Video : Pesawat Kargo IL-76 Rusia Ditembak Jatuh oleh RSF Sudan, Seluruh Kru Diduga Tewas

EtIndonesia. Pada April 2023, Sudan mengalami konflik bersenjata antara Angkatan Bersenjata Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF), menyebabkan kekacauan di seluruh negeri, termasuk ibu kota Khartum. Namun, baru-baru ini muncul kabar bahwa sebuah pesawat angkut IL-76, yang dijadwalkan untuk mengirimkan peralatan militer kepada RSF, ditembak jatuh oleh pasukan bersenjata RSF sendiri. Pesawat tersebut membawa seorang insinyur dari maskapai penerbangan Rusia serta beberapa warga negara Rusia lainnya, yang semuanya diduga tewas.

Menurut laporan media Belarus NEXTA yang mengutip Sudan War Monitor, pesawat angkut IL-76 tersebut ditembak jatuh pada pagi hari tanggal 21 waktu setempat di daerah Malha, Negara Bagian Darfur Utara. Pesawat itu dioperasikan oleh perusahaan penerbangan FZC, yang disewa oleh RSF untuk mengangkut barang, termasuk dugaan peralatan militer. Ketika pesawat tersebut ditembak jatuh secara tidak sengaja, pesawat itu sedang mengangkut berbagai jenis barang yang ditujukan untuk RSF.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pesawat IL-76 membawa beberapa warga negara Rusia, termasuk insinyur utama FZC, Victor Granov. Setelah insiden itu, seluruh penumpang pesawat diduga tewas, meskipun jumlah korban secara pasti masih belum jelas hingga saat ini.

Pengguna X dengan akun “NOELREPORTS” juga membagikan informasi bahwa setelah pesawat IL-76 tersebut ditembak jatuh, banyak dokumen dan data yang berhubungan dengan kru pesawat ditemukan di lokasi kejadian. Pesawat ini teridentifikasi dengan nomor registrasi EX-76011.

Sementara itu, pengguna X lain, “Special Kherson Cat”, melaporkan bahwa RSF awalnya mengklaim telah menembak jatuh pesawat militer milik Angkatan Bersenjata Sudan yang digunakan sebagai pengganti pesawat pengebom. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, terungkap bahwa pesawat yang ditembak jatuh sebenarnya membawa barang yang dimaksudkan untuk RSF sendiri.
“Special Kherson Cat” menambahkan bahwa Uni Emirat Arab telah memberikan dukungan logistik dan keuangan kepada RSF, memungkinkan mereka untuk terus bertarung melawan Angkatan Bersenjata Sudan. Meskipun para pejabat Uni Emirat Arab menyatakan bahwa barang yang diangkut oleh pesawat IL-76 tersebut adalah bantuan kemanusiaan, para ahli dari PBB dan laporan The New York Times menyebutkan bahwa muatan pesawat tersebut kemungkinan besar berisi peralatan militer untuk mendukung perang saudara di Sudan.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Pendidikan Klasik Tiongkok Dimulai dengan Menyapu Lantai?

Orang Tua Modern Mengalihkan Tanggung Jawab, tetapi Menuntut Hasil Saat ini, banyak orang tua mengeluhkan anak-anak mereka malas dan tidak bertanggung jawab, tetapi pada saat...

Chemistry Tumbuh dari Kedekatan: Mengapa Kencan Tatap Muka Masih Tak Tergantikan di Era Digital

Di era ketika lebih dari setengah lajang berusia di bawah 30 tahun menggunakan aplikasi kencan, berbagai bukti menunjukkan bahwa pendekatan digital terhadap percintaan mungkin...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine