Trump Isyaratkan Bank Tiongkok dengan Sanksi, Beijing Diperingatkan Hentikan Dukungan ke Iran

EtIndonesia.com Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru-baru ini mengisyaratkan bahwa ia tidak menutup kemungkinan menjatuhkan sanksi terhadap bank-bank Tiongkok yang melakukan transaksi dengan Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent bahkan memperingatkan bahwa lembaga keuangan yang membantu Iran menghindari sanksi dapat dikeluarkan dari sistem keuangan dolar AS.

Para analis menilai, jika Amerika Serikat mengarahkan sanksinya terhadap bank-bank Tiongkok, dampaknya bukan hanya terhadap transaksi Tiongkok–Iran. Langkah tersebut juga berpotensi secara langsung menghambat jalur keuangan penting yang digunakan Beijing untuk mendukung Iran, sehingga menimbulkan biaya ekonomi yang lebih besar bagi Tiongkok.

Ketika Trump baru-baru ini ditanya mengapa Amerika Serikat belum menjatuhkan sanksi terhadap bank-bank Tiongkok yang melakukan transaksi dalam jumlah besar dengan Iran, ia menjawab secara langsung:

“Siapa bilang saya belum melakukannya? Belum diumumkan. Anda tidak tahu apakah saya sedang melakukannya atau tidak. Saya tidak perlu mengumumkan setiap hal yang saya lakukan, bukan?”

Baru-baru ini, Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga mengumumkan sanksi baru terhadap 60 entitas dan individu di seluruh dunia, termasuk sejumlah entitas dan individu dari Tiongkok daratan dan Hong Kong.

Pada saat yang sama, Bessent meminta semua negara yang masih memiliki hubungan ekonomi dan bisnis dengan Iran untuk segera mengambil tindakan guna semakin mengisolasi Iran.

Bessent memperingatkan bahwa entitas mana pun yang membantu Iran melakukan pencucian uang atau menghindari sanksi dapat dikeluarkan dari sistem keuangan dolar AS.

Tang Jingyuan, pembawa acara program “Jingyuan Kaijiang” dan komentator senior:
“Jika mereka sampai dikeluarkan dari sistem dolar AS dan diputus hubungannya dengan sistem SWIFT, bank-bank tersebut tidak akan lagi dapat menjalankan bisnis yang berkaitan dengan dolar AS. Kerugian seperti ini tidak mungkin mereka tanggung.”

Wang He, kolumnis Epoch Times: “Sanksi semacam ini lebih merupakan sinyal pencegahan. Lebih dari segalanya, sanksi ini menunjukkan secara politik tekad dan kemauan Amerika Serikat untuk memberikan tekanan ekonomi terhadap Iran, serta menunjukkan bahwa Amerika tidak akan membiarkan Partai Komunis Tiongkok menantangnya.”

Jika bank-bank Tiongkok terkena sanksi, perdagangan minyak antara Tiongkok dan Iran juga akan terdampak. Lebih dari 80% minyak yang diekspor Iran dijual ke Tiongkok. Jika kegiatan perbankan dibatasi, Tiongkok akan semakin kesulitan untuk terus membeli minyak Iran dan memberikan dukungan kepada Iran.

Namun, para analis menilai bahwa PKT kemungkinan tidak akan begitu saja menghentikan transaksinya dengan Iran. Tiongkok mungkin akan beralih menggunakan lembaga keuangan yang lebih kecil atau melakukan transaksi melalui mekanisme di luar dolar AS untuk terus berdagang dengan Iran.

Menjelang pertemuan Trump–Xi yang dijadwalkan pada September, perhatian juga tertuju pada sinyal tegas yang dikeluarkan Amerika Serikat pada saat ini.

“Dia (Trump) bukan sedang memikirkan apakah harus mengkhawatirkan kemungkinan menyinggung Xi Jinping. Justru sebaliknya, dia menggunakan cara ini untuk menciptakan lebih banyak kartu tawar,” ujar Tang Jingyuan.

“Dengan cara ini, dia berusaha memaksa pemimpin PKT tersebut untuk mencapai kesepakatan yang lebih menguntungkan Amerika Serikat dalam berbagai kepentingan ekonomi, seperti negosiasi perdagangan, rantai pasok, maupun aspek geopolitik lainnya,” lanjutnya. 

Para analis menilai bahwa mulai dari tarif, pembatasan teknologi, dan mineral tanah jarang hingga masalah Iran, semuanya berpotensi menjadi kartu tawar Amerika Serikat dalam perundingan pada September mendatang. (***)

INSPIRASI ERABARU

Cara Mengenali Tanda-Tanda Peringatan Stroke dan Mencegah Kerusakan Otak dengan Pengobatan Tradisional Tiongkok

Seorang dokter pengobatan tradisional Tiongkok (PTT) yang berbasis di Taiwan memaparkan berbagai sinyal fisik yang dikirim tubuh sebelum stroke terjadi, menjelaskan patologi yang mendasarinya...

Jerat Algoritma dan Hilangnya Rasa Hormat: Refleksi Etika Digital dari Kematian Tragis Dua Konten Kreator

Kehidupan di era digital telah bergeser dari sekadar ruang berbagi informasi menjadi panggung perebutan perhatian tanpa batas. Di bawah kendali algoritma yang tak kasat...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine