Heboh Isu BPA pada Galon? Penelitian Unair Buktikan Airnya Tetap Aman, Tak Picu Kanker hingga Gangguan Hormon

SURABAYA — Selama bertahun-tahun, masyarakat dihantui kekhawatiran bahwa air minum dari galon guna ulang berbahan polikarbonat (PC) bisa memicu gangguan hormon, gangguan reproduksi, hingga kanker karena kandungan Bisphenol A (BPA). Namun, sebuah penelitian terbaru dari Universitas Airlangga (Unair) kini memberikan jawaban ilmiah yang menenangkan: konsumsi air dari galon guna ulang tidak terbukti berisiko menyebabkan penyakit-penyakit tersebut{0†L8-L10}{5†L8-L9}.

Penelitian yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair ini secara komprehensif menganalisis pola konsumsi air minum dalam kemasan (AMDK), mengukur kandungan BPA pada 10 merek yang paling banyak dikonsumsi masyarakat, serta mengevaluasi kaitannya dengan keluhan kesehatan para responden{5†L10-L13}{6†L14-L16}.

Hasilnya? Tidak ditemukan hubungan yang bermakna secara statistik antara paparan BPA dari konsumsi air minum dalam kemasan dengan risiko kanker, gangguan reproduksi, maupun gangguan sistem hormon{0†L8-L10}{6†L30-L32}.

Kadar BPA Jauh di Bawah Ambang Batas Aman

Kunci utama dari temuan ini terletak pada kadar BPA yang terdeteksi. Dari 10 merek AMDK yang diuji, konsentrasi BPA tertinggi tercatat hanya 0,099 mikrogram per liter (μg/L) , sementara yang terendah 0,080 μg/L{5†L18-L19}{6†L21-L23}.

Angka tersebut masih jauh di bawah ambang batas migrasi BPA yang ditetapkan BPOM (0,6 mg/kg) dan juga berada di bawah batas Tolerable Daily Intake (TDI) dari Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA){5†L20-L21}{6†L19-L21}.

Analisis risiko kesehatan yang dilakukan para peneliti juga menegaskan bahwa seluruh sampel AMDK yang diteliti berada dalam kategori aman — baik dari sisi risiko non-karsinogenik, risiko karsinogenik, maupun potensi aktivitas estrogenik (EEQ){5†L22-L25}.

Tubuh Punya Mekanisme Alami Buang BPA

Temuan ini diperkuat oleh pernyataan dr. Laurentius Aswin Pramono, dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrinologi, metabolisme, dan diabetes. Ia menjelaskan bahwa tubuh manusia memiliki mekanisme super canggih untuk mengeluarkan zat-zat berbahaya yang masuk secara tidak sengaja.

“Tubuh akan mendetoksifikasi atau mengurai partikel BPA yang masuk melalui liver atau hati, lalu mengeluarkannya melalui urine dan keringat. Detoksifikasi ini membuat paparan BPA tidak sampai terakumulasi dalam tubuh sehingga tidak akan menyebabkan gangguan terhadap kesehatan,” jelasnya{0†L10-L12}.

Pandangan ini sejalan dengan pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebutkan bahwa semua BPA yang masuk bisa diekskresikan secara alamiah dari dalam tubuh. WHO dalam forum panel yang beranggotakan 30 pakar dari Kanada, Eropa, dan Amerika Serikat menyatakan bahwa kadar BPA di dalam darah teramati sangat rendah, menandakan BPA tidak terakumulasi dan dengan cepat dikeluarkan melalui urin{0†L12-L15}.

Tetap Bijak dalam Menyimpan dan Menggunakan Galon

Meskipun hasil penelitian ini memberikan kabar baik, para peneliti tetap mengingatkan pentingnya penggunaan galon sesuai prosedur. Penyimpanan yang benar dan menghindari paparan panas berlebih tetap dianjurkan untuk meminimalkan kemungkinan migrasi senyawa dari kemasan ke air minum{5†L28-L31}.

“Penelitian ini tidak menemukan hubungan yang signifikan antara penggunaan air minum dalam kemasan dengan riwayat penyakit yang berkaitan dengan paparan BPA pada responden,” bunyi kesimpulan penelitian tersebut{0†L10-L12}.

Artinya, masyarakat tidak perlu khawatir apalagi panik saat menggunakan galon PC. Air di dalamnya terbukti aman secara ilmiah. Namun, sebagai konsumen yang bijak, tetap perhatikan cara penyimpanan dan perlakuan terhadap galon guna ulang untuk lebih meminimalkan risiko migrasi yang mungkin terjadi.

Perlu Dilihat Secara Proporsional

Penelitian Unair ini menjadi bukti ilmiah penting bahwa kekhawatiran berlebihan tentang bahaya BPA pada galon guna ulang tidak sepenuhnya berdasar. Dengan kadar BPA yang sangat rendah — jauh di bawah ambang batas aman — dan kemampuan alami tubuh untuk membuang zat tersebut, konsumsi air dari galon PC tetap aman bagi kesehatan.

Meski demikian, langkah bijak seperti menyimpan galon di tempat yang tidak terpapar sinar matahari langsung dan menghindari suhu ekstrem tetap dianjurkan. Sebab, kesehatan adalah investasi jangka panjang yang dimulai dari kebiasaan kecil sehari-hari.

INSPIRASI ERABARU

Ketahui Jalan Kehidupan yang Dapat Menyelamatkan Anda dari Kesalahan yang Memakan Waktu Puluhan Tahun

Sebagian besar jalan memutar dalam hidup bukan disebabkan oleh kurangnya kemampuan, melainkan oleh kesalahan penilaian kecil yang dilakukan berulang kali. Apa yang akan dibahas berikut...

Rahasia Membangun Kekayaan: Pelajaran dari Tiga Tokoh Besar dalam Sejarah Tiongkok

Kerja keras dapat menopang kehidupan. Namun, kerja keras jarang menghasilkan kekayaan atau harta besar dengan sendirinya. Perbedaan antara sekadar mencari nafkah dan membangun kekayaan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine