Gelombang Panas Kelima Melanda Eropa, Kebakaran Hutan Mengamuk di Sejumlah Negara Hingga Mengubah Hutan Menjadi Lahan Hangus

Pada Agustus 2026, Eropa menghadapi gelombang panas ekstrem kelima pada musim panas tahun ini, disertai kekeringan parah. Kebakaran hutan terjadi secara luas dan terus berkobar di berbagai wilayah. Situasinya semakin serius, sementara sekitar 150 juta orang harus menghadapi cuaca panas ekstrem.

EtIndonesia.com  Pada Sabtu 16 Agustus 2026, Uni Eropa mengerahkan tiga helikopter dan dua pesawat pemadam kebakaran air untuk menangani kebakaran hutan yang mengamuk di wilayah timur Belgia.

Kebakaran di kawasan cagar alam terbesar Belgia telah berlangsung sejak Jumat. Petugas pemadam kebakaran, para petani, dan militer setempat telah dikerahkan untuk memadamkan api.

Seorang warga setempat mengatakan, “Pemandangan ini sangat menyakitkan hati. Sayangnya, Anda tidak pernah benar-benar bisa mempersiapkan diri menghadapi situasi seperti ini. Melihat api menyebar ke lahan rawa kami sungguh menyedihkan.”

Data resmi menunjukkan bahwa hingga Sabtu sore, hampir 4.000 acre (sekitar 1.620 hektare) lahan telah terbakar. Angka tersebut melampaui sekitar 3.500 acre yang terbakar pada 2011, sehingga menjadi kebakaran terbesar dalam sejarah Belgia.

Sementara itu, kebakaran hutan di wilayah barat Jerman memaksa ribuan orang mengungsi pada Jumat.

Pada Sabtu pagi, pemadam kebakaran di dekat perbatasan Jerman-Belgia mengatakan bahwa setelah langkah-langkah seperti pembuatan jalur pemutus api diterapkan, kebakaran tidak lagi menyebar lebih jauh.

Berndgen, juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Distrik Düren, mengatakan, “Mereka masih dalam proses evakuasi. Sejauh yang saya ketahui, semuanya berjalan dengan baik. Pusat dukungan kami sudah tersedia dan beroperasi dengan baik.”

Pihak berwenang mengatakan bahwa kebakaran hutan tersebut telah melanda area yang setara dengan 400 lapangan sepak bola, dengan luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 300 hektare.

Sementara itu, di wilayah barat daya Spanyol, hampir 700 petugas pemadam kebakaran dan 27 kendaraan pemadam dikerahkan pada dini hari Sabtu untuk menangani kebakaran hutan.

Kebakaran tersebut mulai terjadi pada 6 Agustus di Provinsi Huelva, kemudian menyebar ke Provinsi Sevilla yang berdekatan. Hingga kini, lebih dari 93.900 acre (sekitar 37.960 hektare) lahan telah terdampak.

Seiring kobaran api mendekat, sebuah biara di Provinsi Huesca, wilayah utara Spanyol, juga berada dalam ancaman.

Di wilayah barat daya Prancis, kebakaran hutan masih terus meluas pada Sabtu dan telah menghanguskan lebih dari 3.707 acre (sekitar 1.500 hektare) lahan.

Pada Jumat, otoritas Prancis mengevakuasi lebih dari 525 orang dari Desa Luglon, di Provinsi Landes, Prancis barat daya.

Kementerian Dalam Negeri Prancis menyatakan bahwa sejak awal musim panas, sebanyak 474 orang telah ditangkap karena diduga melakukan pembakaran dengan sengaja, termasuk 183 orang di bawah umur.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

3 Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Otak yang Hanya Membutuhkan Beberapa Menit Sehari

Banyak orang paruh baya dan lanjut usia mulai mengenali momen-momen kecil yang menimbulkan keraguan. Anda hendak keluar rumah, tetapi tidak menemukan kunci. Sebuah nama...

Ke Mana Arah Pernikahan? Pelajaran Abadi dari Kisah Li Wa

Hari ini, kita hidup di tengah kelimpahan materi, tetapi sekaligus menghadapi kerapuhan emosional. Pernikahan dan hubungan asmara modern kerap gagal memberikan rasa aman. Perdebatan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine