EtIndonesia. Seseorang yang dengan sengaja mempermainkan perasaan orang lain tanpa batas moral, tidak akan pernah dihormati. Bahkan ketika di kemudian hari dia ingin serius, dia tak akan lagi menemukan orang yang mau bersikap serius terhadapnya.
Dalam hal perasaan, selalu ada hukum sebab-akibat. Apa yang kamu lakukan pada orang lain, suatu saat akan kembali padamu. Ketika kamu kehilangan seseorang yang mencintaimu sepenuh hati, bisa jadi kamu akan dipertemukan dengan orang yang memperlakukanmu seperti tak berarti. Mereka yang bermain dengan api, akan terbakar sendiri. Mereka yang bermain dengan pisau, suatu saat akan terluka olehnya.
Orang yang terlalu terobsesi pada sesuatu, mati-matian ingin memilikinya, justru sering kali berakhir tidak mendapatkannya.
Karena itu, jangan terlalu terikat. Belajarlah melepaskan. Biarkan segala sesuatu berjalan apa adanya. Jangan menjemput masa depan yang belum tiba, jangan mencemaskan masa kini dengan pikiran yang bercabang, dan jangan menyesali masa lalu yang sudah berlalu.
Jadilah pribadi yang rendah hati, lembut, dan bersinar seperti batu giok.”
Filsafat Hidup: Kata-Kata Bijak untuk Membimbing Jalan Kita
Kendalikan nafsumu, sebelum nafsu itu berbalik mengendalikanmu.
· Jangan menuntut kenyataan sesuai dengan keinginanmu—sebaliknya, bentuklah keinginanmu agar selaras dengan kenyataan.
· Sebelum berbicara, pahami dulu apa yang ingin kamu katakan.
· Orang bijak tidak bersedih atas apa yang tidak dia miliki, melainkan bersyukur atas apa yang telah dimilikinya.
· Jika kamu ingin berkembang, jangan pedulikan anggapan orang bahwa kamu bodoh.
· Seseorang yang merasa tahu segalanya tidak akan pernah benar-benar memulai belajar.
· Yang penting bukan apa yang menimpamu, tapi bagaimana kamu meresponsnya.
· Lakukan yang terbaik dalam segala hal, tanpa terlalu memusingkan hasilnya.
· Jika seseorang tidak bisa mengendalikan dirinya, maka tak ada yang bisa disebut kebebasan.
· Hanya orang yang berpendidikanlah yang benar-benar bebas.
· Yang sering menyiksa batin manusia bukanlah peristiwa itu sendiri, melainkan cara pandangnya terhadap peristiwa tersebut.
· Bergaullah dengan orang-orang yang lebih baik darimu—mereka akan mendorongmu menjadi versi terbaik dari dirimu.
· Kaya bukan berarti memiliki banyak harta, melainkan memiliki sedikit kebutuhan.
· Jika kamu belum bisa menyelesaikan suatu masalah, maka menyelidikinya adalah langkah pertama menuju penyelesaian.
· Cinta yang dalam tak perlu banyak kata; kehadiran yang setia lebih berarti daripada perasaan yang menggebu-gebu tapi cepat hilang. (jhn/yn)


