Menyerukan Diakhirinya Tirani PKT! Pawai Besar di Washington DC Memperingati 27 Tahun Perlawanan Damai Pengikut Falun Gong terhadap Penganiayaan

Pada Kamis 23 Juli 2026, hampir 2.000 praktisi Falun Gong berkumpul di Washington DC, ibu kota Amerika Serikat, untuk menggelar “Pawai Memperingati 27 Tahun Perlawanan terhadap Penganiayaan.” Melalui barisan pawai yang damai dan khidmat, mereka menyampaikan nilai-nilai “Sejati, Baik, Sabar” (Zhen-Shan-Ren) kepada dunia serta menyerukan masyarakat internasional agar bersama-sama menghentikan penindasan brutal yang dilakukan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT)

EtIndonesia.com Diiringi alunan musik yang megah, Marching Band Tian Guo memimpin barisan pertama bertema “Falun Dafa Baik.” Marching band yang didirikan pada tahun 2005 ini merupakan kelompok musik tiup Tionghoa terbesar di luar negeri. Kehadirannya di kawasan pusat ibu kota AS menjadi pemandangan yang sangat mengesankan.

Pada 20 Juli 1999,  pemimpin PKT Jiang Zemin saat itu memerintahkan dimulainya penganiayaan terhadap Falun Gong. Saat itu, lebih dari 100 juta orang di Tiongkok berlatih Falun Gong. Mereka kemudian menghadapi tekanan dan penganiayaan berat, baik secara fisik maupun mental. Banyak di antaranya terpaksa meninggalkan tanah air dan pergi ke luar negeri untuk mengungkap kepada dunia kenyataan mengenai penganiayaan yang dilakukan PKT.

Seorang praktisi Falun Gong di Washington DC sekaligus akuntan pajak, Zhou Gui, mengatakan: “Pada 15 April, sebanyak 17 praktisi Falun Gong ditangkap di Wuhan. Di antara mereka adalah ibu saya dan dua praktisi lainnya yang dipindahkan ke pusat penahanan kriminal. Sejak 1 Mei, keluarga kami tidak lagi dapat menemui ibu saya. Pengacara juga tidak diizinkan memeriksa berkas perkara, sehingga kami sama sekali tidak mengetahui kabarnya. Kami sangat mengkhawatirkan keselamatannya.”

Spanduk-spanduk bertuliskan “Akhiri PKT, Akhiri Penganiayaan” dan “Tujuan Akhir Komunisme adalah Menghancurkan Umat Manusia” mengiringi barisan kedua yang bertema “Hentikan Penganiayaan terhadap Falun Gong.”

“Saya berdoa bagi negara Anda. Saya berharap suatu hari nanti rakyat di sana juga dapat menikmati kebebasan beragama. Kebebasan beragama sangat penting bagi kami,” ujar seorang penonton pawai sekaligus mantan dosen universitas, Elaine. 

Reporter NTD melaporkan: “Sebelum pawai dimulai, Komisi Eksekutif Kongres Amerika Serikat untuk Urusan Tiongkok (CECC) mengeluarkan pernyataan yang mengecam penganiayaan PKT terhadap Falun Gong yang telah berlangsung selama 27 tahun. Mereka juga menyerukan agar Amerika Serikat dan negara-negara bebas lainnya menjadikan penuntutan terhadap para pelaku penganiayaan sebagai prioritas.”

Hasil penyelidikan terbaru menunjukkan bahwa jumlah kasus praktisi Falun Gong di Amerika Serikat yang menjadi sasaran represi lintas negara oleh PKT meningkat sepuluh kali lipat dalam lima tahun terakhir. 

Pada 21 Juli, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga secara resmi menyatakan akan menindak tindakan represi lintas negara yang dilakukan PKT di wilayah Amerika Serikat dan melindungi keselamatan praktisi Falun Gong serta kelompok lainnya.

Zhou Gui menambahkan: “Kami telah melaporkan perkembangan terbaru kepada Departemen Luar Negeri AS. Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS telah meloloskan RUU S.4009 ‘Falun Gong and Organ Harvesting Victims Protection Act’, yang menyerukan penghentian penganiayaan dan penghentian pengambilan organ secara paksa. Setiap akhir pekan kami juga mengumpulkan tanda tangan dukungan. Di Maryland, ribuan warga telah berdiri bersama kami dan menyerukan agar para anggota parlemen mendukung RUU tersebut.”

Juru bicara Pusat Informasi Falun Dafa, Zhang Erping, mengatakan: “Tindakan teror lintas negara yang dilakukan PKT di luar negeri bukan hanya ditujukan kepada kelompok Falun Gong, tetapi juga kepada anggota Kongres Amerika Serikat, pemerintah negara-negara Barat, serta tokoh-tokoh yang mendukung Falun Gong. Apa yang dilakukan PKT di luar negeri pada hakikatnya merupakan bentuk terorisme lintas negara, bukan sekadar persoalan penindasan biasa.”

Sementara itu, Ketua Pusat Layanan Pengunduran Diri dari PKT Global, Wang Zhiyuan, mengatakan: “Misalnya dalam penganiayaan lintas negara, PKT menggunakan hukum dan opini publik Amerika Serikat untuk menindas sebuah kelompok keagamaan yang terdaftar secara sah di Amerika. Pada dasarnya, tindakan itu sedang merusak fondasi berdirinya Amerika Serikat.”

Seorang relawan Pusat Layanan Pengunduran Diri dari PKT Global, Mrs Dong, mengatakan: “Menurut saya, ini bukan hanya penganiayaan terhadap kelompok Falun Gong. Ini juga merupakan penganiayaan terhadap masyarakat luas, karena PKT memutus kesempatan orang-orang untuk mengetahui kebenaran dan mengenal hal-hal yang baik.”

Barisan terakhir mengusung tema “Akhiri PKT.” Selain menyatakan dukungan kepada lebih dari 460 juta warga Tiongkok yang telah menyatakan keluar dari organisasi PKT, Liga Pemuda Komunis, dan Pionir Muda, para praktisi Falun Gong juga mendukung petisi internasional “End CCP” (Akhiri PKT) yang telah memperoleh lebih dari 5,3 juta tanda tangan.

Seorang dokter asal India yang menyaksikan pawai, Pranav, mengatakan: “Pemerintah seharusnya dipilih oleh rakyat, seperti di Amerika Serikat dan banyak negara lainnya. Di sini Anda bebas mewawancarai saya, dan mereka juga bebas mengadakan pawai di ibu kota Amerika. Hal seperti itu tidak mungkin terjadi di Tiongkok.”

Seorang wisatawan asal Belanda, Richard, mengatakan: “Dunia sedang berubah, dan Tiongkok juga perlu berubah.”

Laporan oleh Ke Tingting, Meng Yu, dan Shang Jing, NTD Television, dari Washington DC.

INSPIRASI ERABARU

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

Su Shi dalam Pengasingan: Makna “Meredakan Angin dan Gelombang”

Su Shi, salah satu penyair dan negarawan terkemuka Dinasti Song di Tiongkok, menulis beberapa karya paling abadi dalam hidupnya ketika menjalani pengasingan politik. Salah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine