ETIndonesia.com– Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah timur laut Afghanistan pada Sabtu (27/6/2026) sore. Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terjadi pada kedalaman sekitar 199 kilometer.
Wartawan AFP melaporkan guncangan kuat dirasakan di ibu kota Kabul serta sejumlah daerah lainnya. Hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa tersebut.
Getaran gempa juga dirasakan di sejumlah provinsi di Afghanistan bagian timur, termasuk Khost dan Nangarhar. Bahkan, warga di Islamabad, ibu kota Pakistan, turut merasakan guncangan tersebut.
Sejauh ini, otoritas setempat belum merilis informasi rinci mengenai dampak maupun kerusakan yang ditimbulkan.
Sementara itu, menurut laporan Reuters, Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC) menyatakan gempa kuat tersebut berpusat di kawasan Hindu Kush, Afghanistan.
Guncangannya dirasakan dari Kabul hingga melintasi perbatasan ke wilayah Pakistan.
Pada hari yang sama, Pakistan juga diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,4 yang menyebabkan lebih dari 20 orang terluka. Sejumlah saksi mata mengatakan warga di wilayah Swat berhamburan keluar rumah karena panik saat gempa terjadi.
Departemen Penanggulangan Bencana Provinsi Balochistan menyebut sekitar 125 rumah mengalami kerusakan. Tim penyelamat telah dikerahkan ke wilayah terdampak dengan membawa bantuan berupa tenda, makanan, panel surya, selimut, dan kebutuhan darurat lainnya.
“Dampak gempa di wilayah Swat cukup besar dan guncangannya berlangsung cukup lama,” ujar seorang saksi mata. “Warga bergegas keluar dari rumah, sementara perempuan dan anak-anak terlihat menangis ketakutan.” (***)


