Israel Menuduh Hamas Melanggar Perjanjian Gencatan Senjata, Serangan Udara di Gaza Tewaskan 26 Orang

Di tengah rapuhnya perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas, militer Israel melancarkan serangan udara paling dahsyat dalam beberapa pekan terakhir ke Jalur Gaza. Serangan ini disebut sebagai respons atas sebuah insiden serangan yang terjadi di Rafah pada 30 Januari. Otoritas kesehatan setempat menyatakan, sedikitnya 26 orang tewas akibat serangan tersebut.

EtIndonesia. Hamas saat ini menguasai kepolisian lokal di Gaza. Menurut laporan Reuters, jet tempur Israel menargetkan kantor polisi Sheikh Radwan di wilayah barat Kota Gaza. Polisi dan tenaga medis mengatakan bahwa serangan tersebut menewaskan 10 orang, termasuk petugas kepolisian dan para tahanan.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa tim penyelamat masih melakukan pencarian di lokasi kejadian untuk menemukan kemungkinan korban lainnya.

Selain itu, staf Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza menyebutkan bahwa dalam serangan udara lainnya, militer Israel menghantam sebuah gedung apartemen, yang mengakibatkan 5 orang tewas. Sementara itu, sebuah kamp tenda di wilayah selatan Khan Younis juga menjadi sasaran serangan, menyebabkan 7 orang lainnya meninggal dunia.

Seorang sumber militer Israel mengatakan bahwa rangkaian serangan udara ini dilakukan setelah pasukan Israel menemukan delapan orang bersenjata muncul dari sebuah terowongan di Rafah. Saat ini, militer Israel dikerahkan di Rafah, Gaza selatan, berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang dicapai pada Oktober tahun lalu.

Militer Israel menyatakan bahwa dari delapan orang bersenjata tersebut, tiga orang telah ditembak mati, sementara satu orang—yang disebut sebagai komandan penting Hamas di tingkat lokal—telah ditangkap.

Pihak militer Israel menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata. Hingga saat ini, Hamas belum memberikan komentar terkait insiden tersebut. (Hui)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine