EtIndonesia.com Militer Ukraina kembali meningkatkan serangannya terhadap kapal-kapal Rusia. Dalam beberapa hari terakhir, drone Ukraina terus melancarkan serangan yang menurut laporan telah menghantam lebih dari seratus kapal Rusia di Laut Azov.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Rusia kemudian menutup jalur pelayaran utama yang digunakan untuk ekspor biji-bijian, sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada ekspor gandum Rusia.
Komandan pasukan drone Ukraina, Robert Yosypovych Brovdi mengatakan bahwa dalam beberapa waktu terakhir militer Ukraina terus menggunakan drone untuk menyerang kapal-kapal Rusia di Laut Azov. Menurutnya, sebanyak 116 kapal telah diserang dalam kurun waktu sembilan hari.
Dalam serangan malam terbaru, 11 kapal kembali menjadi sasaran, terdiri atas:
- 5 kapal tanker minyak
- 5 kapal kargo
- 1 kapal tunda
Menurut laporan tersebut, tujuan utama serangan Ukraina adalah melemahkan kemampuan logistik dan pasokan militer Rusia.
Karena Laut Azov menangani sekitar seperempat ekspor biji-bijian Rusia, gangguan terhadap pelayaran di kawasan tersebut dikhawatirkan akan semakin mempengaruhi ekspor Rusia serta pasokan pangan global.
Laporan disusun oleh Zheng Shengxun, New Tang Dynasty Television (NTD)


