Badai Senyar Mematikan Terjang Asia: Lebih dari 800 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Hilang

EtIndonesia. Dalam sepekan ini, berbagai negara di Asia dilanda banjir dan tanah longsor. Hingga Minggu (30 November), lebih dari 800 orang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya masih hilang.

Sebuah badai tropis langka terbentuk di Selat Malaka dan membawa hujan lebat ke sejumlah wilayah di Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Sri Lanka juga diterjang badai lain pada waktu yang hampir bersamaan.

Di Indonesia, badai “Senyar” memicu tanah longsor besar dan banjir bandang. Data pemerintah hingga Senin (1/12/2025) sebanyak 604 orang tewas dan 464 hilang. Senyar berdampak di tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. 

Wilayah yang paling parah terdampak berada di bagian utara Pulau Sumatera, di mana akses jalan terputus, rumah-rumah dan jalanan terendam, serta infrastruktur komunikasi rusak.

Penduduk Bireuen, Aceh, Husnidar, mengatakan:  “(Banjir) menghanyutkan segalanya. Saya tak bisa menyelamatkan apa pun, tidak ada satu pun barang yang tersisa.”

Militer Indonesia menambah personel pada Minggu untuk membantu upaya penyelamatan.

Di Malaysia, badai “Senyar” menyebabkan dua orang tewas. Sebelum badai datang, sekitar 34.000 warga telah dievakuasi.

Di Thailand, hingga Minggu, korban tewas akibat banjir besar di wilayah selatan meningkat menjadi 170 orang.

Di kawasan Hat Yai pada Minggu (30/11/2025), puluhan kendaraan ditinggalkan di atas jembatan. Pada hari Jumat sebelumnya, Hat Yai diguyur hujan lebat selama dua hari berturut-turut, dengan curah hujan mencapai 335 mm, memecahkan rekor hujan harian tertinggi dalam 300 tahun.

Di Sri Lanka, korban tewas akibat banjir dan tanah longsor hingga Minggu meningkat menjadi 159 orang, sementara 203 orang hilang setelah hujan deras terus-menerus. Lebih dari 500.000 warga terdampak, banyak rumah terendam dan aliran listrik terputus.

Hujan diperkirakan masih akan terus turun pada akhir pekan, memicu kekhawatiran akan terjadinya banjir lebih lanjut. (Hui/asr)

Laporan oleh Yan Feng dan Chi Xiao, New Tang Dynasty Television.

INSPIRASI ERABARU

4 Makanan Tinggi Protein yang Membantu Lansia Meningkatkan Imunitas dan Mempertahankan Massa Otot

Asupan protein cenderung menurun seiring bertambahnya usia, dan dampaknya sering kali muncul secara perlahan tanpa disadari. Ketika massa otot melemah, infeksi menjadi lebih lama...

Kelelahan yang Tidak Dapat Dijelaskan Mungkin Menandakan Terkurasnya Energi, Bukan Penyakit Fisik

Dalam pemahaman kebanyakan orang,  “pandemi” biasanya dikaitkan dengan virus, bakteri, atau laporan medis. Namun, dalam sejarah penelitian spiritual di Amerika Serikat pada abad ke-20,...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine