Militer AS Kerahkan Jet Tempur Super Hornet Lumpuhkan Dua Kapal Tanker Iran, Rekaman Penembakan Terungkap

EtIndonesia. Pada Jumat (8 Mei), militer Amerika Serikat mengerahkan jet tempur F/A-18 “Super Hornet” untuk melakukan serangan presisi dan melumpuhkan dua kapal tanker Iran yang berusaha menerobos blokade militer AS. 

Selain itu, Iran secara tiba-tiba menyita sebuah kapal tanker Tiongkok pada hari yang sama, sementara Bandara Dubai di Uni Emirat Arab juga diserang rudal dan drone Iran. Saat ini, Amerika Serikat masih menunggu tanggapan Iran terhadap “Proposal Perdamaian 14 Poin”, namun situasi kawasan masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera mereda.

Menurut laporan terbaru 《The Wall Street Journal》 pada Jumat malam, Amerika Serikat dan Iran kemungkinan akan melanjutkan perundingan damai di Islamabad pekan depan.

Militer AS Lumpuhkan Dua Kapal Tanker Iran

Pada Jumat, militer AS menembaki dua kapal tanker berbendera Iran untuk mencegah mereka memasuki pelabuhan Iran di Teluk Oman. Video yang dirilis Komando Pusat AS menunjukkan jet tempur F/A-18 “Super Hornet” melakukan serangan presisi terhadap kedua kapal tanker tersebut hingga kehilangan tenaga penggerak.

Pejabat AS mengungkapkan bahwa militer AS sedang berupaya mencegah Iran menggunakan kapal tanker sebagai fasilitas penyimpanan minyak terapung di laut.

Saat ini, Angkatan Laut AS mengerahkan tiga kapal perusak, yaitu:

  • USS Truxtun (DDG-103)
  • USS Rafael Peralta (DDG-115)
  • USS Mason (DDG-87)

Ketiganya sedang berlayar di Laut Arab untuk mendukung operasi blokade terhadap Iran.

Situasi Timur Tengah Memanas

Sehari sebelumnya, Iran melancarkan serangan terhadap tiga kapal perang tersebut ketika melintas di Selat Hormuz, yang langsung memicu bentrokan.

Presiden AS Donald Trump mengatakan: “Mereka terus menembaki kami. Jadi kami membalas.”

Militer AS kemudian melancarkan serangan balasan terhadap pelabuhan Iran. Setelah beberapa jam baku tembak, situasi kembali tenang. Trump menyebut insiden itu hanya bentrokan kecil dan memperingatkan bahwa jika Iran terus bermain-main, mereka akan “dibombardir habis”. Ia juga menegaskan bahwa gencatan senjata masih tetap berlaku.

Amerika Serikat diperkirakan akan menerima tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian terbaru pada Jumat malam.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan: “Mungkin kami akan segera menerimanya. Sistem mereka saat ini masih sangat terpecah dan sebagian tidak berfungsi dengan baik. Itu bisa menjadi hambatan. Saya berharap mereka mengajukan proposal yang serius. Saya sungguh berharap demikian.”

Iran Sita Kapal Tanker Tiongkok

Media pemerintah Iran pada Jumat melaporkan bahwa militer Iran telah menyita kapal tanker Tiongkok bernama Ocean Koi dan menyebut operasi itu sebagai “tindakan khusus”.

Perusahaan pelayaran Tiongkok pemilik kapal tersebut diketahui pernah dikenai sanksi oleh Departemen Keuangan AS pada Februari lalu karena diduga terlibat dalam pengangkutan produk minyak Iran.

Dubai Diserang Rudal dan Drone

Pada hari yang sama, Uni Emirat Arab melaporkan bahwa sistem pertahanan udaranya sedang menghadapi ancaman rudal dan drone Iran. Sejumlah saksi mata merekam asap hitam tebal membumbung setelah serangan menghantam Bandara Internasional Dubai.

Dilaporkan oleh reporter NTD, Yi Jing.

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Membangun Kekayaan: Pelajaran dari Tiga Tokoh Besar dalam Sejarah Tiongkok

Kerja keras dapat menopang kehidupan. Namun, kerja keras jarang menghasilkan kekayaan atau harta besar dengan sendirinya. Perbedaan antara sekadar mencari nafkah dan membangun kekayaan...

Mengapa Biksu Menyapu Halaman yang Sama Setiap Hari

Menyapu halaman, mengepel lantai: bagaimana pekerjaan sehari-hari di biara menjadi salah satu praktik meditasi tertua di dunia. Masuklah ke hampir setiap biara Buddha, dan Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine