yang berbeda kepada setiap orang, dan orang lain pun pasti memiliki kemampuan yang tidak kita miliki.

Berjalan di atas air—bukankah itu karunia yang luar biasa?

Namun seperti kata sang nabi tua dalam cerita ini, nilainya pun hanya dua keping uang saja.

Jika kemampuan sehebat itu saja hanya bernilai dua keping uang,  lalu berapa nilai kemampuan dan talenta kita yang relatif biasa-biasa saja di mata Tuhan?

Masih pantaskah kita menyombongkan diri? Masih adakah alasan untuk merasa lebih tinggi dari orang lain?

Apa pun karunia yang kita miliki, jangan tinggi hati, jangan merasa diri paling hebat, jangan menganggap orang lain harus meneladani kita.

Jika tidak, tanpa sadar kita telah menjadi tawanan kesombongan.

Renungan 

Melalui kisah yang ringan namun bermakna, artikel “Kerendahan Hati dan Karunia” mengajak kita memahami satu hal penting: setiap orang memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda-beda.

Jangan menyombongkan diri karena kelebihan yang kita miliki, dan jangan pula merendahkan diri karena kekurangan yang kita rasakan.

Kesombongan justru menjauhkan seseorang dari berkat, sementara kerendahan hati adalah wadah yang mengumpulkan kebaikan dan keberkahan.

Pada akhirnya, bukan seberapa besar karunia yang kita miliki yang menentukan nilai diri kita, melainkan seberapa rendah hati kita dalam menggunakannya. (jhn/yn)

Hormuz Jadi Titik Didih Dunia: AS, Iran, Rusia, dan Tiongkok Berhadapan Langsung

EtIndonesia. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat tajam setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat tengah bersiap melancarkan serangan militer besar terhadap Iran, dengan skenario terburuk mencakup upaya pergantian rezim. Situasi ini kini berkembang menjadi krisis internasional setelah Rusia dan Tiongkok terseret langsung ke dalam pusaran konflik.

Sinyal Serangan: Tenggat Trump dan Bocoran Operasi Militer

Pada 31 Januari 2026, situs independen Amerika DropSite melaporkan bahwa pejabat tinggi militer AS telah memberi tahu salah satu sekutu utama Washington di Timur Tengah bahwa Presiden Donald Trump kemungkinan akan memberikan otorisasi serangan militer terhadap Iran pada akhir pekan ini, bahkan secepat Minggu dini hari.

Menurut bocoran media Israel, operasi militer tersebut diperkirakan berlangsung antara tengah malam hingga pukul 03:00 waktu setempat, dan tidak terbatas pada fasilitas nuklir atau pangkalan rudal, melainkan juga berpotensi menargetkan struktur kekuasaan politik Iran.

Pada hari yang sama, Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih menyatakan bahwa dia telah menetapkan batas waktu terakhir bagi Iran untuk mencapai kesepakatan.

“Apakah Amerika akan menggunakan kekuatan militer? Jawabannya hanya diketahui oleh Iran sendiri,” ujar Trump.

Dia juga menegaskan bahwa militer AS tidak akan mundur dan akan tetap dikerahkan di sekitar wilayah Iran.

Pentagon: “Iran Tidak Boleh Memiliki Senjata Nuklir”

Sehari sebelumnya, 30 Januari 2026, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth menegaskan bahwa militer AS siap menjalankan keputusan apa pun yang diambil Presiden Trump terkait Iran.

Hegseth menekankan bahwa pernyataan Trump soal pelarangan senjata nuklir Iran bukan sekadar ancaman kosong. Dia bahkan mengungkap bahwa AS telah menerbangkan pembom siluman B-2 melintasi setengah bumi tanpa terdeteksi Iran, sebagai pesan kemampuan strategis yang jelas.

CENTCOM: Iran Siapkan Aksi Bersama Rusia dan Tiongkok

Masih pada 31 Januari, United States Central Command (CENTCOM) mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut bahwa Iran tengah merencanakan aksi gabungan dengan Rusia dan Partai Komunis Tiongkok di Selat Hormuz.

CENTCOM memperingatkan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi tindakan berbahaya, termasuk:

  • Penerbangan rendah di atas kapal perang AS
  • Manuver agresif kapal cepat Iran
  • Pengambilan gambar jarak dekat terhadap aset militer AS

Iran diminta menghentikan tindakan semacam itu karena berisiko memicu ketidakstabilan regional yang lebih luas.

Lampu Hijau Operasi dan Skenario “Pemenggalan Kepemimpinan”

Media Israel Channel 13 melaporkan bahwa Dewan Kepala Staf Gabungan AS telah menyetujui rencana operasi militer terhadap Iran.

Sejumlah media Amerika juga menyebut Washington tengah mempertimbangkan opsi ekstrem berupa “pemenggalan kepemimpinan”, termasuk kemungkinan menargetkan Ali Khamenei, serta mengirim pasukan khusus AS untuk menyerang fasilitas nuklir Iran dari dalam wilayahnya.

Rusia–Iran: Ancaman Balasan dan Peringatan ke Israel

Pada 30 Januari 2026, Vladimir Putin menerima Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Akbar Ahmadian, di Kremlin.

Dalam pertemuan tersebut, Ahmadian memperingatkan bahwa setiap aksi bermusuhan AS akan dibalas secara tepat, efektif, dan memiliki daya gentar, termasuk kemungkinan serangan langsung terhadap Israel.

Iran juga menyatakan telah mengetahui rencana operasi lawan, sehingga respons balasan tidak akan terbatas di laut, melainkan mencakup skenario konflik yang lebih luas dan kompleks. Teheran bahkan mengancam bahwa kedutaan besar AS di Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab dapat menjadi sasaran jika serangan terjadi.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan pasukan khusus Iran dilaporkan telah menerima perintah untuk:

  • Mengamankan pangkalan rudal dan fasilitas nuklir
  • Bersiap menghadapi operasi pendaratan helikopter AS

Pergerakan Udara dan Tawaran Uranium

Dalam 24 jam terakhir, sedikitnya tiga pesawat angkut berat Antonov Rusia dan satu pesawat Ilyushin dilaporkan mendarat di Iran, memicu spekulasi dukungan logistik darurat.

Di sisi lain, beredar informasi bahwa Iran, melalui jalur Turki, menyampaikan tawaran kepada AS:

Menyerahkan sekitar 400 kilogram uranium yang diperkaya dengan imbalan penghentian aksi militer.

Sebagai catatan, jumlah tersebut cukup untuk memproduksi sekitar 10 hulu ledak nuklir, sehingga tawaran ini dinilai sebagai langkah darurat Teheran untuk menghindari perang terbuka.

AS Tingkatkan Pengerahan Militer Global

Militer AS terus meningkatkan kesiapan tempur.

  • Pembom B-52 Stratofortress telah lepas landas dari AS dan tiba di Pangkalan Diego Garcia
  • Sebuah kapal perusak Angkatan Laut AS berlabuh di Pelabuhan Eilat, Israel, sebuah langkah langka meski kapal AS rutin beroperasi di Laut Merah

Langkah ini dinilai sebagai pesan strategis langsung kepada Iran dan pihak-pihak yang mendukungnya.

Tekanan Finansial dan Sanksi Tambahan

Pada 31 Januari, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent memperingatkan elite Iran bahwa rezim Teheran tidak membangun kesejahteraan rakyat, melainkan menghamburkan pendapatan minyak untuk:

  • Program nuklir
  • Pengembangan rudal
  • Pendanaan terorisme global

Trump menyatakan dirinya berpihak kepada rakyat Iran, dan telah menginstruksikan Departemen Keuangan untuk menjatuhkan sanksi tambahan, termasuk terhadap:

  • Enam pejabat tinggi IRGC
  • Kepala Intelijen Hadami
  • Lima komandan provinsi
  • Miliarder Iran Babak Zanjani

Tiongkok Terjun Langsung: Dukungan Intelijen dan Armada PLA

Situasi semakin kompleks setelah Tiongkok secara terbuka menyatakan tidak akan mengizinkan pergantian rezim di Iran.

Laporan intelijen menyebut satelit Tiongkok tengah memantau sistem pertahanan udara AS di Timur Tengah, dan jika konflik pecah, Beijing berpotensi memberikan dukungan intelijen langsung kepada Iran.

Beberapa kapal perusak berat PLA, termasuk kapal logistik Gaoyouhu, dilaporkan telah berlayar dari pangkalan Hainan menuju perairan dekat Iran. Unit PLA darat dan udara juga diduga bersiap untuk dikerahkan.

Di media sosial, warganet menyebut langkah Beijing sebagai “Perang Melawan Amerika ala Zaman Baru”, menilai Xi Jinping telah berani mengambil risiko konfrontasi langsung dengan Washington bersama Iran dan Rusia.

Seruan Boikot Global terhadap Tiongkok

Menanggapi perkembangan ini, Departemen Luar Negeri AS pada 31 Januari 2026 menyerukan dunia internasional untuk memboikot produk Tiongkok.
Washington menuduh rezim Beijing:

  • Menjual produk murah tanpa nilai
  • Memperdagangkan “persahabatan murah”
  • Melegalkan kejahatan yang dinilai dapat menghancurkan fondasi peradaban global

Kesimpulan: Dengan tenggat yang ditetapkan Trump, kesiapan militer AS, serta keterlibatan langsung Rusia dan Tiongkok, krisis Iran kini telah berkembang menjadi ancaman konflik global. Selat Hormuz, Timur Tengah, dan bahkan tatanan internasional berada di titik paling berbahaya dalam beberapa dekade terakhir.

Surat Rahasia Atas Nama Zhang Youxia Beredar Luas — Pakar : Suratnya Mungkin Palsu, tapi Krisisnya Sangat Nyata

EtIndonesia. Belakangan ini, sebuah surat rahasia yang diklaim ditulis oleh Zhang Youxia dan ditujukan kepada pemimpin Partai Xi beredar luas di internet. Dalam surat tersebut, Zhang membantah tuduhan korupsi dan menegaskan bahwa alasan sebenarnya ia ditangkap adalah karena perbedaan mendasar dengan Xi, serta mengkritik tingkat sentralisasi kekuasaan yang sangat tinggi. 

Surat itu juga mengungkapkan bahwa pada Sidang Pleno Ketiga, Xi memang mengalami masalah kesehatan hingga kekuasaannya sempat direbut. Para pengamat menilai, meskipun isi surat sesuai dengan realitas di dalam sistem, belum tentu surat itu benar-benar ditulis oleh Zhang Youxia, dan lebih mungkin merupakan produk dari memanasnya pertarungan internal PKT.

Secara garis besar, isi surat tersebut menyebutkan bahwa alasan sebenarnya Zhang ditangkap bukanlah karena korupsi atau pelanggaran hukum, melainkan karena perbedaan mendasar dengan Xi Jinping dalam memahami sistem tanggung jawab Ketua Komisi Militer Pusat. Zhang menilai Xi telah mengubah sistem tersebut menjadi semacam “pola kepemimpinan ala orang tua”, dengan sentralisasi kekuasaan berlebihan, mencampuri urusan militer hingga ke hal-hal rinci.

Surat itu merinci sejumlah perbedaan besar, termasuk soal waktu yang tepat untuk penyatuan Taiwan dengan kekuatan militer, kedalaman kerjasama strategis dengan Rusia, serta standar percepatan promosi perwira. 

Surat tersebut juga secara khusus menyebutkan bahwa menjelang Sidang Pleno Ketiga, Xi berniat memanfaatkan perang Rusia–Ukraina untuk menyerang Taiwan. Namun rencana ini ditentang oleh Zhang Youxia, yang menyebabkan Xi “marah hingga jatuh sakit” dan harus dirawat di rumah sakit, bahkan nyaris membuat sidang tersebut tidak dapat dilanjutkan.

Analisis menunjukkan bahwa isi surat tersebut selaras dengan kondisi nyata dalam sistem PKT. Namun, apakah surat itu benar-benar ditulis oleh Zhang sendiri masih sangat diragukan.

“Surat ini sebenarnya menyebutkan banyak keputusan penting di tingkat atas PKT di bawah pemerintahan Xi Jinping, termasuk perebutan kekuasaan di antara mereka, bahkan perbedaan besar dalam isu-isu kebijakan,” kata pengamat politik independen senior dan blogger Vision Times Commentary, Tang Jingyuan. 

“Menurut saya, sebagian besar isi ini pada dasarnya benar, terutama yang paling penting, yakni pada Sidang Pleno Ketiga ketika Xi Jinping mengalami stroke mendadak, yang menyebabkan di internal elite PKT muncul kerja sama antara Zhang Youxia dan para sesepuh untuk mengendalikan situasi, bahkan sempat mengambil alih kekuasaan militer Xi. Dalam pandangan kami, semua ini sesuai dengan kondisi yang relatif nyata,” tambahnya. 

Sejumlah komentar menyebut surat rahasia ini kemungkinan merupakan rekayasa. Dilihat dari pilihan kata, nada, dan isinya, surat tersebut lebih menyerupai pembelaan dan klarifikasi pasca kejadian bagi Zhang Youxia, dengan tujuan menegaskan bahwa Zhang tidak memiliki ambisi sebesar itu.

Komentar lain menilai bahwa faksi anti-Xi memanfaatkan informasi nyata terkait Zhang Youxia untuk menarik perhatian publik, membongkar konflik internal PKT, dan melemahkan kekuatan Xi.

Kolumnis Epoch Times, Wang He, mengatakan: “Zhang Youxia sendiri sebenarnya tidak memiliki motif semacam itu, artinya tidak memiliki ambisi tersebut. Nilai terbesar dari surat ini justru terletak pada penjelasan yang sangat jelas mengenai hal itu.”

Tang Jingyuan menambahkan: “Menurut saya, pihak yang mempublikasikan surat ini memiliki tujuan sebenarnya untuk mengungkap permusuhan antara Zhang Youxia dan Xi Jinping, dengan cara ini menolak legitimasi penangkapan Zhang oleh Xi, sekaligus melemahkan legitimasi posisi kekuasaan Xi saat ini.”

Analisis lanjutan menunjukkan bahwa surat tersebut juga menyebut nama Hu Jintao, yang melepaskan sinyal politik penting lainnya: meskipun Zhang Youxia dan Liu Zhenli ditangkap, Xi Jinping belum sepenuhnya menguasai militer maupun keseluruhan dinamika politik di Zhongnanhai.

“Ini sebenarnya melepaskan sinyal politik yang sangat sensitif, yakni memberi tahu semua orang bahwa meskipun Xi Jinping telah menangkap Zhang Youxia dan Liu Zhenli, ia belum sepenuhnya mengendalikan militer. Ia juga belum benar-benar menguasai situasi politik di Zhongnanhai,” kata Tang Jingyuan. 

“Fakta menunjukkan bahwa PKT saat ini memiliki dua ‘pusat kekuasaan’: satu adalah pusat kekuasaan Xi, dan satu lagi adalah pusat kekuasaan faksi anti-Xi yang telah merebut sebagian besar kekuasaan Xi Jinping. Kedua pusat ini kini tengah terlibat dalam pertarungan hidup dan mati di internal,” ujarnya. 

