Banyak Orang Salah dalam Cara Berlibur? Begini Kata Ahli

EtIndonesia. Banyak orang meyakini bahwa “liburan adalah untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh.” Karena itu, saat libur tiba, banyak dari kita memanfaatkannya untuk menjauh sejenak dari rutinitas kerja dan beristirahat. Namun, menurut sejumlah ahli, tidak semua liburan bisa membuat tubuh dan pikiran benar-benar pulih dan segar kembali. Salah satu penyebab utamanya adalah cara kita berlibur yang keliru.

Rebekka Grun von Jolk, seorang ekonom yang menekuni bidang ekonomi perilaku, sosiologi, dan psikologi empiris, dalam artikelnya di situs Psychology Today, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil berbagai penelitian, kita bisa merancang liburan yang benar-benar memberikan efek pemulihan energi dan vitalitas.

Mengapa Liburan Sering Tidak Efektif?

Penelitian menunjukkan bahwa liburan berkaitan dengan perbaikan suasana hati, peningkatan kondisi kesehatan, dan pengurangan rasa lelah. Saat kita bisa melepaskan diri dari rutinitas harian dan beban kehidupan sehari-hari, tubuh memang terasa lebih ringan dan segar.

Namun, sayangnya, manfaat tersebut seringkali hanya berlangsung singkat, yakni sekitar dua hingga empat minggu setelah liburan berakhir.

Salah satu faktor paling penting dari kualitas liburan adalah kemampuan kita untuk melepaskan diri secara mental dari pekerjaan. Artinya, bukan hanya tubuh yang menjauh dari tempat kerja, tapi pikiran juga harus benar-benar lepas.

Contohnya, jangan membaca email kantor atau terus memikirkan masalah pekerjaan saat sedang duduk bersantai di tepi pantai. Pikiran yang masih terikat pada pekerjaan akan mengurangi efek penyegaran dari liburan.

Menariknya, memikirkan pekerjaan secara positif, seperti mengenang proyek yang membanggakan atau merefleksikan kekuatan diri, justru bisa membantu proses pemulihan mental. Jadi, bukan semua pikiran tentang pekerjaan itu buruk, asalkan bernada positif dan membangun.

Kombinasi Relaksasi dan Aktivitas Menyenangkan adalah Kunci

Faktor lain yang menentukan kualitas liburan adalah gabungan antara relaksasi dan pengalaman yang menyenangkan serta sedikit menantang. Liburan terbaik biasanya melibatkan istirahat, aktivitas yang memikat perhatian, dan pengalaman baru yang menyenangkan, namun tidak terlalu melelahkan.

Misalnya:

·        Belajar olahraga baru seperti paddle board

·        Mengikuti kelas fotografi

·        Menjelajahi kota atau tempat baru yang belum pernah dikunjungi

Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman yang segar, menyenangkan, dan bersifat sosial jauh lebih efektif dalam mengembalikan semangat dan energi daripada sekadar aktivitas yang pasif seperti hanya duduk-duduk santai tanpa melakukan apa pun.

Tidur yang Berkualitas dan Minim Stres = Liburan Sukses

Kualitas tidur saat liburan juga sangat menentukan seberapa efektif liburan dalam memulihkan tubuh dan pikiran. Tidur yang nyenyak saat berlibur akan meningkatkan perasaan bahagia dan memperkuat efek pemulihan.

Sebaliknya, liburan yang penuh tekanan, jadwal yang terlalu padat, atau diwarnai dengan konflik antarpribadi, akan mengurangi atau bahkan menghilangkan seluruh manfaat liburan. Di manapun lokasinya, jika stres terus membayangi, liburan tidak akan membuat tubuh dan pikiran benar-benar segar kembali.

Durasi Bukan Segalanya: Kualitas Lebih Penting daripada Panjang Liburan

Terakhir, panjang pendeknya liburan ternyata tidak terlalu menentukan, dibanding kualitas pengalaman dan seberapa terlibat kita dalam liburan itu sendiri. Bahkan, liburan singkat sekalipun bisa memberikan efek menyegarkan yang luar biasa asal dirancang dengan baik dan dijalani sepenuh hati.

Faktanya, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa liburan pendek yang sering, asalkan benar-benar membuat kita rileks dan segar kembali, lebih efektif daripada satu kali liburan panjang dalam setahun.

Tiga Rahasia Menikmati Liburan yang Efektif

Dalam rangkumannya, Rebekka Grun von Jolk menyampaikan tiga tips utama agar liburan benar-benar menyegarkan dan membangkitkan semangat:

● 1. Lepaskan Diri Sepenuhnya dari Pekerjaan

Jangan hanya sekadar menjauh secara fisik dari tempat kerja—pastikan juga secara mental Anda bebas dari beban kerja. Tetapkan batasan yang jelas. Beranilah untuk tidak membuka email atau aplikasi komunikasi kantor selama liburan. Beri izin kepada diri sendiri untuk benar-benar offline.

● 2. Gabungkan Waktu Istirahat dengan Aktivitas Menyenangkan

Tidur dan beristirahat memang penting, tapi liburan yang dikombinasikan dengan hal baru, pembelajaran, dan kegiatan menarik justru memberikan efek pemulihan yang lebih dalam.

● 3. Fokus pada Kualitas, Bukan Durasi

Liburan singkat yang berkualitas tinggi dan bebas tekanan lebih baik daripada liburan panjang yang melelahkan. Bahkan setelah liburan selesai, membiasakan diri beristirahat singkat setiap hari juga sangat bermanfaat bagi ketahanan mental dan fisik kita.

Liburan Bukan Barang Mewah, Melainkan Kebutuhan

Di akhir artikelnya, Grun von Jolk menekankan bahwa liburan bukanlah sebuah kemewahan, melainkan bagian penting dari menjaga keseimbangan hidup dan semangat kerja. Maka dari itu, saat merencanakan liburan, jangan hanya memikirkan destinasi dan waktu—pikirkan juga bagaimana cara menjalani liburan itu agar benar-benar memulihkan energi.

Sebelumnya, sejumlah pakar perjalanan juga menyampaikan, jika Anda mengalami 10 tanda berikut, itu berarti Anda sudah sangat butuh liburan: sulit tidur, mudah marah, sering melakukan kesalahan, kehilangan semangat, dan merasa iri sekaligus kecewa melihat orang lain liburan.(jhn/yn)

Pesawat  Jatuh Setelah Lepas Landas di Bandara London

EtIndonesia— Sebuah pesawat kecil jatuh tak lama setelah lepas landas pada  Minggu (13/7/2025) di Bandara London Southend. Bandara  kemudian ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut, menurut keterangan pejabat dan saksi mata. Belum ada informasi terkait korban jiwa yang tersedia saat ini.

Pesawat yang dioperasikan oleh Zeusch Aviation di Belanda itu, sebelumnya terbang dari Athena, Yunani, ke Pula, Kroasia, pada  Minggu sebelum menuju Southend. Pesawat dijadwalkan kembali ke Lelystad, Belanda, pada Minggu malam.

Zeusch Aviation mengonfirmasi bahwa penerbangan SUZ1 milik mereka terlibat dalam kecelakaan dan menyatakan bahwa perusahaan mendukung proses investigasi. “Pikiran dan doa kami bersama semua pihak yang terdampak,” demikian bunyi pernyataan resmi perusahaan.

Media Inggris melaporkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan pesawat Beechcraft B200 Super King Air yang dilengkapi dengan sistem medis untuk mengangkut pasien. Pesawat ini merupakan pesawat turboprop sepanjang 12 meter.

Bandara London Southend merupakan bandara yang relatif kecil, berlokasi sekitar 72 kilometer sebelah timur ibu kota. Seluruh penerbangan dari dan ke bandara tersebut dibatalkan hingga pemberitahuan lebih lanjut, sementara pihak kepolisian, layanan darurat, dan penyelidik penerbangan bekerja di lokasi kejadian.

Gambar-gambar yang beredar di media sosial menunjukkan kobaran api dan asap hitam pekat membubung dari lokasi jatuhnya pesawat.

Saksi mata John Johnson, yang saat itu berada di bandara bersama keluarganya, mengatakan bahwa ia melihat “bola api besar” setelah pesawat “menabrak tanah dengan bagian depan terlebih dahulu.”

“Ia lepas landas, dan sekitar tiga atau empat detik setelah terbang, pesawat mulai miring tajam ke kiri, lalu dalam beberapa detik setelah itu, pesawat nyaris terbalik dan jatuh menghantam tanah dengan bagian depan lebih dahulu,” katanya.

Johnson juga menambahkan bahwa sebelum pesawat bersiap untuk lepas landas, ia dan keluarganya sempat melambaikan tangan ke arah para pilot dan “mereka semua membalas lambaian kami.”

Kepolisian Essex menyatakan bahwa mereka menerima laporan tentang “insiden serius” di bandara tersebut beberapa saat sebelum pukul 16.00 sore. (asr)

Sumber : The Associated Press

Mudah & Praktis Dapat Best Rate Guaranteed Di Mercure Surabaya Grand Mirama

0

Surabaya, 11 Juli 2025 – Sebagai salah satu hotel legendarisdi Kota Surabaya, Mercure Surabaya Grand Mirama selalu memberikan hal yang berbeda dengan lainnya mulai dari program kegiatan hingga penawaran yang menarik sehingga memiliki daya tarik tersendiri baik untuk menikmati akomodasi yang nyaman hingga momen bersantap. 

Kini, Mercure Surabaya Grand Miramagiat memberikanpenawaran untuk mempermudah tamu reservasi dan booking kamar dengan berbagai tawaran yang menarik. Melihat banyaknya permintaan yang masuk membuat terobosan ide dari pihak hotel untuk memberikan akses kemudahan bagi para tamu. 

Mercure Surabaya Grand Mirama kini resmi memiliki nomor khusus Hotline Reservation yang berguna untuk memberikan informasi kepada tamu hingga reservasi, serta jaminan harga yang terbaik. Selain itu, melalui Hotline Reservation para tamu juga mendapatkan harga yang pasti dan nett dibanding platform Online Travel Agent lainnya.    

Diungkapkan oleh Sugito Adhi selaku Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama bahwa ini merupakan salah satu upaya dan terobosan baru untuk memfasilitasi tamu dan mempermudah ketika tamu akan stay kembali di Mercure Surabaya Grand Mirama.

“Sekarang para tamu sudah tidak perlu khawatir karena informasi dan harga yang didapat melalui nomor Hotline Reservation sudah terjamin dan jelas. Sekarang tamu hanya perlu kontak by Whatsapp Business di +62 811-3456-155.” ujar Sugito Adhi. Tidak hanya itu reservasi untuk member ALL – Accor Live Limitless juga mendapatkan potongan 5% hingga 10% untuk Accor Plus. Informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui website all.accor.com/6155 dan poin status jumlah menginap berpeluang untuk meningkatkan tingkatan status member dalam program loyalitas ALL – Accor Live Limitless

Setahun Berlalu, Trump Mengatakan “Hanya Tuhan” yang Menyelamatkannya dari Peluru Pembunuh

EtIndonesia. Presiden AS Donald Trump mengatakan Tuhan menyelamatkannya untuk menyelamatkan negara dari “mereka yang ingin menghancurkannya,” setahun setelah dia selamat dari upaya pembunuhan di sebuah rapat umum di Butler, Pennsylvania.

“Saya tetap yakin bahwa hanya Tuhan yang menyelamatkan saya hari itu untuk tujuan yang mulia: memulihkan Republik kita tercinta menuju kejayaan dan menyelamatkan Bangsa kita dari mereka yang ingin menghancurkannya,” ujarnya dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Minggu (13/7).

Trump menyebut penembakan 13 Juli 2024 sebagai momen yang menentukan, dan menambahkan bahwa negara ini kini berada di “Zaman Keemasan baru.”

Mengenang peristiwa hari itu, dia mengatakan tembakan meletus delapan menit setelah dia naik ke panggung di Butler Farms untuk berpidato di hadapan ribuan pendukungnya.

“Peluru seorang pembunuh hampir saja mengakhiri hidup saya dan membungkam gerakan kita untuk memulihkan kejayaan Amerika,” katanya. “Namun, berkat tangan takdir dan kasih karunia Tuhan Yang Mahakuasa, hidup saya terselamatkan.”

Penembak, yang diidentifikasi oleh FBI sebagai Thomas Matthew Crooks yang berusia 20 tahun, melepaskan tembakan dari atap dekat lokasi kampanye. Serangan itu menyebabkan Trump mengalami luka ringan di telinganya, menewaskan petugas pemadam kebakaran sekaligus pendukung Trump, Corey Comperatore, dan melukai dua orang lainnya di kerumunan. Seorang penembak jitu Secret Service menembak mati Crooks beberapa saat setelah serangan.

Dalam pesannya, Trump memberikan penghormatan kepada para responden pertama, tenaga medis, dan sesama peserta yang bertindak cepat hari itu.

“Pria dan wanita ini tiba di lokasi demonstrasi sebagai warga Amerika biasa, tetapi pulang sebagai pahlawan,” ujarnya. “Mereka mewakili yang terbaik dari Bangsa kita, dan kita selamanya berhutang budi atas kebaikan dan kasih sayang mereka.”

Dia memberikan penghormatan khusus kepada Corey Comperatore, menggambarkannya sebagai seorang pria dengan “cinta, keberanian, dan kesetiaan yang menginspirasi” yang gugur saat melindungi istri dan kedua putrinya.

Pada 12 Juli, Trump mengenang penembakan tersebut secara singkat saat berpidato di Iowa State Fairgrounds saat peluncuran perayaan ulang tahun ke-250 Amerika. Dari balik dinding kaca antipeluru, dia berhenti sejenak setelah mendengar suara seperti kembang api di kejauhan.

“Apakah saya mendengar apa yang saya kira saya dengar?” tanyanya. “Jangan khawatir, itu hanya kembang api. Semoga saja. Kata-kata terakhir yang terkenal.”

Dia menambahkan: “Kita harus selalu berpikir positif. Saya juga tidak suka suara itu.”

Trump mengakhiri pernyataannya di hari Minggu dengan mengatakan: “Hari ini, kita memberikan penghormatan kepada semangat cinta, persatuan, dan ketangguhan mereka, dan kita menyerukan dengan satu suara seruan perang epik yang telah bergema di seluruh dunia: ‘Berjuang, berjuang, berjuang!'” (yn)

Induk Anjing di Turki Bawa Anak Anjingnya yang Sekarat ke Klinik Hewan untuk Minta Pertolongan

EtIndonesia. Di Turki, seekor induk anjing liar menunjukkan tindakan luar biasa yang membuat banyak orang tersentuh. Dia tampaknya mengerti bahwa dokter hewan dapat menyelamatkan nyawa, dan membawa anak anjingnya yang sudah tidak sadarkan diri ke sebuah klinik hewan untuk meminta bantuan.

Peristiwa ini terjadi pada 13 Januari, di distrik Beylikdüzü, Provinsi Istanbul. Kamera pengawas merekam saat seekor induk anjing berbulu coklat membawa anak anjing mungil yang baru lahir di mulutnya, dan berhenti di depan pintu sebuah klinik dokter hewan.

Staf klinik yang melihat kejadian tersebut langsung bergegas keluar dan membawa anak anjing masuk untuk diberikan pertolongan darurat.

Anak Anjing Sekarat Karena Detak Jantung Terlalu Lemah

Menurut dokter hewan Baturalp Oghan, anak anjing itu berada dalam kondisi kritis akibat detak jantung yang sangat lemah. Dia segera melakukan resusitasi dan tindakan penyelamatan.

Sementara itu, sang induk anjing menunggu dengan cemas di dekatnya, seolah memahami bahwa hidup anaknya sedang dipertaruhkan.

Hanya Satu yang Bertahan, Tapi Ibu Ini Tak Menyerah

Dokter Oghan menjelaskan bahwa sebelumnya induk anjing tersebut telah melahirkan beberapa anak, namun sayangnya hampir semuanya mati. Salah satu anak anjing yang masih bertahan sempat dibawa oleh seorang warga baik hati ke klinik.

Namun, warga tersebut tidak tahu bahwa masih ada satu anak anjing lagi yang selamat. Beberapa waktu kemudian, induk anjing tersebut menemukan anaknya yang masih hidup, dan mengikuti jejak si warga menuju klinik, lalu membawa sendiri anaknya ke sana.

Diberi Makanan Tambahan, Kini Kesehatannya Membaik

Karena air susu sang induk tidak mencukupi, klinik juga memberikan asupan makanan tambahan bagi induk dan anak-anak anjing itu.

Dalam perawatan yang penuh kasih dari para staf, kondisi ketiganya kini membaik. Oghan mengatakan bahwa timnya sangat terharu melihat naluri keibuan dan tekad si induk anjing untuk menyelamatkan anaknya.

Mereka berharap, setelah benar-benar pulih, anjing ibu dan dua anaknya bisa menemukan rumah baru yang penuh kasih.

 “Awalnya Kami Kira Anaknya Sudah Mati”

Kepada situs berita The Dodo, dokter Oghan mengungkapkan: “Saat pertama kali melihat mereka, kami benar-benar terkejut. Kami mengira anak anjing itu sudah mati. Tapi setelah diperiksa, ternyata detak jantungnya masih sangat lemah.”

Dia juga menyampaikan kemungkinan bahwa induk anjing ini dipisahkan dari anak-anaknya setelah dikebiri, dan karena kehilangan kehangatan sang ibu, sebagian besar anak anjing mengalami hipotermia lalu mati.

Namun, si induk berhasil menemukan anaknya yang tersisa, lalu mengikuti jejak warga yang pernah datang ke klinik, dan membawa sendiri anaknya untuk diselamatkan.

Kini Mereka Bertiga Bersama dan Aman

Kini, si induk dan dua anak anjingnya dirawat bersama oleh staf klinik. Induknya memang tampak lemah, namun mereka sudah diberi makanan dan perhatian penuh.

“Mereka sekarang bersama kami, dalam kondisi stabil dan aman,” ujar Oghan.

Kejadian Mirip di Brasil: Anjing Liar Masuk Klinik Minta Dirawat

Kisah anjing “yang tahu ke mana harus mencari pertolongan” ini bukan pertama kali terjadi.

Sebelumnya, pada 6 Maret 2021 di Kota Juazeiro do Norte, Brasil, seekor anjing liar pincang mendatangi sebuah klinik hewan. Tanpa dipanggil dan tanpa dikawal, dia berhenti di depan pintu, lalu masuk perlahan, dan duduk di sudut menunggu.

Dokter hewan Dayse Silva melihatnya dan segera mendekat. Setelah diperiksa, diketahui anjing itu tidak hanya mengalami luka fisik, tetapi juga mengidap tumor kelamin menular, penyakit yang umum terjadi pada hewan liar.

Klinik tersebut lalu memberikan perawatan dan bahkan melakukan kemoterapi bagi si anjing.

Penutup: Naluri Cinta Ibu, Bahasa Tanpa Kata

Kisah induk anjing di Turki ini sekali lagi membuktikan bahwa kasih sayang ibu tak mengenal spesies, bahasa, atau batas.

Seekor anjing liar yang mungkin tak pernah diajari manusia, bisa memahami di mana tempat pertolongan berada, dan dengan tekad yang tulus, dia membawa anaknya yang hampir mati—untuk hidup kembali.

Mungkin ini adalah pengingat bagi kita semua, bahwa cinta ibu…

Adalah bahasa universal yang bahkan hewan pun bisa mengerti.(jhn/yn)

Trump Mengatakan AS Akan Mengirim Rudal Patriot ke Ukraina, Sementara Para Senator Siap Memberinya ‘PALU GODAM’ untuk Melawan Rusia

EtIndonesia. Presiden AS, Donald Trump pada hari Minggu (13/7) mengatakan Washington akan mengirim sistem pertahanan udara Patriot ke Ukraina untuk membantu negara yang dilanda perang itu melawan invasi Rusia. Pengumuman ini muncul setelah berhari-hari ketidakpastian dan di tengah memburuknya hubungan Trump dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Hanya dua minggu yang lalu, AS secara terbuka menyatakan akan menghentikan beberapa pengiriman senjata ke Kyiv. Hal ini terjadi di tengah momentum bipartisan yang terbangun di Senat AS untuk sanksi baru yang luas, dengan laporan yang menunjukkan bahwa para senator sedang mempersiapkan Trump dengan rancangan undang-undang “palu godam” untuk digunakan melawan Moskow.

Rudal Patriot untuk Ukraina; Kekecewaan Trump terhadap Putin

Berbicara kepada para wartawan, Trump mengatakan AS “akan mengirimkan Patriot kepada mereka, yang sangat mereka butuhkan,” dan menambahkan bahwa Ukraina akan “membayar 100 persen” untuk senjata tersebut di bawah perjanjian baru yang dikoordinasikan NATO. Namun, POTUS tidak merinci berapa banyak rudal yang akan dikirim ke Ukraina.

“Saya belum menyepakati jumlahnya, tetapi mereka akan menerima beberapa karena mereka memang membutuhkan perlindungan,” ujarnya kepada wartawan, seraya mengulangi pernyataannya bahwa dia “kecewa” terhadap pemimpin Rusia tersebut.

“Putin benar-benar mengejutkan banyak orang. Dia berbicara manis, lalu mengebom semua orang di malam hari,” kata presiden AS yang kesal itu.

NATO akan menanggung biayanya?

Trump mengatakan pengiriman senjata tersebut akan menjadi bagian dari kesepakatan baru di mana NATO akan membayar Washington untuk sebagian bantuan militer canggih yang dikirimnya ke Ukraina.
“Pada dasarnya, kami akan mengirimkan berbagai peralatan militer yang sangat canggih kepada mereka, dan mereka akan membayar kami 100 persen,” kata Trump.

Pengumuman itu muncul menjelang pertemuan yang dijadwalkan pada hari Senin (14/;7) antara Trump dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, di mana presiden AS mengatakan dia akan membuat “pernyataan penting… tentang Rusia.”

Hadiah “palu godam” Kongres AS kepada Trump dapat memengaruhi India dan Tiongkok. Begini caranya

Sementara itu, anggota parlemen AS telah meluncurkan rancangan undang-undang sanksi bipartisan yang akan membekali Trump dengan wewenang luas untuk menghantam Rusia dan mitra dagangnya dengan sanksi ekonomi yang berat.

Senator Republik, Lindsey Graham, yang mengajukan rancangan undang-undang tersebut bersama Richard Blumenthal dari Partai Demokrat, mengatakan rancangan undang-undang tersebut akan berfungsi sebagai “palu godam” untuk menghancurkan ekonomi perang Putin. RUU ini akan memungkinkan Trump “untuk menyerang ekonomi Putin, dan semua negara yang menopang mesin perang Putin,” kata Graham kepada CBS News.

Dia mengungkapkan bahwa “Paket kongres ini… akan memberi Presiden Trump kemampuan untuk mengenakan tarif 500% kepada negara mana pun yang membantu Rusia”. Ini termasuk negara-negara yang membeli barang-barang Rusia, seperti India, Tiongkok, atau Brasil.

Tampaknya mendukung RUU tersebut, Trump, dalam percakapan dengan NBC, mengatakan: “Ini adalah RUU yang disahkan Senat yang dengan sangat hormat membiarkan presiden melakukan apa pun yang diinginkannya, seperti yang Anda ketahui.”

“Dengan kata lain, saya bebas menggunakannya. Mereka akan mengesahkan RUU sanksi yang sangat besar dan sangat keras, tetapi terserah presiden apakah ia ingin menggunakannya atau tidak,” Trump menambahkan (yn)

10 Cara Alami yang Didukung Penelitian untuk Melawan Depresi

Bagi mereka yang mengalami gangguan suasana hati, pengobatan di luar obat resep bisa efektif 

oleh: Hadia Zainab

Tingkat depresi di Amerika Serikat melonjak menjadi 60 persen selama satu dekade terakhir, dengan hampir satu dari lima remaja dan satu dari sepuluh orang dewasa terkena dampaknya, menurut data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat(Centers for Disease Control and Prevention,  CDC) 

Dengan semakin banyaknya orang yang bergumul dengan penyakit ini, penting untuk memahami bagaimana faktor gaya hidup yang sederhana dapat membantu meredakan gejalanya.

“Depresi saya mereda dengan cara yang sebelumnya tidak saya bayangkan,” kata Marika Murray, yang telah mengalami depresi selama lebih dari 25 tahun.

“Itu membuka mata saya terhadap betapa besar pengaruh lingkungan sekitar terhadap kita — apa yang kita hirup, sentuh, makan, pakai, bahkan yang kita lihat melalui layar, semuanya dapat memengaruhi perasaan kita, baik secara emosional maupun fisik,” ujar Murray kepada The Epoch Times.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kebiasaan harian seperti tidur, penggunaan layar, pola makan, dan aktivitas fisik memainkan peran penting dalam seberapa sering seseorang merasa depresi.

“Tanpa keseimbangan perilaku ini dapat memperburuk depresi, dan sebaliknya, menciptakan lingkaran yang sulit diputus. Karena itu, penting untuk membantu orang mengembalikan dasarnya,” ujar Mayron Piccolo, dosen psikologi di Universitas Harvard dan fellow klinis psikiatri di Harvard Medical School, melalui email kepada The Epoch Times.

Berikut beberapa perubahan gaya hidup sederhana yang dapat membantu mengelola depresi dan mengembalikan keseimbangan emosional:


1. Batasi Waktu di Depan Layar

Mengurangi penggunaan ponsel cerdas dapat dikaitkan dengan kesehatan mental yang lebih baik. Dalam sebuah studi Februari yang diterbitkan di BMC Medicine, peneliti meminta 125 mahasiswa untuk membatasi penggunaan ponsel mereka hanya dua jam per hari selama tiga minggu, atau melanjutkan kebiasaan seperti biasa.

Mahasiswa yang membatasi waktu layar melaporkan merasa lebih tidak stres, tidur lebih nyenyak, memiliki gejala depresi yang lebih sedikit, dan secara keseluruhan merasa lebih sehat. Manfaat mulai terasa segera setelah tiga minggu, meskipun sebagian besar mahasiswa kembali ke kebiasaan lama setelah studi berakhir.

“Waktu layar di media sosial bisa sangat menyesatkan karena orang sering mulai membandingkan hidup mereka dengan apa yang diposting teman atau kenalan mereka,” kata Dr. Shila Patel, psikiater anak, remaja, dan dewasa bersertifikat, melalui email kepada The Epoch Times.

“Pada hari-hari yang sulit, melihat orang lain memposting momen bahagia atau merayakan sesuatu di media sosial bisa memperkuat perasaan cemburu, marah, atau frustrasi — bahkan jika seseorang merespons positif terhadap postingan itu, mungkin tidak mencerminkan perasaan mereka yang sebenarnya,” katanya.

Sebuah laporan CDC yang mencakup data dari Juli 2021 hingga Desember 2023 menemukan bahwa remaja AS yang menghabiskan empat jam atau lebih per hari di depan layar dua kali lebih mungkin menunjukkan tanda-tanda kecemasan dan depresi dibandingkan mereka dengan waktu layar yang lebih sedikit.


2. Kurangi Makanan Olahan, Perbanyak Makanan Alami

Konsumsi makanan ultra-olahan dikaitkan dengan depresi. Penelitian menunjukkan bahwa peradangan — yang tercermin dari peningkatan sel darah putih — mungkin menjadi sebagian alasan hubungannya. Sebaliknya, pola makan sehat yang kaya buah dan sayuran dikaitkan dengan lebih sedikit gejala depresi.

Dalam studi jangka panjang yang diterbitkan di JAMA Network, peneliti menemukan bahwa konsumsi tinggi makanan ultra-olahan dapat meningkatkan risiko depresi — bahkan bertahun-tahun setelah konsumsinya.

“Depresi sangat mungkin disebabkan oleh pilihan pola makan yang buruk,” ujar Dr. Shariq Refai, psikiater bersertifikat di Shrink MD.

Ia mencatat bahwa seiring waktu, pola makan tinggi makanan olahan dapat memperburuk depresi dan kecemasan dengan memengaruhi kesehatan usus dan kadar gula darah.


3. Beri Tubuh Nutrisi yang Dibutuhkan

Kekurangan protein, vitamin B dan D, magnesium, omega-3, dan nutrisi penting lainnya dapat merusak kesehatan otak dan meningkatkan risiko depresi, menurut ulasan dalam jurnal Nutrients.

Ulasan  April menunjukkan bahwa lansia dengan depresi dapat memperoleh manfaat dari vitamin tertentu, terutama vitamin B dan D, serta antioksidan seperti vitamin C dan E. Nutrisi ini membantu melindungi sel otak, mengurangi peradangan, dan mendukung penggunaan energi di otak. Kadar rendah, khususnya vitamin D, dikaitkan dengan risiko depresi yang lebih tinggi.

Refai juga menjelaskan bahwa nutrisi memainkan peran besar dalam kimia otak. Protein membantu produksi neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin, sementara omega-3 mendukung fungsi sel otak.

“Kekurangan vitamin D saja bisa menyebabkan energi rendah, yang dapat memicu isolasi dan depresi, terutama pada lansia. Pada pria, vitamin D yang rendah juga dapat menurunkan testosteron — hormon yang sangat terkait dengan regulasi suasana hati,” ujarnya.


4. Pertimbangkan Terapi CBT

Bagi Lyndsey Getty, pembicara TEDx, penulis, dan pendiri The Thought Method Co., pemulihan dari depresi bukanlah proses instan dan tidak hanya soal yoga, jurnal, atau meditasi.

“Itu memberi saya dorongan jangka pendek,” katanya kepada The Epoch Times, “tetapi kemudian saya kembali depresi lagi.”

Setelah mencoba berbagai rekomendasi umum, ia beralih ke terapi — khususnya terapi perilaku kognitif (CBT), dan itu mengubah segalanya.

CBT bisa sama efektifnya dengan antidepresan dalam jangka pendek dan mungkin lebih baik dalam jangka panjang, menurut meta-analisis terhadap sekitar 53.000 orang.

CBT membantu orang mengelola depresi dengan mengubah pola pikir dan perilaku negatif.

Menurut Piccolo, CBT tampaknya sangat efektif, bahkan terkadang lebih efektif dibanding pendekatan lain. “Kami jelas melihat itu dalam praktik klinis sehari-hari,” katanya.

“Itu bukan kepositifan palsu,” kata Getty. “Itu adalah menangkap pikiran seperti ‘kamu akan merusak segalanya’ dan berkata, ‘sebentar, ini menakutkan, tapi tidak separah yang terlihat.’”


5. Coba Dukungan Herbal yang Aman

Beberapa herbal diketahui memiliki efek antidepresan dan membantu mengurangi gejala depresi ringan hingga sedang, sering kali dengan efek samping yang lebih sedikit.

Menurut ulasan tahun 2022 yang diterbitkan di Sage Journals, herbal seperti St. John’s Wort, golden root, borage, lavender, dan saffron telah diteliti dalam uji klinis buta ganda dan terbukti membantu meringankan gejala depresi.

Meski belum didukung uji klinis acak yang cukup, Panax ginseng, Ginkgo biloba, Valeriana officinalis, dan Crataegus pinnatifida menunjukkan efek antidepresan yang meyakinkan dalam studi praklinis.

Namun, herbal harus selalu digunakan di bawah pengawasan herbalis atau tenaga medis yang berkualifikasi.


6. Latihan Meditasi Mindfulness

Meditasi mindfulness terbukti secara ilmiah membantu kesehatan mental, khususnya dalam masa stres tinggi. Meta-analisis tahun 2024 menunjukkan bahwa meditasi mindfulness secara signifikan mengurangi gejala depresi selama pandemi COVID-19.

“Mindfulness melibatkan fokus pada saat ini tanpa penilaian, sering kali dengan teknik seperti pernapasan dalam untuk menciptakan kesadaran dan ketenangan,” kata Patel.

“Ini mendorong pengamatan terhadap pikiran dan emosi tanpa melabelinya sebagai baik atau buruk, memungkinkan perspektif yang lebih netral dan menerima.”

Meta-analisis lain terhadap 3.479 dewasa muda menemukan bahwa meditasi mindfulness membantu mengurangi depresi, terutama jika dilakukan dalam kelompok atau secara fleksibel. Wanita tampaknya memperoleh manfaat paling besar.


7. Tidur yang Cukup

Survei nasional besar menunjukkan bahwa tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak, kesulitan tidur, atau gangguan tidur meningkatkan risiko depresi.

“Ketika kamu tidak tidur dengan baik, otakmu tidak bisa reset,” kata Lynn Zakeri, terapis kesehatan mental berpengalaman.

“Saya sulit menemukan klien dengan kebersihan tidur yang baik namun mengalami depresi berat,” kata Zakeri.

Meta-analisis terhadap hampir 29.000 anak dan remaja menunjukkan bahwa masalah tidur meningkatkan risiko depresi sebesar 1,5 kali lipat.

Zakeri juga mencatat bahwa kurang tidur membuat seseorang lebih mudah marah dan kurang fokus. Segalanya terasa lebih berat — lebih emosional, kurang termotivasi, dan masalah kecil bisa terasa sangat besar. Karena itu, penting menjaga waktu tidur sehat 7–8 jam setiap malam.


8. Gerakkan Tubuh Secara Teratur

“Ketika seseorang datang ke psikiater, kami tidak langsung memberi obat,” kata Refai.

Ia menjelaskan bahwa rekomendasi pertama sering kali adalah kembali ke dasar: tidur cukup, makan sehat, kelola stres, tetap bersosialisasi, dan yang terpenting, gerakkan tubuhmu.

Bahkan sedikit aktivitas fisik lebih baik daripada tidak sama sekali. Meta-analisis dari JAMA Psychiatry terhadap 190.000 orang dewasa menunjukkan bahwa aktivitas fisik sekecil apa pun dapat mengurangi risiko depresi. Orang yang melakukan separuh dari jumlah olahraga yang direkomendasikan mengalami penurunan risiko sebesar 18 persen, sementara yang memenuhi pedoman penuh mengalami penurunan risiko 25 persen.

Latihan seperti jalan kaki, jogging, yoga, dan latihan kekuatan terbukti paling efektif. Yoga dan latihan kekuatan juga lebih mudah dipertahankan, menjadikannya opsi pengobatan utama yang layak untuk depresi.


9. Bangun Hubungan yang Sehat dan Mendukung

Allison Briggs, konselor profesional berlisensi, mengatakan bahwa kualitas hubungan lebih penting daripada kuantitas. Ia mengalami depresi sejak usia 30-an.

“Pada masa tergelapku, bukan nasihat yang membantu — tapi terapis dan sahabatku yang duduk bersamaku tanpa mencoba memperbaiki apa pun,” katanya.

Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa merasa didukung atau memiliki hubungan kuat dapat melindungi kesehatan mental, terutama dari depresi dan kecemasan.

“Depresi sering kali merupakan pengalaman keterputusan — dari tubuh, kebenaran batin, dan kebutuhan kita,” kata Dovie Lopez, pelatih trauma dan hubungan somatik.

“Dikelilingi orang yang bisa hadir tanpa berusaha ‘memperbaiki’ kita bisa sangat transformatif,” ujarnya.

Studi jangka panjang terhadap 18.000 orang dari remaja hingga usia 30–40-an menemukan bahwa hubungan keluarga yang mendukung saat remaja berdampak signifikan dalam mengurangi depresi di masa dewasa.


10. Ubah Lingkunganmu

Jika semua cara gagal, pertimbangkan pengaruh lingkungan tempat tinggal.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menilai lingkungan tempat tinggalnya buruk (seperti lingkungan kota yang padat atau tercemar) lebih cenderung merasa tertekan atau cemas. Sebaliknya, lingkungan yang lebih baik dan hubungan sosial yang kuat membantu melindungi dari gangguan mental.

“Tak satu pun dokter mempertimbangkan penyakit lingkungan. Saya bahkan tidak tahu bahwa lingkungan saya membuat saya sakit — secara fisik dan mental,” kata Murray, yang kemudian menjadi advokat kesadaran terhadap penyakit akibat jamur dan toksisitas lingkungan.

“Begitu saya keluar dari lingkungan itu dan mulai detoks serta mengurangi paparan, segalanya mulai berubah,” katanya.

Piccolo menambahkan bahwa banyak orang enggan berubah karena berpikir bahwa langkah pertama harus langsung menghasilkan hasil akhir yang ideal. Padahal, perubahan sejati sering dimulai dari langkah kecil.

“Bergerak ke arah yang benar lebih penting daripada bergerak cepat,” ujarnya. (asr)

Hadia Zainab adalah seorang jurnalis kesehatan dan calon doktor terapi fisik di Sialkot Medical College. Pengalamannya dalam menangani kondisi kesehatan seperti stroke, kelumpuhan, perawatan anak, dan rehabilitasi ICU menjadi dasar dalam penulisannya. Hadia menghargai kebaikan, empati, dan komunikasi yang jelas untuk menjembatani kesenjangan antara pasien dan penyedia layanan kesehatan.

Orang dengan Sistem Imun Lemah Harus Berhati-hati dengan Hewan Peliharaan

Orang dengan sistem imun yang lemah tetap bisa menikmati manfaat kesehatan dari memelihara hewan peliharaan asalkan mereka mengambil langkah pencegahan yang tepat

Lee Pickett

Tanya: Saya memiliki sistem imun yang lemah dan ingin mengadopsi seekor kucing. Apa yang perlu saya ketahui untuk melindungi kesehatan saya?

Jawab: Banyak orang memiliki sistem imun yang lemah karena faktor fisiologis seperti kehamilan atau usia ekstrem (terlalu muda atau tua), kondisi metabolik seperti diabetes, penyakit infeksi seperti HIV, atau pengobatan dengan obat imunosupresan untuk penyakit autoimun, kanker, atau transplantasi organ.

Orang dengan sistem imun yang terganggu tetap bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari memelihara hewan peliharaan selama mereka berhati-hati. Bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan Anda tentang kondisi spesifik kesehatan Anda, sambil memperhatikan pedoman umum berikut ini:

  • Adopsilah kucing dewasa yang sehat, karena kucing dewasa lebih kecil kemungkinan membawa penyakit dibandingkan anak kucing. Pastikan kucing tersebut sudah disterilkan, vaksinasi lengkap, dan hasil tes negatif terhadap virus leukemia kucing (FeLV) dan virus imunodefisiensi kucing (FIV), karena keduanya dapat melemahkan sistem imun, membuat kucing rentan terhadap penyakit yang bisa menular ke manusia.
  • Peliharalah kucing Anda di dalam rumah untuk mencegahnya berburu dan terpapar hewan lain yang mungkin membawa penyakit. Jangan biarkan kucing Anda minum dari toilet atau berjalan di atas meja makan atau meja dapur.
  • Bawa kucing Anda ke dokter hewan setidaknya satu kali setahun untuk pemeriksaan. Jaga agar vaksinasi tetap terkini, karena penyakit seperti rabies dapat menular ke manusia.
  • Berikan obat cacing pada kucing setiap bulan, dan minta dokter hewan Anda untuk melakukan pemeriksaan tinja dua kali setahun. Parasit usus seperti cacing gelang dan cacing tambang dapat menginfeksi kucing rumahan dan menyebar ke manusia.
  • Mintalah orang lain untuk membersihkan kotak kotoran kucing. Jika tidak memungkinkan, gunakan sarung tangan dan masker, bersihkan setiap hari, dan cuci tangan setelahnya.
  • Berikan makanan komersial yang dimasak dan berkualitas tinggi. Jangan pernah memberi kucing Anda produk susu yang tidak dipasteurisasi atau daging, unggas, ikan, atau telur mentah karena hal itu meningkatkan risiko infeksi yang ditularkan melalui makanan.
  • Meskipun kucing berada di dalam rumah, mereka tetap bisa membawa kutu. Oleh karena itu, gunakan obat pencegah kutu sepanjang tahun. Ini tidak hanya menjaga kenyamanan kucing Anda tetapi juga melindungi Anda dari penyakit cakaran kucing, yang ditularkan melalui kotoran kutu.
  • Potong kuku kucing Anda secara teratur. Jika Anda tercakar atau tergigit, jangan biarkan kucing menjilat luka tersebut. Sebaliknya, cuci luka dengan sabun dan air, lalu hubungi penyedia layanan kesehatan Anda.
  • Cuci tangan Anda setelah menangani kucing dan sebelum makan.
  • Dokter hewan Anda adalah salah satu dokter keluarga Anda, jadi terbukalah kepada dokter hewan mengenai kondisi kesehatan Anda. Ini akan membantu memastikan baik Anda maupun kucing baru Anda tetap sehat.

Tanya: Anjing kami, Bogie, kadang menggigit biji pohon ek. Saya mencoba menghentikannya saat kami bersama di luar, tapi kalau dia sendiri di halaman belakang yang dipagari, dia mungkin memakannya tanpa sepengetahuan saya. Apakah biji ek beracun?

Jawab: Biji pohon ek mengandung tanin yang rasanya pahit dan membuat mulut anjing terasa kering, jadi sebagian besar anjing tidak menyukainya. Namun, jika Bogie menggigit beberapa biji ek, efek toksiknya—seperti hilang nafsu makan, muntah ringan, dan diare yang biasanya sembuh dengan sendirinya—tidak terlalu berbahaya.

Namun, jika Bogie menelan banyak biji ek utuh, hal itu bisa menyebabkan sumbatan usus, yang memicu kelesuan dan muntah berulang. Jika ini terjadi, segera bawa dia ke dokter hewan.

Jika biji ek tersebut sudah berjamur karena lama berada di tanah, jamur tersebut dapat menyebabkan tremor dan gangguan neurologis lainnya yang memerlukan perawatan agresif. Mengingat risiko tersebut dan minat Bogie terhadap biji ek, sebaiknya Anda menyapu atau meniup bersih biji-biji ek dari halaman agar dia tidak bisa memakannya. (asr)

Lee Pickett, VMD, praktik kedokteran hewan peliharaan di North Carolina. Hubungi dia di AskTheVet.pet. Hak Cipta 2024 Lee Pickett, VMD. Didistribusikan oleh Creators.com

Pembaca yang budiman: Kami ingin mendengar dari Anda. Topik apa yang ingin Anda baca? Silakan kirimkan masukan dan tips Anda ke: [email protected].

Mengapa Bahtera Nuh Tidak Memiliki Kemudi?

EtIndonesia. Banyak orang yang percaya kepada Tuhan—mereka rajin berdoa, membakar dupa, beribadah dengan penuh kesungguhan—namun tetap saja ingin mengatur arah hidup mereka sendiri. Mereka tidak tenang jika tidak ikut mengendalikan ini dan itu. Pada kenyataannya, yang mereka percayai bukanlah Tuhan, melainkan diri mereka sendiri. Bahkan terhadap rencana Tuhan pun, mereka masih merasa ragu.

99,9% Diyakini Bahtera Nuh Telah Ditemukan

Pada 28 April 2010, sebuah tim eksplorasi gabungan dari Hong Kong dan Turki mengumumkan bahwa mereka telah menemukan sisa-sisa Bahtera Nuh sebagaimana disebut dalam Alkitab. Lokasinya berada di Gunung Ararat, Turki timur, di ketinggian lebih dari 4.000 meter di atas permukaan laut.

Salah satu anggota tim mengatakan:“Kami 99,9% yakin bahwa yang kami temukan adalah Bahtera Nuh dalam Alkitab.”

Fakta-fakta pendukungnya sangat mencengangkan:

·        Lokasi cocok: Alkitab mencatat bahwa setelah air bah surut, bahtera berhenti di Gunung Ararat—tempat yang kini jadi lokasi penemuan.

·        Waktu cocok: Berdasarkan uji karbon, reruntuhan tersebut diperkirakan berusia sekitar 4.800 tahun, sesuai dengan masa yang digambarkan dalam kisah Nuh.

·        Struktur cocok: Panjang bahtera sekitar 133,5 meter, lebar 22,3 meter, tinggi 13,4 meter, terdiri dari tiga tingkat. Di dalamnya terdapat beberapa sekat, termasuk ruangan berpagar kayu dan tali, serta ditemukannya benda mirip biji-bijian dan gerabah. Banyak ruangan kecil bertiang kayu tampak jelas diperuntukkan bagi tempat tinggal hewan—semuanya sesuai dengan deskripsi dalam Alkitab.

Menurut Alkitab:

“Bahtera itu harus panjang 300 hasta, lebar 50 hasta, dan tinggi 30 hasta… Harus ada jendela pada bagian atas setinggi satu hasta, pintunya di samping, dan harus dibuat bertingkat: atas, tengah, dan bawah.”
(Satu hasta kira-kira 45 cm, jadi panjang bahtera sekitar 135 meter.)

Gunung Ararat dan Kepercayaan Kuno

Penduduk lokal selama berabad-abad percaya bahwa Gunung Ararat adalah tempat bersemayamnya bahtera suci, namun mereka enggan membuka rahasia gunung tersebut kepada dunia luar. Bahkan penjelajah terkenal Marco Polo menulis dalam catatannya pada abad ke-13 bahwa Bahtera Nuh masih berada di puncak gunung yang sangat tinggi.

Tambahan lagi, wilayah di atas 3.000 meter di gunung itu tidak memungkinkan adanya pemukiman manusia, apalagi pembangunan rumah dari batu bata tanah. Iklim yang sangat dingin dan minimnya vegetasi membuat munculnya bahtera kayu besar di sana menjadi misteri besar.

Kisah Air Bah: Dulu Mitos, Kini Bisa Jadi Fakta

Menariknya, kisah serupa tentang air bah ditemukan hampir di seluruh budaya kuno di dunia—mulai dari Mesopotamia, Tiongkok, hingga Amerika Latin—dan semua menyebut tentang banjir besar yang melanda bumi. Kini, semakin banyak ahli geografi, arkeolog, dan ilmuwan satelit yang meyakini bahwa memang pernah terjadi bencana besar yang menenggelamkan hampir seluruh dunia.

Jika kisah air bah dan Bahtera Nuh terbukti, maka Alkitab bukan sekadar kisah mitos, melainkan sejarah nyata—sebuah kebenaran ilahi yang tak terbantahkan.

Mengapa Bahtera Nuh Tidak Punya Kemudi?

Satu hal mencolok yang jarang diperhatikan adalah: Bahtera Nuh tidak memiliki kemudi (setir). Dari catatan Alkitab, kita tahu bahwa seluruh bentuk, bahan, dan ukuran bahtera mengikuti rancangan yang ditetapkan oleh Tuhan. Namun, mengapa Tuhan tidak merancang kemudi untuk bahtera ini?

Bahkan, tidak ada jendela depan atau menara pengintai seperti pada kapal-kapal biasa. Satu-satunya bukaan hanyalah jendela cahaya di bagian atas.

Jawabannya sangat dalam:

  • Di tengah bencana akhir zaman, tidak ada jalan keluar- 
  •  Di saat bencana datang dari segala arah, manusia tidak perlu melihat ke sekeliling—cukup menengadah ke langit dan melihat kepada Tuhan.

Karena satu-satunya jalan yang tersisa adalah jalan menuju Tuhan.

Bahtera Nuh tidak memerlukan kemudi, karena Tuhanlah yang langsung mengendalikannya. Dan inilah yang menjadi iman sejati Nuh—dia menyerahkan sepenuhnya hidupnya pada Tuhan, tanpa perlu tahu ke mana dia akan dibawa. Dia tahu bahwa selama Tuhan yang mengemudikan, maka arahnya pasti benar.

Iman atau Kontrol Diri Sendiri?

Di zaman sekarang, banyak orang yang mengaku percaya Tuhan, tetapi tetap bersikeras ingin mengatur sendiri arah hidupnya. Mereka terus merancang, menghitung, dan mencemaskan segala hal.

Sesungguhnya, mereka lebih percaya pada akal sendiri daripada pada kehendak Tuhan.
Mereka tidak yakin bahwa rencana Tuhan adalah yang terbaik.

Namun Tuhan tidak butuh kita untuk “membantu” mengatur segalanya. Rencana-Nya melampaui semua perhitungan manusia. Pikiran manusia terbatas untuk bisa memahami makna dan kebaikan sejati dari rencana Tuhan.

Noah dan Hari Ini: Bahtera Mana yang Akan Kau Naiki?

Setiap ramalan kuno dari berbagai bangsa mengisyaratkan datangnya bencana besar bagi umat manusia.

Namun, apakah kita memilih jalan penyelamatan atau kehancuran—itu kembali kepada kita.

Di zaman Nuh, Tuhan memberikan waktu 120 tahun bagi manusia untuk bertobat. Tapi selama itu pula, orang-orang mengolok-olok Nuh dan menyebutnya gila.

“Apa itu hujan? Tidak pernah turun hujan di bumi!”

 “Membangun kapal raksasa di atas gunung? Bagaimana kau akan membawanya ke laut?”

Bahkan Nuh sendiri belum pernah melihat hujan, namun dia percaya penuh pada sabda Tuhan, lebih dari penglihatan matanya sendiri.

Ketika saatnya tiba, hujan turun selama 40 hari 40 malam, semua gunung tertutup air, dan hanya Nuh dan keluarganya yang selamat.

Jika hari ini bahtera Nuh telah ditemukan dan kisahnya terbukti nyata, maka ini bukan lagi soal kamu “percaya atau tidak percaya”—

Ini soal: apakah kamu siap menemukan bahtera untuk keselamatanmu sendiri?

Apakah kamu sudah menemukan bahteramu? Atau… masih sibuk merancang kemudi sendiri? (jhn/yn)

Trump Mengatakan Dia Akan ‘Menyelesaikan’ Gaza dalam Seminggu, Meskipun Serangan Israel Terus Berlangsung

EtIndonesia. Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu (13/7) mengatakan bahwa negosiasi gencatan senjata Gaza sedang berlangsung dan menyatakan harapan akan adanya kemajuan “dalam minggu depan”.

Pernyataannya muncul bahkan ketika serangan udara Israel pada hari yang sama menewaskan lebih dari 40 warga Palestina, termasuk anak-anak di Gaza, dan perundingan yang dimediasi Qatar masih menemui jalan buntu.

“Gaza – kami sedang berdiskusi, dan semoga kami akan menyelesaikannya dalam minggu depan,” kata Trump kepada wartawan, menggemakan optimisme yang sebelumnya dia sampaikan pada 4 Juli. Namun di lapangan, tampaknya hanya ada sedikit atau bahkan tidak ada tanda-tanda terobosan.

Serangan Israel menewaskan anak-anak yang sedang mengambil air

Menurut badan pertahanan sipil Gaza, 43 warga Palestina tewas pada hari Minggu saja, termasuk 11 orang di sebuah pasar di Kota Gaza dan delapan anak-anak di titik distribusi air di kamp pengungsi Nuseirat.

Sementara itu, Israel mengatakan pihaknya menargetkan seorang anggota Jihad Islam tetapi mengakui bahwa karena kesalahan teknis, “amunisi jatuh puluhan meter dari sasaran”. Negara itu juga mengatakan bahwa “Insiden ini sedang ditinjau” dan laporan korban sedang diperiksa.

Israel mengatakan ‘150 target teror’ diserang sementara perundingan gencatan senjata gagal

AFP melaporkan bahwa Israel, dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa jet militernya “menyerang lebih dari 150 target teror”. Israel juga merilis rekaman drone yang menunjukkan serangan udara dan kepulan asap yang membubung.

Serangan intensif Israel terjadi di tengah meningkatnya pengawasan terhadap korban sipil dan meningkatnya kekhawatiran kemanusiaan. Jumlah korban tewas di Gaza kini melebihi 58.026, sebagian besar warga sipil, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas. PBB menyebut angka-angka tersebut dapat diandalkan.

Sementara itu, upaya untuk menegosiasikan gencatan senjata 60 hari dan kesepakatan penyanderaan di Doha menemui jalan buntu selama akhir pekan, dengan Israel dan Hamas saling menyalahkan atas kebuntuan tersebut.

Menurut AFP, seorang pejabat senior Israel menuduh Hamas “keras kepala”, dengan mengatakan: “Hamas tetap keras kepala, berpegang teguh pada posisi yang menghalangi para mediator untuk mencapai kesepakatan.”

Sementara itu, mengutip sumber Palestina, AFP melaporkan bahwa Israel berusaha mempertahankan kehadiran militer di lebih dari 40 persen wilayah Gaza dan memaksa warga Palestina ke selatan “sebagai persiapan untuk memindahkan mereka secara paksa ke Mesir atau negara lain”. (yn)

Luka yang Telah Sembuh Tetap Meninggalkan Bekas: Iman, Luka, dan Proses Memulihkan Diri

EtIndonesia. Ketika kita berbicara tentang pengampunan dan kelapangan hati, seringkali kita mendengar nasihat seperti:

·        “Jangan terus-menerus mengingat luka yang orang lain sebabkan.”

·        “Lepaskan beban di hati, agar kita bisa berjalan lebih ringan ke depan.”

Dan bagi umat Kristiani, nasihat seperti ini sering terdengar:

·        “Jangan sampai jatuh ke dalam tipu muslihat iblis. Pilihlah kasih, dan biarkan kasih menang.”

Namun kenyataannya, bagi mereka yang pernah benar-benar tersakiti, sangat sulit untuk bisa pulih tanpa jejak.

I. Luka yang Dalam Meninggalkan Bekas Seumur Hidup

Banyak orang mungkin tak sepenuhnya mengerti bahwa luka yang benar-benar dalam bisa menjadi bagian permanen dari kehidupan seseorang—luka yang tak bisa sepenuhnya dihapus.

Kita memang bisa memaafkan, namun belum tentu kita bisa melupakan.

Saya bisa menyebutkan begitu banyak contoh tentang orang-orang yang pernah disakiti dan tidak bisa melupakan peristiwa itu seumur hidup. Tapi karena cerita-cerita itu menyakitkan, saya tidak akan mengulasnya secara rinci di sini.

Cukuplah saya sebutkan satu peristiwa yang baru-baru ini terjadi di Tiongkok:

Seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun yang menjadi korban penganiayaan, saat dirawat di rumah sakit, berkata : “Aku berharap Ayah cepat mati.”

Lima menit setelah mengucapkan itu, bocah tersebut meninggal dunia.

Dari berita-berita yang kita dengar atau dari cerita-cerita yang beredar di sekitar kita, kita tahu bahwa dunia ini tak kekurangan peristiwa-peristiwa tragis yang membuat hati kita teriris.

Sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mengalami luka sedalam itu. Maka kita sering berpikir: kalau lukanya sudah berhenti berdarah, sudah sembuh, ya sudah, lupakan saja. Tapi kenyataannya, rasa sakit yang begitu menghunjam—bisa menghancurkan seseorang dari dalam.

Luka itu bisa menghancurkan hati, menghancurkan jiwa, bahkan menghancurkan sistem tubuh secara perlahan. Dan ketika itu terjadi, orang lain sering tidak melihatnya, karena semuanya terjadi di balik layar—di dalam batin.

Kita harus belajar untuk mengakui dan menghargai keberadaan luka itu, bahkan ketika tubuh kita terlihat sehat, hatinya mungkin masih terus merintih.

Maka, yang seharusnya kita katakan bukanlah:

“Kamu jangan terus mengingat luka yang diberikan orang lain kepadamu.”
Tapi,
“Saya akan berusaha tidak menyimpan dendam atas luka yang pernah orang lain berikan kepada saya.”

Itu adalah bentuk penghargaan terhadap penderitaan orang lain. Kita tidak berhak menentukan seberapa dalam seseorang harus memikul luka hidupnya.

Sebagai umat beriman, umat Kristiani memang diajarkan untuk mengampuni sesama. Itu adalah harapan dan panggilan iman. Tetapi, kita juga harus jujur dan bijaksana dalam menghadapi kenyataan bahwa tidak semua luka bisa sembuh sepenuhnya. Kita harus belajar mengerti—dan menemani mereka yang masih terluka.

II. Luka Datang dari Manusia, Bukan dari Tuhan

Sering kali, seseorang bertanya pada saya:

“Kalau memang Tuhan itu ada, dan kalau Tuhan sungguh mengasihi umat-Nya, kenapa Dia membiarkan hal-hal buruk terjadi?”

Dalam Alkitab, dikatakan bahwa Tuhan menciptakan manusia. Tapi Tuhan tidak menciptakan robot. Dia menciptakan manusia dengan kehendak bebas, agar setiap orang bisa memilih jalannya sendiri.

Mari kita ingat kembali kisah Adam dan Hawa. Mereka jatuh ke dalam dosa karena digoda oleh ular. Tetapi yang mengambil keputusan untuk memakan buah terlarang adalah mereka sendiri—mereka menggunakan kehendak bebas mereka.

Begitu pula dengan segala bentuk luka dan kejahatan yang terjadi di dunia—bukan berasal dari Tuhan, tetapi dari manusia yang menggunakan kehendak bebasnya untuk menyakiti orang lain.

Jadi, ketika kita ingin menyuarakan keadilan, mengutuk kejahatan, dan menuntut pertanggungjawaban atas penderitaan, arahkan itu kepada pelaku—yaitu manusia—bukan kepada Tuhan.

Kita hidup di tengah masyarakat, dan karena itu, kita tak mungkin benar-benar terhindar dari luka—baik secara fisik maupun emosional. Tak ada seorang pun yang bisa hidup tanpa pernah terluka.

Namun karena itulah saya bersyukur kepada Tuhan, karena di tengah penderitaan, Tuhan memberikan penghiburan batin. Karena di tengah kehancuran, iman memberi kesempatan untuk membangun kembali diri kita.

Iman tidak membuat kita imun terhadap luka dan penderitaan. Tetapi iman memberi kita kekuatan untuk berdiri lagi, membangun ulang, dan lahir kembali—dalam istilah gereja: dilahirkan kembali (reborn).

Lebih dari itu, iman mendorong kita untuk belajar mengasihi, belajar peduli, dan membantu mereka yang membutuhkan—seperti yang dilakukan Yesus.

Jika setiap orang bisa seperti itu, maka perlahan-lahan, jumlah mereka yang menyakiti dan mereka yang tersakiti pun akan berkurang.(jhn/yn)

Perpisahan yang Tak Terelakkan

EtIndonesia. Hari ini, saat sedang menunggu bus di stasiun, saya menyaksikan sebuah adegan perpisahan. Saya menoleh, memandang ke kejauhan untuk melihat apakah bus yang saya tunggu sudah datang. Busnya belum kelihatan, tetapi sebuah bus bandara baru saja berhenti. Di samping saya berdiri sepasang kekasih—jelas terlihat bahwa sang pria akan segera menuju bandara. Dari sudut mata, saya memperhatikan bahwa sebelum berbalik pergi, pria itu memeluk erat gadis yang bersamanya.

Itu sebenarnya bukan pemandangan yang luar biasa. Saya pun menunduk lagi, melanjutkan membaca berita di ponsel.

Beberapa saat kemudian, saat saya kembali menoleh untuk mengecek kedatangan bus, saya melihat gadis tadi masih berdiri di tempat yang sama.

Kebetulan dia berdiri menghadap ke arah saya, dan saya bisa melihat wajahnya dengan jelas—wajah muda yang cantik, penuh semangat, namun kali ini diselimuti kesedihan mendalam.

Matanya merah. Jelas sekali dia baru saja menangis. Ekspresinya kosong—mungkin, saat pria itu pergi, hatinya pun ikut kosong dan hilang arah.

Awalnya, saya mengira itu hanya perpisahan biasa yang sering kita lihat. Tapi ketika melihat wajah gadis itu, hati saya tiba-tiba tergetar

Saya tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya dalam hati

Apakah ini hanya perpisahan sementara?, Atau perpisahan panjang yang penuh ketidakpastian?, Apakah mereka akan bertemu kembali, atau justru akan menjalani hidup masing-masing dari sini?

Tanpa sadar, ingatan saya terlempar ke masa lalu—mengingat momen-momen perpisahan yang pernah saya alami sendiri.

Anehnya, sekarang saya juga sering bepergian ke luar kota karena pekerjaan, sering harus berpisah dengan keluarga dan teman. Tapi perpisahan-perpisahan itu biasanya disambut dengan tawa, gurauan, bahkan harapan akan perjalanan baru. Jarang sekali saya merasa sesedih gadis itu di depan saya.

Mungkin inilah yang disebut kedewasaan:

  • Belajar tersenyum di tengah rasa perih yang terpendam, 
  •  Belajar kuat saat berpisah, dan
    –  Belajar lebih menghargai setiap momen saat bertemu kembali.

Dalam hidup, pada akhirnya kita akan mengerti bahwa perpisahan adalah benang merah yang terus menjalin seluruh babak kehidupan. Tak ada seorang pun yang bisa selamanya berada di sisi kita, bahkan orang-orang terdekat seperti orang tua atau anak kandung.

Perpisahan memang menyakitkan, namun dari sanalah kebahagiaan saat bertemu kembali menjadi begitu bermakna.

Jadi, untuk semua perpisahan yang tak bisa kita hindari.

Mari kita hadapi dengan lebih banyak senyuman…(jhn/yn)

Anjing Bernama “Da Huang” Populer di Daratan Tiongkok, Kini Menerima Banyak Tawaran Akting dengan Bayaran Tinggi

Seekor anjing berusia 8 tahun bernama “Da Huang”, yang kini menjadi selebriti internet di Tiongkok, telah naik daun di dunia hiburan, kebanjiran tawaran bermain film dan serial, bahkan disebut-sebut memiliki bayaran lebih tinggi dari aktor biasa. Pemiliknya berseloroh, “Sekarang hidup saya bergantung padanya.”

EtIndonesia. Baru-baru ini, dalam serial drama kostum Tiongkok “Si Jin” yang tengah populer, seekor anjing bernama “Er Niu” (diperankan oleh Da Huang) mencuri perhatian penonton. Dalam salah satu adegan, ia mengambil jepit rambut milik pemeran wanita, dan dari peran figuran, langsung menjadi bintang utama.

Menurut laporan Jiupai News, anjing Da Huang ternyata adalah aktor veteran di dunia hiburan. Ia pertama kali tampil bersama bintang top Xiao Zhan dalam film “Zhu Xian”, dan telah tampil di banyak serial hits. Ia juga pernah beradu akting dengan aktor Cheng Yi dan Zeng Shunxi dalam tiga proyek berbeda.

Pemiliknya mengatakan bahwa Da Huang terus-menerus mendapat tawaran akting, dan bayarannya sedikit lebih tinggi dari aktor biasa. 

“Bayaran tinggi itu wajar, karena Da Huang sangat profesional,” katanya. Untuk makan, Da Huang hanya diberi daging sapi dan makanan anjing khusus, agar bulunya tetap indah dan bersinar di bawah pencahayaan studio.

Ia menambahkan, Da Huang sudah tampil dalam enam hingga tujuh serial, dan banyak tawaran lain harus ditolak. Saat ini, masih ada empat hingga lima proyek yang menunggu tayang, rata-rata setiap bulan ada pekerjaan.

 “Semua karena dia pintar, kalau tidak, takkan punya kesempatan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa Da Huang hanya akan dibawa olehnya langsung, karena tidak percaya menyerahkan ke orang lain. “Sekarang saya hidup dari dia,” candanya.

Menurut Baidu Baike (ensiklopedia online Tiongkok), Da Huang adalah anjing lokal Tiongkok (zhonghua tianyuan quan). Pemilik sekaligus manajernya,  You, membelinya dari pedagang anjing. Saat film Zhu Xian mencari anjing kampung untuk syuting, Da Huang mendapatkan kesempatan itu. Ia mulai masuk dunia hiburan pada 22 Agustus 2018.

Menurut artikel dari NetEase “Han Xiao Yu”, Da Huang menjadi bintang bukan karena keberuntungan, melainkan karena kemampuannya. Ia bisa menjalankan perintah kompleks seperti mengambil bantal atau menunjukkan ekspresi emosional. Bahkan dinilai lebih profesional dibanding beberapa aktor populer.

Warganet pun mengakui status profesional Da Huang sebagai “aktor anjing”, bukan sekadar “anjing seleb”. Ada yang bercanda, “Anjing saja bekerja serius, tapi masih ada orang yang cuma ingin rebahan.” Yang lain berkomentar pedas, “Bayaran Da Huang lebih tinggi dari gaji tahunan saya. Inilah teladan pekerja sejati!” (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com