Tak Perlu Diet Menyiksa, Mahasiswa ITS Ciptakan Semprot Mulut Penekan Ngidam Manis

Surabaya, 8 September 2026 — Kasus diabetes pada anak dan remaja di Indonesia meningkat cukup tajam dalam satu dekade terakhir. Salah satu pemicunya adalah pola hidup dan tingginya konsumsi makanan serta minuman manis. Menjawab masalah itu, tiga mahasiswa Departemen Manajemen Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan Vityuu Mouth Spray, semprot mulut yang mampu memanipulasi rasa manis di lidah.

Inovasi berbentuk start-up bisnis ini dikembangkan oleh Muhammad Nadhif Ikmalsyah, Kevin Ananta Marga, dan Naila Zanuba Mustikaningrum. Produk ini berada di bawah binaan Inkubator Layanan Bisnis ITS (ILBI) Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi (DIKST) ITS.

Bekerja di Titik Awal Sugar Craving

Kevin Ananta Marga, yang menjabat sebagai Direktur Operasional Vityuu, menjelaskan bahwa produk ini memanfaatkan gymnemic acid asli India yang mampu memengaruhi reseptor rasa manis pada lidah. Inovasi ini dirancang untuk menekan keinginan makan gula seketika, yang dapat membantu menekan dan menstabilkan kadar gula darah.

Perlu diketahui, rasa manis yang terdeteksi lidah kerap mengirim sinyal dopamin ke otak. Sinyal ini menimbulkan rasa senang dan mendorong seseorang untuk ingin mengonsumsi lebih banyak lagi. Siklus inilah yang disebut sugar craving.

“Produk kami bekerja tepat di titik pemicu paling awal dari siklus sugar craving dengan menutup reseptor manis pada lidah,” papar Kevin.

Dengan menutup reseptor manis, sinyal kepuasan yang memperkuat siklus craving tidak terbentuk. Efek lanjutannya, tubuh biasanya melepas sedikit insulin begitu lidah mendeteksi rasa manis—dikenal sebagai cephalic phase insulin release. Respons awal ini juga ikut tertekan saat sinyal manis diblokir, meski efeknya bersifat akut per pemakaian. Untuk mengubah pola craving dalam jangka panjang, tetap diperlukan penggunaan konsisten sebagai bagian dari kebiasaan.

Bukan Diet Menyiksa

Kevin menegaskan, cara kerja produk ini bukan menahan keinginan makan manis dengan puasa gula yang menyiksa. Proses pengujian yang telah dilakukan membuktikan bahwa tanpa rasa manis yang tertangkap oleh lidah, tidak ada sinyal kepuasan yang memperkuat siklus craving pada seseorang.

Menurut Kevin, berdasarkan riset dan uji coba formula, produk semprot ini aman dikonsumsi dalam jangka panjang. Hal itu didukung penggunaan bahan herbal alami seperti ekstrak daun Gymnema sylvestre yang dipadu dengan peppermint dan stevia, sehingga minim efek samping.

Produk juga dinyatakan aman jika tertelan, bahkan tetap memberikan manfaat pada saluran cerna. “Hanya saja, fungsi utamanya tidak akan optimal jika langsung tertelan tanpa sempat kontak lama dengan lidah,” terangnya.

Cukup disemprotkan sebanyak dua sampai tiga kali ke lidah, cairan akan langsung bekerja menutup reseptor rasa manis.

Dukungan ITS untuk Bisnis Mahasiswa

Direktur IKST ITS, Dr. Ir. Endroyono, DEA., menyampaikan dukungan penuh ITS dalam membina mahasiswa yang memiliki ketertarikan untuk memulai bisnis. Pembinaan diberikan agar mahasiswa memahami dunia hilirisasi, hasil riset, aspek marketing, hingga cara mencari investor.

“Kami konsisten memanfaatkan jejaring yang ada, seperti mitra industri ataupun kementerian, guna mendampingi pengembangan usaha para mahasiswa,” ujar pria yang akrab disapa Edo tersebut.

Dengan Vityuu Mouth Spray, upaya menekan konsumsi gula tidak lagi harus identik dengan diet menyiksa. Inovasi ini menawarkan cara yang lebih nyaman: memutus sinyal manis sejak dari lidah.

INSPIRASI ERABARU

Jangan Sembarangan Bersihkan Telinga! Serumen Ternyata Punya Manfaat Penting bagi Kesehatan

Serumen telinga ternyata memiliki peran yang jauh lebih penting dalam melindungi telinga daripada yang mungkin Anda sadari.Emma SuttieSerumen telinga memang lengket dan sedikit menjijikkan—kebanyakan...

Mengapa Kita Masih Membutuhkan Buku Fisik

Oleh Ila BonczekIla meraih gelar Sarjana dari College of Agriculture and Life Sciences, Cornell University. Ia tinggal di Garden State, tempat ia telah menanam...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine