Pertandingan Spanyol melawan Portugal akan digelar pada 6 Juli di Dallas. Hingga kini, Spanyol belum kebobolan satu gol pun sepanjang turnamen.
EtIndonesia.com Seiring berakhirnya rangkaian pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 pada Jumat (3/7/2026), Spanyol dan Portugal berhasil meraih kemenangan dan dipastikan akan saling berhadapan di babak 16 besar.
Spanyol menjaga asa juaranya pada 2 Juli dengan mengalahkan Austria 3–0 pada babak 32 besar.
Para penggemar di Los Angeles menyaksikan tim La Roja membuka keunggulan menjelang akhir babak pertama. Mikel Oyarzabal membelokkan umpan Marc Cucurella di area serangan pada menit ke-36 pertandingan.
Austria berhasil menahan gempuran Spanyol hingga sisa babak pertama dan sebagian besar babak kedua. Namun, Pedro Porro yang melakukan penetrasi cepat berhasil menyarangkan bola ke gawang setelah menerima umpan dari Alex Baena, menyelesaikan serangan yang diawali oleh Cucurella.
Gol ketiga La Roja sekaligus menjadi gol kedua Oyarzabal pada laga tersebut. Ia memanfaatkan umpan matang lainnya dari Cucurella pada menit ke-89 untuk memastikan kemenangan Spanyol.
Tiga gol itu lahir dari dominasi Spanyol yang melepaskan 23 tembakan, dengan 10 di antaranya mengarah tepat ke gawang sepanjang 90 menit pertandingan. Tekanan tersebut memaksa lini pertahanan Austria dan kiper Alexander Schlager bekerja keras.
Austria sendiri hanya mampu mencatatkan lima percobaan tembakan. Namun, empat di antaranya melenceng dari sasaran dan satu lainnya berhasil diblokir.
Kemenangan ini menandai laga keempat berturut-turut Spanyol tanpa kebobolan di Piala Dunia 2026. Hingga saat ini, belum ada satu tim pun yang mampu menjebol gawang Spanyol.
Sementara itu, Portugal menghadapi perlawanan yang lebih berat saat berjumpa Kroasia di Toronto pada malam harinya.
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Kroasia lebih dulu memecah kebuntuan. Ivan Perisic yang berdiri tanpa kawalan di dekat kotak enam yard melepaskan tembakan bersih yang gagal dihalau kiper Diogo Costa pada menit ke-53.
Namun keunggulan Kroasia tidak bertahan lama. Portugal kemudian mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran dalam situasi sepak pojok. Stadion pun bergemuruh ketika Cristiano Ronaldo, sang ikon Portugal, maju sebagai eksekutor dan sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-68.
Gol penalti tersebut menjadi gol pertama Ronaldo sepanjang kariernya di fase gugur Piala Dunia. Namun, gol itu tidak akan dihitung dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia, karena gol yang dicetak melalui tendangan penalti tidak masuk dalam perhitungan penghargaan tersebut.
Gol kemenangan Portugal akhirnya dicetak oleh Gonçalo Ramos pada menit keempat masa tambahan waktu yang berlangsung 10 menit.
Meski demikian, Kroasia terus memberikan tekanan hingga akhir pertandingan dan bahkan mencatatkan jumlah tembakan lebih banyak dibandingkan Portugal.
Setidaknya tiga gol potensial Kroasia dianulir sepanjang pertandingan karena offside, termasuk gol yang seharusnya menjadi gol penyeimbang pada menit ke-13 masa tambahan waktu.
Kini, duel sesama negara di Semenanjung Iberia telah menanti. Spanyol dan Portugal akan bertarung pada 6 Juli pukul 15.00 waktu setempat di Dallas.
Pemenang pertandingan tersebut akan melaju ke perempat final dan menghadapi salah satu dari Tim Amerika Serikat atau Belgia di Los Angeles pada 10 Juli.
Artikel ini terbit di The Epoch Times edisi bahasa Inggris


