Inggris Kerahkan Jet Tempur Typhoon untuk Berpatroli di Arab Saudi di Tengah Ratusan Korban Kalangan Rekrutan Baru Yaman

Jumlah korban akibat serangan terhadap kamp militer di Yaman kembali meningkat. Sementara itu, untuk menghadapi serangan berkelanjutan dari milisi Houthi, Inggris mengerahkan jet tempur untuk berpatroli di wilayah Arab Saudi. Di saat yang sama, muncul laporan bahwa gejolak internal di Iran semakin memburuk. Berikut laporannya.

EtIndonesia.com Setelah serangan terhadap kamp militer di Yaman, jumlah korban meningkat menjadi 58 orang tewas dan lebih dari 200 orang terluka. Selain itu, 14 orang lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Mengutip sumber militer, kantor berita AFP melaporkan bahwa milisi Houthi meluncurkan tiga rudal yang menghantam sebuah pusat pelatihan rekrutan baru pasukan keamanan dan kepolisian di Kamp Al-Alam, Provinsi Shabwah.

Pihak berwenang menyatakan bahwa seluruh korban tewas dan terluka merupakan anggota baru pasukan keamanan dalam negeri yang sedang menjalani pelatihan.

Menurut laporan tersebut, militer Yaman khawatir serangan ini dapat berkembang menjadi ofensif darat dan mengulangi situasi bulan lalu, ketika Houthi merebut pelabuhan Mokha di Laut Merah.

Sementara itu, untuk melindungi Arab Saudi dari serangan milisi Houthi, Inggris  mengumumkan pengerahan jet tempur Typhoon milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) untuk melakukan patroli pertahanan di wilayah udara Arab Saudi. Inggris juga mengerahkan sebuah pesawat angkut militer dan sejumlah penasihat militer.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya kembali menegaskan bahwa kekuatan militer Iran telah mengalami kehancuran besar, para pemimpinnya terus memohon agar serangan dihentikan, dan Iran sama sekali tidak boleh memiliki senjata nuklir.

“Angkatan laut mereka telah tenggelam ke dasar laut. Sebanyak 229 pesawat tempur mereka yang megah kini berserakan di landasan pacu yang megah di Republik Islam Iran. Separuh dari generasi ketiga kepemimpinan mereka telah dieliminasi. Mereka yang tersisa memohon, ‘Tolong hentikan, ini mengerikan,” ujar Presiden AS Donald Trump (19 Oktober 2026). 

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu  pada 21 Oktober mengungkapkan bahwa dirinya telah berbicara melalui telepon dengan Presiden Trump untuk membahas pentingnya menggulingkan rezim Iran.

“Selama rezim Iran ini masih bertahan, sekalipun telah terluka dan mengalami kehancuran besar, sifat fanatiknya akan tetap mendorongnya untuk mengulangi kesalahan yang sama seperti setahun lalu, terus mengembangkan senjata nuklir, dan membangun kembali ‘poros kejahatan’,” ujarnya. 

Ia mengatakan bahwa penggulingan rezim Iran juga akan membuka jalan bagi kehancuran milisi Hizbullah di Lebanon sekaligus.

Sementara itu, Turkiye sedang berupaya memperoleh persetujuan parlemen untuk perjanjian pertahanan bersama yang ditandatangani baru-baru ini dengan Arab Saudi dan Pakistan, yakni Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah.

Ada pula laporan yang menyebutkan bahwa Ukraina telah menempatkan unit drone dan pesawat nirawak berukuran kecil di negara-negara tetangga Iran.

Sebelumnya hari ini, seorang mantan pejabat Iran menyatakan bahwa bom Amerika Serikat seberat lebih dari 20.000 pon, yang dikenal sebagai “Mother of All Bombs” atau “induk segala bom”, kemungkinan akan diarahkan ke kota-kota dan infrastruktur.

Di provinsi-provinsi tenggara Iran, kelompok Front Pejuang Rakyat (JMM), sebuah koalisi yang terdiri atas sejumlah organisasi nasionalis etnis Baluchi dan kelompok bersenjata Sunni, melancarkan serangkaian serangan bersenjata.

Para analis menilai bahwa gejolak di kalangan kelompok Sunni dapat memberikan tekanan berat terhadap kekuatan militer dan keamanan dalam negeri Teheran. Bagi rezim yang saat ini sudah mengalami banyak pukulan, situasi tersebut hanya akan memperburuk keadaan.

Laporan gabungan Wang Ziyi dari NTD.

INSPIRASI ERABARU

Jangan Menunda untuk Memaafkan

Setiap hari kita menunda memberikan maaf akan memperdalam lingkaran kebencian dan luka batin yang semakin sulit untuk dilepaskan Mike Donghia Ada kalanya penulis berharap suatu hubungan...

5 Rahasia Menjalani Hari Tua dengan Hati Lapang dan Bebas dari Kepahitan

Mike Donghia Mensyukuri hal-hal baik yang kita miliki merupakan salah satu cara untuk melawan pandangan hidup yang dipenuhi kepahitan. Kita semua mungkin pernah bertemu seseorang yang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine