Belajarlah Menyayangi Diri Sendiri


EtIndonesia. Ada sebuah kisah seperti ini: Seorang wanita — rajin, tulus, berhati baik — bekerja keras sepanjang hidupnya untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya. Dia adalah putri yang berbakti, istri yang setia dan bijaksana, ibu yang penuh pengorbanan.

Namun karena terlalu memaksa dirinya dan tidak menjaga kesehatan, dia akhirnya jatuh sakit berat… dan meninggal.  Dan Tuhan tidak karena kebaikannya lalu membiarkannya tetap hidup. Dia tetap dipanggil pergi.

Wanita itu berpikir : “Aku banyak berbuat baik, pasti aku akan pergi ke surga.”

Namun yang terjadi — Tuhan justru menendangnya ke neraka.

Dia tak habis pikir. Dia pun memohon untuk diizinkan bertanya langsung kepada Tuhan.

Tuhan mengajaknya melihat “tiga jendela kehidupan” yang memperlihatkan keadaan dunia setelah kepergiannya.

Jendela pertama — dia melihat ibunya yang sudah tua, terpaksa memulung sampah demi bertahan hidup.

Jendela kedua — suaminya tampak berpelukan gembira dengan istri muda baru — dan sama sekali tidak lagi mengurus anak-anak.

Jendela ketiga — dua anaknya hancur tanpa arahan, prestasi sekolah merosot, ditindas dan dihina teman-teman karena tak mampu bayar sekolah.

Wanita itu menatap semuanya sambil menangis pilu…

Tuhan berkata pelan: “Karena kepergianmu, orang-orang yang paling kamu cintai kini hidup dalam penderitaan seperti di neraka. Maka — atas dasar apa engkau ingin masuk surga seorang diri?”

Wanita itu terisak dan berkata: “Tuhan… mengapa sejak kecil tidak ada yang mengajarkan padaku — bahwa sebelum mencintai orang lain, AKU HARUS LEBIH DULU MENCINTAI DIRIKU SENDIRI?”

Tuhan menjawab: “Hanya orang yang sehatlah  yang mampu mencintai dan melindungi orang lain. Hanya yang kuatlah yang mampu menjadi payung bagi keluarganya.”

Maka, entah laki-laki atau perempuan — jangan pernah abaikan tubuhmu. Belajarlah menyayangi dan menjaga dirimu sendiri. Karena jika tubuhmu tumbang — semua yang kamu lindungi ikut hancur.

Jangan terus memaksa diri sampai habis. Kadang istirahat itu bukan kelemahan — tapi bentuk cinta yang paling dewasa.

Sebab pada akhirnya…

Tanpa tubuh yang sehat — segalanya hanyalah bayang-bayang yang berlalu seperti awan.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine