Blokade laut oleh militer AS telah menghambat jalur ekspor minyak Iran. Belakangan ini dilaporkan bahwa di Iran muncul aktivitas penyelundupan darat berskala besar seperti “semut memindahkan makanan”, dengan iring-iringan pickup dan sepeda motor membawa bahan bakar bersubsidi keluar negeri.
EtIndonesia. Media Israel JFeed melaporkan, berdasarkan berbagai laporan dan video yang beredar di internet, ratusan kendaraan seperti pickup setiap hari melintasi perbatasan melalui jalur tidak resmi, termasuk wilayah Pirkor dan perbatasan Taftan, menuju daerah perbatasan Provinsi Balochistan di Pakistan. Iran memberikan subsidi besar untuk bahan bakar sehingga harganya sangat murah, dan para penyelundup dapat menjualnya dengan harga lebih tinggi di Pakistan untuk mendapatkan keuntungan.
Video yang beredar di internet menunjukkan ratusan pickup yang mengantri di perbatasan Pirkor yang berbatasan dengan Pakistan.
Iran's oil storage is maxed out and tanker exports are frozen under the U.S. naval blockade. The regime's solution: hundreds of pickup trucks smuggling subsidized fuel into Pakistan at the Pir Kor border crossing. The government isn't stopping them. pic.twitter.com/SspKTZUOwB
— Open Source Intel (@Osint613) May 3, 2026
Konvoi sepeda motor yang membawa jerigen plastik dan tangki bahan bakar juga terlihat bergerak dalam jumlah besar.
Beberapa netizen menyatakan bahwa sebelumnya Iran akan menangkap para penyelundup bahan bakar, namun kini tampaknya membiarkan hal tersebut terjadi. Mereka berpendapat bahwa jika bukan karena terpaksa, otoritas Iran tidak akan bersikap begitu longgar. Tangki penyimpanan minyak sudah penuh, sementara kapal tanker terhambat. Kini pasar beralih ke transaksi tidak resmi. Ini bukan tanda aktivitas ekonomi yang sehat, melainkan tanda keputusasaan yang meluas.
🚨👁️深度分析:伊朗“蚂蚁搬家”走私油,到底能运多少?能挽救神棍政权的经济吗?
— 淘喵先生 (@Baoliaogeming64) May 3, 2026
各种最新视频(5月3日)刷爆X和Instagram:伊朗锡斯坦-俾路支斯坦省边境,数百上千辆摩托车、小汽车满载塑料桶和油罐,沿着崎岖山路“蚂蚁搬家”式穿越到巴基斯坦Balochistan(Pir… https://t.co/YS0jtugSu7 pic.twitter.com/HKr8bbV0Rg
Ada juga laporan yang menyebutkan bahwa meskipun volume penyelundupan darat jauh lebih kecil dibanding ekspor melalui laut, penjualan bahan bakar ke Pakistan (dan negara tetangga lainnya) melalui jalur darat telah menjadi langkah sementara bagi Iran untuk mengatasi kelebihan pasokan dan memperoleh uang tunai.
Sejak 13 April, Amerika Serikat memberlakukan blokade laut sebagai respons terhadap tindakan Iran di Selat Hormuz. Tangki penyimpanan minyak di darat Iran kini hampir penuh, sementara banyak kapal tanker tertahan atau digunakan sebagai fasilitas penyimpanan minyak di laut. Dilaporkan Iran telah kehilangan pendapatan hingga puluhan miliar dolar akibat terhentinya ekspor.
Sumber : NTDTV.com


