Setelah Banjir Melanda Guangxi, Tiongkok Banyak Ular Bermunculan di Sawah dan Sekitar Rumah

EtIndonesia.com Setelah jebolnya Bendungan Liulan di Kota Hengzhou, Daerah Otonom Guangxi, Tiongkok yang juga menghancurkan sebuah penangkaran ular, beredar kabar di internet bahwa “bertonton-ton ular berbisa berhasil lolos.” Awalnya pihak berwenang Tiongkok membantah kabar tersebut, namun kemudian mengakui bahwa sekitar 900 ekor ular telah lepas. Meski demikian, sejumlah video yang beredar memperlihatkan banyak ular masih berkeliaran di berbagai lokasi setelah banjir surut.

Banyak ular masih terlihat setelah banjir surut

Pada 11 Juli, banjir di berbagai wilayah Hengzhou mulai berangsur surut. Namun banyak warga terdampak masih belum berani kembali ke rumah.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan:

  • beberapa ekor ular kobra masih bergerak di lumpur di area persawahan;
  • di lokasi lain, di genangan air dangkal di samping sebuah bangunan, tampak banyak kepala ular muncul ke permukaan air.

Warga mengaku menemukan ular berbisa di rumah

Berdasarkan video-video yang sebelumnya beredar, warga terdampak banjir mengaku menemukan berbagai ular berbisa, antara lain:

  • King Cobra (ular kobra raja);
  • Banded Krait (ular welang/ular belang);

yang dikenal sebagai spesies dengan bisa sangat berbahaya.

Video lain juga memperlihatkan saat peternakan ular diterjang banjir, dengan ribuan ular terseret arus banjir.

Ular-ular tersebut kemudian menyebar mengikuti aliran banjir hingga memasuki berbagai kawasan permukiman, bahkan ditemukan di dalam rumah-rumah warga.

Awalnya dibantah, kemudian diakui

Ketika kabar mengenai rusaknya penangkaran ular pertama kali muncul, media pemerintah daerah sempat membantahnya.

Mereka bahkan menyatakan bahwa objek yang direkam warga di tengah banjir dan disebut sebagai kepala ular sebenarnya adalah “kepala burung unta.”

Namun kemudian media pemerintah mengakui bahwa memang ada ular berbisa yang lolos, meskipun menyatakan jumlahnya “hanya sekitar 900 ekor.”

Tim penangkap ular: Sudah menangkap dua hingga tiga ribu ekor

Namun, pada 9 Juli, seorang anggota tim penangkap ular swasta di Hengzhou bermarga Zhu mengatakan kepada media Tiongkok bahwa tim yang terdiri dari 7 hingga 8 orang telah bekerja selama dua hari berturut-turut.

Menurutnya, mereka telah berhasil menangkap sekitar 2.000 hingga 3.000 ekor ular.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Membangun Nostalgia Hari Ini: Apa yang Akan Diingat Anak-Anak Anda di Masa Depan?

Perjalanan berkemah tahunan, buku cerita favorit, atau tradisi hari raya dapat menjadi kenangan emosional yang melekat sepanjang masa kanak-kanak. oleh Walker Larson Kata nostalgia berasal dari...

Cara Mengurangi Ketergantungan Anak pada Layar dan Mengajak Mereka Kembali Bermain di Alam Terbuka

Sekarang waktu di depan layar telah menjadi bagian utama masa kanak-kanak bagi jutaan keluarga. Perangkat digital dirancang untuk menarik dan mempertahankan perhatian jauh lebih...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine