Mimpi Buruk 6 Tahun Lalu Terulang, Hujan Lebat Hantam Mesir, Kairo Terendam Parah

Mesir pada 25 Maret dilanda cuaca buruk. Hujan deras menyebabkan banyak wilayah di Kairo tergenang air, sehingga sangat mengganggu aktivitas dan mobilitas warga. Menurut badan meteorologi Mesir, kondisi atmosfer masih tidak stabil dalam satu hari ke depan, dan beberapa wilayah berpotensi mengalami badai petir, hujan lebat sesekali, serta angin kencang.

EtIndonesia. Media Mesir Al Ahram melaporkan bahwa hujan deras yang datang tiba-tiba dengan cepat membanjiri jalan-jalan di berbagai daerah di Mesir. Hujan ini membuat banyak warga tidak dapat keluar rumah dan sangat mengganggu kehidupan sehari-hari.

Di kawasan permukiman dan komersial kelas atas di New Cairo, “Tagamoa”, jalan-jalan mengalami genangan air parah hingga roda kendaraan terendam. Suhu terendah di wilayah Kairo juga turun hingga 11°C, sementara rata-rata suhu terendah pada periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya berkisar antara 13 hingga 15°C.

Selain itu, di kota Alexandria, sebuah bangunan runtuh akibat hujan deras, menyebabkan seorang wanita meninggal di tempat.

Akibat cuaca buruk berupa hujan lebat dan angin kencang, badan meteorologi Mesir mengumumkan penangguhan kegiatan belajar di semua tingkat sekolah di seluruh negeri pada tanggal 25 dan 26 Maret.

Badan meteorologi memperkirakan bahwa cuaca dingin dan lembap ini akan berlanjut hingga 26 Maret, dengan kemungkinan badai petir tambahan yang akan melanda wilayah pesisir Laut Mediterania di utara Mesir, lalu meluas ke Delta Nil dan Kairo.

Seorang jurnalis dari kantor berita di Kairo juga menyebutkan bahwa pada 12 Maret 2020, ia mengalami peristiwa serupa, ketika sistem tekanan rendah Mediterania yang tidak biasa aktif menyebabkan hujan deras selama tiga hari berturut-turut, dengan curah hujan harian maksimum mencapai 67 mm. 

Menurut data dari situs cuaca Belanda Bestereistijd, total curah hujan di Kairo pada Maret 2020 mencapai 208 mm—sekitar delapan kali lipat dari rata-rata curah hujan tahunan kota. (Hui)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine