Banjir Melanda Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Ratusan Rumah Terendam

SERDANG BEDAGAI – Banjir melanda empat desa di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada Selasa dini hari (7/1/2025) pukul 03.30 WIB. 

“Peristiwa ini disebabkan oleh luapan Sungai Sibarau serta jebolnya tanggul di dua titik sepanjang 30 meter dan 50 meter. Air kiriman dari wilayah hulu di Simalungun turut memperparah situasi,” ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam siaran persnya. 

Kondisi banjir di Kab Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (7/1). Sumber foto: BPBD Kab Serdang Bedagai

Berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Serdang Bedagai, sebanyak 429 kepala keluarga terdampak, dengan total 429 rumah terendam dan satu rumah dilaporkan rusak berat. Desa yang terkena dampak adalah Desa Bukit Cermin Hilir, Desa Martebing, Desa Bantan, dan Desa Aras Panjang.

This image has an empty alt attribute; its file name is Serdang-BEDAGAI-3-1024x620.jpg
Kondisi banjir di Kab Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (7/1). Sumber foto: BPBD Kab Serdang Bedagai

Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa, dan pengungsian. Upaya penanganan banjir BPBD Kabupaten Serdang Bedagai terus memantau kondisi di lapangan dan memberikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak. Koordinasi dengan perangkat desa, camat, dan dinas terkait juga dilakukan untuk mendukung proses penanganan dan pemulihan.

This image has an empty alt attribute; its file name is Serdang-BEDAGAI-3-1024x620.jpg
Kondisi banjir di Kab Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (7/1). Sumber foto: BPBD Kab Serdang Bedagai

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, menjauhi area berisiko seperti tanggul dan tepi sungai ketika hujan dengan intensitas tinggi sudah berlangsung dalam durasi lama, serta mempersiapkan perlengkapan darurat seperti dokumen penting, makanan, dan air minum. (asr)

Pentagon Memasukkan Perusahaan Baterai Raksasa Tiongkok CATL ke Dalam Daftar Hitam Karena Keterkaitannya dengan Militer Tiongkok

EtIndonesia. Sebuah perusahaan teknologi raksasa Tiongkok telah dimasukkan ke dalam daftar hitam militer AS dalam sebuah langkah mengejutkan.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah memasukkan perusahaan manufaktur baterai raksasa China Contemporary Amperex Technology (CATL) ke dalam daftar perusahaan yang terkait dengan militer Tiongkok.

CATL adalah produsen baterai kendaraan listrik (EV) terbesar di dunia, yang saat ini menguasai 37 persen pangsa pasar baterai dunia.

Pangsa pasar tersebut jauh melampaui produsen mobil Tiongkok lainnya Build Your Dreams (BYD) yang menguasai pangsa pasar yang jauh lebih sedikit, yakni 17 persen.

CATL, yang berkantor pusat di Fujian, Tiongkok, memasok baterai ke produsen mobil global di dalam negeri dan luar negeri, termasuk Tesla, Ford, Volkswagen, dan BMW.

Pencantuman dalam daftar hitam AS tersebut mengikuti kebijakan lama di bawah “daftar Bagian 126H” dan diperbarui setiap tahun.

Daftar tersebut berfungsi sebagai peringatan bagi perusahaan-perusahaan AS tentang risiko berbisnis dengan perusahaan-perusahaan Tiongkok.

Saat ini, perusahaan tersebut beranggotakan 134 perusahaan, termasuk pembuat chip Changxin Memory Technologies, Quectel Wireless, dan pembuat drone Autel Robotics.

Langkah tersebut tidak berarti pelarangan langsung, tetapi akan menambah tekanan pada Departemen Keuangan AS untuk memberikan sanksi kepada perusahaan-perusahaan tersebut.

CATL merupakan pemasok utama baterai lithium iron phosphate (LFP) untuk Tesla.

Tesla telah mengekspor kendaraan baterai CATL ke pasar-pasar seperti Eropa, Kanada, dan Australia.

Analis Morninstar Seth Goldstein mengatakan tidak ada dampak jangka pendek yang diharapkan bagi Tesla sebagai hasil dari temuan Pentagon, namun “berpotensi dikecualikan dari kontrak militer dapat membuat semua orang yang mempertimbangkan kemitraan dengan CATL berpikir ulang”.

Goldstein mengatakan dia berharap Tesla akan melanjutkan kemitraannya dengan CATL dan mengakhiri hubungan tersebut dapat “berpotensi lebih buruk daripada konsekuensi politik apa pun di AS”.

Namun, dia mengatakan hubungan Musk dengan Presiden terpilih Donald Trump mungkin memungkinkan Tesla untuk mengabaikan potensi pembatasan di masa mendatang.

Tidak pasti apa arti langkah tersebut bagi produsen mobil AS Ford yang baru-baru ini mengungkapkan akan menginvestasikan 2 miliar dolar untuk membangun pabrik baterai di Michigan, dengan rencana untuk melisensikan teknologi dari CATL.

Sebagai tanggapan, CATL membantah tuduhan tersebut, menyebut keputusan AS sebagai “kesalahan.”

Seorang juru bicara perusahaan mengatakan: “Kami tidak pernah terlibat dalam bisnis atau aktivitas yang berhubungan dengan militer”.

Juru bicara kedutaan Tiongkok di AS Liu Pengyu menambahkan bahwa langkah tersebut “melanggar prinsip persaingan pasar dan aturan ekonomi dan perdagangan internasional” dan “merusak kepercayaan perusahaan asing dalam berinvestasi dan beroperasi di Amerika Serikat.”

Penambahan CATL ke daftar hitam Pentagon semakin meningkatkan persaingan teknologi yang sedang berlangsung antara Washington dan Beijing.

Minggu lalu, Beijing mengumumkan rencana untuk mengekang ekspor teknologi yang digunakan untuk mengekstraksi dan memproses mineral untuk industri EV global.

Langkah tersebut juga mengikuti pemerintahan Biden yang mengusulkan larangan perangkat lunak dan perangkat keras Tiongkok dari mobil yang dijual di AS.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun mengecam AS untuk “segera memperbaiki praktiknya yang salah dan mencabut sanksi sepihak yang ilegal dan yurisdiksi jangka panjang terhadap perusahaan-perusahaan Tiongkok.”

“Tiongkok secara konsisten dan tegas menentang AS yang melebih-lebihkan konsep keamanan nasional, membuat daftar diskriminatif dengan berbagai dalih, dan secara tidak beralasan menekan perusahaan-perusahaan Tiongkok, yang menghambat pembangunan Tiongkok yang berkualitas tinggi,” kata Guo. (yn)

Sumber: news.com.au

Trump Kembali Mengusulkan Kepemilikan atas Greenland, Putranya Akan Berkunjung

EtIndonesia. Donald Trump Jr., putra Presiden terpilih AS Donald Trump, dijadwalkan mengunjungi wilayah otonomi Denmark, Greenland, pada Selasa (7/1). Meskipun kunjungannya bersifat pribadi, ayahnya baru-baru ini kembali mengangkat gagasan bahwa “Amerika Serikat seharusnya memiliki Greenland,” menunjukkan minat untuk mengendalikan pulau Arktik yang luas ini.

Donald Trump, melalui platform media sosialnya, Truth Social, pada Senin mengonfirmasi perjalanan putranya tersebut. Dalam unggahannya, dia menyebutkan: “Saya mendengar rakyat Greenland mendukung ‘Make America Great Again’ (MAGA). Anak saya, Don Jr., dan para wakil lainnya akan mengunjungi beberapa wilayah dan pemandangan paling menakjubkan di sana.”

Trump kembali mengulang gagasan bahwa Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat. 

“Greenland adalah tempat yang luar biasa, dan jika menjadi bagian dari AS, itu akan memberikan manfaat besar bagi semua orang. Kami akan melindungi, menghargai, dan memastikan Greenland terlindungi dari bahaya luar. Mari kita jadikan Greenland hebat kembali!” tulisnya.

Menurut laporan Reuters, Mininnguaq Kleist, Sekretaris Tetap Urusan Luar Negeri Greenland, menyatakan bahwa kunjungan Donald Trump Jr. bersifat pribadi tanpa jadwal pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Greenland. Informasi tambahan menyebutkan bahwa Trump Jr. akan berada di Greenland hanya sehari untuk merekam konten video bagi podcast-nya dan tidak akan bertemu dengan pejabat pemerintah atau tokoh politik.

Sementara itu, Perdana Menteri Greenland, Múte Egede, belum memberikan komentar terkait kunjungan tersebut. Greenland, yang merupakan wilayah otonom Denmark, sebelumnya telah menolak proposal pembelian yang diajukan oleh Trump pada 2019. Denmark dengan tegas menolak gagasan tersebut, meskipun membuka kemungkinan kerja sama di berbagai bidang. Egede menegaskan bahwa: “Greenland adalah milik rakyatnya dan tidak akan pernah dijual, baik sekarang maupun di masa depan.”

Trump pada Desember lalu, ketika mengumumkan calon Duta Besar AS untuk Denmark, kembali mengangkat isu Greenland. Dalam sebuah pernyataan, dia menyebutkan: “Demi keamanan nasional dan kebebasan dunia, Amerika Serikat percaya bahwa memiliki dan mengendalikan Greenland adalah hal yang sangat penting.”

Namun, Egede dalam pidato Tahun Baru 2025-nya menekankan harapannya untuk mendorong Greenland meraih kemerdekaan dari Denmark dan memperkuat kerja sama dengan negara lain. Pemilu baru Greenland dijadwalkan berlangsung paling lambat pada 6 April mendatang.

Anggota Parlemen Denmark asal Greenland, Aaja Chemnitz, dengan tegas menolak ide bahwa Greenland menjadi bagian dari Amerika Serikat. 

“Greenland tidak boleh menjadi pion dalam mimpi ekspansi kekaisaran Trump,” katanya.

Media Greenland melaporkan kemungkinan pertemuan antara Trump Jr. dan Ketua Partai Pemerintah sekaligus Menteri Keuangan Greenland, Erik Jensen. Namun, sumber yang mengetahui rencana perjalanan Trump Jr. menyangkal hal ini, menyebutkan bahwa pertemuan dengan Jensen tidak akan terjadi.

Di sisi lain, miliarder terkenal sekaligus penasihat Trump, Elon Musk, turut berkomentar melalui media sosialnya. 

“Rakyat Greenland harus menentukan masa depan mereka sendiri, dan saya yakin mereka ingin menjadi bagian dari Amerika Serikat!” tulisnya di platform X (sebelumnya Twitter).

Greenland: Pulau Strategis yang Menarik Perhatian Dunia

Greenland adalah pulau terbesar di dunia, terletak di antara Samudra Atlantik dan Arktik, dengan 80% wilayahnya tertutup oleh lapisan es. Pulau ini juga menjadi lokasi pangkalan militer besar Amerika Serikat, menambah nilai strategisnya dalam geopolitik global.

Greenland memiliki parlemen dan pemerintahannya sendiri, meskipun tetap menjadi wilayah otonom Denmark. Gagasan Trump untuk menjadikan Greenland bagian dari Amerika Serikat sebelumnya telah menimbulkan perdebatan internasional, mencerminkan ambisi geopolitik dan pengaruh besar pulau ini dalam isu global.(jhn/yn)

Berbagai Virus Merebak di Tiongkok, Rumah Sakit Kelas Atas Penuh Sesak dengan Pasien

ETIndonesia. Baru-baru ini, pemerintahan Partai Komunis Tiongkok (PKT) menyatakan bahwa berbagai penyakit, termasuk flu, sedang merebak di daratan Tiongkok. Banyak rumah sakit kelas atas (Tingkat 3A) di berbagai daerah kewalahan menangani pasien. Namun, sejumlah masyarakat menduga sedang muncul varian baru COVID-19.

Seorang dokter anak di Rumah Sakit Xinhua Shanghai mengungkapkan dalam video siaran streaming bahwa semakin banyak anak yang harus dirawat intensif akibat flu.

“Sudah ada lima anak secara berturut-turut yang masuk ke ruang gawat darurat karena flu. Beberapa harus menggunakan ventilator, dan ada yang tidak dapat diselamatkan,” ujar Dr. Wang.

Kasus Kematian Anak-Anak

Pada 4 Januari 2025, Dr. Wang dari Departemen Anak Rumah Sakit Xinhua memperingatkan publik bahwa banyak anak mengalami demam tinggi yang membahayakan nyawa. Seorang presenter terkenal, Rao Jing, juga mengungkapkan bahwa anaknya meninggal hanya dalam dua hari setelah mengalami demam. Di media sosial Tiongkok, banyak laporan serupa tentang kematian anak-anak akibat demam.

Penyebaran Cepat Flu

Pada 6 Januari 2025, warga dari berbagai daerah di Tiongkok melaporkan bahwa flu telah menyebar luas, terutama di kalangan anak-anak:

  • Tianjin

 “Flu sangat banyak, terutama di kalangan anak-anak. Di Beijing juga banyak. Sekarang banyak orang mulai memakai masker lagi,” ujar Li, seorang warga Tianjin.

  • Shenzhen

“Infeksi pada anak-anak di Wuhan sangat tinggi. Tahun ini tampaknya lebih parah pada anak-anak. Saya di Shenzhen, banyak anak yang terinfeksi,” kata Xue, seorang pekerja di Shenzhen.

Peningkatan Kasus dan Keraguan Varian Baru

Pada 5 Januari, topik “Peningkatan Cepat Positif Flu di Seluruh Negeri” dan “Rumah Sakit Kelas Atas Penuh Sesak Akibat Flu” menjadi viral dan trending di media sosial Tiongkok. Menurut data Pusat Pengendalian Penyakit Tiongkok, lebih dari 99% kasus flu disebabkan oleh virus flu tipe A.

Namun, banyak orang meragukan bahwa kasus ini sebenarnya adalah varian baru COVID-19:

  • Wuhan

 “Di sekitar saya, banyak yang terkena flu. Saya kira ini sebenarnya COVID-19. Sudah berlangsung lebih dari sebulan,” ujar Hong, seorang warga Wuhan.

  • Anhui

Zhao, seorang dosen di universitas di Anhui, menyebutkan bahwa banyak mahasiswa dan dosen terinfeksi dengan gejala yang mirip COVID-19.

“Gejalanya sangat mirip, demam tinggi. Banyak orang di kampus mengalami ini, tetapi bisa sembuh dengan obat sementara,” katanya.

Kesaksian Medis dan Kematian Akibat Komplikasi

Seorang dokter anonim di media sosial mengatakan bahwa kasus yang ia tangani bukanlah flu, melainkan varian virus baru. Di Guangzhou, seorang pekerja migran bernama Lu mengungkapkan bahwa banyak orang mengalami demam parah hingga komplikasi paru-paru:

“Beberapa teman saya sering terinfeksi, demam, batuk, hingga paru-paru menjadi putih (kerusakan parah). Bahkan ada teman yang meninggal dunia pada usia 30 tahun,” katanya. 

Angka Kematian dalam Jumlah Besar

Pada Januari 2023, pendiri Falun Gong, Guru Li Hongzhi, pernah memperingatkan bahwa pemerintah PKT telah menyembunyikan pandemi selama lebih dari tiga tahun, dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 400 juta jiwa. Beliau juga menyampaikan bahwa  500 juta orang di Tiongkok akan meninggal dunia saat pandemi berakhir. Pada Agustus 2023, beliau kembali menyatakan bahwa COVID-19 menyasar mereka yang mendukung, melayani, atau membela Partai Komunis Tiongkok. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Rahasia di Balik Angka 3: Mengapa Sering Muncul dalam Mitologi dan Legenda?

EtIndonesia. Angka 3 sering kali menjadi simbol penting yang muncul dalam berbagai cerita rakyat, mitologi, dan kepercayaan dari seluruh dunia. Mulai dari legenda Yunani hingga kisah rakyat Nordik, angka ini memiliki makna mendalam yang terus menginspirasi manusia sepanjang sejarah. Apa yang membuat angka ini begitu istimewa?

Kesakralan Angka 3 dalam Sejarah

Pada abad ke-6 SM, Pythagorean School di Yunani menciptakan sistem numerologi yang menyebut angka 3 sebagai lambang “harmoni”. Dalam pandangan mereka, kombinasi angka 3 yang membentuk 9 disebut sebagai “kesempurnaan dari tiga elemen”. Pandangan ini juga ditemukan dalam peradaban kuno seperti Babilonia, Mesir, India, dan Amerika Selatan. Dalam banyak mitos dan cerita, angka 3 sering muncul sebagai simbol keseimbangan dan harmoni.

Sebagai contoh, angka 3 sering digunakan dalam cerita rakyat sebagai struktur cerita atau elemen penting. Misalnya, kisah Tiga Beruang, Tiga Kambing Gunung, atau bahkan cerita tentang Putri Duyung yang harus memenangkan cinta seorang pangeran sebelum matahari terbenam di hari ketiga. Penulis dan folklorist Alona Liabeno mencatat bahwa dalam banyak dongeng, misi atau tugas sering ditentukan dalam jangka waktu tiga hari atau melibatkan tiga karakter utama.

Angka 3 memiliki tempat penting dalam agama dan kepercayaan spiritual. Dalam agama Kristen, terdapat banyak referensi terhadap angka ini, seperti kebangkitan Yesus pada hari ketiga, penyangkalan Petrus sebanyak tiga kali, dan Yesus yang berbicara tiga kali di kayu salib.

Di Jerman, tradisi melibatkan pembuatan simbol berbentuk segitiga dengan salib di setiap sudut. Simbol ini digunakan untuk melindungi bayi di dalam buaian dari gangguan penyihir dan bahkan dianggap dapat mencegah penyakit seperti asam urat.

Mitos dan Simbolisme Angka 3

Dalam mitologi berbagai budaya, angka 3 sering dikaitkan dengan kekuatan atau entitas ilahi. Contoh terkenal meliputi:

·         Mitologi Nordik: Dewa Odin, Thor, dan Freya masing-masing memiliki tiga benda magis yang kuat. Dunia mereka dibagi menjadi tiga wilayah utama: Niflheim, Midgard, dan Asgard. Selain itu, tiga ayam jantan dianggap sebagai tanda awal Ragnarök (kiamat para dewa).

·         Mitologi Yunani: Zeus, Poseidon, dan Hades membagi dunia menjadi tiga bagian: langit, laut, dan dunia bawah. Tiga Dewi Takdir (Moirai) mengatur kehidupan manusia melalui benang takdir.

·         Mesir Kuno: Dewa Osiris, dewi Isis, dan dewa Horus dipuja sebagai trinitas suci, melambangkan kehidupan, kematian, dan kebangkitan.

Selain dalam mitos dan agama, angka 3 juga memiliki tempat dalam kepercayaan populer. Ungkapan seperti “hal buruk datang tiga kali berturut-turut” atau “segala sesuatu ada batasnya” menunjukkan bagaimana angka 3 digunakan untuk mengatur pengalaman manusia. Bahkan pada masa Perang Dunia I, ada kepercayaan bahwa menyalakan tiga rokok dari satu korek api akan membawa kematian. Kepercayaan ini dikaitkan dengan strategi militer: nyala api pertama mengungkapkan posisi seseorang kepada penembak jitu, nyala kedua membuat mereka mengincar, dan nyala ketiga memungkinkan mereka menembak.

Menurut beberapa ahli, angka 3 menciptakan pola harmoni dalam cerita dan struktur sosial. Penulis K. Shawn Buvala berpendapat bahwa kelompok tiga memberikan kesempatan untuk belajar dari kesalahan, karena dua orang pertama mungkin gagal, tetapi yang ketiga dapat berhasil.

Selain itu, dalam biologi manusia, tiga organ utama di otak—thalamus, pituitary gland (kelenjar pituitari), dan pineal gland (kelenjar pineal)—sering dianggap sebagai trio yang mewakili harmoni dalam sistem tubuh manusia.

Kesimpulan

Angka 3 bukan hanya angka biasa, tetapi simbol universal yang mencerminkan harmoni, kesempurnaan, dan keseimbangan. Dari kisah dongeng hingga kepercayaan religius, dari mitos kuno hingga sains modern, angka ini terus menjadi elemen penting dalam memahami dunia dan diri kita sendiri. Kehadirannya yang konsisten menunjukkan bahwa manusia, dalam segala perbedaan budayanya, menemukan makna mendalam dalam kesederhanaan angka ini. (jhn/yn)

Kanker Bisa Menular? Dokter Terluka Saat Operasi Ternyata Mengidap Tumor Ganas

EtIndonesia. Seorang dokter bedah di Jerman secara tidak sengaja melukai tangannya saat melakukan operasi pengangkatan tumor pada seorang pasien kanker. Lima bulan kemudian, dokter tersebut mendapati luka di telapak tangannya berkembang menjadi tumor ganas. Setelah dilakukan pemeriksaan genetik, ditemukan bahwa tumor tersebut memiliki kesamaan dengan sel kanker pasien yang dioperasi. Kasus ini mengejutkan dunia medis, menimbulkan pertanyaan baru mengenai kemungkinan penularan kanker melalui luka.

Menurut laporan New England Journal of Medicine, kasus ini melibatkan seorang dokter bedah berusia 53 tahun yang menangani pasien pria berusia 32 tahun dengan malignant fibrous histiocytoma (MFH), sejenis tumor jaringan lunak yang biasanya ditemukan di ekstremitas tubuh, perut, atau dada. Selama operasi pengangkatan tumor pasien, dokter tersebut secara tidak sengaja melukai telapak tangannya dengan alat bedah. Meskipun luka tersebut langsung didesinfeksi dan diperban, lima bulan kemudian sebuah benjolan keras berdiameter sekitar 3 cm muncul di sekitar area luka.

Pemeriksaan awal oleh dokter spesialis tidak menemukan kejanggalan, namun setelah benjolan tersebut diangkat dan diperiksa di bawah mikroskop, ditemukan bahwa itu adalah tumor ganas jenis malignant fibrous histiocytoma (MFH). Analisis genetik lebih lanjut menunjukkan bahwa tumor ini identik dengan sel kanker pasien yang dioperasi, mengonfirmasi bahwa sel kanker pasien telah masuk ke tubuh dokter melalui luka.

Laporan terkait menyoroti kasus yang sangat jarang terjadi di mana sel kanker bisa “menular” dari satu individu ke individu lain. Biasanya, sistem imun manusia akan menolak jaringan asing yang masuk ke tubuh. Namun, dalam kasus ini, area luka dokter menunjukkan reaksi inflamasi yang kuat, sementara tumor terus tumbuh. Hal ini mengindikasikan adanya kegagalan pada respons imun terhadap sel kanker.

Para peneliti berhipotesis bahwa tumor mungkin memiliki mekanisme untuk menghindari deteksi oleh sistem imun. Salah satunya adalah dengan mengubah struktur molekul sel sehingga sistem imun gagal mengenali dan menyerang sel tersebut. Selain itu, tubuh dokter tersebut mungkin memiliki kelemahan dalam mengenali atau melawan sel tumor.

Kasus serupa pernah dilaporkan pada tahun 1996. Saat itu, pasien kanker berhasil menjalani operasi, tetapi kemudian meninggal karena komplikasi pasca-operasi. Dokter yang terinfeksi sel kanker pasien di tangan berhasil mengangkat tumornya tanpa ada tanda-tanda kambuh atau penyebaran kanker dalam dua tahun setelahnya.

Studi yang dipublikasikan pada tahun 2013 dalam Cold Spring Harbor Perspectives in Medicine menyebutkan bahwa penularan kanker antar manusia sangat jarang terjadi, hingga sebagian besar data hanya berasal dari laporan kasus individu. Meski begitu, kasus ini menjadi pengingat akan risiko kecil namun nyata yang dihadapi oleh tenaga medis saat menangani pasien kanker.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi dunia medis mengenai risiko infeksi sel kanker melalui luka, meskipun sangat langka. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme di balik fenomena ini dan bagaimana sistem imun dapat dioptimalkan untuk mencegah pertumbuhan tumor dalam kondisi serupa. Sementara itu, tenaga medis diingatkan untuk selalu mengambil tindakan pencegahan ekstra saat menangani pasien kanker, terutama selama prosedur operasi.(jhn/yn)

Gempa Bumi Magnitudo 6,8 Guncang Tibet, 95 Orang Tewas

ETIndonesia. Gempa bumi bermagnitudo 6,8 mengguncang Dingri, Xigaze, Tibet, pada (7/1/2025) pagi sekitar pukul 09.00 waktu setempat.  

Gempa dengan kedalaman 10 kilometer ini menyebabkan ribuan rumah roboh. Menurut laporan resmi pemerintah Partai Komunis Tiongkok (PKT) hingga sore hari, tercatat 95 orang meninggal dunia.

Dampak Gempa

Media pemerintah PKT melaporkan bahwa gempa dirasakan sangat kuat di ibu kota Dingri dan sekitarnya. Di wilayah pusat gempa, banyak bangunan roboh. Hingga pukul 10.00, telah terjadi beberapa gempa susulan, dengan yang terbesar bermagnitudo 4,4.

Pada pukul 15.00, jumlah korban tewas mencapai 95 orang, sementara 130 orang lainnya mengalami luka-luka. Ribuan rumah rusak akibat gempa ini. Pemerintah Daerah Otonomi Tibet telah mengaktifkan respons darurat tingkat dua.

Kondisi di Lokasi

Video yang beredar di internet menunjukkan kondisi kota Dingri setelah gempa, dengan banyak rumah dan dinding yang roboh, puing-puing berserakan di jalan dan suasana menjadi kacau balau. Mengingat kebiasaan pemerintah PKT yang sering menutupi bencana besar, angka korban sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi dari yang dilaporkan secara resmi.

Menurut data dari sistem informasi cepat Pusat Jaringan Gempa Tiongkok, pusat gempa berada di Desa Changsuo, Dingri, Xigaze. Dalam radius 20 kilometer dari pusat gempa, terdapat sekitar 6.900 penduduk yang tersebar di 3 kecamatan dan 27 desa.

Seorang warga Dingri mengatakan kepada Red Star News bahwa gempa terasa sangat kuat dengan guncangan hebat, hingga barang-barang di atas meja jatuh ke lantai. Setelah gempa, masyarakat berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Gempa juga menyebabkan pemadaman listrik di wilayah tersebut.

Lokasi Gempa

Pusat gempa terletak di Dingri, Kota Xigaze  (28,50° LU, 87,45° BT). Dingri adalah salah satu wilayah perbatasan dengan populasi terbesar di Tibet, dengan jumlah penduduk lebih dari 60.000 jiwa. Puncak Gunung Everest, yang dikenal sebagai Qomolangma di Tiongkok, juga berada daerah ini.

Rekaman yang diambil oleh warga yang melarikan diri dari hotel setelah gempa menunjukkan dinding hotel yang retak, tangga penuh puing-puing, dan jalanan di luar yang dipenuhi bebatuan dengan berbagai ukuran. Pemandangan di sekitar tampak suram dan berdebu. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

Badai Musim Dingin Terjang Pantai Timur AS, Tewaskan 5 Orang dan Lebih dari 60 Juta Orang dalam Area Peringatan

Badai salju besar menerjang wilayah timur Amerika Serikat pada Senin (6/1/2025), membawa salju tebal dan hujan beku yang membuat jalanan di wilayah Midwest menjadi berbahaya untuk dilalui. Selain mengacaukan perjalanan jutaan orang, badai ini  menewaskan  lima orang. Suhu diperkirakan akan terus menurun hingga mencapai -18 derajat Celsius di beberapa area dan angin kencang dapat meningkatkan tingkat bahaya.

ETIndonesia. Badai musim dingin yang disebut Storm Blair ini disebabkan oleh udara dingin yang berputar di sekitar Kutub Utara, dikenal sebagai polar vortex. Lebih dari 60 juta orang di AS berada dalam area peringatan cuaca akibat badai ini.

Menurut laporan dari situs pemantau listrik PowerOutage.us dan pelacak penerbangan FlightAware, hingga  6 Januari sore, lebih dari 175.000 orang di wilayah dari Missouri hingga Virginia tidak memiliki listrik. Selain itu, lebih dari 2.400 penerbangan dibatalkan dan puluhan ribu lainnya mengalami keterlambatan.

Korban Jiwa

Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas akibat kecelakaan yang terkait dengan badai ini.

  • Di Missouri, dua orang meninggal dunia setelah keluar dari kendaraan dan tertabrak mobil yang tergelincir.
  • Di Kansas, dua orang tewas ketika mobil mereka tergelincir di jalan, sementara satu orang lainnya tewas setelah kendaraannya menabrak truk trailer yang tidak terkendali.

Keadaan Darurat di Tujuh Negara Bagian Amerika Serikat

Dengan salju yang menumpuk hingga 30 cm di beberapa daerah, tujuh negara bagian termasuk Kansas, Missouri, Kentucky, Virginia, West Virginia, Arkansas, dan sebagian New Jersey telah mengumumkan keadaan darurat. Beberapa wilayah di Kanada juga mengeluarkan peringatan cuaca.

Dampak pada Transportasi

Ribuan penerbangan di Amerika Serikat telah dibatalkan atau tertunda. Para ahli cuaca menyebut badai musim dingin ini dapat membawa tingkat curah salju terbesar dan suhu terendah dalam lebih dari satu dekade. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Presiden Azerbaijan Tuduh Rusia Menutupi Kebenaran Jatuhnya Pesawat, Hubungan Kedua Negara Memanas

EtIndonesia. Pada Desember lalu, sebuah pesawat milik Azerbaijan Airlines jatuh pada hari Natal, mengakibatkan 38 orang tewas dan 29 lainnya selamat secara ajaib. Penyelidikan mengungkapkan bahwa penyebab jatuhnya pesawat adalah karena rudal darat-ke-udara dari sistem pertahanan udara Rusia. 

Presiden Rusia, Vladimir Putin, menelepon Presiden Azerbaijan tiga hari setelah kejadian untuk meminta maaf, tetapi tidak mengakui tanggung jawab atas insiden tersebut. Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, saat mengunjungi dua pramugari yang selamat dan keluarga kru pesawat yang meninggal, secara terbuka menuduh Rusia berusaha “menutupi” insiden tersebut, mencerminkan memburuknya hubungan kedua negara.

Aliyev menyatakan bahwa investigasi awal menunjukkan pesawat tersebut terkena rudal dari sistem pertahanan udara Rusia. Dia juga menambahkan bahwa Rusia baru menutup wilayah udara di Grozny, ibu kota Republik Chechnya di Rusia selatan, setelah pesawat tersebut ditembak jatuh.

Penerbangan J2-8243 milik Azerbaijan Airlines, yang terbang dari Baku, ibu kota Azerbaijan menuju Grozny, dipaksa melakukan pendaratan darurat di Kazakhstan setelah ditembak jatuh.

Aliyev mengatakan: “Kami dapat memastikan bahwa kematian warga Azerbaijan dalam insiden ini adalah tanggung jawab perwakilan Federasi Rusia. Kami menuntut keadilan, kami menuntut agar pelaku dihukum, dan kami menuntut transparansi serta perlakuan manusiawi sepenuhnya.”

Rusia Memberikan Penjelasan yang Kontroversial

Menurut Kremlin, Presiden Putin menyatakan bahwa sistem pertahanan udara Rusia dalam keadaan siaga karena wilayah tersebut sedang menghadapi serangan drone Ukraina saat pesawat mencoba mendarat di Grozny. Namun, Aliyev kembali menuduh Rusia mencoba menutupi kebenaran insiden tersebut, menyebut penjelasan Rusia sebagai “tidak masuk akal” dan menimbulkan “kejutan, penyesalan, dan kemarahan yang wajar” di Azerbaijan.

Aliyev menambahkan: “Jika Grozny telah menutup wilayah udaranya tepat waktu, jika layanan darat beroperasi sesuai standar, dan jika koordinasi antara angkatan bersenjata Rusia dan otoritas sipil dilakukan dengan baik, tragedi ini dapat dihindari.”

Dalam sebuah langkah yang tidak biasa, Aliyev menyampaikan pidatonya dalam bahasa Rusia di televisi nasional, bukan dalam bahasa Azerbaijan seperti biasanya. Dalam pidatonya, dia memuji keberanian dan profesionalisme kru pesawat, terutama pilot yang berhasil melakukan pendaratan darurat untuk menyelamatkan sebagian penumpang.

Pesawat Embraer 190 buatan Brasil itu membawa penumpang dari Azerbaijan, Rusia, Kazakhstan, dan Kirgizstan. Menurut laporan Reuters, Angkatan Udara Brasil telah menyelesaikan proses ekstraksi data dari dua kotak hitam pesawat. Data tersebut dikirim ke Brasil untuk dianalisis oleh para ahli internasional dan perwakilan Azerbaijan guna memastikan transparansi dan kredibilitas penyelidikan. Data-data ini telah diserahkan kepada otoritas Kazakhstan yang memimpin investigasi. Pemerintah Kazakhstan bekerja sama erat dengan Azerbaijan dalam penyelidikan tersebut.

Di sisi lain, Kremlin menyatakan bahwa Komite Investigasi Rusia telah membuka kasus pidana terkait insiden ini. Video dan gambar pasca-kejadian menunjukkan adanya banyak lubang di badan pesawat. Namun, penyebab pasti dari kerusakan tersebut belum dapat dikonfirmasi.

Presiden Aliyev menyampaikan keyakinannya: “Saya percaya bahwa dalam waktu dekat, kita akan mendapatkan hasil awal dan segala sesuatunya akan menjadi jelas. Seluruh detail dari tragedi ini akan terungkap. Ini tentu saja merupakan langkah penting dalam penyelidikan menyeluruh terhadap tragedi ini dan menghukum mereka yang bertanggung jawab.”

Hubungan Azerbaijan dan Rusia, yang sebelumnya sudah tegang, kini menghadapi tantangan baru akibat insiden tragis ini. (jhn/yn)

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau Umumkan Pengunduran Diri

EtIndonesia. Pada 6 Januari 2025, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya. Dalam konferensi pers yang digelar di kediaman resminya, Rideau Cottage, di Ottawa, Trudeau menyatakan bahwa dia akan mundur dari jabatannya sebagai Perdana Menteri dan pemimpin Partai Liberal setelah partai tersebut memilih pemimpin baru.

Trudeau juga mengumumkan bahwa sidang parlemen, yang semula dijadwalkan dibuka kembali pada 27 Januari, akan ditunda hingga 24 Maret. Hal ini memberikan waktu bagi Partai Liberal untuk memilih pemimpin baru, sekaligus menunda potensi mosi tidak percaya dari oposisi hingga Mei.

Langkah ini menyusul tekanan dari Partai Konservatif, yang telah menyatakan niat untuk menggulingkan pemerintahan Trudeau setelah presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana menaikkan tarif impor produk Kanada.

Menurut laporan dari Reuters dan media lain, keputusan Trudeau untuk mundur datang setelah tekanan internal dari anggota Partai Liberal. Sejumlah anggota parlemen menyuarakan kekhawatiran atas hasil survei yang menunjukkan penurunan popularitas partai.

Trudeau mengakui : “Jika saya harus menghadapi pertikaian internal, maka saya tidak bisa menjadi pilihan terbaik untuk pemilu mendatang.”

Popularitas Trudeau telah mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan tajam harga rumah, kegagalan kebijakan imigrasi yang menyebabkan lonjakan jumlah pendatang, serta penanganan isu ekonomi telah memicu ketidakpuasan publik. Selain itu, keputusan Trudeau pada Desember 2024 untuk menurunkan jabatan Menteri Keuangan Chrystia Freeland, salah satu sekutu terdekatnya, juga memicu reaksi keras di internal partai.

Pengunduran diri Trudeau memicu reaksi dari berbagai belahan dunia. Presiden terpilih AS, Donald Trump, menggunakan kesempatan ini untuk kembali mengusulkan agar Kanada menjadi negara bagian ke-51 Amerika Serikat. 

Dalam sebuah unggahan di media sosialnya, Trump menyatakan: “Banyak warga Kanada ingin menjadi negara bagian ke-51. Jika Kanada bergabung dengan AS, tidak akan ada tarif, pajak akan berkurang, dan mereka akan terlindungi sepenuhnya dari ancaman kapal Rusia dan Tiongkok. Bersama, dia akan menjadi negara yang luar biasa!”

CEO Tesla, Elon Musk, juga ikut mengomentari pengunduran diri Trudeau. Menanggapi sebuah unggahan di platform X yang menyebutkan : “Trump menang, Trudeau mundur,” Musk menjawab, “2025 terlihat menjanjikan.”

Trudeau, yang telah menjabat sejak November 2015 dan dua kali terpilih kembali, telah memimpin Kanada selama lebih dari sembilan tahun. Dia dikenal atas kebijakan progresifnya dalam isu lingkungan, hak asasi manusia, dan imigrasi. Namun, pengunduran dirinya meninggalkan Partai Liberal dalam situasi sulit menjelang pemilu Oktober mendatang, di mana survei terbaru menunjukkan Partai Konservatif memiliki peluang besar untuk menang.

Dengan tantangan yang semakin besar, termasuk ketegangan geopolitik dan isu domestik, Kanada kini menghadapi ketidakpastian politik di tengah proses transisi kepemimpinan. Pengunduran diri Trudeau menandai akhir dari era politik yang telah mendefinisikan Kanada selama hampir satu dekade. (jhn/yn)

Kongres AS Sahkan Trump Sebagai Pemenang Pilpres 2024

ETIndonesia. Kongres Amerika Serikat pada 6 Januari 2025 mengesahkan kemenangan elektoral Presiden terpilih Donald Trump dalam pemilu 2024, menandai tahapan akhir resmi yang menentukan posisi Trump sebagai pemimpin tertinggi AS yang akan datang.

Mengikuti jejak Al Gore dan Walter Mondale, Wakil Presiden Kamala Harris memimpin proses pengesahan atas kekalahannya dalam pemilu. Proses tersebut mengonfirmasi bahwa Trump menerima 312 suara elektoral, sementara Harris memperoleh 226 suara.

Pengesahan berlangsung tanpa banyak kejadian, dengan Demokrat tidak mengajukan penolakan terhadap kemenangan elektoral Trump.

Harris, dalam perannya sebagai presiden Senat, memimpin sesi gabungan Kongres yang dimulai pukul 13.00 waktu setempat dan melanjutkan pengesahan kemenangan Trump.

Ketika ditanya bagaimana perasaannya setelah pemungutan suara, Harris mengatakan kepada The Epoch Times: “Ini adalah transfer kekuasaan yang damai. Ini hari yang baik.” Harris juga menambahkan setelah pengesahan, “Hari ini, demokrasi Amerika bertahan.”

Sementara itu, Trump menekankan pentingnya proses pengesahan tersebut.

“Kongres mengesahkan kemenangan besar pemilu kami hari ini—momen besar dalam sejarah. MAGA!” tulis Trump dengan huruf kapital di platform Truth Social miliknya sebelumnya pada hari itu.

Waktu pengesahan tersebut sesuai dengan Electoral Count Act, yang menetapkan tanggal, waktu, dan prosedur spesifik di balik proses pengesahan pemilu.

Daftar pemilih elektoral dari setiap negara bagian dibacakan sesuai urutan alfabet dan disetujui oleh Kongres AS, yang berkumpul seperti biasa untuk sesi gabungan di ruang sidang DPR AS.

Sementara pada 2001, 2005, 2017, dan 2021 ada keberatan, tidak ada tantangan yang diajukan pada pemilu 2024 selama pengesahan—salah satu dari sedikit kasus dalam milenium ini.

Sebaliknya, pengesahan berlangsung dengan cepat, tanpa gangguan besar saat hasil dibacakan. Sorak-sorai pecah ketika 54 suara elektoral negara bagian asal Harris, California, diumumkan untuknya; beberapa anggota Partai Republik Georgia bersorak ketika negara bagian tersebut—salah satu yang terpenting dalam siklus 2024—menyatakan suara mereka untuk Trump.

Proses pengesahan selesai pada pukul 13:36 , jauh berbeda dari pengesahan sebelumnya yang memakan waktu 14 jam.

Seperti tradisi, Trump tidak menghadiri acara tersebut. Namun, Wakil Presiden terpilih JD Vance  hadir. Ia tetap menjadi anggota Senat AS hingga pelantikannya pada 20 Januari.

Kamera sering menyorot Vance, yang duduk di samping Senator Bill Cassidy, saat hasil dibacakan. Setelah pemungutan suara, beberapa anggota parlemen berkumpul di ruang sidang untuk berfoto dengan wakil presiden terpilih mereka.

Pengesahan Hasil Pemilu pada 6 Januari: Tugas Konstitusional

Pengesahan hasil pemilu pada 6 Januari adalah kewajiban konstitusional sesuai dengan Pasal II Konstitusi AS, yang menetapkan pengesahan kongres sebagai hasil final dalam mengonfirmasi presiden berikutnya. Langkah ini diperlukan untuk memastikan bahwa kandidat pemenang memperoleh mayoritas 270 suara elektoral atau lebih. Jika margin itu tidak tercapai, diperlukan proses terpisah di Kongres.

Dalam proses pengesahan 2021, beberapa anggota DPR dan Senat menolak hasil dari negara-negara bagian medan pertempuran (battleground states) di mana mereka percaya telah terjadi kecurangan pemilu.

Menurut undang-undang tahun 2022 yang mereformasi Electoral Count Act, ambang batas untuk mengajukan keberatan adalah satu perlima dari DPR (87 anggota) dan satu perlima dari Senat (20 anggota) yang menyetujui keberatan tersebut. Sebelumnya, keberatan hanya memerlukan satu anggota dari masing-masing kamar.

Keberatan hanya dapat diajukan untuk menyatakan bahwa satu atau lebih negara bagian secara tidak sah mengesahkan hasil pemilu mereka, bukan atas dasar dugaan kecurangan pemilu, sehingga menghindari pengulangan situasi pada 2021 dan pengesahan pemilu sebelumnya. Jika ada keberatan, anggota Senat dan DPR AS akan pergi ke sidang masing-masing untuk memperdebatkan penolakan tersebut.

Harris menjadi kandidat presiden pertama dalam lebih dari 20 tahun yang mengesahkan kekalahannya sendiri dalam pemilihan presiden. Hal serupa terakhir kali terjadi pada tahun 2001, ketika Al Gore memimpin pengesahan kekalahannya yang diperdebatkan dari Presiden George W. Bush.

Selama proses pengesahan pada 6 Januari 2021, Trump meminta para pendukungnya untuk pergi ke Capitol “secara damai dan patriotik” untuk memprotes saat pengesahan diawasi oleh Wakil Presiden Mike Pence kala itu, yang tetap mengesahkan kemenangan Presiden Joe Biden meskipun Trump meminta Pence untuk bertindak sebaliknya.

Sebagian karena keterbatasan penegakan hukum di Capitol, terjadi kerusuhan, dan ratusan pengunjuk rasa memasuki gedung Capitol. Sementara sebagian besar bertindak damai dan masuk melalui pintu utama, sebagian kecil dituduh melakukan kejahatan kekerasan, seperti menyerang petugas polisi, membawa senjata mematikan, dan merusak jendela Capitol.

Insiden tersebut mengakibatkan kematian beberapa pendukung Trump, termasuk Rosanne Boyland dan Ashli Babbitt, seorang veteran Angkatan Udara. Tidak ada petugas Polisi Capitol yang tewas secara langsung terkait dengan kejadian hari itu.

Insiden tersebut memaksa Kongres untuk menghentikan sementara proses pengesahan, yang menghadapi tantangan dari anggota Partai Republik di DPR dan Senat terkait hasil di negara bagian seperti Arizona dan Pennsylvania. Pence dan anggota kongres lainnya dipindahkan demi keselamatan mereka.

Pada  7 Januari 2021 dinia hari, Kongres AS mengesahkan kemenangan Biden.

Sejak hari itu, lebih dari 1.500 orang telah didakwa terkait pelanggaran di Capitol, menurut Departemen Kehakiman AS(DOJ). Dari jumlah itu, sekitar 750 orang telah dijatuhi hukuman atas tuduhan yang berkisar dari pelanggaran ringan hingga konspirasi makar.

Mantan pemimpin Proud Boys, Henry “Enrique” Tarrio, menjalani hukuman 22 tahun karena perannya dalam serangan tersebut—hukuman terlama yang dijatuhkan terkait peristiwa 6 Januari—meskipun dia tidak berada di Capitol karena diperintahkan untuk menjauh dari Washington pada hari itu akibat dugaan pelanggaran hukum yang tidak terkait.

Jaksa Agung Merrick Garland mengatakan dirinya “bangga” atas pekerjaan DOJ dalam menangkap mereka yang terlibat dalam pelanggaran tersebut. Sementara itu, Trump menyatakan bahwa ia akan memberikan pengampunan kepada beberapa terdakwa dan terpidana terkait peristiwa 6 Januari.

Biden, pada  5 Januari 2025, menulis opini kritis terhadap apa yang ia gambarkan sebagai upaya Trump untuk “mengubah” sejarah peristiwa 6 Januari 2021, serta mengkritik rencana Trump untuk mengampuni banyak dari mereka yang didakwa terkait peristiwa tersebut.

Kali ini, dengan pengamanan yang ketat di sekitar Gedung Capitol, dengan pagar besar di sekitar kompleks dan petugas dari berbagai lembaga penegak hukum  berpatroli di area tersebut di tengah kondisi bersalju.

Arjun Singh dan Associated Press turut berkontribusi pada laporan ini.

Sumber : Theepochtimes.com

Hacker Tiongkok Menyerang Sistem Pemerintah Philipina, Mencuri Data Militer Sensitif

EtIndonesia. Serangan siber oleh kelompok peretas yang diduga didukung oleh Pemerintah Tiongkok telah menargetkan Pemerintah Philipina selama beberapa tahun terakhir, mencuri data militer sensitif yang sebagian besar terkait dengan sengketa wilayah Laut China Selatan antara kedua negara. Serangan ini mengungkapkan kerentanan sistem siber Philipina dan meningkatnya ancaman dunia maya di kawasan tersebut.

Dalam setahun terakhir, pejabat Philipina telah beberapa kali mengungkapkan adanya ancaman serangan siber yang terus berlanjut, termasuk upaya untuk meretas institusi pemerintah. Menurut beberapa sumber yang dikutip Bloomberg, para ahli keamanan siber menemukan adanya infiltrasi oleh peretas Tiongkok ke jaringan Pemerintah Philipina pada tahun 2023. Temuan ini kemudian dilaporkan kepada pejabat pemerintah. Selain itu, kebocoran data pemerintah lainnya terdeteksi pada Agustus 2023.

Pada Mei 2024, Kantor Kepresidenan Philipina mengirim surat kepada pakar keamanan siber untuk menanyakan rincian terkait insiden peretasan tersebut. Namun, Jeffrey Ian Dy, Wakil Menteri Departemen Teknologi Informasi dan Komunikasi Philipina, menolak memberikan komentar apakah Kantor Kepresidenan turut menjadi korban atau apakah ada data yang telah dicuri.

“Kami dapat memastikan bahwa serangan ini bersifat berkelanjutan dan memiliki karakteristik serangan kelompok Advanced Persistent Threat (APT),” kata Dy. “Namun, kami tidak dapat mengonfirmasi apakah telah terjadi kebocoran data.”

Advanced Persistent Threat (APT) adalah istilah untuk serangan siber yang terencana, canggih, dan bersifat jangka panjang, sering kali terkait dengan organisasi yang didukung oleh negara. Dy menambahkan bahwa serangan ini terutama menargetkan institusi terkait pertahanan pantai. Philipina saat ini mendapat dukungan teknis dari sekutu seperti Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Jepang untuk menangani ancaman ini.

Dua sumber menyebutkan bahwa data yang dicuri mencakup dokumen militer, termasuk yang terkait langsung dengan sengketa Laut China Selatan. Menurut mereka, serangan terhadap Kantor Kepresidenan adalah bagian dari operasi spionase yang lebih luas yang juga menargetkan berbagai lembaga dan organisasi, termasuk jaringan rumah sakit.

Sebagian besar serangan ini terjadi antara awal 2023 hingga Juni 2024, dengan metode yang mirip dengan taktik yang digunakan oleh kelompok peretas Tiongkok bernama APT41. Kelompok ini dikenal karena kemampuannya menyusup ke jaringan pemerintah dan institusi strategis.

Dalam salah satu serangan yang menargetkan Kantor Kepresidenan, peretas menggunakan kredensial yang dicuri untuk mengakses jaringan komputer, menginstal perangkat lunak berbahaya, dan menghapus jejak aktivitas mereka. Peretasan ini menunjukkan kecanggihan strategi yang digunakan, memungkinkan kelompok tersebut untuk beroperasi tanpa terdeteksi dalam waktu yang cukup lama.

Tiongkok sebelumnya juga dituduh melakukan serangan siber terhadap Philipina. Pada November 2023, perusahaan keamanan siber Palo Alto Networks melaporkan bahwa kelompok peretas Tiongkok bernama Stately Taurus melancarkan serangan lima hari terhadap lembaga Pemerintah Philipina pada Agustus 2023, bersamaan dengan meningkatnya ketegangan antara kapal Tiongkok dan Philipina di Laut China Selatan.

Menurut data dari perusahaan keamanan siber berbasis di Belanda, Surfshark, lebih dari 60.000 akun pengguna di Philipina menjadi korban serangan siber pada kuartal ketiga 2023. Pada bulan September 2023, server milik Perusahaan Asuransi Kesehatan Philipina (PHIC) mengalami kebocoran data besar-besaran, memengaruhi jutaan warga. Beberapa minggu kemudian, situs web Dewan Perwakilan Rakyat Philipina juga diretas.

Namun, masih belum jelas sejauh mana insiden-insiden tersebut terkait dengan operasi jangka panjang oleh kelompok peretas Tiongkok.

Tanggapan Pemerintah Philipina

Presiden Philipina Ferdinand Marcos Jr. pada Desember 2024, dalam peringatan ulang tahun ke-89 Angkatan Bersenjata Philipina, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ancaman siber yang berkembang. 

“Ancaman yang kita hadapi hari ini tidak lagi terbatas pada pantai atau medan perang tradisional. Mereka sekarang bersifat kompleks, multi-aspek, dan sering kali tidak terlihat,” katanya.

Marcos menegaskan bahwa perkembangan geopolitik dan ketegangan terus menguji kedaulatan serta tekad Philipina. 

“Ancaman keamanan siber terus meningkat, dan jika tidak ditangani, hal ini akan menjadi tantangan serius bagi keamanan nasional kita,” tambahnya.

Serangan siber ini mencerminkan meningkatnya kompleksitas dalam konflik geopolitik di Asia Tenggara, khususnya terkait sengketa Laut China Selatan. Philipina perlu memperkuat infrastruktur keamanannya dan meningkatkan kerja sama internasional untuk menangkal ancaman siber yang semakin canggih. Dukungan teknis dari negara-negara sekutu juga menjadi kunci dalam melindungi data sensitif dan menjaga kedaulatan negara dari serangan dunia maya yang didukung oleh negara-negara besar seperti Tiongkok. (jhn/yn)

【Laporan Khusus】Kisah Kehidupan dan Pengajaran Pendiri Falun Gong

Seri Wawancara Eksklusif  dengan Pendiri Falun Gong, Guru Li Hongzhi (Bagian 2)

ETIndonesia. Menanggapi keraguan dari media Barat baru-baru ini tentang Shen Yun dan pendiri Falun Gong, Guru Li Hongzhi terkait masalah keuangan, jurnalis Sound of Hope mewawancarai beliau secara khusus  yang memberikan penjelasan secara rinci (lihat artikel sebelumnya). Namun demikian, kami juga penasaran, bagaimana Guru Li Hongzhi, yang selama beberapa dekade terakhir dikenal sebagai guru qigong terkenal di Tiongkok hingga akhirnya menjadi pendiri metode kultivasi spiritual Falun Dafa, mengatur kehidupan pribadinya sepanjang perjalanan kehidupannya?

Kami secara jujur mengungkapkan rasa penasaran kami kepada Guru Li, dan beliau dengan terbuka membagikan kisah hidupnya.

Pada tahun 1992, di sebuah pertemuan qigong di Changchun, Jilin, Tiongkok, Li Hongzhi pertama kali muncul di depan publik dan memberikan pandangannya mengenai isu yang sedang dibahas. Begitu beliau berbicara beberapa kalimat, semua orang terkejut: Wah, siapa anda, bisa mengatakan hal seperti itu?

Kemudian, beberapa penggemar qigong senior menyarankan : “Anda harus membuka kelas qigong!” Mereka membantu mengatur tempat, dan kelas qigong pertama pun dibuka dengan cepat di aula Sekolah Menengah Lima Changchun.

Pada masa itu, kelas qigong disebut “Dai Kung Bao Gao” yang sebenarnya adalah kelas penyembuhan penyakit. Pada hari tersebut, banyak pasien hadir, beberapa di antaranya tampak kesakitan, bahkan ada yang datang dengan infus, semuanya digerakkan oleh penggemar qigong senior. Li Hongzhi berkata, “Saya mendekati mereka dan membantu satu per satu.” Dengan cepat, hanya dalam beberapa detik, semua orang sembuh, termasuk mereka yang lumpuh separuh tubuh. Li Hongzhi kemudian berkata, “Sekarang kalian bisa berjalan!” Para pasien pun mulai berjalan. Setelah itu, beliau berkata, “Sekarang kalian bisa berlari!.” Ajaibnya, mereka bisa berlari! Semua orang terkejut, “Apa yang sebenarnya terjadi?”

Setelah kelas qigong di Changchun tersebar luas, Li Hongzhi menerima banyak undangan untuk mengajarkan qigong. Inilah awal mula Falun Gong, dan orang-orang mulai menghormatinya dengan sebutan “Guru Li.”

Orang-orang berkumpul di sebuah taman di Changchun, Provinsi Jilin, Tiongkok, untuk berlatih Falun Gong pada tahun 1998, sebelum penganiayaan. Courtesy of Minghui.org

Seseorang menyarankan, “Anda perlu mendapatkan sertifikasi dari Asosiasi Qigong Nasional Tiongkok agar lebih mudah mengajar di mana saja.”

Guru Li Hongzhi kemudian pergi ke Asosiasi Qigong Nasional di Beijing. Begitu mereka bertemu, mereka sangat terkejut: “Wah, Anda begitu muda, belum pernah kami temui sebelumnya!” Baiklah, mari lakukan sertifikasi. Adapun Sertifikasi yang dimaksud adalah dengan laporan membawa energi.  Mereka sengaja mendatangkan beberapa pasien dengan penyakit kronis  yang tidak bisa disembuhkan oleh qigong lainnya. Begitu Guru Li mulai memancarkan energi, banyak orang langsung merasakan perbaikan atau bahkan sembuh, seluruh ruangan pun menjadi heboh!

Hal mencengangkan adalah, pada usia lebih dari 40 tahun, Guru  Li dalam pengajarannya menjelaskan banyak prinsip qigong yang mana selama ini tidak bisa dipahami oleh para penggemar qigong senior tersebut.

Setelah sesi ini, Asosiasi Qigong Nasional mengusulkan, “Tinggallah di Beijing, bergabung dengan kami. Anda dapat mengajar di seluruh negeri.”

Saat itu, Asosiasi Qigong Nasional diakui oleh pemerintah, berada di bawah Komite Olahraga Nasional, yang dipimpin oleh Direktur Komite Olahraga Negara, Wu Shaozu, yang kemudian menugaskan Jenderal Zhang Zhenhuan untuk memimpin. Di belakang Asosiasi Qigong ada dukungan kuat dari Qian Xuesen, dan pada waktu itu, qigong adalah sebuah disiplin ilmu sedang populer yang disebut sebagai “ilmu pinggiran”.

Berdasarkan survei resmi pada akhir 1998, jumlah praktisi di seluruh Tiongkok saat itu melebihi 100 juta orang. (Minghui.org)

Sejak saat itu Guru Li mulai menyebarkan ajaran Falun Gong. Kondisi awalnya sangat sulit karena beliau ingin agar Falun Gong dapat dikenal banyak orang, sehingga biaya mengikuti kelas ceramah sangat rendah. Satu kelas sembilan hari hanya mematok biaya sekitar 20 yuan, yang digunakan untuk biaya transportasi, makan, dan mencetak materi. Setelah kelas selesai, hampir tidak ada uang yang tersisa.

Guru Li dan timnya sering bepergian menggunakan kereta kelas ekonomi, membawa tas anyaman berisi brosur kecil Pengantar Qigong dan banyak mie instan. Dalam perjalanan, makanan mereka hampir selalu mie instan. Jika ingin sesekali makan lebih baik, mereka makan mie di warung jalanan. Dalam dua tahun, mereka menyelenggarakan 54 sesi kelas tatap muka. Meskipun berat, Guru Li sering berkata kepada timnya, “Mengikuti saya artinya bersiap untuk menderita.”

Kemudian, seseorang mengorganisir transkrip teks dari rekaman ceramah dan pengajaran Guru Li menjadi buku “China Falun Gong”, namun tidak ada dana untuk menerbitkannya. Suatu ketika, mereka bertemu dengan seseorang yang bersedia meminjamkan 5.000 yuan, dan akhirnya buku tersebut diterbitkan. Setelah buku tersebut diterbitkan, uang yang diperoleh pertama-tama digunakan untuk membayar kembali pinjaman. Selanjutnya, dengan kondisi yang sedikit lebih baik, mereka menerbitkan karya utama Falun Gong, yaitu “Zhuan Falun”. Kemudian,  beberapa murid yang memiliki kondisi keuangan lebih baik, mereka mulai mendanai  untuk menerbitkan buku-buku dan mengadakan ceramah serta pengajaran di berbagai daerah, yang akhirnya memperbaiki kondisi perjalanan dan pengadaan kelas.

(Searah jarum jam dari kiri atas) Guru. Li Hongzhi mengajarkan lima latihan Falun Gong kepada orang-orang di Chicago, dalam foto file ini. Li Hongzhi memberikan seminar di Wuhan, provinsi Hubei, Tiongkok, pada tahun 1993. Para praktisi Falun Gong menyambut kedatangan Li di Pelabuhan Dalian, provinsi Shandong, Tiongkok, pada 1 Juli 1994. Li menerima proklamasi yang dikeluarkan untuk menghormatinya oleh gubernur Illinois, bendahara negara bagian Illinois, dan walikota Chicago, pada tahun 1999. Minghui.org

Dari tahun 1992 hingga 1996, dalam kurun waktu empat tahun, Falun Gong karena efeknya yang luar biasa dalam menyembuhkan penyakit dan meningkatkan kesehatan, biaya yang terjangkau, dan ajaran Guru Li Hongzhi berpusat pada prinsip “Zhen, Shan, Ren” (Sejati-Baik-Sabar), telah membangkitkan resonansi yang sangat kuat, sehingga dengan cepat menyebar di daratan Tiongkok. Jumlah praktisi meningkat secara pesat dan tak terhitung jumlahnya. Pada saat itu, di sepanjang jalan Chang’an di Beijing, orang-orang yang berlatih qigong di pagi hari membentuk antrean panjang. Beijing adalah pusat kekuasaan Partai Komunis, dan fenomena ini, di bawah pemerintahan otoriter, secara alami memicu kecurigaan di kalangan para penguasa tertinggi negara itu. 

Guru Li Hongzhi mengungkapkan bahwa pada waktu itu ada upaya dari pihak tertentu untuk menjatuhkannya. Namun, usaha tersebut tidaklah mudah karena mereka menemukan bahwa: pertama, beliau tidak memiliki uang; kedua, beliau tidak terlibat dalam skandal wanita; dan ketiga, beliau bahkan tidak memiliki properti. Meskipun telah dikenal luas sebagai guru besar, dibandingkan dengan guru-guru qigong lain yang dikelilingi pengikut dan meraup keuntungan besar, Li Hongzhi masih tinggal di rumah sederhana milik adiknya di dekat Museum Militer di Beijing. Oleh karena itu, sulit menemukan alasan untuk menjatuhkannya.

Surat kabar Tiongkok memuji Falun Gong sebelum kampanye penganiayaan rezim Tiongkok terhadap keyakinan tersebut. Minghui

Namun, pada akhirnya, pihak berwenang tetap mengambil tindakan. Suatu hari pada tahun 1996, seorang direktur dari Kementerian Perdagangan mengundangnya untuk makan malam. Guru Li mengira, seperti biasa, makan malam itu hanyalah alasan untuk meminta bantuannya menyembuhkan penyakit. Namun, saat duduk bersama, direktur tersebut langsung menyampaikannya secara terang-terangan: “Pengaruh Anda di Tiongkok terlalu besar. Sebaiknya Anda meninggalkan Tiongkok.”

Inilah alasan mengapa Guru Li Hongzhi meninggalkan Tiongkok. Demi keselamatan para praktisi Falun Gong di daratan Tiongkok, beliau harus mencari cara untuk pergi ke luar negeri. Karena reputasinya yang baik dan banyaknya penghargaan yang diterima, proses imigrasi sebagai “talenta luar biasa” ke Amerika Serikat berjalan lancar, dan tidak lama kemudian beliau mendapatkan persetujuan dari pemerintah Amerika Serikat.

Penghargaan dan sertifikat yang dimenangkan Guru Li di Oriental Health Expo di Beijing pada tahun 1993. Minghui

Pada tahun 1998, Guru Li Hongzhi bersama istri dan putrinya meninggalkan Tiongkok menuju Amerika Serikat. Awalnya, mereka tiba di California. Karena tidak memiliki tempat tinggal yang layak, mereka pindah ke Atlanta, di mana mereka melihat sebuah rumah dua lantai seharga 120 ribu dolar AS. Namun, beliau sama sekali tidak memiliki uang untuk membelinya, dan lokasi rumah itu dekat jalan raya sehingga sangat bising. Akhirnya, mereka meninggalkan Atlanta dan pindah ke New York.

Setibanya di New York, keluarga kecil ini awalnya tinggal di sebuah apartemen sederhana yang dipinjamkan oleh salah satu muridnya. Bangunan apartemen itu kemudian difoto oleh agen-agen khusus Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan kemudian menyebarkan desas-desus bahwa itu adalah “gedung milik Li Hongzhi.”

Setelah itu, mereka pindah ke sebuah townhouse sederhana di Flushing, yang dibantu dibeli oleh seorang murid. Karena masih merasa terganggu dengan kebisingan, mereka kemudian pindah ke sebuah rumah keluarga tunggal di New Jersey, yang dibeli oleh seorang murid lainnya dan dipinjamkan untuk ditempati oleh Guru Li Hongzhi. Rumah ini cukup besar, sekitar 3.000 kaki persegi, tetapi di Amerika Serikat itu hanyalah rumah biasa. Namun, agen PKT lagi-lagi mendatangi rumah ini untuk memotret dan menyebarkan berita bahwa itu adalah “rumah mewah lainnya milik Li Hongzhi.”

(Kiri) Dua orang polisi Tiongkok menangkap seorang praktisi Falun Gong di Lapangan Tiananmen di Beijing pada 10 Januari 2000. (Kanan) Polisi Tiongkok menahan seorang praktisi Falun Gong di Lapangan Tiananmen di Beijing, dalam foto ini. Chien-Min Chung / AP Photo, Minghui

Kemudian dikarenakan meningkatnya penganiayaan dan situasi yang semakin berbahaya, Guru Li Hongzhi akhirnya mengatur agar keluarganya pindah dari rumah tersebut ke tempat tinggal sementara yang disediakan oleh murid lainnya. Setelah memastikan keluarganya aman, beliau mulai bepergian dengan mobil ke berbagai tempat di seluruh Amerika Serikat, sehingga sulit dilacak oleh PKT. Pengembaraan tanpa tempat tinggal tetap ini berlangsung hampir selama setahun.

Pada tahun 2.000, seorang murid membeli sebidang tanah di daerah pegunungan yang terletak dua jam perjalanan dari Manhattan, yang kini menjadi lokasi Kuil Long Quan (Dragon Springs). Di sana hanya ada sebuah rumah kecil dan tanah yang masih liar. Guru Li kemudian sering datang untuk tinggal di rumah kecil itu dan bersama beberapa murid mulai membangun secara perlahan di sana. 

Pada awalnya, tidak ada yang punya uang, jadi semua murid yang terlibat harus mengeluarkan biaya sendiri. Kekurangan peralatan, mereka membeli sendiri, dan banyak pekerjaan dilakukan secara manual. Proses pembangunan ini berlangsung selama beberapa tahun dengan kerja keras sukarela dan tanpa imbalan. Hanya beberapa tahun setelah Shen Yun mulai beroperasi, pendapatan mulai masuk, dan keadaan perlahan mulai membaik.

Banyak murid, karena rasa hormat mereka kepada Guru Li, memberikan teh kepada Guru. Maka, di Kuil Long Quan dibuka sebuah kedai teh untuk menjamu semua orang dengan teh-teh tersebut, sambil menyediakan makanan ringan. 

Awalnya, ada yang menyarankan untuk memungut biaya, tetapi Guru Li Hongzhi menolak dan menyarankan untuk tidak memungut biaya. Mengapa demikian? Karena banyak dari orang-orang yang datang minum teh adalah para sukarelawan yang bekerja di Kuil Long Quan. Mereka sudah bekerja keras, bagaimana mungkin masih harus membayar? Kemudian, makanan yang diberikan oleh murid-murid dari luar kuil untuk Guru juga diarahkan oleh Guru Li Hongzhi untuk dihantarkan ke kedai teh ini, atau dibagikan kepada semua orang.

Kami mewawancarai seorang asisten yang telah mengikuti Guru Li Hongzhi selama lebih dari dua puluh tahun untuk berbicara tentang kesan terhadap Guru. Dia berkata: “Kehidupan Guru sangat sederhana. Beliau bangun sangat pagi, tidur sangat larut, dan melakukan segalanya sendiri, termasuk mencuci pakaian. Beliau sering mencuci pakaian dengan tangan di pagi hari, kemudian menjemurnya sendiri, baik di Kuil Long Quan maupun saat tur bersama Shen Yun Performing Arts, beliau tetap konsisten yang sudah dilakukannya. Meskipun Guru memiliki selera seni yang sangat baik, pakaiannya sangat sederhana. Beliau sering memakai kemeja dan celana jeans yang sama dalam waktu lama.”

Setelah wawancara mengenai kehidupan sehari-hari Guru Li Hongzhi, bagaimana beliau membimbing para seniman muda Shen Yun Performing Arts dan para siswa Fei Tian Academy of the Arts?  Sound of Hope akan memberikan laporan rinci dalam artikel berikutnya.

Laporan ini ditulis oleh jurnalis khusus Sound of Hope, Fang Wei, dan disunting oleh Li Hong

Artikel sebelumnya: [Laporan Khusus] Kisah di Balik Dana Shenyun Sebesar US$ 266 Juta