Jerman Menangkap 25 Tersangka dalam Dugaan Upaya Kudeta

Li Mei dan Mingyu dari NTD

Polisi Jerman pada Rabu (7 /12) melancarkan pencarian nasional dan menangkap 25 tersangka yang dicurigai merencanakan kudeta bersenjata untuk menggulingkan sistem demokrasi saat ini.

Pada  Rabu pagi, lebih dari tiga ribu polisi dan pasukan keamanan dari 11 negara bagian federal Jerman mengambil bagian dalam kampanye penangkapan nasional.

Polisi menangkap 25 tersangka teror, termasuk personel militer yang bertugas dan mereka yang terkait dengan kelompok sayap kanan, 24 di antaranya adalah warga negara Jerman dan seorang warga Rusia.

Pihak berwenang Jerman mengatakan bahwa mereka dicurigai melakukan kudeta bersenjata untuk menggulingkan sistem demokrasi yang berlaku di Jerman.

Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann berkata : “Sejumlah tersangka telah ditemukan terlibat dalam persiapan kegiatan teroris.

“Ini jelas merupakan salah satu kelompok teroris terbesar yang ada di sayap kanan dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, satu orang di Austria dan satu orang lainnya di Italia telah ditangkap polisi karena dicurigai terlibat dalam kudeta.

Polisi juga menangkap seorang tersangka dari keluarga bangsawan yang mengaku sebagai Pangeran Henry XIII. Dikatakan bahwa jika kudeta berhasil, ia akan menjadi kepala negara Jerman.

Kantor Kejaksaan Federal Jerman mengatakan bahwa 27 tersangka masih buron dan penyelidikan terus berlanjut. (hui)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine