Balita 1 Tahun Sering Menggaruk Telinga, Ternyata Ada Biji Tanaman yang Sudah Berkecambah di Dalam Saluran Telinganya

EtIndonesia.com  Seorang balita berusia 1 tahun di Tiongkok daratan sering menggaruk telinganya. Setelah diperiksa ke rumah sakit, dokter menemukan beberapa biji tanaman yang bahkan sudah berkecambah di dalam saluran telinganya. Benda asing tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan melalui operasi.

Menurut laporan media Tiongkok daratan pada 28 Agustus, belakangan ini anak tersebut sering menggaruk telinganya, tetapi tidak menunjukkan gejala yang jelas seperti menangis terus-menerus atau demam.

Orang tua secara tidak sengaja menemukan sebuah biji yang sudah mengering di bagian luar lubang telinga anak. Karena khawatir masih ada benda asing yang tertinggal jauh di dalam saluran telinga, mereka segera membawa anak tersebut ke Departemen THT, Kepala, dan Leher di Beijing Children’s Hospital, Capital Medical University.

Melalui pemeriksaan menggunakan endoskop telinga, dokter menemukan beberapa biji tanaman tertanam jauh di dalam saluran telinga dan menempel dekat gendang telinga.

Karena anak masih sangat kecil, sementara benda asing tersebut berada cukup dalam dan berdekatan dengan gendang telinga, dokter akhirnya melakukan prosedur pengangkatan benda asing dari saluran telinga dengan anestesi umum. Seluruh biji berhasil dikeluarkan dalam kondisi utuh.

Yang mengejutkan, biji-biji yang tertinggal di dalam telinga tersebut ternyata sudah mulai berkecambah dalam lingkungan saluran telinga yang tertutup.

Dokter menjelaskan bahwa saluran telinga bagian luar manusia memiliki kondisi yang relatif hangat, lembap, dan cukup kaya oksigen. Sekresi telinga yang bercampur dengan sisa kelembaban sehari-hari dapat menciptakan lingkungan yang cocok bagi biji tanaman untuk berakar dan berkecambah, layaknya sebuah “rumah kaca alami.”

Menurut statistik, benda asing di dalam saluran telinga merupakan salah satu penyebab yang cukup sering ditemukan pada kasus kegawatdaruratan THT anak.

Jenis benda asing yang ditemukan dalam praktik klinis sangat beragam, antara lain biji tanaman, kacang-kacangan, bagian mainan, stiker, potongan kertas, serat kapas, hingga serangga dan berbagai benda kecil lainnya.

Dokter mengingatkan bahwa apabila anak menunjukkan gejala tidak biasa seperti sering menggaruk telinga, sering menggelengkan kepala dan terlihat gelisah, menangis tanpa sebab, menolak berbaring miring, keluar cairan atau nanah dari telinga, atau kurang responsif terhadap suara, orang tua harus segera membawa anak untuk menjalani pemeriksaan medis.

Prinsip “Tiga Harus dan Tiga Jangan”

Dokter secara khusus mengingatkan orang tua agar mengingat prinsip “tiga harus dan tiga jangan” ketika ada benda asing masuk ke telinga anak.

Tiga yang harus dilakukan:

1. Harus mengamati.
Jika anak dengan jelas mengatakan bahwa ada sesuatu yang masuk ke telinganya, atau menunjukkan gejala seperti nyeri pada satu sisi telinga, telinga terasa tersumbat, sering menggaruk telinga, atau pendengaran menurun, orang tua harus segera memberikan perhatian.

2. Harus menenangkan anak.
Tenangkan anak dan cegah agar ia tidak menangis atau bergerak secara berlebihan. Gerakan yang tidak terkendali dapat menyebabkan benda asing semakin masuk ke dalam.

3. Harus mencari pertolongan medis.
Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan agar benda asing dapat dikeluarkan dengan aman.

Tiga yang jangan dilakukan:

1. Jangan mengeluarkannya sendiri dengan cotton bud, alat korek telinga, atau pinset.
Upaya mengorek secara sembarangan sangat mudah mendorong benda asing semakin dalam dan bahkan dapat melukai gendang telinga.

2. Jangan meneteskan air atau minyak ke dalam telinga.
Jika benda asing tersebut berasal dari tumbuhan, seperti kacang atau biji-bijian, benda tersebut dapat mengembang ketika terkena air, sehingga akan semakin sulit untuk dikeluarkan.

3. Jangan menunda dengan harapan masalah akan hilang sendiri.
Terutama jika ada kemungkinan benda asing tersebut merupakan baterai kancing, orang tua harus segera mencari pertolongan medis karena kondisi tersebut membutuhkan penanganan secepat mungkin.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Cara Mengenali Tanda-Tanda Peringatan Stroke dan Mencegah Kerusakan Otak dengan Pengobatan Tradisional Tiongkok

Seorang dokter pengobatan tradisional Tiongkok (PTT) yang berbasis di Taiwan memaparkan berbagai sinyal fisik yang dikirim tubuh sebelum stroke terjadi, menjelaskan patologi yang mendasarinya...

Jerat Algoritma dan Hilangnya Rasa Hormat: Refleksi Etika Digital dari Kematian Tragis Dua Konten Kreator

Kehidupan di era digital telah bergeser dari sekadar ruang berbagi informasi menjadi panggung perebutan perhatian tanpa batas. Di bawah kendali algoritma yang tak kasat...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine