EtIndonesia. Pada April 2023, Sudan mengalami konflik bersenjata antara Angkatan Bersenjata Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF), menyebabkan kekacauan di seluruh negeri, termasuk ibu kota Khartum. Namun, baru-baru ini muncul kabar bahwa sebuah pesawat angkut IL-76, yang dijadwalkan untuk mengirimkan peralatan militer kepada RSF, ditembak jatuh oleh pasukan bersenjata RSF sendiri. Pesawat tersebut membawa seorang insinyur dari maskapai penerbangan Rusia serta beberapa warga negara Rusia lainnya, yang semuanya diduga tewas.
An Il-76 plane in Sudan was mistakenly shot down by Rapid Support Forces (RSF) rebels amidst their battles with Sudan's regular army. Documents belonging to crew members were found at the site. The plane, possibly registered as EX-76011, was operated by Airline Transport… pic.twitter.com/L5CNVM9IxK
— NOELREPORTS 🇪🇺 🇺🇦 (@NOELreports) October 21, 2024
Menurut laporan media Belarus NEXTA yang mengutip Sudan War Monitor, pesawat angkut IL-76 tersebut ditembak jatuh pada pagi hari tanggal 21 waktu setempat di daerah Malha, Negara Bagian Darfur Utara. Pesawat itu dioperasikan oleh perusahaan penerbangan FZC, yang disewa oleh RSF untuk mengangkut barang, termasuk dugaan peralatan militer. Ketika pesawat tersebut ditembak jatuh secara tidak sengaja, pesawat itu sedang mengangkut berbagai jenis barang yang ditujukan untuk RSF.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pesawat IL-76 membawa beberapa warga negara Rusia, termasuk insinyur utama FZC, Victor Granov. Setelah insiden itu, seluruh penumpang pesawat diduga tewas, meskipun jumlah korban secara pasti masih belum jelas hingga saat ini.
Pengguna X dengan akun “NOELREPORTS” juga membagikan informasi bahwa setelah pesawat IL-76 tersebut ditembak jatuh, banyak dokumen dan data yang berhubungan dengan kru pesawat ditemukan di lokasi kejadian. Pesawat ini teridentifikasi dengan nomor registrasi EX-76011.
💥✈️IL-76 with Russians on board was shot down by mistake in Sudan!
— Special Kherson Cat 🐈🇺🇦 (@bayraktar_1love) October 21, 2024
On October 21, an IL-76 transport plane crashed near Al-Makhla in Sudan's North Darfur province. The plane was mistakenly shot down by RSF rebels, who were the intended recipient of the planes cargo.
The RSF… pic.twitter.com/H4iBtTz8rw
Sementara itu, pengguna X lain, “Special Kherson Cat”, melaporkan bahwa RSF awalnya mengklaim telah menembak jatuh pesawat militer milik Angkatan Bersenjata Sudan yang digunakan sebagai pengganti pesawat pengebom. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, terungkap bahwa pesawat yang ditembak jatuh sebenarnya membawa barang yang dimaksudkan untuk RSF sendiri.
“Special Kherson Cat” menambahkan bahwa Uni Emirat Arab telah memberikan dukungan logistik dan keuangan kepada RSF, memungkinkan mereka untuk terus bertarung melawan Angkatan Bersenjata Sudan. Meskipun para pejabat Uni Emirat Arab menyatakan bahwa barang yang diangkut oleh pesawat IL-76 tersebut adalah bantuan kemanusiaan, para ahli dari PBB dan laporan The New York Times menyebutkan bahwa muatan pesawat tersebut kemungkinan besar berisi peralatan militer untuk mendukung perang saudara di Sudan.(jhn/yn)


