Perawan Maria muncul di langit Argentina ketika pandemi?

Epochtimes.com

Sekitar pukul 5 sore pada tanggal 25 Maret, orang-orang mengambil foto langka ini di langit kota provinsi San Carlos. Langit terdiri dari warna-warna penuh warna seperti putih dan biru, dan terlihat seperti bentuk manusia.

Foto ini kemudian secara luas diedarkan di media sosial, dan beberapa netizen percaya bahwa itu adalah kedatangan Perawan Maria.

“Pelangi mulai muncul di langit, dan kemudian beberapa tetesan air mulai membentuk bentuk manusia (perawan Maria) di sekitar matahari,” kata ibu dari orang yang mengambil foto ini.

Media lokal melaporkan bahwa sosok manusia itu juga terlihat di kota tetangga Candelaria.

Beberapa warga menyamakan sosok manusia ini dengan Perawan Itati. Bunda Maria dari Itati adalah sebutan Katolik Roma untuk Perawan Maria. Biara utamanya terletak di Itati, di provinsi Corrientes.

Netizen Susy Jimenez mengatakan, “Terima kasih Bunda Maria karena telah memberkati kami dan memohon belas kasihan Tuhan, dan terima kasih atas kasih sayang Anda kepada manusia.”

Dalam gelombang wabah pneumonia komunis Tiongkok, Argentina di Amerika Selatan juga tidak terhindarkan. Pada 27 Maret, waktu setempat, ada 690 kasus yang dikonfirmasi di Argentina, 17 diantaranya meninggal. 

Argentina telah mengambil langkah untuk mengekang penyebaran virus. Pemerintah mengumumkan pada tanggal 19 Maret bahwa  akan dilakukan penutupan kota secara nasional sampai tanggal 31 Maret. Kecuali untuk pembelian bahan pokok, masyarakat tidak boleh keluar selama periode ini.

Dibandingkan dengan negara tetangga Brazil, yang memiliki lebih dari 3.000 kasus yang dikonfirmasi, wabah di Argentina jelas tidak terlalu parah.

Patut disebutkan bahwa Argentina adalah negara yang sangat religius. Menurut Dewan Riset Ilmiah Nasional Argentina, 76,5% orang Argentina adalah Katolik. Paus saat ini, Francis, lahir di Argentina dan juga paus pertama yang lahir di Amerika Latin dan belahan bumi selatan. 

hui/rp