Laporan hasil wawancara oleh reporter New Tang Dynasty Television, Chen Yue dan Qiu Yue.

Berpikir Terbalik antara Menyewa dan Meminjam

EtIndonesia. Seorang pria lanjut usia masuk ke sebuah bank dan langsung menuju bagian kredit, lalu duduk.

Dia mengenakan setelan jas mewah, sepatu kulit kelas atas, lengkap dengan dasi dan penjepit dasi emas.

“Aku ingin meminjam 1 dolar,” katanya.

“Maaf? Satu dolar?” tanya petugas bank keheranan.

“Ya, satu dolar. Bisa?”

“Tentu saja bisa. Asalkan ada jaminan, meminjam lebih dari itu pun tidak masalah.”

Pria tua itu membuka tas kulitnya yang mewah, mengeluarkan setumpuk saham, obligasi, dan surat berharga lainnya, lalu meletakkannya di atas meja manajer.

“Total nilainya lebih dari 500 ribu dolar AS. Cukup, bukan?”

“Tentu! Tentu saja cukup! Tapi… Anda benar-benar hanya ingin meminjam 1 dolar?”

“Ya, hanya 1 dolar.”

“Baik. Suku bunga tahunan kami 6%. Selama Anda membayar bunga tepat waktu, pada saat jatuh tempo kami akan mengembalikan seluruh barang jaminan Anda.”

Setelah menyelesaikan seluruh prosedur, pria tua itu mengambil uang pinjaman 1 dolar dan bersiap meninggalkan bank.

Namun, kepala cabang yang sejak tadi memperhatikan dengan heran tak bisa memahami satu hal: mengapa seseorang dengan jaminan lebih dari setengah juta dolar datang ke bank hanya untuk meminjam 1 dolar?

Dia pun mengejar pria itu dan bertanya langsung.

Pria tua itu tersenyum dan menjawab : “Sebelum datang ke bank ini, aku sudah bertanya ke banyak tempat penyimpanan brankas. Biaya sewanya sangat mahal.”

“Jadi, aku menitipkan surat-surat berharga ini di bank Anda. Biayanya sungguh murah—
setahun hanya 6 sen…” lanjutnya.

Sebagian besar orang dengan pola pikir ‘normal’ akan terjebak dalam batasan yang sama: jika tujuannya adalah menyimpan barang dengan biaya murah, maka caranya hanya membandingkan harga sewa satu tempat dengan tempat lainnya.

Namun cara berpikir seperti itu selalu dibayangi kekhawatiran lain— biasanya tingkat keamanan sebanding dengan mahalnya biaya sewa.

Hanya pria tua ini yang melampaui pola pikir “normal”.

Dia mengubah arah berpikir : menggunakan cara yang tidak lazim untuk mencapai tujuan yang sepenuhnya masuk akal, bahkan menekan “biaya sewa” hingga hampir nol.

Kesuksesan = Tujuan × Metode

Selama tujuan sudah jelas, selalu ada ratusan bahkan ribuan cara untuk mencapainya. Dan metode itu sering kali tersembunyi dalam kreativitas cara berpikir kita sendiri.

Renungan 

Cerita pendek ini sederhana, namun sangat menarik. Ia mengajarkan logika berpikir para peraih sukses.

Dari kisah ini, tim Erabaru belajar bahwa: tujuan mungkin hanya satu, tetapi cara mencapainya bisa tak terhitung jumlahnya.

Jangan membatasi diri dalam satu kerangka berpikir. Sesekali, mengubah sudut pandang justru bisa membuka jalan menuju solusi yang lebih cerdas dan efektif.

Mungkin, logika berpikir orang sukses memang tidak selalu mengikuti pola pikir konvensional. Justru karena itulah mereka mampu menemukan strategi tak terduga dan membuka peluang besar yang tidak dilihat orang lain.(jhn/yn)