Pasukan Pakistan Melancarkan Serangan Mendadak, 177 Militan Baloch Tewas dalam 2 Hari

EtIndonesia. Baru-baru ini, wilayah barat daya Pakistan diguncang oleh serangkaian serangan terkoordinasi yang menyebabkan sedikitnya 33 orang—termasuk warga sipil dan personel keamanan—tewas. Menanggapi hal tersebut, pasukan keamanan Pakistan melancarkan beberapa gelombang serangan mendadak sepanjang malam, dan menewaskan sekitar 24 militan bersenjata.

Para analis menyatakan bahwa dalam dua hari terakhir, jumlah militan yang tewas telah mencapai total 177 orang, mencatat rekor tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. 

Menurut laporan Associated Press (AP), sejak 31 Januari dini hari, polisi Pakistan dengan dukungan militer melancarkan operasi terhadap Tentara Pembebasan Balochistan (Baloch Liberation Army/BLA). 

Sebelumnya, hampir 200 militan terbagi dalam beberapa kelompok dan melancarkan serangan “terkoordinasi” berupa bom bunuh diri dan penembakan, yang menargetkan kantor polisi, rumah warga, serta fasilitas keamanan di provinsi tersebut.

Serangan akhir pekan yang diklaim dilakukan oleh Tentara Pembebasan Balochistan itu menewaskan sedikitnya 18 warga sipil dan 15 personel keamanan, memicu kecaman keras dari berbagai kalangan di Pakistan.

 Para pemimpin politik lintas partai—termasuk partai yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Imran Khan yang kini dipenjara—secara serempak mengecam terjadinya tindakan kekerasan. (Hui).

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine